• Keliru, Artikel Berjudul Warga AS Ingin Dipimpin Jokowi karena Kecewa dengan Biden

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 02/03/2021

    Berita


    Gambar tangkapan layar sebuah artikel yang berjudul "Kecewa Dengan Biden, Warga Amerika Ingin Dipimpin Oleh Jokowi" beredar di media sosial. Artikel yang diklaim dimuat pada 29 Februari 2021 pukul 12.00 WIB itu dilengkapi dengan dua foto, yakni foto Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi dan foto Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
    Di Facebook, gambar tangkapan layar artikel tersebut dibagikan salah satunya oleh akun ini pada 28 Februari 2021. Akun itu pun menulis, "Karomah sang pemimpin besar Nusantara. Gas Jokowi jadi presiden Amerika periode 2069-3021 #amin." Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu telah mendapatkan 14 reaksi dan 4 komentar.
    Unggahan di Facebook yang berisi gambar tangkapan layar sebuah artikel berita tentang Presiden AS Joe Biden yang merupakan hasil suntingan.

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim itu, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri berita dengan judul "Kecewa Dengan Biden, Warga Amerika Ingin Dipimpin Oleh Jokowi" di mesin pencari Google. Namun, tidak ditemukan berita dengan judul tersebut yang pernah dimuat oleh situs-situs media.
    Tempo kemudian menelusuri jejak digital kedua foto dalam gambar tangkapan layar artikel itu. Hasilnya, ditemukan bahwa foto Joe Biden dalam gambar tersebut pernah dimuat oleh salah satu situs media di Indonesia, yakni Tempo, dalam beberapa beritanya.
    Setelah berita itu ditelusuri satu per satu dan dibandingkan dengan artikel dalam gambar tangkapan layar di atas, ditemukan bahwa artikel dalam gambar tersebut merupakan hasil suntingan dari berita Tempo yang berjudul "Joe Biden Dikritik karena Tidak Hukum MBS Terkait Pembunuhan Jamal Khashoggi".
    Kesamaan terlihat pada nama reporter, "Non Koresponden", dan nama editor, "Eka Yudha Saputra", yang tercantum. Selain judul, terdapat penyuntingan pada tanggal terbitnya berita itu, menjadi "Senin, 29 Februari 2021". Hal ini janggal karena bulan Februari 2021 hanya memiliki 28 hari, bukan 29 hari.
    Gambar tangkapan layar artikel yang disunting (kiri) dari berita Tempo yang berjudul "Joe Biden Dikritik karena Tidak Hukum MBS Terkait Pembunuhan Jamal Khashoggi" (kanan).
    Suntingan juga terdapat pada bagian foto. Dalam gambar tangkapan layar artikel tersebut, di sebelah foto Biden, ditempelkan foto Presiden Jokowi. Dalam foto aslinya, di sebelah Biden, berdiri pula Wakil Presiden AS Kamala Harris. Dengan ditempelkannya foto Jokowi, Harris menjadi tidak terlihat.
    Foto itu merupakan foto jepretan fotografer kantor berita Reuters, Carlos Barria. Foto tersebut diambil ketika Biden menyampaikan pernyataan resmi tentang situasi politik Myanmar di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 10 Februari 2021.
    Adapun foto Jokowi dalam gambar tangkapan layar artikel itu pernah dimuat oleh Kompas.com dalam beritanya pada 23 September 2020. Foto itu merupakan gambar tangkapan layar video ketika Presiden Jokowi menyampaikan pidato secara virtual dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September 2020 malam waktu New York, AS.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, gambar tangkapan layar artikel yang berjudul "Kecewa Dengan Biden, Warga Amerika Ingin Dipimpin Oleh Jokowi" tersebut keliru. Gambar itu merupakan hasil suntingan dari berita Tempo yang berjudul "Joe Biden Dikritik karena Tidak Hukum MBS Terkait Pembunuhan Jamal Khashoggi". Tidak ditemukan pula berita dengan judul tersebut yang dimuat oleh situs-situs media.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    • Tempo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Keliru, Klaim Pendaratan Robot NASA di Mars adalah Kebohongan

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 02/03/2021

    Berita


    Unggahan yang berisi klaim bahwa pendaratan robot NASA di Mars pada pertengahan Februari 2021 lalu sebuah kebohongan beredar di Facebook. Menurut klaim itu, kebohongan tersebut ditunjukkan oleh sejumlah kejanggalan, seperti foto penampakan utuh robot itu di Mars, padahal hanya satu robot yang dikirim NASA.
    Kejanggalan lain adalah penampakan matahari dalam sebuah foto, di mana robot yang mendarat terlihat tersorot cahaya dari atas, bukan dari arah matahari yang berada di belakang robot tersebut. "Terlihat seperti sorotan lampu, bukan sinar matahari," demikian narasi yang ditulis oleh akun ini pada 20 Februari 2021.
    Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi klaim keliru terkait pendaratan robot NASA, Preseverance, di Mars pada Februari 2021.

    Hasil Cek Fakta


    Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, NASA telah merilis video pendaratan robot yang bernama Perseverance itu di Mars pada 23 Februari 2021. Dikutip dari The Guardian, selain meluncurkan video tersebut, NASA juga membagikan rekaman audio yang direkam oleh robot itu dari permukaan Mars. Rekaman audio ini merupakan rekaman pertama yang diambil dari Mars.
    Rover atau kendaraan penjelajah Mars  itu berhasil mendarat setelah mengarungi luar angkasa selama hampir 7 bulan, menempuh jarak 293m mil (472m kilometer) sebelum menembus atmosfer Mars dengan kecepatan 12 ribu mil (19 ribu kilometer) per jam. Perseverance mendarat di dalam Kawah Jezero selebar 28 mil (45 kilometer). Kawah ini diyakini sebagai danau Mars yang tidur sejak miliaran tahun lalu.
    Tujuan utama Perseverance dikirim ke Mars memang untuk mencari tanda-tanda kehidupan di masa lalu. Robot NASA yang dikirim sebelumnya, Curiosity dan Opportunity, menemukan bahwa, miliaran tahun yang lalu, Mars merupakan planet basah dengan lingkungan yang kemungkinan besar berpotensi mendukung kehidupan. Misi baru ini diharapkan dapat menawarkan bukti terkait potensi tersebut.
    Informasi tentang aktivitas sehari-hari Perseverance di Mars dapat diakses di akun Twitter resminya, @NASAPersevere. Publik dapat melihat kondisi dan permukaan Mars yang berwarna merah lewat cuitan-cuitan di akun tersebut.
    Klaim tentang foto
    Foto pertama, foto penampakan utuh rover Perseverance di Mars, adalah foto ilustrasi. Foto ini pernah dimuat oleh NASA di situs resminya pada 8 Juli 2020. Foto tersebut diberi keterangan: "Ilustrasi ini menggambarkan rover Perseverance NASA yang beroperasi di permukaan Mars. Perseverance akan mendarat di Kawah Jezero di planet merah pada 18 Februari 2021."
    Foto itu juga pernah dimuat oleh sejumlah situs media, seperti Space.com dan Bloomberg. Kedua media ini pun memberikan keterangan bahwa foto tersebut merupakan foto ilustrasi dari robot NASA Perseverance.
    Gambar tangkapan layar foto di situs resmi NASA yang memuat keterangan bahwa foto tersebut merupakan foto ilustrasi robot Preseverance.
    Sementara foto kedua, foto di mana robot yang mendarat terlihat tersorot cahaya dari atas, bukan dari arah matahari, juga merupakan foto ilustrasi. Foto itu pernah dimuat oleh NASA di situs resminya pada 28 April 2018. Foto tersebut diberi keterangan: "Ilustrasi Eksplorasi Interior NASA menggunakan Seismic Investigations, Geodesy, and Heat Transport (InSight)."
    Sejumlah situs media pun pernah memuat foto tersebut. The New York Times misalnya, mengunggah foto ini dalam artikelnya pada 30 April 2018. Sementara The Mercury News memuat foto itu dalam artikelnya pada 5 Mei 2018. Kedua media ini sama-sama menulis bahwa foto tersebut adalah foto ilustrasi sebuah misi pengeboran di Mars. Misi itu diluncurkan pada 5 Mei 2018.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, unggahan yang berisi klaim bahwa pendaratan robot NASA, Perseverance, di Mars pada pertengahan Februari 2021 lalu adalah sebuah kebohongan, keliru. Video pendaratan robot tersebut telah dipublikasikan oleh NASA. Begitu pula rekaman audio yang diambil oleh robot itu di planet merah. Kedua foto yang digunakan untuk melengkapi klaim tersebut pun hanyalah foto ilustrasi.
    TIM CEK FAKTA TEMPO
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    • Tempo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Kirim Berkas Lamaran Anda melalui recruitment.hrd.ptimip@gmail.com”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 01/03/2021

    Berita

    “PT Indonesia Morowali Industrial Park Bergerak Di Bidang Tambang Nikel Di Morowali Memberi Kesempatan Dan Mencari Kandidat Terbaik, Bertanggung Jawab, Energik Dan Mau Mengembangkan Karir Serta Berani Mengambil Tantangan.

    Posisi Lowongan Pekerjaan:

    Kepala Produksi
    Staff Administrasi
    Sekretaris
    Supervisior
    Customer Service
    Production Planning
    Marine Terminal Superintendent
    Engineering Manager
    Elektro
    Elektronika / Elins / Telekomunikasi
    Mesin
    Industri
    Sipil
    Kimia / Teknik Lingkungan
    Manajemen Bisnis / Niaga
    Teknologi Informasi/Informatika
    Keuangan
    Akuntasi
    Komunikasi
    Hukum
    Kesehatan
    Operator/Driver Dump Truck, Trailer, Excavator, Whell Loader, Mixer Truck, Concrete Pump, Buldozer, Water Truck
    Operator Mobile Crane, Pedestal Crane, Forklift
    Security
    Skills Required

    Persyaratan:

    Pria/Wanita, 19 – 45 Tahun
    Pendidikan Minimal Lulusan SMA/SMK DI, DII, DIII, S1, S2. Semua Jurusan (1,4,5)
    Teliti Dan Pekerja Keras
    Bersedia Ditempatkan Di Wilayah Kerja PT Indonesia Morowali Industrial Park
    Kelengakapan Berkas Lamaran:

    Surat Lamaran dan CV Lamaran
    Daftar Riwayat Hidup
    Foto Copy Ijazah Dan Transkrip
    Foto Copy KTP
    Foto Copy KK
    Pas Photo Ukuran 4 X 6 Cm
    Nomor HP/Telp
    Alamat Email
    Silahkan Kirim Berkas Lamaran Kerja Anda Ke Alamat Email : ( recruitment.hrd.ptimip@gmail.com )”

    Hasil Cek Fakta

    Tengah beredar di dunia maya sebuah berita yang menginformasikan bahwa pt. Indonesia Morowali Industrial Park atau IMIP tengah membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi dan diminta agar mengirimkan berkas lamaran tersebut ke recruitment.hrd.ptimip@gmail.com, informasi tersebut diunggah oleh akun bernama @tambangnikel ke media sosial Facebook dan telah banyak menerima tanggapan dari pengguna media sosial.

    Setelah dilakukan penelusuran, nyatanya PT. IMIP memiliki dan menggunakan website resmi yaitu rekrutmen.imip.co.id, serta nama akun website resmi bagi calon pekerja untuk mengunggah berkas yang diminta adalah rekrutmen.imip.co.id dan bukan recruitment.hrd.ptimip@gmail.com.

    Dengan demikian informasi yang beredar di Facebook terkait alamat untuk mengirimkan berkas lamaran ke PT.IMIP tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa (Universitas Muhammadiyah Luwuk).

    Faktanya PT. IMIP hanya memberikan informasi lowongan kerja melalui website resminya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Jual Minuman Keras Hukumnya Boleh untuk Membantu Kas Negara”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 01/03/2021

    Berita

    Aku pikir dengan terpilihnya seorang iyai jadi wapres akan membuat umat Islam tidak dibatasi , ulama dilindungi dan syariah Islam ditegakkan..

    Ternyata aku salah

    Hasil screenshot artikel berita kompas.com berjudul“Jual Minuman Keras Hukumnya Boleh untuk Membantu Kas Negara”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Yunda di grup “PLANGA PLONGO” yang membagikan hasil screenshot artikel berita berjudul “Jual Minuman Keras Hukumnya Boleh untuk Membantu Kas Negara”. Dalam hasil tangkapan layar juga diperlihatkan gambar KH Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia sekaligus Wakil Presiden RI, yang seolah telah mengeluarkan fatwa bahwa menjual minuman keras boleh hukumnya.

    Postingan yang mendapat 386 likes dan dibagikan sebanyak 143 kali tersebut mencatut portal berita kompas.com sebagai sumber artikel.

    Setelah dilakukan penelusuran fakta, tidak ditemukan satu pun artikel pada laman kompas.com memuat judul sebagaimana yang telah beredar.

    Lebih lanjut, diketahui bahwa judul pada artikel tersebut adalah HASIL EDITAN. Ditemukan artikel aslinya berjudul “Wapres Maruf Amin Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Pagi Ini”, tayang di laman nasional.kompas.com di waktu yang sama persis yakni 17 Februari 2021, pukul 08:34, selain itu gambar yang disertakan pada artikel juga sama persis.

    Postingan tersebut beredar di tengah pemberitaan viral mengenai Presiden Jokowi yang membuka izin investasi bagi perusahaan miras. Sebelumnya Presiden Jokowi telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) No. 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Dalam salinan Perpres yang ditetapkan pada 2 Februari 2021 tersebut juga mengatur penanaman modal untuk minuman beralkohol.

    Meski begitu, MUI belum mengeluarkan fatwa resmi soal legalisasi bisnis minuman beralkohol.

    Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa, postingan oleh akun Yunda adalah HOAX dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga)

    Diketahui judul artikel tersebut adalah HASIL EDITAN dari judul aslinya yakni “Wapres Maruf Amin Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Pagi Ini”, tayang di portal berita kompas.com pada 17 Februari 2021, pukul 08:34. Lebih lanjut, MUI belum mengeluarkan fatwa resmi soal legalisasi bisnis minuman beralkohol.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini