“Assalamu’alaikum wr wb..
Just info! Dari Ditlantas Polda besok ada razia Masker serentak di seluruh wilayah indonesia, dan melibatkan langsung turun lapangan dari semua lintas sektor dan dari kejaksaan, polisi, Pom dll…dan kalau ada yg TDK pakai masker langsung di tindak bayar ditempat 250.000…tolong infokan ke keluarga,tetangga dan teman semua ya….jangan sampai kena denda..
Saling mengingatkan semoga kt terhindar dari hukuman..
Razia masker di seluruh wilayah Indonesia
Razia masker seluruh wilayah indonesia
Ditlantas polda razia serentak masker
Just info !!!
Dari Dislantas Polda bsk ada Razia Masker serentak di seluruh Indonesia & melibatkan lsg turun Lapangan dr semua sektor dr Kejaksaan, Polisi, POM dll.
Klo ada yg tidak pake Masker lsg di Tindak Bayar ditempat Rp.250.000,-
Tolong di infokan ke Keluarga & Teman semua jgn smp anda kena Denda ok👍💝
Mari kita saling MENGINGATKAN 🙏
Razia masker seluruh indonesia
Razia Masker
[SALAH] Razia Masker Serentak di Seluruh Wilayah Indonesia dengan Denda Rp250.000
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 23/11/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Telah beredar pesan di grup WhatsApp yang menyatakan bahwa akan dilaksanakan razia masker serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan denda sebesar Rp250.000. Dalam pesan tersebut juga disampaikan bahwa informasi mengenai pelaksanaan razia masker didapatkan dari pihak Ditlantas Polda.
Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut tidak benar. Melansir dari Tribun Makassar, Dirlantas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Frans Sentoe telah membantah kabar tersebut. Lebih lanjut, Dirlantas Polda DIY, AKBP Iwan Saktiadi juga telah menyatakan bahwa pelaksanaan razia merupakan kewenangan dari Satpol PP, bukan kewenangan Ditlantas Polda DIY.
Dengan demikian, pesan yang beredar di grup WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut tidak benar. Melansir dari Tribun Makassar, Dirlantas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Frans Sentoe telah membantah kabar tersebut. Lebih lanjut, Dirlantas Polda DIY, AKBP Iwan Saktiadi juga telah menyatakan bahwa pelaksanaan razia merupakan kewenangan dari Satpol PP, bukan kewenangan Ditlantas Polda DIY.
Dengan demikian, pesan yang beredar di grup WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Informasi yang salah. Dirlantas Polda Sulawesi Selatan dan Ditlantas Polda DIY telah menegaskan bahwa kabar mengenai razia masker serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan denda Rp250.000 tersebut tidak benar.
Informasi yang salah. Dirlantas Polda Sulawesi Selatan dan Ditlantas Polda DIY telah menegaskan bahwa kabar mengenai razia masker serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan denda Rp250.000 tersebut tidak benar.
Rujukan
[SALAH] Corona Adalah Kedok dari Penyakit Radiasi
Sumber: facebook.comTanggal publish: 23/11/2020
Berita
Covid is smoke screen for radiation sickness
Artinya: Covid adalah tabir asap untuk penyakit radiasi
Artinya: Covid adalah tabir asap untuk penyakit radiasi
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Facebook bernama Katie Mui mengunggah video berdurasi 7 menit 53 detik yang memperlihatkan seorang wanita di jalan yang sedang berbicara mengenai Corona yang merupakan sebuah kedok dari penyakit radiasi.
Setelah ditelusuri, pernyataan yang dilontarkan wanita tersebut dikatakan ahli menunjukkan penyakit yang dinamakan pneumonitis radiasi. Gejala penyakit radiasi pneumonitis dan COVID-19 memang serupa, tetapi keduanya sama sekali berbeda.
Pneumonitis radiasi adalah suatu bentuk peradangan paru-paru yang dapat muncul dengan sendirinya dalam beberapa minggu dan bulan setelah seseorang menjalani pengobatan radiasi untuk kanker. Gejala berupa sesak napas, batuk dan demam – mirip dengan COVID-19 penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
Ahli Onkologi Radiasi Narek Shaverdian dan Annemarie Fernandes Shepherd, dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center berkata, “Mereka disebabkan oleh etiologi yang sangat berbeda,” Shepherd mengatakan kepada Reuters, dengan Shaveridan menambahkan bahwa pneumonitis radiasi “tidak ada hubungannya dengan virus”.
Sehingga, klaim mengenai Covid yang merupakan kedok dari penyakit radiasi merupakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.
Setelah ditelusuri, pernyataan yang dilontarkan wanita tersebut dikatakan ahli menunjukkan penyakit yang dinamakan pneumonitis radiasi. Gejala penyakit radiasi pneumonitis dan COVID-19 memang serupa, tetapi keduanya sama sekali berbeda.
Pneumonitis radiasi adalah suatu bentuk peradangan paru-paru yang dapat muncul dengan sendirinya dalam beberapa minggu dan bulan setelah seseorang menjalani pengobatan radiasi untuk kanker. Gejala berupa sesak napas, batuk dan demam – mirip dengan COVID-19 penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
Ahli Onkologi Radiasi Narek Shaverdian dan Annemarie Fernandes Shepherd, dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center berkata, “Mereka disebabkan oleh etiologi yang sangat berbeda,” Shepherd mengatakan kepada Reuters, dengan Shaveridan menambahkan bahwa pneumonitis radiasi “tidak ada hubungannya dengan virus”.
Sehingga, klaim mengenai Covid yang merupakan kedok dari penyakit radiasi merupakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Aisyah Adilah (Anggota Komisariat MAFINDO Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik Jakarta)
Komisi Internasional untuk Perlindungan Radiasi Non-Ionisasi menegaskan bahwa klaim virus corona tidak ada dan merupakan cara untuk menutupi penyakit dari radiasi adalah menyesatkan.
Komisi Internasional untuk Perlindungan Radiasi Non-Ionisasi menegaskan bahwa klaim virus corona tidak ada dan merupakan cara untuk menutupi penyakit dari radiasi adalah menyesatkan.
Rujukan
[SALAH] “[Khusus non muslim] GRATIS BBM dua liter setiap baca syahadat”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 22/11/2020
Berita
Narasi pada unggahan:
“menuju tak terbatas dan melampauinya”
Narasi dalam gambar:
“[Khusus non muslim] GRATIS BBM dua liter setiap baca syahadat”
“menuju tak terbatas dan melampauinya”
Narasi dalam gambar:
“[Khusus non muslim] GRATIS BBM dua liter setiap baca syahadat”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Dwi Kevin Madjid mengunggah sebuah gambar pada 17/4/2020 dalam gambar tesebut terlihat petugas SPBU sedang memasang banner yang bertuliskan “[Khusus non muslim] GRATIS BBM dua liter setiap baca syahadat” di sekitar pom bensin.
Berdasarkan hasil penelusuran, gambar tersebut adalah hasil suntingan/editan. Tulisan asli dalam banner ialah “SETIAP HARI JUM’AT GRATIS BBM 2 LITER SETIAP BACA AL QURAN 2 JUZ” yang diketahui SPBU itu berlokasi di Kampir, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah. Gambar asli ditemukan pada unggahan akun Instagram @newdramaojol.id dengan disertai narasi sebagai berikut:
“Tiap hari jum’at. 2 liter bbm gratis di spbu/pom Kampir-Bulu Temanggung”, diunggah pada 2/7/2019.
Dengan demikian, klaim dalam gambar yang diunggah oleh Dwi Kevin Madjid termasuk dalam konten yang dimanipulasi, karena telah melalui proses penyuntingan.
Berdasarkan hasil penelusuran, gambar tersebut adalah hasil suntingan/editan. Tulisan asli dalam banner ialah “SETIAP HARI JUM’AT GRATIS BBM 2 LITER SETIAP BACA AL QURAN 2 JUZ” yang diketahui SPBU itu berlokasi di Kampir, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah. Gambar asli ditemukan pada unggahan akun Instagram @newdramaojol.id dengan disertai narasi sebagai berikut:
“Tiap hari jum’at. 2 liter bbm gratis di spbu/pom Kampir-Bulu Temanggung”, diunggah pada 2/7/2019.
Dengan demikian, klaim dalam gambar yang diunggah oleh Dwi Kevin Madjid termasuk dalam konten yang dimanipulasi, karena telah melalui proses penyuntingan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta).
Gambar hasil suntingan/editan. Tulisan asli dalam banner ialah “SETIAP HARI JUM’AT GRATIS BBM 2 LITER SETIAP BACA AL QURAN 2 JUZ” yang diketahui SPBU itu berlokasi di Kampir, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah.
Gambar hasil suntingan/editan. Tulisan asli dalam banner ialah “SETIAP HARI JUM’AT GRATIS BBM 2 LITER SETIAP BACA AL QURAN 2 JUZ” yang diketahui SPBU itu berlokasi di Kampir, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah.
Rujukan
[SALAH] Dana Bantuan Pemerintah Rp100 Ribu untuk Pelanggan Setia Telekomunikasi Selular Indonesia
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 22/11/2020
Berita
“Pemerintah bekerjasama dengan semua operator memberikan bantuan internet gratis selama pandemi C0vid-19
Gratis untuk 100000 Rupiah pulsa
Apakah Anda sudah terpilih untuk PT Telekomunikasi Selular Indonesia Program Hadiah Pelanggan Setia?
Ini adalah peluang untuk memenangkan 100000 Rupiah, gratis isi ulang jika
Anda telah menggunakan PT Telekomunikasi Selular Indonesia secara teratur selama lebih dari 3 bulan.
Tenggat waktu:2020-12-1
Dukungan teknis: WhatsApp
Dapatkan sekarang DI SINI
https:// happy-17. xyz/money/index.php?=ss1604108137506”.
Gratis untuk 100000 Rupiah pulsa
Apakah Anda sudah terpilih untuk PT Telekomunikasi Selular Indonesia Program Hadiah Pelanggan Setia?
Ini adalah peluang untuk memenangkan 100000 Rupiah, gratis isi ulang jika
Anda telah menggunakan PT Telekomunikasi Selular Indonesia secara teratur selama lebih dari 3 bulan.
Tenggat waktu:2020-12-1
Dukungan teknis: WhatsApp
Dapatkan sekarang DI SINI
https:// happy-17. xyz/money/index.php?=ss1604108137506”.
Hasil Cek Fakta
Beredar informasi melaui pesan Whatsapp tentang bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia.
Berdasarkan hasil penelusuran oleh pihak Liputan6.com tidak ditemukan bahwa adanya informasi tentang bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia. Saat dikonfirmasi pihak Komunisasi PC-PEN Lalu Hamdani mengatakan, informasi bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia tersebut hoaks.
“Broadcast WhatsApp ini tidak benar,” kata Lalu saat berbincang dengan Liputan6.com.
Lalu Hamdani menjelaskan, bahwa tautan yang disertakan dalam informasi tersebut mengarah pada situs platform permainan online Mobile Legend, mengindikasikan pada pencurian data.
“Karena link mengarah ke situs Mobile Legend. Terindikasi phising,” tutup Lalu.
Dengan demikian informasi yang beredar melalui pesan Whatsapp, tentang bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia tidak benar dan termasuk dalam kategori konten yang palsu.
Berdasarkan hasil penelusuran oleh pihak Liputan6.com tidak ditemukan bahwa adanya informasi tentang bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia. Saat dikonfirmasi pihak Komunisasi PC-PEN Lalu Hamdani mengatakan, informasi bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia tersebut hoaks.
“Broadcast WhatsApp ini tidak benar,” kata Lalu saat berbincang dengan Liputan6.com.
Lalu Hamdani menjelaskan, bahwa tautan yang disertakan dalam informasi tersebut mengarah pada situs platform permainan online Mobile Legend, mengindikasikan pada pencurian data.
“Karena link mengarah ke situs Mobile Legend. Terindikasi phising,” tutup Lalu.
Dengan demikian informasi yang beredar melalui pesan Whatsapp, tentang bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia tidak benar dan termasuk dalam kategori konten yang palsu.
Kesimpulan
Hasil Periksa fakta Sandiori Umbu ngedo Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Informasi tersebut salah. Faktanya pihak dari Komunisasi PC-PEN Lalu Hamdani menegaskan bahwa bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia tersebut hoaks.
Informasi tersebut salah. Faktanya pihak dari Komunisasi PC-PEN Lalu Hamdani menegaskan bahwa bantuan pemerintah sebesar Rp100 ribu untuk pelanggan setia PT Telekomunikasi Selular Indonesia tersebut hoaks.
Rujukan
Halaman: 7206/8694



