• [SALAH] Piala Penghargaan dari WHO untuk Pak Terawan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/11/2020

    Berita

    “Piala Penghargaan dari WHO untuk Pak Terawan..Woi Nazwa lihat tuh g usah Sombong loe ”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Riyanti Moge Stang mengunggah sebuah gambar pada 9/11/2020 yang memperlihatkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Terawan Agus Putranto memegang penghargaan dengan klaim narasi piala penghargaan dari WHO untuk Pak Terawan.

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim pada unggahan gambar tersebut adalah salah. Faktanya, foto tersebut diabadikan pada saat dr. Terawan menerima penghargaan berupa Lifetime Achievement Award dari Ketua Umum Leprid Paulus Pangka di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pada 17/6/2019.

    Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) memberikan apresiasi berupa Lifetime Achievement Award kepada Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Mayjen TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad (K) RI. Apresiasi ini diberikan atas prestasi dr. Terawan sebagai penemu metode cuci otak (brain wash) dengan modifikasi program Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk penyakit stroke.

    Dengan demikian, klaim piala penghargaan dari WHO untuk Pak Terawan adalah salah, karena tidak sesuai fakta dan termasuk pada kategori konten yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta).

    Bukan penghargaan dari WHO. Foto tersebut diabadikan pada saat dr. Terawan menerima penghargaan berupa Lifetime Achievement Award dari Ketua Umum Leprid Paulus Pangka di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pada 17/6/2019. Apresiasi ini diberikan atas prestasi dr. Terawan sebagai penemu metode cuci otak (brain wash) dengan modifikasi program Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk penyakit stroke.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Surat Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi PNS oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/11/2020

    Berita

    “IMFORMASI:
    Untuk tenaga Guru Honorer.tenaga Administrasi.Tenaga Penyuluh Pertanian Dan kesehatan.Yang Sudah Mengabdi Lama.Pemerintah Pusat Memberikan Kebijakan Dalam Rangkah.Mengisi Kouta kekosongan.Menteri Pan RB.Menberikan Rekomend ke BKN PUSAT.Mencari Tenaga Guru Honorer.Administrasi.Tenaga Penyuluh Pertanian.Yang sudah Mengabdi Lama .Bagi Yang Memenuhi Persyrtan Untuk Diangkat Menjadi PNS Tanpa Tes.Untuk lebih Jelasnya Silahkan Konfirmasi Langsung.Drs HERU PURWAKA. M.M. No Wa:0895-2045-2421”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Titi Purwaningsih membagikan sebuah gambar pada 9/11/2020 tentang surat pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS dengan mencatut nama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementrian PANRB).

    Surat bernomorkan B/1069/M.SM.01.00./2020 memuat informasi keputusan terkait kuota kosong dalam Seleksi CPNS Tahun 2019 yang dapat diisi oleh tenaga honorer guru, administrasi, tenaga penyuluh pertanian, dan tenaga kesehatan. Disebutkan juga bahwa pengisian kuota kosong tersebut berdasarkan domisili di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan diangkat menjadi PNS tanpa tes. Kemudian surat tersebut ditanda tangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo.

    Setelah ditelusuri, informasi surat tersebut adalah salah. Terkait dengan beredarnya surat palsu tersebut, dilansir dari laman menpan.go.id Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian mengemukakan bahwa surat tersebut adalah palsu.

    “Kami tegaskan bahwa surat tersebut adalah palsu dan Menteri PANRB tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,” jelasnya di Jakarta, Senin (09/11).

    Andi menjelaskan bahwa Kementerian PANRB bersama BKN dan DPR RI tidak pernah mengeluarkan keputusan mengenai pengisian formasi kosong pada Seleksi CPNS yang dapat diisi oleh tenaga honorer, terlebih tanpa tes dan langsung pengangkatan. Hasil akhir Seleksi CPNS Tahun 2019 sendiri telah diumumkan secara serentak pada 30 Oktober lalu.

    Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi, terlebih jika mengatasnamakan Kementerian PANRB dan meminta sejumlah imbalan.

    Dengan demikian, informasi mengenai surat pengangkatan tenaga honorer oleh Kementerian PANRB adalah salah dan termasuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta).

    Surat palsu. Dilansir dari laman menpan.go.id, Kementerian PANRB mengemukakan bahwa surat tersebut adalah palsu. Kementerian PANRB bersama BKN dan DPR RI tidak pernah mengeluarkan keputusan mengenai pengisian formasi kosong pada Seleksi CPNS yang dapat diisi oleh tenaga honorer, terlebih tanpa tes dan langsung pengangkatan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Surat Pemberitahuan Pemadaman Listrik di Wilayah Bogor oleh PLN

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/11/2020

    Berita

    Narasi unggahan:
    “Pemberitahuan buat besok kabupaten bogor tnggal 4 & 5 ada pemadaman listrik..mohon buat skrg guna baik2..buat cass hp..isi air yg banyak..ini surat edaran nya..”

    Narasi surat:

    “Sehubungan dengan adanya Pelaksanaan Perbaikan jaringan 20 KV serta Pemulihan Gardu Listrik Travo Unit G.I Maka Kami berencana melakukan Pemadaman Aliran Listrik Secara Bertahap pada setiap wilayah pada:

    Hari/Tanggal : Rabu dan Kamis 04 dan 05 November 2020
    Pukul : 08.45 s.d 19.45 WIB (Sampai dengan selesai)
    Area Padam : JL.Ry Dramaga / Ciampea /Cibanteng/IPB Jl. Encep Nawai Cifor Bubulak Ciomas Jl. Sndg Barang
    Gardu Penyulang : A18,A19,A21,A23,A24,Q11,Q14,Q24,Q25,Q27,P23,P24,P25
    Pelaksana : PT. haleyora Power Indonesia
    Pengawas PLN : Budi Heryanto, ST .Psw. Ops. PLN UP3 Bogor.

    Terkait dengan hal tersebut diatas maka kami berharap saudara mempersiapkan segala sesuatunya. Kemudian Untuk Pelanggan Prioritas. Kami siap membantu dalam bentuk Unit Genset untuk kebutuhan listrik yang bersifat mendesak atau segera, serta tidak di pungut biaya apapun sudah berikut bahan bakar. Pelaksanaan akan di kerjakan oleh petugas pelayanan teknik kami dan kami berharap saudara membantu segala sesuatunya.
    Saran dari kami untuk tidak memberikan tip / uang kepada petugas kami. Demikian kami sampaikan dan atas segala perhatian dan dukungannya kami ucapkan terima kasih.”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Verry Yadilham mengunggah foto surat yang menginformasikan adanya pemadaman listik di beberapa wilayah Bogor tanggal 4 dan 5 November 2020. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mempersiapkan segala keperluan dan akan ada bantuan dalam bentuk unit genset untuk kebutuhan listrik yang bersifat mendesak bagi pelanggan prioritas.

    Berdasarkan hasil penelusuran, surat tersebut merupakan surat palsu. Mengutip dari Tribunnews Bogor, Humas PLN Unit Induk Pembanguan (UIP) 3 Bogor, Deni Hermawan menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak ada pemadaman listrik seperti yang diinformasikan dalam surat tersebut. Melalui Akun Twitter PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Bogor Kota (@pln_bogorkota), PT PLN (Persero) juga meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi tersebut.

    Dengan demikian, unggahan akun Facebook Verry Yadilham dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu karena Humas PLN Unit Induk Pembanguan (UIP) 3 Bogor, Deni Hermawan menyatakan bahwa surat yang beredar itu tidak benar dan tidak ada pemadaman listrik seperti yang tertulis dalam surat tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat Mafindo Universitas Pendidikan Indonesia)

    Surat palsu. Faktanya, mengutip dari Tribunnews Bogor, Humas PLN Unit Induk Pembanguan (UIP) 3 Bogor, Deni Hermawan menyatakan bahwa surat yang beredar itu tidak benar dan tidak ada pemadaman listrik seperti yang tertulis dalam surat tersebut.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Petugas Bea Cukai di Mali Menghentikan Penyelundupan Emas Tentara Prancis

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 11/11/2020

    Berita

    “Assalamualaikum wr.wb.
    Petugas bea cukai di Mali berhasil menghentikan penyelundupan oleh tentara Prancis kotak berisi emas murni dalam jumlah besar, dan operasi tersebut didokumentasikan di hadapan pengamat internasional dan beberapa jurnalis.
    SAMBUNG”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter bernama Fay Kadrun (@Fkadrun) mengunggah status pada 08/11/2020 berupa video bongkar peti berisi emas dengan klaim kejadian tersebut adalah petugas bea cukai di Mali yang menghentikan penyelundupan emas oleh tentara Prancis. Video serupa pernah muncul juga pada tahun 2019 di laman Facebook bernama ‘Kati 24’ dengan durasi lebih lama.

    Dari hasil penelusuran diketahui klaim tersebut salah. Dilansir dari observers.france24.com menemukan beberapa petunjuk dari video tersebut.

    Pertama, dari versi yang lebih panjang salah seorang pria pria kulit putih sedang memegang koran di tangannya. Surat kabar ini diketahui bernama ‘The Business & Financial Times’ dengan tajuk berita di halaman depannya. B&FT merupakan surat kabar yang sebagian besar didistribusikan di Ghana. Sementara tajuk berita “Yaa Boateng For Cannes’s Sibi Festival Of Creativity” merupakan pemberitaan yang terbit pada 10/6/2019. Halaman muka koran tersebut masih dapat dilihat dari unggahan laman Facebook ‘TINY DESK’ pada 12/6/2019.

    Kedua, adalah nama dari ‘FarTrade’ yang muncul di selembar kertas yang dipegang oleh salah satu pria. FarTrade sendiri merupakan perusahaan yang menawarkan dukungan kepada perusahaan Eropa yang ingin berinvestasi di Afrika. Salah satu akun Twitter pemeriksa fakta Prancis bernama ‘FAKE Investigation’ (@FAKE_Investiga) berhasil menghubungi pihak FarTrade melalui surel, namun malah diarahkan untuk menghubungi “Mr. René Verrecchia”.

    René Verrecchia sendiri merupakan seorang pengacara Italia. Dalam sesi wawancara dengan situs berita observers.france24.com, René mengatakan bahwa dia tahu FarTrade tetapi perusahaan tidak ada hubungannya dengan emas dalam video tersebut. Dia juga memberikan penjelasan berikut:

    “Video ini direkam sekitar dua bulan lalu di Accra. Teman saya, yang juga orang Italia dan saya disewa untuk mewakili calon pembeli yang ingin berkembang di sektor komoditas. Ini adalah representasi yang keliru dari sebuah inspeksi ‘run-of-the-mill’ yang dilakukan selama transaksi logam.

    Kami sedang memeriksa barang dagangan dan dokumennya. Video tersebut direkam oleh salah satu perantara, yang ingin menunjukkan kepada kliennya bahwa barang dagangan telah sampai di tempat tujuan dan sedang diperiksa.

    Nama-nama yang saya tulis di kertas adalah calon pembeli emas tersebut. Mereka bahkan tidak tahu bahwa pemeriksaan ini sedang berlangsung. Sedangkan untuk FarTrade, logo mereka muncul di video secara acak. Saya sedang mencari selembar kertas dan itu adalah yang pertama saya temukan”. Diterjemahkan dari pemberitaan observers.france24.com yang tayang pada 11/9/2019.

    Sementara itu, pada bagian awal video terdapat tempelan foto dari sekelompok tentara yang ada di lubang, seakan-akan sedang menyelundupkan emas. Namun dari hasil penelusuran diketahui foto tersebut diambil pada 10/2/2014, saat operasi oleh pasukan Sangaris, yakni pasukan Prancis di Republik Afrika Tengah. Kementrian Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk menghancurkan “lebih dari 750 kg amunisi yang disita selama tindakan pelucutan senjata kelompok bersenjata dan ditemukannya gudang senjata”. Dikutip dari situs web Kementrian Angkatan Bersenjata Prancis tanggal 11/2/2014.

    Dari hasil penelusuran di atas, diketahui peristiwa tersebut bukan merupakan upaya pemeriksaan dari petugas bea cukai, namun video dokumentasi pemeriksaan standar oleh pengacara untuk klien yang akan membeli emas tersebut. Selain itu kejadiannya bukan terjadi di Mali, namun di Kota Accra, Ghana sehingga status tersebut masuk kategori Konten yang Salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

    Klaim yang salah. Video tersebut adalah pemeriksaan emas oleh pengacara yang akan dijual pada klien di Accra, Ghana tahun 2019. Foto pada awal video merupakan proses penyitaan amunisi senjata, bukan penyelundupan emas.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini