• [SALAH] Gambar “Pria Asal Yaman Berhubungan Seks dengan Kambing ditangkap Polisi”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/07/2020

    Berita

    Akun Facebook Joko Sumantri mengunggah sebuah gambar ke grup Facebook Aline Yoana Tan Fans. Di gambar tersebut terdapat narasi “Berhubungan seks dengan kambing, pria asal Yaman ditangkap polisi.”

    Berikut kutipan narasinya:

    “Astaga…
    Apa yg kau perbuat zik….
    Hik hik hik.
    Sungguh MEMALUKAN. 🤣🤣🤣🤣”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa gambar tersebut merupakan hasil suntingan. Adapun, foto aslinya ialah foto Jonru Ginting dengan baju tahanan dan celana pendek sedang digiring oleh penyidik Polda Metro Jaya pada tahun 2017.

    Jonru Ginting diketahui terbukti bersalah, Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan Jonru sebagai tersangka ujaran kebencian pada 29 September 2017.

    Selain itu, tidak terdapat informasi yang memberitakan terkait dengan pria asal Yaman berhubungan seks dengan kambing ditangkap polisi.

    Kesimpulan

    Gambar tersebut merupakan hasil suntingan atau editan. Bukan Habib Riziq , gambar aslinya merupakan foto Jonru Ginting dengan baju tahanan dan celana pendek sedang digiring oleh penyidik Polda Metro Jaya pada tahun 2017.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Telkomsel Sebut Denny Siregar Monyet

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/07/2020

    Berita

    Akun Facebook bernama Pipin Herniasih mengunggah status pada tanggal 08/07/2020 yang berisi sebuah gambar berupa tangkapan layar berita mengenai tanggapan Telkomsel yang menyebut Denny Siregar sebagai monyet. Di dalam layar tangkapan tersebut dilengkapi dengan gambar monyet sedang membidik senapan.

    Berikut kutipan narasinya:

    “Selamat Pagiiiiiii..
    :ramen:🥛”

    Hasil Cek Fakta

    Dari hasil penelusuran, gambar tersebut merupakan layar tangkap dari pemberitaan CNN yang berjudul “Data Pribadi Bocor, Denny Siregar Ancam Gugat Telkomsel”. Kemudian judulnya ditambahkan pernyataan palsu dari Telkomsel dan gambarnya diubah sehingga membuat informasi menjadi keliru.

    Telkomsel sendiri tidak pernah mengeluarkan pernyataan demikian pada Denny Siregar maupun pada penggunanya yang lain. Dilansir dari suara.com, operator seluler nasional Telkomsel meminta maaf ke Denny Siregar setelah seorang karyawan perusahaan itu ditangkap polisi karena mencuri dan menyebarkan data-data pribadi sang pegiat media sosial kondang Tanah Air.

    "Kami sangat menyayangkan ketidaknyamanan Denny Siregar sebagai pelanggan atas keluhan yang disampaikan. Kami juga meminta maaf terkait hal ini," kata SVP Corporate Secretary Telkomsel Andi Agus Akbar, Jumat (10/07/2020).

    Kesimpulan

    Foto monyet yang sedang membidik senapan adalah foto lama yang tersebar di internet dan biasa digunakan sebagai meme. Dari hasil penelusuran di atas, gambar pada status tersebut termasuk pada konten yang dimanipulasi.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BAHASA ARAB DITIADAKAN di sekolah madrasah RA, MI, mts, Dan MA”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2020

    Berita

    Akun Bintang Anggara (fb.com/bintang.anggara.3194) mengunggah gambar surat berkop Kementrian Agama Republik Indonesia – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam perihal Implementasi KMA 792 Tahun 2018, KMA 183 Tahun 2019 dan KMA 184 tahun 2019 dengan narasi sebagai berikut:

    “PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BAHASA ARAB DITIADAKAN di sekolah madrasah RA, MI, mts, Dan MA
    Parah!”

    Pada poin ke-3 surat tersebut, tertulis:
    “Dengan berlakunya KMA 183 Tahun 2019 dan KMA 184 Tahun 2019 maka mulai Tahun Pelajaran 2020/2021 KMA No 165 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah sudah tidak berlaku lagi”

    Hapus bahasa arab

    Pelajaran agama Islam dihapus

    "pendidikan agama dihapus"
    Pendidikan Agama Dihapus
    PAI dihapus
    Pendidikan Agama Dihapus
    PAI di sekolah dihapus

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan ahsil penelusuran, klaim bahwa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah ditiadakan dengan adanya KMA 183 dan 184 Tahun 2019 adalah klaim yang salah.

    Faktanya, mata pelajaran tersebut tetap ada, namun ada perbaikan pada substansi materi. KMA 183 dan 184 tahun 2019 ini menggantikan KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah.

    Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar mengatakan bahwa Madrasah, baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), maupun Aliyah (MA), akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.

    “Mulai tahun pelajaran 2020/2021, pembelajaran di MI, MTs, dan MA akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab,” terang Umar di Jakarta, Jumat (10/07/2020).

    Meski demikian, mata pelajaran dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA 183 Tahun 2019 sama dengan KMA 165 Tahun 2014. Mata Pelajaran itu mencakup Quran Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.

    “Jadi beda KMA 183 dan 165 lebih pada adanya perbaikan substansi materi pelajaran karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21,” jelas Umar.

    “Kemenag juga sudah menyiapkan materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini sehingga baik guru dan peserta didik tidak perlu untuk membelinya. Buku-buku tersebut bisa diakses dalam website e-learning madrasah,” tandasnya.

    Menurut dia, keputusan ini sudah disosialisaikan sejak lama. Dan surat yang beredar saat ini hanya penegasan dari keputusan yang ditetapkan Kementerian Agama.

    “Ini sudah disosialisasikan sejak satu tahun lalu kepada seluruh guru dan pengawas madrasah. Surat di atas hanya penegasan saja. Sebaiknya surat di baca pelan-pelan dari atas, tidak ujuk-ujuk baca nomor 3. Insya Allah paham,” ujar dia.

    Keputusan Menteri Agama 183 dan 184 Tahun 2019 yang dimaksud memang sudah diterbitkan sejak tanggal 30 Juli 2019. Sosialisasinya pun sudah dilaksanakan sejak tahun 2019, salah satunya oleh Kementerian Agama Propinsi Sulawesi Tengah pada bulan Desember 2019.

    Keputusan Menteri Agama ini tidak langsung diberlakukan pada tahun terbitnya KMA, yaitu tahun 2019. Sehingga pada tahun pelajaran 2019/2020, penyelenggaraan pendidikan di madrasah masih menggunakan regulasi yang lama yakni KMA Nomor 165 Tahun 2013, dan KMA Nomor 117 Tahun 2014 sebagai dasar dalam mengimplementasikan kurikulumnya.

    Kesimpulan

    BUKAN ditiadakan. Mata pelajaran tersebut tetap ada, namun ada perbaikan pada substansi materi. KMA 183 dan 184 tahun 2019 ini menggantikan KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “miskin nya Negeri ini. Mobil Wakil Presiden sampai kehabisan BBM, sekelas Mercy di isi pake bensin eceran”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2020

    Berita

    Melalui media sosial Facebook, beredar unggahan dari akun @RasyidAhmad dengan narasi mobil Wakil Presiden kehabisan bensin, sehingga harus diisi dengan bensin eceran yang terdapat di pinggir jalan.

    Astaghfirullah.., sampai seginikah miskin nya Negeri ini..? Mobil Wakil Presiden sampai kehabisan BBM di perjalanan dan lucu nya lagi Mobil Mewah sekelas Mercy di isi pake bensin eceran.., siapa kah yang patut di salahkan..?

    Pasca viral dan beredar di media sosial, narasi tersebut akhirnya mendapat bantahan dari Sekretaris Wakil Presiden Republik Indonesia.

    Hasil Cek Fakta

    Melansir dari republika.co.id, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar menjelaskan bahwa kejadian pengisian memang benar adanya. Namun tidak benar apabila dikatakan mobil VVIP tersebut kehabisan bahan bakar, sehingga harus diisi bensin eceran pinggir jalan. Oemar menambahkan bahwa mobil tersebut bukanlah mobil yang ditumpangi Wapres Ma’ruf Amin, melainkan mobil cadangan.

    “Rekaman peristiwa yang beredar itu terjadi saat Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat, 8 Juli 2020. Adapun mobil dinas yang terlihat tengah diisi BBM berfungsi sebagai kendaraan VVIP cadangan dalam rangkaian resmi,” pungkas Oemar melalui siaran pers.

    Lebih lanjut Oemar menjelaskan bahwa pengisian BBM melalui jerigen bukan dikarenakan mobil kehabisan bahan bakar, melainkan dilakukan karena tidak adanya stasiun pengisian bahasn bakar pada SPBU yang memiliki jenis BBM sesuai kriteria mobil VVIP. Oemar menambahkan bahwa dalam setiap rangkaian VVIP selalu disiapkan BBM cadangan dalam jerigen di mobil teknisi.

    “Saat diperlukan pengisian BBM dan tidak tersedia BBM yang sesuai dengan spesifikasi mobil VVIP di SPBU setempat, maka digunakan BBM cadangan yang telah disiapkan,” jelas Oemar.

    Berdasar pada pernyataan Kepala Sekretariat Wakil Presiden, unggahan @RasyidAhmad adalah tidak sesuai fakta dan masuk ke kategori false context. False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

    Kesimpulan

    Bukan diisi bensin eceran, dan tidak sedang kehabisan bahan bakar. Pengisian dilakukan lebih awal karena di lokasi kunjungan tidak terdapat SPBU yang memiliki BBM sesuai kriteria mobil VVIP. Dalam rangkaian VVIP juga selalu disiapkan BBM cadangan dalam jerigen yang terdapat di mobil teknisi.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini