• [SALAH] “Rieke : Memang saya PKI, ada yang salah?”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/06/2020

    Berita

    Akun Facebook Armand Suhara atau @armando.suhara.5 mengunggah tangkapan layar yang berisi foto politisi sekaligus anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan judul “Rieke : Memang saya PKI, ada yang salah?” pada Selasa, (23/6).

    Hasil Cek Fakta

    Setelah menelusuri melalui mesin pencari, diketahui unggahan akun Facebook Armand Suhara adalah salah atau keliru.

    Tangkapan layar yang dibagikan akun Facebook Armand Suhara adalah hasil editan atau suntingan. Judul asli dari artikel tersebut adalah “Pilgub Jabar, Rieke Diah: Saya Siap Maju Kalau Instruksi Partai” yang ditulis oleh Jurnalis detik.com Mukhlis Dinillah pada Jumat, 17 Maret 2017 lalu.

    Foto Rieke yang dijadikan sampul dalam artikel itu, diketahui juga adalah karya Jurnalis detik.com, Rengga Sancaya.

    Dengan begitu unggahan akun Facebook Armand Suhara dalam kategori Misinformasi dan Disinformasi dari First Draft dapat disebut sebagai Manipulated Content atau Konten yang Dimanipulasi.

    Hoaks terkait Rieke ini pun sebelumnya juga sudah diperiksa faktanya oleh Mafindo dan ditayangkan pada turnbackhoax.id.

    Kesimpulan

    Unggahan tangkapan layar dengan judul “Rieke : Memang saya PKI, ada yang salah?” adalah hasil editan atau suntingan. Artikel aslinya bertajuk “Pilgub Jabar, Rieke Diah: Saya Siap Maju Kalau Instruksi Partai” yang ditulis oleh Jurnalis detik.com Mukhlis Dinillah pada Jumat, 17 Maret 2017 lalu.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Tulisan “Prof Yusril Setelah Lihat ke dalam”

    Sumber: whatsapp.com dan facebook.com
    Tanggal publish: 27/06/2020

    Berita

    Beredar tulisan yang diduga ditulis oleh Prof Yusril dalam pesan berantai whatsapp dan akun facebook “Navias Tanjung” (facebook.com/navias.tanjung.54, archive.md/31cs6), sudah dibagikan 82 kali per tangkapan layar dibuat. dengan narasi : “Prof Yusril Setelah Lihat ke dalam
    MGKN TAK DIERA KITA. TP ANAK CUCU KITA AKAN BERAT DLM CENGKERAMAN CINA

    OLEH: PROF. DR. YUSRIL
    saya tahu ktk ada didalam jaringan mereka maafkan saya.”

    Hasil Cek Fakta

    * Yusril Ihza Mahendra @ 6 Mar 2017: “Yusril Klarifikasi Tulisan Hoax, Gaya Bahasanya Jauh Beda – http://Abadikini.Com http://abadikini.com/read/20170306/yusril-klarifikasi-tulisan-hoax-gaya-bahasanya-jauh-beda”

    * abadikini.com @ 6 Mar 2017: ““Tulisan tersebut bukan tulisan saya. Gaya bahasanya jauh beda. Saya yakin, orang yang biasa membaca tulisan saya bisa membedakan tulisan saya atau bukan,” kata Yusril kepada abadikini.com saat di konfirmasi, Minggu (5/3/2017) malam.

    Yusril menambakan, masyarakat takkan mudah percaya dengan gaya tulisan seperti itu, yang ditempeli nama saya seolah olah saya penulisnya.”

    (3) MAFINDO @ 5 Okt 2017: “Sudah diklarifikasi melalui Twitter oleh Yusril: “Yusril Klarifikasi Tulisan Hoax, Gaya Bahasanya Jauh Beda – https://t.co/rASlXLdXsQ?amp=1” (@Yusrilihza_Mhd, 9:19 AM · Mar 6, 2017).”

    Kesimpulan

    Hoaks Lama Bersemi Kembali (HLBK). BUKAN tulisan Yusril Ihza Mahendra, sudah diklarifikasi sebelumnya pada tahun 2017.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Jokowi nyekar di kuburan Widjiatno Notomihardjo – salah seorang tokoh teras PKI”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/06/2020

    Berita

    Akun Rudi Vatner (fb.com/rudi.vatner.9) mengunggah sebuah gambar ke grup MANUSIA MERDEKA (fb.com/groups/bebasberdaulat).

    Di gambar tersebut, terdapat narasi:

    “Ini bukan su’uzan, bukan juga ghibah. Tapi fakta: Ngapain Jokowi nyekar di kuburan Widjiatno Notomihardjo – salah seorang tokoh teras PKI – Partai Komunias Indonesia. Hubungannya apa??? Ini perlu diungkapkan agar rakyat Indonesia yang memilihnya sadar bahwa yg kita hadapi ini adalah seorang pendusta besar yang bisanya cuma membantah, membantah dan ngutang !.”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Medcom, klaim bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi nyekar di kuburan Widjiatno Notomihardjo – salah seorang tokoh teras PKI – Partai Komunias Indonesia adalah klaim yang salah.

    Faktanya, tidak ada bukti bahwa ayah Presiden Joko Widodo, Widjiatno Notomihardjo adalah seorang tokoh teras PKI . Foto yang diunggah oleh sumber klaim merupakan momen Jokowi berziarah ke makam ayahnya, Widjiatno Notomihardjo di Jawa Tengah 14 Juni 2014. Kala itu, Jokowi masih menjadi calon Presiden RI.

    Jokowi sejak awal kemunculannya di panggung politik nasional, tak lepas dari tuduhan PKI. Beragam tuduhan tak berdasar disematkan pada diri Jokowi dan keluarganya.

    Dalam berbagai kesempatan, Jokowi sudah membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Uniknya, sejumlah orang tetap meyakini bahwa tuduhan tersebut adalah sebuah kebenaran.

    “Anehnya tuduhan itu tak pernah ditegaskan dalam suatu buku resmi atau tulisan ilmiah yang kadar kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan,” tulis Historia.id dalam laporannya yang dikutip oleh Medcom pada Rabu 10 Juni 2020.

    Selain ayahnya, ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi juga diklaim merupakan Sekjen Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) yang lagi-lagi adalah onderbouw PKI.

    “Notomihardjo dan Sudjiatmi sendiri tak pernah sekalipun disentuh oleh tentara. Itu terjadi karena mereka memang tidak memiliki keterkaitan dengan Peristiwa 30 September 1965. Jika memang benar mereka adalah tokoh PKI, itu jelas suatu keanehan. Saat itu, alih-alih anggota PKI, seorang seniman profesional yang sama sekali bukan komunis pun bisa dipenjarakan tanpa pengadilan hanya karena dia pernah mengisi sebuah acara seni yang diadakan oleh PKI.” tulis Historia.id dalam laporannya.

    Salah satu penyebar isu Presiden Jokowi adalah keturunan PKI, La Nyalla Mahmud Mattaliti menyatakan rasa penyesalan atas prilakunya di masa lalu. Sebagai oposan, dia mengakui pada Pilpres 2014 telah ikut menyebarkan isu bahwa Jokowi adalah keturunan anggota PKI (Partai Komunis Indonesia).

    “Saya minta maaf karena pernah ikut menyebarkan informasi-informasi negatif, termasuk isu-isu Jokowi keturunan dan pendukung PKI saat Pilpres yang lalu,” ujar La Nyalla seperti diberitakan Antara pada Minggu (28/10/2018).

    Kesimpulan

    Tidak ada bukti bahwa ayah Presiden Joko Widodo, Widjiatno Notomihardjo adalah seorang tokoh teras PKI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “MEREKA SUDAH MEMPERSIAPKAN SENJATA TUK MEMBANTAI PRIBUMI”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 27/06/2020

    Berita

    Beredar postingan grup facebook “INDONESIA BERSUARA” (facebook.com/groups/1778152662215040) oleh akun “Herry Oej” (facebook.com/herry.oej, archive.md/WVPOM), yang sudah dibagikan 512 kali per tangkapan layar dibuat dan terdapat logo CNN. Dengan Narasi “MEREKA SUDAH MEMPERSIAPKAN SENJATA TUK MEMBANTAI PRIBUMI.
    Dimohonkan rakyat pribumi dimanapun berada tuk siaga tingkat tinggi…agar TNI tidak kewalahan menghadapi China”.

    Hasil Cek Fakta

    * SUMBER membagikan ulang tangkapan layar PALSU yang 2 hari lalu sudah diperiksa dan diklarifikasi.

    * Gambar yang dibagikan SUMBER menggunakan foto-foto lama yang TIDAK berkaitan dengan klaim di dalam narasi.

    (2) Hasil pencarian di situs CNN Indonesia dengan kata kunci “DINAS IMIGRASI TAHAN 300 ORANG WNA CHINA ILEGAL”, hasil pencarian: TIDAK ditemukan artikel.

    Kesimpulan

    Pelintiran daur ulang. Tangkapan layar PALSU, selain itu foto-foto yang disertakan TIDAK berkaitan dengan klaim di dalam narasi.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini