[SALAH] “majalah Italia tahun 1962 menggambarkan yang akan terjadi pada 2022”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 19/05/2020
Berita
“Sebuah majalah Italia sudah menggambarkan akan adanya keharusan untuk melalukan physical distancing dan penggunaan pelindung tubuh. Mungkin karena saat itu tahun 1962 sehingga keadaan yang digambarkan akan terjadi adalah nanti pada tahun 2022.”
Hasil Cek Fakta
* HOAX OR FACT: ““Akankah kita berkeliling kota seperti ini? Inilah bagaimana masalah lalu lintas di kota-kota dapat diringankan, jika tidak sepenuhnya diselesaikan: mobil kecil dengan satu tempat duduk yang menempati area kecil … “
Jadi, foto tersebut benar-benar menunjukkan bagaimana masalah lalu lintas di kota-kota dapat diringankan di masa depan menggunakan mobil kecil, kursi tunggal (singlet) yang menempati area yang sangat sedikit. Dengan kata lain, ini menunjukkan transportasi perkotaan masa depan – bukan pasca pandemi global COVID-19 pada tahun 2022.”
* facta.news: “Oleh karena itu ilustrasi, sejauh yang dapat dipertimbangkan di garis depan memikirkan kelahiran, beberapa tahun kemudian, alat transportasi yang dirancang untuk mengangkut satu individu pada suatu waktu (seperti, misalnya, Twizy yang diproduksi oleh Renault), tidak ada hubungannya lihat dengan coronavirus baru dan tidak ada referensi eksplisit untuk 2022. Seperti yang terlihat, depan dan belakang jumlah La Domenica del Corriere yang diterbitkan pada 16 Desember 1962 berkisar pada tema lalu lintas kota dan kemungkinan solusi untuk menguranginya.”
Jadi, foto tersebut benar-benar menunjukkan bagaimana masalah lalu lintas di kota-kota dapat diringankan di masa depan menggunakan mobil kecil, kursi tunggal (singlet) yang menempati area yang sangat sedikit. Dengan kata lain, ini menunjukkan transportasi perkotaan masa depan – bukan pasca pandemi global COVID-19 pada tahun 2022.”
* facta.news: “Oleh karena itu ilustrasi, sejauh yang dapat dipertimbangkan di garis depan memikirkan kelahiran, beberapa tahun kemudian, alat transportasi yang dirancang untuk mengangkut satu individu pada suatu waktu (seperti, misalnya, Twizy yang diproduksi oleh Renault), tidak ada hubungannya lihat dengan coronavirus baru dan tidak ada referensi eksplisit untuk 2022. Seperti yang terlihat, depan dan belakang jumlah La Domenica del Corriere yang diterbitkan pada 16 Desember 1962 berkisar pada tema lalu lintas kota dan kemungkinan solusi untuk menguranginya.”
Rujukan
[SALAH] Peringatan Badai Panas Equinox
Sumber: facebook.comTanggal publish: 19/05/2020
Berita
Beredar informasi yang menyatakan bahwa akan terjadi fenomena badai panas Equinox di Indonesia yang dimulai sejak 17 Mei 2020. Dalam narasi disebutkan beberapa imbauan untuk mempersiapkan diri menghadapi badai Equinox tersebut dan dikaitkan dengan harapan untuk dapat membunuh virus Corona atau Covid-19.
Berikut kutipan narasinya:
“COVID 19
INDONESIA
BADAI PANAS EQUINOX...
PERINGATAN BADAI PANAS EQUINOX.....
Mulai hari ini 17/05/2020... ke depan Suhu rata2 di seluruh kota di Indonesia akan sampai ke 41 derajat celcius dikarenakan matahari akan tepat melintasi garis Equator...
Masyarakat seluruh Indonesia diminta tetap tinggal di rumah saja karena jika berada dan beraktivitas di luar rumah tanpa sadar akan mudah terserang dehidrasi yg luar biasa...
Terutama di antara jam 9 pagi sd dgn jam 13.00...
Disarankan masyarakat umum untuk sesering mungkin membasahi tubuh dgn air agar terhindar dari dehidrasi...
Disarankan 5 hari ke depan banyak minum air putih di waktu buka dan sahur serta makan buah dan sayur sayuran...
Semoga bermanfaat untuk membunuh virus corona... ????????????????”
Gelombang panas indonesia
Berikut kutipan narasinya:
“COVID 19
INDONESIA
BADAI PANAS EQUINOX...
PERINGATAN BADAI PANAS EQUINOX.....
Mulai hari ini 17/05/2020... ke depan Suhu rata2 di seluruh kota di Indonesia akan sampai ke 41 derajat celcius dikarenakan matahari akan tepat melintasi garis Equator...
Masyarakat seluruh Indonesia diminta tetap tinggal di rumah saja karena jika berada dan beraktivitas di luar rumah tanpa sadar akan mudah terserang dehidrasi yg luar biasa...
Terutama di antara jam 9 pagi sd dgn jam 13.00...
Disarankan masyarakat umum untuk sesering mungkin membasahi tubuh dgn air agar terhindar dari dehidrasi...
Disarankan 5 hari ke depan banyak minum air putih di waktu buka dan sahur serta makan buah dan sayur sayuran...
Semoga bermanfaat untuk membunuh virus corona... ????????????????”
Gelombang panas indonesia
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa klaim tersebut tidak benar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memastikan informasi tersebut adalah hoaks.
Menurut penjelasan BMKG, fenomena Equinox memang benar terjadi di Indonesia, tapi tidak ada hubungannya dengan badai panas.
"Fenomena Equinox merupakan salah satu fenomena astronomi, dimana posisi semu matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa," ujar PLT Deputi Bidang Meteorologi BMKG Herizal dalam keterangan tertulisnya, Senin, 18 Mei 2020.
Herizal menjelaskan fenomena Equinox kerap terjadi di daerah lintang menengah dan tinggi seperti di India, Jepang, Korea, Amerika dan Eropa. Fenomena ini dapat terjadi dua kali dalam satu tahun, yaitu sekitar 21 Maret dan 23 September. Saat fenomena ini berlangsung, kondisi suhu rata-rata di wilayah Indonesia berada di kisaran 32-36°C atau masih berada di ambang batas aman untuk manusia.
Sedangkan gelombang panas merupakan fenomena suhu udara lebih panas dari 5°C dari ambang batas suhu normal suatu wilayah. Hal ini biasanya disebabkan munculnya anomali sistem cuaca tekanan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari atau minggu.
"Fenomena Equinox bukanlah fenomena badai panas atau gelombang panas atau heat wave," ujar Herizal.
Selain itu, isu serupa pernah beredar pada bulan Maret 2016 dan sudah dilakukan pemeriksaan faktanya. Pembahasan mengenai isu tersebut ada dalam artikel berjudul “[HOAX] Fenomena Equinox Bikin Suhu Jadi 40 Derajat Celcius di Indonesia.”
Menurut penjelasan BMKG, fenomena Equinox memang benar terjadi di Indonesia, tapi tidak ada hubungannya dengan badai panas.
"Fenomena Equinox merupakan salah satu fenomena astronomi, dimana posisi semu matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa," ujar PLT Deputi Bidang Meteorologi BMKG Herizal dalam keterangan tertulisnya, Senin, 18 Mei 2020.
Herizal menjelaskan fenomena Equinox kerap terjadi di daerah lintang menengah dan tinggi seperti di India, Jepang, Korea, Amerika dan Eropa. Fenomena ini dapat terjadi dua kali dalam satu tahun, yaitu sekitar 21 Maret dan 23 September. Saat fenomena ini berlangsung, kondisi suhu rata-rata di wilayah Indonesia berada di kisaran 32-36°C atau masih berada di ambang batas aman untuk manusia.
Sedangkan gelombang panas merupakan fenomena suhu udara lebih panas dari 5°C dari ambang batas suhu normal suatu wilayah. Hal ini biasanya disebabkan munculnya anomali sistem cuaca tekanan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari atau minggu.
"Fenomena Equinox bukanlah fenomena badai panas atau gelombang panas atau heat wave," ujar Herizal.
Selain itu, isu serupa pernah beredar pada bulan Maret 2016 dan sudah dilakukan pemeriksaan faktanya. Pembahasan mengenai isu tersebut ada dalam artikel berjudul “[HOAX] Fenomena Equinox Bikin Suhu Jadi 40 Derajat Celcius di Indonesia.”
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim informasi yang beredar tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1188228291509704/
- https://turnbackhoax.id/2020/05/19/salah-peringatan-badai-panas-equinox/
- https://twitter.com/InfoHumasBMKG/status/1262172902931050496
- https://www.kompas.com/tren/read/2020/05/18/134435065/hoaks-badai-equinox-sebabkan-kenaikan-suhu-panas-di-indonesia?page=all#page3
- https://news.detik.com/berita/d-5018726/bantah-isu-badai-panas-saat-fenomena-equinox-bmkg-suhu-indonesia-normal
- https://metro.tempo.co/read/1343500/peringatan-badai-panas-equinox-bmkg-pastikan-hoaks
- https://nasional.okezone.com/read/2020/05/18/337/2215615/bmkg-pastikan-isu-badai-panas-equinox-hoaks
- https://turnbackhoax.id/2016/03/20/hoax-fenomena-equinox-bikin-suhu-jadi-40-derajat-celcius-di-indonesia/
[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu
Sumber: twitter.comTanggal publish: 19/05/2020
Berita
Beredar informasi berupa video yang menyebutkan, jika rapid test virus Corona di Bandara Soekarno-Hatta dibandrol dengan harga Rp.550 ribu.
Berikut kutipan narasinya:
“Sebelum chek in bayar rapid tes dl Rp 550.000, tanpa terkecuali... Waoo bisnis baru di bandara.. Halo @kemenhub151 Benarkah ini?”
harga pcr
Pcr pesawat
Berikut kutipan narasinya:
“Sebelum chek in bayar rapid tes dl Rp 550.000, tanpa terkecuali... Waoo bisnis baru di bandara.. Halo @kemenhub151 Benarkah ini?”
harga pcr
Pcr pesawat
Hasil Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut dibantah oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta Anas Ma'ruf. Anas menegaskan rapid test virus Corona dan pelayanan pemeriksaan kesehatan di Soekarno-Hatta tidak dikenakan biaya alias gratis.
Anas juga menjelaskan, jika test tersebut dikhususkan bagi WNI yang telah melakukan perjalanan dari luar negeri atau repatriasi. Sedangkan untuk penerbangan domestik, penumpang harus melakukan test terlebih dahulu di luar bandara, artinya di rumah sakit.
"Adapun penumpang yang domestik mereka harus tes di luar bandara, artinya dari rumah sakit," kata Anas, mengutip dari Kompas.com
Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga juga menegaskan jika pihak bandara tidak menyediakan rapid test terkait keberangkatan.
"Kami tidak [menyediakan] pemeriksaan rapid test terkait keberangkatan." Ujar Febri, dikutip dari Tirto.id
Febri juga menjelaskan bahwa Bandara Soekarno-Hatta hanya menerima 3 syarat bagi penumpang keberangkatan: tiket pesawat, surat tugas yang menyatakan boleh bepergian, serta surat hasil tes yang membuktikan yang bersangkutan negatif COVID-19. Berkas yang disebut terakhir dapat berupa berkas hasil swab test, rapid test, maupun PCR.
Selain itu Febri menegaskan jika video tersebut tidak terjadi di Bandara Soekarno-Hatta.
"Tidak terjadi di Bandara Soekarno Hatta, itu juga tidak terjadi di Bandara AP II." Ujar Febri.
Anas juga menjelaskan, jika test tersebut dikhususkan bagi WNI yang telah melakukan perjalanan dari luar negeri atau repatriasi. Sedangkan untuk penerbangan domestik, penumpang harus melakukan test terlebih dahulu di luar bandara, artinya di rumah sakit.
"Adapun penumpang yang domestik mereka harus tes di luar bandara, artinya dari rumah sakit," kata Anas, mengutip dari Kompas.com
Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga juga menegaskan jika pihak bandara tidak menyediakan rapid test terkait keberangkatan.
"Kami tidak [menyediakan] pemeriksaan rapid test terkait keberangkatan." Ujar Febri, dikutip dari Tirto.id
Febri juga menjelaskan bahwa Bandara Soekarno-Hatta hanya menerima 3 syarat bagi penumpang keberangkatan: tiket pesawat, surat tugas yang menyatakan boleh bepergian, serta surat hasil tes yang membuktikan yang bersangkutan negatif COVID-19. Berkas yang disebut terakhir dapat berupa berkas hasil swab test, rapid test, maupun PCR.
Selain itu Febri menegaskan jika video tersebut tidak terjadi di Bandara Soekarno-Hatta.
"Tidak terjadi di Bandara Soekarno Hatta, itu juga tidak terjadi di Bandara AP II." Ujar Febri.
Kesimpulan
Berdasaran penjelasan di atas, klaim yang menyebutkan jika rapid test di Bandara Soekarno-Hatta dibandrol dengan harga Rp550 ribu adalah salah, maka informasi tersebut masuk ke dalam Konten Yang Menyesatkan
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2020/05/19/salah-rapid-test-di-bandara-soekarno-hatta-bayar-rp550-ribu/
- https://travel.kompas.com/read/2020/05/12/191100527/kkp-bandara-soekarno-hatta--tes-cepat-virus-corona-gratis-hanya-untuk-wni?page=all
- https://tirto.id/klarifikasi-video-viral-soetta-rapid-test-untuk-penumpang-gratis-ftlL
- https://www.suara.com/news/2020/05/15/145057/geger-penumpang-wajib-ikuti-rapid-test-di-bandara-bayar-rp-550-ribu
- https://www.indozone.id/news/Bysp9nx/cek-fakta-benarkah-rapid-test-di-bandara-soetta-dibanderol-rp-550-ribu/read-all
[SALAH] Manager Giant Pal 6 Banjarmasin Meninggal Kena Covid-19
Sumber: whatsapp.com & facebook.comTanggal publish: 19/05/2020
Berita
Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Manager dari Giant di Pal 6, Banjarmasin telah meninggal dunia lantaran virus Corona atau Covid-19. Dalam informasi tersebut disebutkan pula bahwa karyawan pusat perbelanjaan tersebut tengah diperiksa.
Berikut kutipan narasinya:
“Pemberitahuan. Kalau bisa jgn ke Giant Pal 6 dulu karena Manager nya meninggal kena covid dan skrg karyawannya sedang di periksa”
Berikut kutipan narasinya:
“Pemberitahuan. Kalau bisa jgn ke Giant Pal 6 dulu karena Manager nya meninggal kena covid dan skrg karyawannya sedang di periksa”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa klaim informasi tersebut tidak benar. Sebab, Division Manager Giant Ekstra Banjarmasin, Endra mengatakan ia dalam keadaan baik-baik saja. “Alhamdulillah sampai saat ini saya sehat. Pesan berantai tersebut adalah hoaks. Di masa pandemi ini banyak pesan berantai yang tidak benar, entah motifnya apa,” klarifikasi Endra.
Bahkan menurutnya, ada oknum yang turut menyebar foto dirinya untuk memperkuat isu kematian dari pesan berantai yang tersebar.
“Saya sudah koordinasi dengan manajemen untuk memperkarakan kasus ini. Agar pelakunya jera dan tidak ada lagi hoaks yang tersebar,” tandasnya.
Bahkan menurutnya, ada oknum yang turut menyebar foto dirinya untuk memperkuat isu kematian dari pesan berantai yang tersebar.
“Saya sudah koordinasi dengan manajemen untuk memperkarakan kasus ini. Agar pelakunya jera dan tidak ada lagi hoaks yang tersebar,” tandasnya.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten tersebut tidak benar. Oleh sebab itu, konten informasi tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1188325538166646/
- https://turnbackhoax.id/2020/05/19/salah-manager-giant-pal-6-banjarmasin-meninggal-kena-covid-19/
- https://banjarmasin.tribunnews.com/2020/05/18/diisukan-meninggal-karena-covid-19-manager-giant-ekstra-hoax-saya-masih-sehat
- https://koranbanjar.net/manager-giant-meninggal-sebab-covid-19-hoaks-oknum-penyebar-diperkarakan/
Halaman: 7449/8507




