[SALAH] Terjadi Pemblokiran Akses Jalan Kerinci Bangko
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/05/2020
Berita
Sebuah akun Facebook @AfaninFY mengunggah informasi yang menyebut bahwa akses jalan Kerinci Bangko telah dilakukan pemblokiran. Sontak unggahan @AfaninFY pun cukup mengejutkan masyarakat khususnya mereka yang tinggal di wilayah Kerinci dan Merangin. Pasca beredarnya informasi tersebut, pihak kepolisian pun akhirnya melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Hasil Cek Fakta
Melansir dari brito.id, diketahui bahwa informasi yang disebut oleh akun @AfaninFY adalah palsu alias hoaks. Kapolres Kerinci, AKBP Heru Ekwanto menyatakan bahwa unggahan tersebut tidak benar. Heru menuturkan bahwa hingga saat ini akses Kerinci Bangko masih lancar seperti biasa dan tidak ada penutupan seperti yang dimaksud.
“Itu tidak benar, tidak ada pemblokiran seperti itu, sampai saat ini tidak ada penutupan dan akses masih lancar seperti biasanya,” jelas Kapolres.
Senada dengan pihak kepolisian, Camat wilayah Batang Merangin menjelaskan bahwa informasi perihal pemblokiran akses adalah tidak benar alias hoaks. Fakta tersebut ia dapat setelah melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
“Hoaks itu, kito sudah cek kelapangan,” singkatnya.
Melihat unggahan miliknya tidak sesuai denga fakta dan cukup meresahkan masyarakat, akun @AfaninFY pun akhirnya meminta maaf atas informasi yang diunggahnya tersebut. Berikut isi permohonan maaf akun @AfaninFY:
“Saya dengan ini mentatakan permohon maaf sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat kab.kerinci dan kota s. penuh atas kesalahan yg telah saya perbuat tentang berita yg saya unggah kedalam facebook td sore tgl 1 mei 2020 tentang pemblokiran jalan kerinci bangko yg ditutp DI BEDENG 12 adalah tidak benar atau HOAX, Saya akui itu kesalahan dan kekhilafan saya sendiri maka dari itu saya moho maaf atas kesalahan tersebut yang telah meresahkan masyarakat. Sekali lagi saya mohon maaf atas kelalaian saya tidak mengecek terlebih dahulu kebenaran atas foto yang saya dapat, saya cm ingin mengingatkan agar kita waspada terhadap wabah virus covid19. Saya pastikan hal seperti ini tidak akan terulang kembali. Dan juga kepada bapak kapolres kerinci dan apparat lainnya saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas berita ini.”
“Itu tidak benar, tidak ada pemblokiran seperti itu, sampai saat ini tidak ada penutupan dan akses masih lancar seperti biasanya,” jelas Kapolres.
Senada dengan pihak kepolisian, Camat wilayah Batang Merangin menjelaskan bahwa informasi perihal pemblokiran akses adalah tidak benar alias hoaks. Fakta tersebut ia dapat setelah melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
“Hoaks itu, kito sudah cek kelapangan,” singkatnya.
Melihat unggahan miliknya tidak sesuai denga fakta dan cukup meresahkan masyarakat, akun @AfaninFY pun akhirnya meminta maaf atas informasi yang diunggahnya tersebut. Berikut isi permohonan maaf akun @AfaninFY:
“Saya dengan ini mentatakan permohon maaf sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat kab.kerinci dan kota s. penuh atas kesalahan yg telah saya perbuat tentang berita yg saya unggah kedalam facebook td sore tgl 1 mei 2020 tentang pemblokiran jalan kerinci bangko yg ditutp DI BEDENG 12 adalah tidak benar atau HOAX, Saya akui itu kesalahan dan kekhilafan saya sendiri maka dari itu saya moho maaf atas kesalahan tersebut yang telah meresahkan masyarakat. Sekali lagi saya mohon maaf atas kelalaian saya tidak mengecek terlebih dahulu kebenaran atas foto yang saya dapat, saya cm ingin mengingatkan agar kita waspada terhadap wabah virus covid19. Saya pastikan hal seperti ini tidak akan terulang kembali. Dan juga kepada bapak kapolres kerinci dan apparat lainnya saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas berita ini.”
Rujukan
[SALAH] Foto “Satu-satunya orang yang diizinkan duduk di Ka’bah saat ini adalah tukang bersih-bersih”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/05/2020
Berita
Akun Haji Apeh Dollar (fb.com/hapeh.dollar.9) mengunggah sebuah gambar yang berupa gabungan 2 foto dengan narasi sebagai berikut:
“SATU-SATUNYA ORANG YANG DIIZINKAN DUDUK DI KA’BAH SAAT INI!!
Dia adalah TUKANG BERSIH-BERSIH. Bukan raja, bukan menteri, bukan pula pangeran, bukan pula ulama.
Allah ternyata lebih memilih dia dibanding yang lain. Uang, kekayaan, status, pangkat, dan keluarga tidak ada apa-apanya di hadapan Allah. Maka, singkirkanlah rasa bangga yang berlebihan dengan itu semua, dan mulailah perlakukan mereka yang kurang beruntung dengan rasa hormat dan saling menghargai. Buanglah jauh-jauh kesombongan Anda, dan mulailah belajar menjadi seseorang yang rendah hati.
“SATU-SATUNYA ORANG YANG DIIZINKAN DUDUK DI KA’BAH SAAT INI!!
Dia adalah TUKANG BERSIH-BERSIH. Bukan raja, bukan menteri, bukan pula pangeran, bukan pula ulama.
Allah ternyata lebih memilih dia dibanding yang lain. Uang, kekayaan, status, pangkat, dan keluarga tidak ada apa-apanya di hadapan Allah. Maka, singkirkanlah rasa bangga yang berlebihan dengan itu semua, dan mulailah perlakukan mereka yang kurang beruntung dengan rasa hormat dan saling menghargai. Buanglah jauh-jauh kesombongan Anda, dan mulailah belajar menjadi seseorang yang rendah hati.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelurusan Tim Cek Fakta Tempo, klaim bahwa orang yang ada di foto yang diunggah oleh sumber klaim adalah petugas kebersihan adalah klaim yang keliru.
Seseorang yang sedang berdoa di depan Ka’bah yang ada di foto itu adalah polisi Arab Saudi yang bertugas di Masjidil Haram.
Foto tersebut dijepret oleh fotografer Associated Press (AP), Amr Nabil, pada 6 Maret 2020. Namun, menurut keterangan foto di situs AP, pria tersebut bukanlah tukang bersih-bersih, melainkan polisi.
Berikut keterangan foto yang ditulis AP: “Seorang polisi Saudi berdoa di depan Ka’bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, di kota suci muslim Mekkah, Arab Saudi, Sabtu, 7 Maret 2020. Arab Saudi mengosongkan situs suci Islam untuk sterilisasi atas kekhawatiran terhadap virus Corona baru.”
Dilansir dari situs berita Turki, Erzurum Sayfasi, foto jepretan Amr Nabil itu memang telah dipelintir. Menurut berbagai unggahan di media sosial, hanya staf kebersihan yang diizinkan beribadah di Ka’bah ketika tempat suci umat Islam itu ditutup sejak pandemi Covid-19.
Namun, dikutip dari situs berita Arab Saudi, Sawaleif, saat salat tarawih pertama kemarin, terdapat beberapa jamaah yang melakukan salat di depan Ka’bah. Meskipun begitu, kebanyakan dari mereka adalah petugas administrasi masjid atau staf bagian wakah.
Dilansir dari berita di Liputan6.com pada 23 April 2020, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengizinkan salat tarawih berjamaah digelar di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Namun, salat tersebut dilakukan dengan pengurangan rakaat menjadi sepuluh atau hanya lima kali salam.
Sebelumnya, pada pekan kedua April, salat tarawih berjamaah selama Ramadan di masjid-masjid Arab Saudi sempat dilaporkan bakal ditiadakan. Pada 21 April lalu, pemerintah Arab Saudi juga memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Itikaf pun ditangguhkan.
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, membenarkan izin salat tarawih oleh Raja Salman tersebut. Namun, salat tarawih itu terbatas untuk petugas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sementara masyarakat umum tidak diperbolehkan.
“Kena aturan jam malam,” kata Agus.
Adapun dikutip dari Kumparan.com, saf salat tarawih di Masjidil Haram saat ini terlihat renggang, tidak lagi rapat seperti awal Ramadan. Jamaah pun tidak banyak, lantaran penutupan Masjidil Haram. Yang diperbolehkan masuk hanya para staf dan imam, dengan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Seseorang yang sedang berdoa di depan Ka’bah yang ada di foto itu adalah polisi Arab Saudi yang bertugas di Masjidil Haram.
Foto tersebut dijepret oleh fotografer Associated Press (AP), Amr Nabil, pada 6 Maret 2020. Namun, menurut keterangan foto di situs AP, pria tersebut bukanlah tukang bersih-bersih, melainkan polisi.
Berikut keterangan foto yang ditulis AP: “Seorang polisi Saudi berdoa di depan Ka’bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, di kota suci muslim Mekkah, Arab Saudi, Sabtu, 7 Maret 2020. Arab Saudi mengosongkan situs suci Islam untuk sterilisasi atas kekhawatiran terhadap virus Corona baru.”
Dilansir dari situs berita Turki, Erzurum Sayfasi, foto jepretan Amr Nabil itu memang telah dipelintir. Menurut berbagai unggahan di media sosial, hanya staf kebersihan yang diizinkan beribadah di Ka’bah ketika tempat suci umat Islam itu ditutup sejak pandemi Covid-19.
Namun, dikutip dari situs berita Arab Saudi, Sawaleif, saat salat tarawih pertama kemarin, terdapat beberapa jamaah yang melakukan salat di depan Ka’bah. Meskipun begitu, kebanyakan dari mereka adalah petugas administrasi masjid atau staf bagian wakah.
Dilansir dari berita di Liputan6.com pada 23 April 2020, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengizinkan salat tarawih berjamaah digelar di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Namun, salat tersebut dilakukan dengan pengurangan rakaat menjadi sepuluh atau hanya lima kali salam.
Sebelumnya, pada pekan kedua April, salat tarawih berjamaah selama Ramadan di masjid-masjid Arab Saudi sempat dilaporkan bakal ditiadakan. Pada 21 April lalu, pemerintah Arab Saudi juga memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Itikaf pun ditangguhkan.
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, membenarkan izin salat tarawih oleh Raja Salman tersebut. Namun, salat tarawih itu terbatas untuk petugas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sementara masyarakat umum tidak diperbolehkan.
“Kena aturan jam malam,” kata Agus.
Adapun dikutip dari Kumparan.com, saf salat tarawih di Masjidil Haram saat ini terlihat renggang, tidak lagi rapat seperti awal Ramadan. Jamaah pun tidak banyak, lantaran penutupan Masjidil Haram. Yang diperbolehkan masuk hanya para staf dan imam, dengan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Rujukan
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/760/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-foto-satu-satunya-orang-yang-boleh-duduk-di-kabah-saat-corona
- http://www.apimages.com/metadata/Index/Virus-Outbreak-Mideast-Saudi-Arabia/13190f76996740fc801878dbebc37843/20/0
- https://www.erzurumsayfasi.com/haber/kabe-ibadete-kapatilinca-sadece-bir-kisi-ibadet-etti-goruntu-gorevlerin-icini-burktu-h924.html
- https://sawaleif.com/أول-صلاة-تراويح-بالحرمين-الشريفين-وال-549881/
- https://www.liputan6.com/global/read/4235725/raja-salman-izinkan-sholat-tarawih-di-masjidil-haram-dan-masjid-nabawi-hanya-10-rakaat?source=search
- https://kumparan.com/kumparannews/saf-tarawih-berjemaah-di-masjidil-haram-renggang-ini-fatwanya-1tJHbja5vOn/full
[SALAH] “Data menunjukkan ACEH hanya 1 korban”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/05/2020
Berita
Sebuah unggahan dengan narasi “Data menunjukkan ACEH hanya 1 korban” beredar di media sosial Facebook. Informasi tersebut disebarkan oleh akun @FeniiResellerRgySkincare pada 29 April 2020 pukul 23.41 WIB. Hingga saat ini, unggahan milik akun Facebook @FeniiResellerRgySkincare telah mendapat 21 komentar dan dibagikan sebanyak 122 kali.
Hasil Cek Fakta
Pasca melakukan penelusuran lebih lanjut, unggahan milik @FeniiResellerRgySkincare diketahui tidak sesuai dengan fakta. Hal tersebut didapat setelah melakukan pencarian berdasarkan pemberitaan pada tanggal yang sama sesuai dengan unggahan milik @FeniiResellerRgySkincare yakni 29 April 2020.
Melansir dari medcom.id, mengacu kepada pemberitaan milik medcom.id pada tanggal 29 April 2020 berjudul “22 Orang Terindikasi Covid-19 Via Rapid Test di Aceh” diketahui bahwa pada tanggal tersebut jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Aceh mencapai 9 orang. Pasien tersebut terdiri dari empat orang dalam penanganan medis, empat orang telah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.
Sementara melansir dari situs resmi penanganan Covid-19 milik Pemerintah Provinsi Aceh covid19.acehprov.go.id, terhitung pada 1 Mei 2020, pukul 23.06 data menunjukkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 11 orang. Faktanya jumlah tersebut sangat jauh berbeda dengan narasi yang diunggah oleh akun @FeniiResellerRgySkincare. Unggahan milik @FeniiResellerRgySkincare masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Melansir dari medcom.id, mengacu kepada pemberitaan milik medcom.id pada tanggal 29 April 2020 berjudul “22 Orang Terindikasi Covid-19 Via Rapid Test di Aceh” diketahui bahwa pada tanggal tersebut jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Aceh mencapai 9 orang. Pasien tersebut terdiri dari empat orang dalam penanganan medis, empat orang telah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.
Sementara melansir dari situs resmi penanganan Covid-19 milik Pemerintah Provinsi Aceh covid19.acehprov.go.id, terhitung pada 1 Mei 2020, pukul 23.06 data menunjukkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 11 orang. Faktanya jumlah tersebut sangat jauh berbeda dengan narasi yang diunggah oleh akun @FeniiResellerRgySkincare. Unggahan milik @FeniiResellerRgySkincare masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Rujukan
- https://covid19.acehprov.go.id/
- https://regional.kompas.com/read/2020/05/01/16500011/update-covid-19-di-aceh-sumut-sumbar-riau-kepri-jambi-dan-bengkulu-1-mei
- https://www.medcom.id/nasional/daerah/5b2XG7nK-22-orang-terindikasi-covid-19-via-rapid-test-di-aceh
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/761/fakta-atau-hoaks-benarkah-korban-covid-19-di-aceh-hanya-satu-orang-karena-tetap-salat-berjamaah
- http://archive.fo/d8KRa
[SALAH] Info Resmi Polda DIY Ada Modus Baru Tindak Kriminal
Sumber: facebook.comTanggal publish: 01/05/2020
Berita
Beredar postingan yang diklaim berasal dari Polda DIY. Dalam narasi disebutkan bahwa Polda DIY menemukan modus tindak pidana baru yang diberi nama “JOGYA YESS." Berikut kutipan narasinya:
“Gw dapat info kek gini.. rawan gesss..
_
Info resmi dari polda DIY ada modus baru tindak kriminal
Yang diberi nama
JOGYA YESS
Kronologi
saat ini marak terjadi kriminal.
1. pelaku diturunkah n secara serentak jumlah banyak dengan kendaraan (box,truk)
biasanya menjelang magrib.
2. selanjutnya pelaku menyebar utk survey sasaran.
3. jika memungkinkan langsung eksekusi dan berkumpul di titik jemput.
4. jam operasi 21.00 s/d 05.00 pagi.
5. sasaran utk daerah pedesaan (ternak,hasil bumi) perampasan motor utk jalur2 sepi.
6. utk kantor/toko pelaku survey siang/sore. Mencatat jam2 rawan pergantian shift piket/tutup toko.
selanjutnya eksekusi.
sasaran dagangan/alat2 kantor.
7. perampasan tanpa survey. Sasaran orang/anak2 yg main HP di pinggir jalan. Perhiasan/tas dompet dll.
Modus pelaku keliling mencari sasaran pake motor.
saran :
1. waspada dg orang2 yg survey dgn modus cari dagangan,cari alamat,motor/mobil mogok disekitar sasaran.
2. waspada jam2 rawan diatas
3. perkuat sistem keamanan mandiri.
4. selalu komunikasi dan koordinasi dgn lingkungan sekitar.
*waspadalah kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan*
”
“Gw dapat info kek gini.. rawan gesss..
_
Info resmi dari polda DIY ada modus baru tindak kriminal
Yang diberi nama
JOGYA YESS
Kronologi
saat ini marak terjadi kriminal.
1. pelaku diturunkah n secara serentak jumlah banyak dengan kendaraan (box,truk)
biasanya menjelang magrib.
2. selanjutnya pelaku menyebar utk survey sasaran.
3. jika memungkinkan langsung eksekusi dan berkumpul di titik jemput.
4. jam operasi 21.00 s/d 05.00 pagi.
5. sasaran utk daerah pedesaan (ternak,hasil bumi) perampasan motor utk jalur2 sepi.
6. utk kantor/toko pelaku survey siang/sore. Mencatat jam2 rawan pergantian shift piket/tutup toko.
selanjutnya eksekusi.
sasaran dagangan/alat2 kantor.
7. perampasan tanpa survey. Sasaran orang/anak2 yg main HP di pinggir jalan. Perhiasan/tas dompet dll.
Modus pelaku keliling mencari sasaran pake motor.
saran :
1. waspada dg orang2 yg survey dgn modus cari dagangan,cari alamat,motor/mobil mogok disekitar sasaran.
2. waspada jam2 rawan diatas
3. perkuat sistem keamanan mandiri.
4. selalu komunikasi dan koordinasi dgn lingkungan sekitar.
*waspadalah kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan*
”
Hasil Cek Fakta
Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi tersebut tidak benar. Sebab, pihak Polda DIY sudah memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya. Adapun, diketahui pula bahwa konten tersebut tersebar pertama kali melalui pesan berantai Whatsapp.
Melalui akun media sosial Instagram (@poldajogja), Facebook (Polda D.I. Yogyakarta), dan Twitter (@PoldaJogja), pihak Polda DIY menyatakan bahwa informasi tersebut tidak berasal dari pihaknya. Berikut kutipan klarifikasi pihak Polda DIY dalam akun media sosialnya:
[…] Telah beredar informasi di grup WhatsApp yang menginformasikan bahwa pihak Polda DIY telah mengeluarkan info resmi terkait modus baru tindak kriminal.
.
Perlu kami sampaikan bahwa, Polda DIY tidak pernah mengeluarkan informasi sebagaimana disebutkan di atas.
.
#poldadiy #poldajogja #hoax #stophoax […]
Melalui akun media sosial Instagram (@poldajogja), Facebook (Polda D.I. Yogyakarta), dan Twitter (@PoldaJogja), pihak Polda DIY menyatakan bahwa informasi tersebut tidak berasal dari pihaknya. Berikut kutipan klarifikasi pihak Polda DIY dalam akun media sosialnya:
[…] Telah beredar informasi di grup WhatsApp yang menginformasikan bahwa pihak Polda DIY telah mengeluarkan info resmi terkait modus baru tindak kriminal.
.
Perlu kami sampaikan bahwa, Polda DIY tidak pernah mengeluarkan informasi sebagaimana disebutkan di atas.
.
#poldadiy #poldajogja #hoax #stophoax […]
Kesimpulan
Berdasarkan klarifikasi tersebut, maka konten yang tersebar itu tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1174013439597856/
- https://turnbackhoax.id/2020/05/01/salah-info-resmi-polda-diy-ada-modus-baru-tindak-kriminal/
- https://www.instagram.com/p/B_lmBsOHN3O/?igshid=zha17rjyb53z
- https://web.facebook.com/humaspoldajogja/photos/a.1199779503442075/2859222434164432/?type=3&theater
- https://twitter.com/PoldaJogja/status/1255678777536811009
Halaman: 7484/8506


