Bukan fasilitas karantina khusus untuk TKA Cina. Bangunan itu adalah Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang didirikan oleh Yayasan Artha Graha Peduli yang difungsikan sebagai sarana melakukan Rapid Test Covid-19.
Akun Cindy Maheswary (fb.com/cindy.maheswary) mengunggah beberapa gambar tangkapan layar dengan narasi sebagai berikut:
“Yg dekat ke pantai puntih Ancol boleh di cek ini ???
Rezim togog Bedebah pasilitasi karantina khusus untuk TKA SILUMAN CHINA
REZIM BOTOL”
Gambar itu adalah gambar tangkapan layar dari tweet akun Twitter MpuAnon yang berisi narasi “Apa ada yang kalian kenal terpapar COVID-19 kemudian dirawat di sini? Lokasi di jalan Pasir Putih Ancol” dan disertai foto bangunan berwarna putih.
[SALAH] “Rezim togog Bedebah pasilitasi karantina khusus untuk TKA SILUMAN CHINA”
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 06/04/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran anggota grup Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), klaim bahwa foto bangunan berwarna putih itu adalah fasilitas karantina khusus untuk TKA Cina adalah klaim yang salah.
Bangunan itu adalah Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang didirikan oleh Yayasan Artha Graha Peduli yang difungsikan sebagai sarana melakukan Rapid Test Covid-19.
“AGP Bersama-sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi, Sinarmas, Indofood, dan Central Omega Resources berharap dengan mendirikan Rumkitlap ini dapat mengajak dan menggugah hati dari para stakeholder dan pengusaha lain agar dapat memberikan kontribusi dan keprihatinan terhadap negara kita yang sedang menghadapi bencana wabah Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah lain,” ujar Juru bicara Artha Graha Peduli, Hanna Lilies Puspawati dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2020).
“Tentunya dengan keterbatasan alat yang ada, kami membuat beberapa kriteria sebagai bahan pertimbangan dalam memutuskan siapa yang tepat untuk diprioritaskan,” kata Wadirut PT Bank Artha Graha International Tbk Christina, Sabtu (28/3).
Hanna Lilies Puspawati menyampaikan bahwa saat ini Rumkitlap masih diprioritaskan bagi para pekerja Artha Graha Group, Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), dan mitra Artha Graha, serta masyarakat umum yang tinggal sekitar radius 500 meter dari rumkitlap.
Jika ada warga di luar radius 500 meter, yang ingin melakukan tes tersebut, dia menyatakan bisa mendaftarkan diri secara daring ke Sekretariat Rumkitlap AGP dengan persyaratan kesehatan sesuai yang ditentukan.
Adapun kriteria yang disarankan adalah orang yang menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, radang tenggorokan, sesak kurang lebih 14 hari terakhir.
Selain itu, mereka yang komorbid atau memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, darah tinggi, asma, gagal ginjal, jantung atau stroke.
Kriteria terakhir adalah orang yang mungkin secara fisik sehat, tapi ada kontak atau di sekitarnya (keluarga, teman kerja, tetangga dekat) sudah terduga atau positif terpapar Covid-19 dalam 14 hari terakhir.
AGP mengajak para pengusaha, khususnya yang bergabung di Kadin, untuk bersama-sama berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah-wilayah lain sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan Rapid Test Covid-19 tanpa harus ke RS rujukan.
Berdasarkan hasil penelusuran anggota grup Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), klaim bahwa foto bangunan berwarna putih itu adalah fasilitas karantina khusus untuk TKA Cina adalah klaim yang salah.
Bangunan itu adalah Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang didirikan oleh Yayasan Artha Graha Peduli yang difungsikan sebagai sarana melakukan Rapid Test Covid-19.
“AGP Bersama-sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi, Sinarmas, Indofood, dan Central Omega Resources berharap dengan mendirikan Rumkitlap ini dapat mengajak dan menggugah hati dari para stakeholder dan pengusaha lain agar dapat memberikan kontribusi dan keprihatinan terhadap negara kita yang sedang menghadapi bencana wabah Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah lain,” ujar Juru bicara Artha Graha Peduli, Hanna Lilies Puspawati dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2020).
“Tentunya dengan keterbatasan alat yang ada, kami membuat beberapa kriteria sebagai bahan pertimbangan dalam memutuskan siapa yang tepat untuk diprioritaskan,” kata Wadirut PT Bank Artha Graha International Tbk Christina, Sabtu (28/3).
Hanna Lilies Puspawati menyampaikan bahwa saat ini Rumkitlap masih diprioritaskan bagi para pekerja Artha Graha Group, Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), dan mitra Artha Graha, serta masyarakat umum yang tinggal sekitar radius 500 meter dari rumkitlap.
Jika ada warga di luar radius 500 meter, yang ingin melakukan tes tersebut, dia menyatakan bisa mendaftarkan diri secara daring ke Sekretariat Rumkitlap AGP dengan persyaratan kesehatan sesuai yang ditentukan.
Adapun kriteria yang disarankan adalah orang yang menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, radang tenggorokan, sesak kurang lebih 14 hari terakhir.
Selain itu, mereka yang komorbid atau memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, darah tinggi, asma, gagal ginjal, jantung atau stroke.
Kriteria terakhir adalah orang yang mungkin secara fisik sehat, tapi ada kontak atau di sekitarnya (keluarga, teman kerja, tetangga dekat) sudah terduga atau positif terpapar Covid-19 dalam 14 hari terakhir.
AGP mengajak para pengusaha, khususnya yang bergabung di Kadin, untuk bersama-sama berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah-wilayah lain sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan Rapid Test Covid-19 tanpa harus ke RS rujukan.
Rujukan
[SALAH] Poster Gubernur Lampung “Hari Kamis, Tgl 7 April 2020 Kami Menutup Akses Masuk Gerbang Bakauheni”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 05/04/2020
Berita
Beredar poster di Whatsapp yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan menutup akses masuk gerbang Bakauheni pada Kamis, 7 April 2020 hingga Jumat, 29 Mei 2020. Dalam poster tersebut terdapat foto Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan lambang Pemprov Lampung. Berikut kutipan narasi dalam poster tersebut:
“Tabikpun...
Kami atas nama keluarga
besar Lampung,menerima
dengan bahagia keluarga
kami yang saat ini masih ada
diperantauan.
Dengan syarat,mengikuti prosedur ditiap pos2 pengawasan
BPBN Lampung.
Dengan ini kami memberi
waktu kepada keluarga
besar kami yang masih diperantauan...hingga
Hari Kamis, Tgl 7 April 2020.
Kami menutup akses masuk
gerbang Bakauheni,dan akan
membuka kembali pada
hari Jumat,tgl 29 Mei 2020.
LINDUNGI ORANG TUA, ADIK KAKAK
SANAK SAUDARA DI KAMPUNG.”
“Tabikpun...
Kami atas nama keluarga
besar Lampung,menerima
dengan bahagia keluarga
kami yang saat ini masih ada
diperantauan.
Dengan syarat,mengikuti prosedur ditiap pos2 pengawasan
BPBN Lampung.
Dengan ini kami memberi
waktu kepada keluarga
besar kami yang masih diperantauan...hingga
Hari Kamis, Tgl 7 April 2020.
Kami menutup akses masuk
gerbang Bakauheni,dan akan
membuka kembali pada
hari Jumat,tgl 29 Mei 2020.
LINDUNGI ORANG TUA, ADIK KAKAK
SANAK SAUDARA DI KAMPUNG.”
Hasil Cek Fakta
Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa poster tersebut merupakan hasil suntingan. Hal itu diketahui berdasarkan klarifikasi Pemprov Lampung melalui kanal-kanal media sosialnya. Berikut beberapa kutipan dari kanal-kanal media sosial Pemprov Lampung:
Facebook:
[…] Gambar Bertuliskan Menerima Dengan Bahagia Keluarga Kami dari Perantauan ......". Adalah HOAX .
Siapapun Pembuat dan Penyebar berita HOAX diancam dengan PIDANA karena telah menyebarkan informasi hoax. Merujuk UU ITE, dalam Pasal 45A ayat (1), setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan dipidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.
@arinal_djunaidi @mbak_nunik @rianasariarinal
Dapatkan Informasi terkini tentang Pemprov. Lampung hanya di:
www.lampungprov.go.id
IG : @pemprov.lampung
IG : @diskominfotik.lampung
FB: Dinas Kominfotik Prov. Lampung
Youtube Channel: Diskominfotik Provinsi
Twitter: @KominfotikLpg
Manfaatkan juga saluran informasi lainnya....
PPID: www.ppid.lampungprov.go.id
Call Center: 0811-790-5000 (24 jam)
(Tiada Hari Tanpa Informasi).
Diskominfotik Provinsi Lampung ⠀
???? Jl.W.Monginsidi No. 69 Teluk Betung B.Lampung
???? www.diskominfotik.lampungprov.go.id […]
Twitter:
[…] Gambar Bertuliskan Menerima Dengan Bahagia Keluarga Kami dari Perantauan ......". Adalah HOAX .
Siapapun Pembuat dan Penyebar berita HOAX diancam dengan PIDANA karena telah menyebarkan informasi hoax. […]
Instagram:
[…] Breaking news!!!! .
.
Berita atau info tsb adalah HOAX..
ada oknum tidak bertanggungjawab yang telah mengubah himbauan Gubernur Lampung untuk sementara waktu tidak pulang kampung untuk antisipasi penyebaran virus corona
.
.
.
@arinal_djunaidi @mbak_nunik @rianasariarinal
Dapatkan Informasi terkini tentang Pemprov. Lampung hanya di:
www.lampungprov.go.id
IG : @pemprov.lampung
IG : @diskominfotik.lampung
FB: Dinas Kominfotik Prov. Lampung
Youtube Channel: Diskominfotik Provinsi
Twitter: @KominfotikLpg
Manfaatkan juga saluran informasi lainnya....
PPID: www.ppid.lampungprov.go.id
Call Center: 0811-790-5000 (24 jam)
(Tiada Hari Tanpa Informasi). […]
Selain itu, di kanal-kanal media sosialnya, Pemprov Lampung menampilkan perbandingan poster yang beredar dengan poster aslinya. Perubahan terjadi pada bagian imbauan Gubernur Arinal.
Adapun, Kepala Dishub Lampung Bambang Sumbogo juga membantah informasi dalam poster tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi yang menyebut pintu masuk pulau Sumatera itu ditutup adalah hoaks. Karenanya, dia meminta warga tidak mempercayai informasi tersebut.
“Hoaks itu, pelabuhan Bakauheni tidak ditutup. Masyarakat juga kami minta jangan percaya mengenai informasi yang menyebutkan Pelabuhan Bakauheni ditutup,” beber Bambang.
Dia menambahkan, meskipun tidak ditutup, namun pihak ASDP Pelabuhan Bakauheni telah menerapkan beberapa protokol kesehatan pada penumpang yang akan menyeberang. Baik dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Lampung atau sebaliknya.
“Ya kami sudah menerapkan protokoler kesehatan di pelabuhan, sebelum masuk penumpang diminta mencuci tangannya. Kemudian di cek menggunakan thermo gun, tetap diminta social distancing baik didalam pembayaran maupun selama perjalanannya. Dan di kapal kami minta juga tetap dilakukan pengecekan suhu itu,” tambah Bambang.
Facebook:
[…] Gambar Bertuliskan Menerima Dengan Bahagia Keluarga Kami dari Perantauan ......". Adalah HOAX .
Siapapun Pembuat dan Penyebar berita HOAX diancam dengan PIDANA karena telah menyebarkan informasi hoax. Merujuk UU ITE, dalam Pasal 45A ayat (1), setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan dipidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.
@arinal_djunaidi @mbak_nunik @rianasariarinal
Dapatkan Informasi terkini tentang Pemprov. Lampung hanya di:
www.lampungprov.go.id
IG : @pemprov.lampung
IG : @diskominfotik.lampung
FB: Dinas Kominfotik Prov. Lampung
Youtube Channel: Diskominfotik Provinsi
Twitter: @KominfotikLpg
Manfaatkan juga saluran informasi lainnya....
PPID: www.ppid.lampungprov.go.id
Call Center: 0811-790-5000 (24 jam)
(Tiada Hari Tanpa Informasi).
Diskominfotik Provinsi Lampung ⠀
???? Jl.W.Monginsidi No. 69 Teluk Betung B.Lampung
???? www.diskominfotik.lampungprov.go.id […]
Twitter:
[…] Gambar Bertuliskan Menerima Dengan Bahagia Keluarga Kami dari Perantauan ......". Adalah HOAX .
Siapapun Pembuat dan Penyebar berita HOAX diancam dengan PIDANA karena telah menyebarkan informasi hoax. […]
Instagram:
[…] Breaking news!!!! .
.
Berita atau info tsb adalah HOAX..
ada oknum tidak bertanggungjawab yang telah mengubah himbauan Gubernur Lampung untuk sementara waktu tidak pulang kampung untuk antisipasi penyebaran virus corona
.
.
.
@arinal_djunaidi @mbak_nunik @rianasariarinal
Dapatkan Informasi terkini tentang Pemprov. Lampung hanya di:
www.lampungprov.go.id
IG : @pemprov.lampung
IG : @diskominfotik.lampung
FB: Dinas Kominfotik Prov. Lampung
Youtube Channel: Diskominfotik Provinsi
Twitter: @KominfotikLpg
Manfaatkan juga saluran informasi lainnya....
PPID: www.ppid.lampungprov.go.id
Call Center: 0811-790-5000 (24 jam)
(Tiada Hari Tanpa Informasi). […]
Selain itu, di kanal-kanal media sosialnya, Pemprov Lampung menampilkan perbandingan poster yang beredar dengan poster aslinya. Perubahan terjadi pada bagian imbauan Gubernur Arinal.
Adapun, Kepala Dishub Lampung Bambang Sumbogo juga membantah informasi dalam poster tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi yang menyebut pintu masuk pulau Sumatera itu ditutup adalah hoaks. Karenanya, dia meminta warga tidak mempercayai informasi tersebut.
“Hoaks itu, pelabuhan Bakauheni tidak ditutup. Masyarakat juga kami minta jangan percaya mengenai informasi yang menyebutkan Pelabuhan Bakauheni ditutup,” beber Bambang.
Dia menambahkan, meskipun tidak ditutup, namun pihak ASDP Pelabuhan Bakauheni telah menerapkan beberapa protokol kesehatan pada penumpang yang akan menyeberang. Baik dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Lampung atau sebaliknya.
“Ya kami sudah menerapkan protokoler kesehatan di pelabuhan, sebelum masuk penumpang diminta mencuci tangannya. Kemudian di cek menggunakan thermo gun, tetap diminta social distancing baik didalam pembayaran maupun selama perjalanannya. Dan di kapal kami minta juga tetap dilakukan pengecekan suhu itu,” tambah Bambang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka poster yang beredar atas nama Pemprov Lampung dan Gubernur Arinal merupakan hasil suntingan. Oleh sebab itu, poster tersebut masuk ke dalam kategori Manipulated Content atau Konten yang Dimanipulasi.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1152914145041119/
- https://turnbackhoax.id/2020/04/05/salah-poster-gubernur-lampung-hari-kamis-tgl-7-april-2020-kami-menutup-akses-masuk-gerbang-bakauheni/
- https://web.facebook.com/photo.php?fbid=240339313756560&set=a.116332289490597&type=3&theater
- https://twitter.com/KominfotikLpg/status/1246355748361138176
- https://www.instagram.com/p/B-i3stVAP84/
- https://kumparan.com/lampunggeh/pemprov-lampung-soal-poster-gubernur-menyambut-perantau-yang-mudik-hoaks-1t9pJar2tIp?utm_medium=post&utm_source=Twitter&utm_campaign=int
- https://www.lampung77.com/imbauan-gubernur-lampung-diubah-penutupan-bakauheni-hoax/
[SALAH] Menaruh Amoxilin Dalam Tandon Air Dapat Menangkal Covid-19
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 04/04/2020
Berita
Bukan untuk menangkal virus. Amoxicillin adalah obat untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri dan merupakan obat antibiotik golongan penicillin serta tidak boleh sembarangan dalam menggunakannya tanpa resep dokter karena efeknya adalah munculnya superbakteri, yaitu bakteri yang resisten terhadap antibiotik seperti Amoxilin.
[NARASI]:
(1). Pesen dari Habib Ja’far bin Muhammad bin Hamid, taruh 2 biji obat amoxicillin ke dalam tandon air di rumah, jangan dilogika karena ini yang disampaikan kepada Pak Luhut Binsar Panjaitan dan sudah dilaksanakan di rumah keprisedenana dan dinas-dinas lain.
(2). Wabah COVID-19, Berikut Ijazah Habib Ja’far Bin Muhammad Al-Kaff
Monggo kami menyampaikan pesan beliau Al Habib Ja’far Bin Muhammad Al-Kaff, agar tandon air kita diberi Amoxilin dua butir dengan diawali tawassul Fatihah kepada beliau.
Semoga kita semuanya umumnya bangsa Indonesia, diselamatkan dari Wabah COVID-19, tetap iman Islam dan akhir hayat husnul khotimah, Amiin
[Sumber : Sya’roni emwece]
Contoh redaksi tawassul seperti di bawah ini :
[NARASI]:
(1). Pesen dari Habib Ja’far bin Muhammad bin Hamid, taruh 2 biji obat amoxicillin ke dalam tandon air di rumah, jangan dilogika karena ini yang disampaikan kepada Pak Luhut Binsar Panjaitan dan sudah dilaksanakan di rumah keprisedenana dan dinas-dinas lain.
(2). Wabah COVID-19, Berikut Ijazah Habib Ja’far Bin Muhammad Al-Kaff
Monggo kami menyampaikan pesan beliau Al Habib Ja’far Bin Muhammad Al-Kaff, agar tandon air kita diberi Amoxilin dua butir dengan diawali tawassul Fatihah kepada beliau.
Semoga kita semuanya umumnya bangsa Indonesia, diselamatkan dari Wabah COVID-19, tetap iman Islam dan akhir hayat husnul khotimah, Amiin
[Sumber : Sya’roni emwece]
Contoh redaksi tawassul seperti di bawah ini :
Hasil Cek Fakta
[PENJELASAN]:
Belum lama ini, beredar informasi di media sosial khusunya pesan berantai whatsapp yang mengklaim bahwa obat Amoxicilin dapat mencegah virus corona baru atau Covid-19 dengan meletakkannya dalam tandon air.
Pada pesan yang beredar, disebutkan juga bahwa metode itu merupakan pesan dari Habib ja’far muhammad bin hamid dan cara ini sudah disampaikan kepada pak Luhut Binsar Panjaitan dan sudah diterapkan dirumah kepresidenan.
Setelah ditelusuri, Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjadjaran, Keri Lestari, mengatakan, tidak ada keterangan yang jelas soal fungsi tandon air yang dicampur amoxicillin dalam pesan tersebut. Menurutnya, jika memang untuk membunuh virus, harus jelas mekanismenya.
“Yang kedua, amoxcillin ini bukan untuk virus. Nah, sementara amoxicillin itu [obat] antibiotik yang sudah resisten (kebal) terhadap bakteri juga,” ungkapnya kepada kumparan, Minggu (29/3).
Ia menambahkan, logikanya jika memang untuk antibakteri dalam tubuh kemudian supaya daya tahan tubuh meningkat, itu juga kurang tepat. Sebab, lanjut Keri, penggunaan antibiotik ini harus dengan resep dokter. Jika tidak, maka bisa menyebabkan resistensi (kebal).
“Kalau misalkan itu akan digunakan mencegah COVID-19, mekanisme kerjanya bagaimana, apakah membunuh virusnya? Nah jelas enggak karena antibiotik. Atau dia akan katakanlah, meningkatkan daya tahan tubuh, itu juga enggak,” tandasnya.
Dilansir dari hellosehat.com, amoxicillin adalah obat untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Amoxicillin adalah obat antibiotik golongan penicillin.
Obat amoxicillin bekerja menghentikan bakteri berkembang biak dan membunuh bakteri penyebab infeksi dalam tubuh. Antibiotik ini harus didapatkan dan dikonsumsi berdasarkan resep dokter. Amoxicillin tidak bisa dibeli secara bebas.
Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri. Obat amoxicillin tidak akan bekerja memberantasi infeksi virus, seperti pilek dan flu. Penggunaan antibiotik secara sembarangan atau yang tidak perlu dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.
======
Belum lama ini, beredar informasi di media sosial khusunya pesan berantai whatsapp yang mengklaim bahwa obat Amoxicilin dapat mencegah virus corona baru atau Covid-19 dengan meletakkannya dalam tandon air.
Pada pesan yang beredar, disebutkan juga bahwa metode itu merupakan pesan dari Habib ja’far muhammad bin hamid dan cara ini sudah disampaikan kepada pak Luhut Binsar Panjaitan dan sudah diterapkan dirumah kepresidenan.
Setelah ditelusuri, Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjadjaran, Keri Lestari, mengatakan, tidak ada keterangan yang jelas soal fungsi tandon air yang dicampur amoxicillin dalam pesan tersebut. Menurutnya, jika memang untuk membunuh virus, harus jelas mekanismenya.
“Yang kedua, amoxcillin ini bukan untuk virus. Nah, sementara amoxicillin itu [obat] antibiotik yang sudah resisten (kebal) terhadap bakteri juga,” ungkapnya kepada kumparan, Minggu (29/3).
Ia menambahkan, logikanya jika memang untuk antibakteri dalam tubuh kemudian supaya daya tahan tubuh meningkat, itu juga kurang tepat. Sebab, lanjut Keri, penggunaan antibiotik ini harus dengan resep dokter. Jika tidak, maka bisa menyebabkan resistensi (kebal).
“Kalau misalkan itu akan digunakan mencegah COVID-19, mekanisme kerjanya bagaimana, apakah membunuh virusnya? Nah jelas enggak karena antibiotik. Atau dia akan katakanlah, meningkatkan daya tahan tubuh, itu juga enggak,” tandasnya.
Dilansir dari hellosehat.com, amoxicillin adalah obat untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Amoxicillin adalah obat antibiotik golongan penicillin.
Obat amoxicillin bekerja menghentikan bakteri berkembang biak dan membunuh bakteri penyebab infeksi dalam tubuh. Antibiotik ini harus didapatkan dan dikonsumsi berdasarkan resep dokter. Amoxicillin tidak bisa dibeli secara bebas.
Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri. Obat amoxicillin tidak akan bekerja memberantasi infeksi virus, seperti pilek dan flu. Penggunaan antibiotik secara sembarangan atau yang tidak perlu dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.
======
Rujukan
[SALAH] “China memang bener” jahat mengirim baju” bundle pakaian bekas di pakai orang” Yg sudah mati akibat virus”
Sumber: Media OnlineTanggal publish: 04/04/2020
Berita
Foto lama dan TIDAK ada kaitannya dengan wabah virus Corona COVID-19. Foto pakaian dalam kantong-kantong plastik tersebut ditemukan pertama kali di internet pada 5 September 2010, jauh sebelum mewabahnya virus Corona Covid-19 sejak Desember 2019 lalu.
Akun Twitter sarang hamnida (twitter.com/kharimakharima1) mengunggah sebuah video dengan narasi :
“Yaa Allah …China memang bener” jahat …mengirim baju” bundle pakaian bekas di pakai orang” Yg sudah mati akibat virus …jgn beli apa”pun barang dr China …”
Video itu berisi foto pakaian dalam puluhan kantong plastik.
Akun Twitter sarang hamnida (twitter.com/kharimakharima1) mengunggah sebuah video dengan narasi :
“Yaa Allah …China memang bener” jahat …mengirim baju” bundle pakaian bekas di pakai orang” Yg sudah mati akibat virus …jgn beli apa”pun barang dr China …”
Video itu berisi foto pakaian dalam puluhan kantong plastik.
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa foto pakaian dalam kantong plastik dalam video itu adalah pakaian bekas dipakai orang-orang sudah meninggal akibat virus kiriman dari China adalah klaim yang salah.
Foto pakaian dalam kantong-kantong plastik tersebut ditemukan pertama kali di internet pada 5 September 2010, jauh sebelum mewabahnya virus Corona Covid-19 sejak Desember 2019 lalu. Foto tersebut sering dipakai untuk menjadi ilustrasi oleh perusahaan-perusahaan penyedia pakaian bekas.
Salah satunya oleh situs Department Store Liquidations, perusahaan penyedia pakaian bekas yang berpusat di Amerika Serikat. Perusahaan itu menyatakan bahwa mereka menyediakan berbagai jenis pakaian bekas, mulai dari kaos, kemeja, celana, rok, hingga gaun.
Kemudian, pada 10 Juni 2016, Shree Impex, perusahaan penyedia pakaian bekas yang bermarkas di Gujarat, India, menggunakan foto itu dalam situs Eksportersindia.com. Situs ini merupakan situs jual-beli yang berbasis di India. Oleh Shree Impex, foto tersebut digunakan sebagai ilustrasi atas produk yang dijualnya, yakni pakaian bekas.
Sementara itu, dikutip dari Huffpost, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menjelaskan bahwa virus Corona Covid-19 biasanya tersebar melalui tetesan atau droplet ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk ketimbang melalui benda yang terkontaminasi. Namun, CDC mencatat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa virus Corona Covid-19 dapat bertahan selama berjam-jam di permukaan sebuah benda, termasuk pakaian.
Menurut spesialis kesehatan masyarakat Carol Winner, pakaian dapat menahan droplet. Pakaian memang dapat mengering seiring waktu dan menonaktifkan virus. Namun, menurut dia, tidak berarti bahwa pengeringan tersebut terjadi dengan cepat.
Meskipun begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa menerima paket dari Cina tidak akan membuat seseorang tertular virus Corona Covid-19. Berdasarkan analisa WHO, virus Corona tidak akan bertahan lama pada benda-benda, seperti paket.
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa foto pakaian dalam kantong plastik dalam video itu adalah pakaian bekas dipakai orang-orang sudah meninggal akibat virus kiriman dari China adalah klaim yang salah.
Foto pakaian dalam kantong-kantong plastik tersebut ditemukan pertama kali di internet pada 5 September 2010, jauh sebelum mewabahnya virus Corona Covid-19 sejak Desember 2019 lalu. Foto tersebut sering dipakai untuk menjadi ilustrasi oleh perusahaan-perusahaan penyedia pakaian bekas.
Salah satunya oleh situs Department Store Liquidations, perusahaan penyedia pakaian bekas yang berpusat di Amerika Serikat. Perusahaan itu menyatakan bahwa mereka menyediakan berbagai jenis pakaian bekas, mulai dari kaos, kemeja, celana, rok, hingga gaun.
Kemudian, pada 10 Juni 2016, Shree Impex, perusahaan penyedia pakaian bekas yang bermarkas di Gujarat, India, menggunakan foto itu dalam situs Eksportersindia.com. Situs ini merupakan situs jual-beli yang berbasis di India. Oleh Shree Impex, foto tersebut digunakan sebagai ilustrasi atas produk yang dijualnya, yakni pakaian bekas.
Sementara itu, dikutip dari Huffpost, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menjelaskan bahwa virus Corona Covid-19 biasanya tersebar melalui tetesan atau droplet ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk ketimbang melalui benda yang terkontaminasi. Namun, CDC mencatat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa virus Corona Covid-19 dapat bertahan selama berjam-jam di permukaan sebuah benda, termasuk pakaian.
Menurut spesialis kesehatan masyarakat Carol Winner, pakaian dapat menahan droplet. Pakaian memang dapat mengering seiring waktu dan menonaktifkan virus. Namun, menurut dia, tidak berarti bahwa pengeringan tersebut terjadi dengan cepat.
Meskipun begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa menerima paket dari Cina tidak akan membuat seseorang tertular virus Corona Covid-19. Berdasarkan analisa WHO, virus Corona tidak akan bertahan lama pada benda-benda, seperti paket.
Rujukan
Halaman: 7701/8681






