• [SALAH] “jelaslah, siapa mereka”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 15/05/2019

    Berita

    “Mereka ini berfoto diwarung Martabaknya anaknya Jokowi. Kawan2 bisa liat didinding belakang mereka ada gambar simbol apa? Hmmm…jelaslah, siapa mereka….”

    mural jokowi

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan isu yang sudah diklarifikasi di 2015: “”Mata satu atau mulat satu di Markobar mempunyai arti penyatuan visi dan misi antara saya (Gibran) dan Arif (Arif Setyobudi salah satu pemilik Markobar). Satu bahasa dan satu pandangan dalam menjalankan bisnis ke depan,””. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Merdeka.com
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] AM Hendropriyono Dirawat di Singapur

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 15/05/2019

    Berita

    Postingan tentang AM Hendropriyono, Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) dilarikan ke rumah sakit lantaran penyakit punggungnya. Pada narasi, disebutkan bahwa sakitnya Hendropriyono lantaran lantaran “Mubahalah” dari Habib RS (dugaan singkatan dari Rizieq Shihab) dan disertai fotonya terbaring di rumah sakit. Berikut kutipan narasinya:

    MUBAHALAH HABIB RS MANJUR !!
    AM HENDROPRIYONO ATIT !!
    KINI DIRAWAT DI SINGAPORE.
    OPERASI TULANG BELAKANG YG TAK KUNJUNG SEMBUH.

    Hasil Cek Fakta

    Dari hasil penelusuran, kabar mengenai sakitnya Hendropriyono merupakan peristiwa yang sudah lama. Pada tahun 2014, tepatnya di bulan September, Hendropriyono pernah dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto lantaran terjadi pembengkakan bekas operasi tulang punggungnya. Berikut kutipan pemberitaannya:

    [….] Bengkak Habis Operasi, Hendropriyono Membaik

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi kesehatan Abdullah Makhmud Hendropriyono dikabarkan mulai membaik, meskipun belum sepenuhnya normal. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945, itu mulai dirawat di RSPAD sejak tiga hari lalu karena mengalami pembengkakan di sekitar tulang belakangnya.

    "Tiga hari yang lalu memang terjadi pembengkakan, sehingga harus dibawa ke RSPAD Gatot Subroto," ujar menantu Hendro, Andika Perkasa, yang dihubungi via telepon, Ahad, 21 September 2014.

    Menurut Andika, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AD berpangkat brigadir jenderal, kondisi fisik Hendro memang belum sepenuhnya pulih setelah dua minggu lalu menjalani operasi tulang belakang di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. "Dia terlalu banyak bergerak," ujarnya. (Baca: Jokowi Ramai Dikecam karena Pilih Hendro)

    Andika tak tahu persis aktivitas Hendropriyono sepulang dari Singapura sehingga mengalami pembengkakan. "Kurang tahu aktivitasnya apa," katanya. Namun Andika mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran berlebih ihwal penyakit Hendropriyono. "Tapi belum pada kondisi yang normal juga."

    Saat ini, ujar Andika, pembengkakan tulang belakang sudah mulai mengempis. "Membaik kondisinya," katanya. Dengan demikian, kata Andika, mulai Ahad ini, Hendropriyono sudah bisa pulang ke kediamannya. "Hari ini sudah mulai siap-siap pulang."

    Hendropriyono, yang kini menjadi anggota Dewan Penasihat Tim Transisi Jokowi-JK, banyak disebut masuk bursa calon menteri. Kabar lain menyebutkan ia menyodorkan nama untuk menempati posisi Kepala BIN dan bersaing dengan tokoh lain yang juga menyorongkan nama, yakni Jenderal (Purnawirawan) Luhut Binsar Panjaitan. Hendro selama ini dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan Megawati Soekarnoputri. Adapun Luhut dikenal dekat sejak lama dengan Joko Widodo. […]

    Selain berita itu, ada lagi berita lainnya yang mengabarkan tentang Hendropriyono yang sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto. Berikut kutipan beritanya:

    […] Tiga Hari di RSPAD, Hendropriyono Mulai Pulih

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi kesehatan anggota Dewan Penasihat Tim Transisi Jokowi-JK, Abdullah Makhmud Hendropriyono, dipastikan mulai sehat. "Sekarang sudah pulih di rumah," ujar Diaz Hendropriyono, salah satu putra mantan Kepala Badan Intelijen Negara ini kepada Tempo, di rumah Tim Transisi Jokowi-JK, Menteng, Senin, 22 September 2014.

    Menurut Dias, sejak awal bulan ini kondisi jenderal kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945, itu menurun drastis akibat padatnya kegiatan yang dilakoninya selaku penasihat presiden terpilih Jokowi. Akibatnya, Hendro mengalami pembengkakan di sekitar pinggang yang mengharuskannya dirawat di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.

    Sepulang dari operasi di Singapura, pembengkakan kembali terjadi sehingga ia terpaksa dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Sekarang kondisinya lebih baik," katanya. "Hanya tiga hari di RSPAD." (Baca: Bengkak Habis Operasi, Hendropriyono Membaik)

    Saat ini Hendro lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk pemulihan kesehatan secara total. "Bapak sudah kembali sehat. Kondisinya sudah jauh lebih baik," ujar Diaz, yang ikut memantau keseharian ayahnya. (Baca: Ditolak dalam Tim Transisi, Hendropriyono Santai)

    Sambil memulihkan kondisinya, Diaz menegaskan, Hendro terus memantau perkembangan dan siap menjalani sejumlah aktivitasnya sebagai penasihat Tim Transisi Jokowi-JK. […]

    Selain itu, Hendropriyono juga sempat memberikan pernyataan pada bulan Oktober 2014 tentang sakitnya dirinya. Berikut kutipan beritanya:

    […] Hendropriyono Terharu Ditawari Bantuan Jokowi untuk Pengobatan

    Jakarta -
    Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Hendropriyono mengaku tengah sakit. Dia baru saja menjalani operasi. Saat bertemu Presiden Jokowi, Hendro pun sempat ditawari bantuan pengobatan.

    "Beliau menanyakan kesehatan saya, karena saya kan baru dioperasi tulang punggung dan kebetulan ada kelainan, bekas infensi, padahal saya nggak bisa terima antibiotik, setiap antibiotik, membuat saya alergi," kata Hendro usai bertemu Jokowi, Selasa (21/10/2014).

    Jokowi dalam pertemuan itu menanyakan kesehatan Hendro. Jokowi juga menawarkan bantuan. "Jadi karena itu beliau tanya apa yang bisa dibantu untuk kesehatan, saya sangat terharu, beliau sangat baik," imbuh Hendro yang lahir pada tahun 1945 ini.

    Hendro menegaskan, dirinya kini tengah menjalani pengobatan yang dilakukan di Indonesia. "Dan saya kira saya akan bertahan di Indonesia, mudah-mudahan saya bisa cepat sembuh, saya minta doa kalian semua," tutup Hendro. […]

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran itu, maka dapat dikatakan bahwa AM Hendropriyono memang pernah dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, namun peristiwa itu terjadi tahun 2014, bukan terjadi sekarang atau di tahun 2019. Oleh sebab itu, postingan yang menyatakan Hendropriyono dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto itu masuk kategori False Connection atau koneksi yang salah.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Polisi Bantah Terkait Pesan WhatsApp Tentang Penyerangan Warga Jakarta Utara Ke Matraman Jakarta Timur

    Sumber: WhatsApp.com
    Tanggal publish: 15/05/2019

    Berita

    Debunk ini berisi klarifikasi dari pihak kepolisian mengenai informasi akan terjadi penyerangan di Matraman, yang menrupakan ajang balas dendam buntut pembacokan warga priuk yang meninggal di taman genjing. Kapolsek Matraman Kompol Warsito menyatakan, tidak ada tawuran sebagaimana yang dinarasikan dalam pesan yang beredar luas lewat WhatsApp tersebut. "Belum (ada informasi soal itu). Semoga tidak masuk wilayah Matraman, masyarakat dan petugas tetap waspada," kata Warsito saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (13/5/2019).

    Hasil Cek Fakta

    Belum lama ini, beredar informasi melalui pesan berantai WhatsApp terkait himbauan bagi warga Matraman Jakarta Timur agar tidak keliar rumah dan mewaspadai aksi balas dendam yan akan dilakukan warga Jakarta Utara, pasca peristiwa pembacokan yang menewaskan warga Priuk di taman genjing pada selasa lalu.

    Dilansir dari kompas.com Polisi menyebut, pesan yang memberitakan tawuran akibat balas dendam di kawasan Matraman, Jakarta Timur, merupakan kabar bohong atau hoaks.

    Kapolsek Matraman Kompol Warsito menyatakan, tidak ada tawuran sebagaimana yang dinarasikan dalam pesan yang beredar luas lewat WhatsApp tersebut.

    "Belum (ada informasi soal itu). Semoga tidak masuk wilayah Matraman, masyarakat dan petugas tetap waspada," kata Warsito saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (13/5/2019).

    Kendati demikian, kata Warsito, pihaknya tetap mewaspadai aksi-aksi tawuran yang biasa muncul saat Ramadhan.

    Menurut dia, setiap malamnya, ada anggota kepolisian yang berpatroli untuk mencegah tawuran di wilayah Matraman.

    "Tetap kita respons segala info dari masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan masyarakat dan kesiapan jajaran, mencegah lebih baik daripada kejadian," ujar dia.

    Rujukan

    • Kompas
    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • Mafindo
    • Liputan 6
    • 4 media telah memverifikasi klaim ini

  • Isu Bom Di Pintu Masuk Mall Panakukang

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 14/05/2019

    Berita

    Sebuah isu mengenai adanya bom membuat pengunjung mall panakukang berhamburan. beredar video-video amatir disertai narasi adanya ancaman bom di mall tersebut. faktanya, kejadian yang terjadi di mall panakukang pada senin (13/05/2019) malam adalah insiden bentrokan antara ojek online dengan becak motor.

    Hasil Cek Fakta

    Para pengeunjung mall Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai adanya bom di pintu masuk mall tersebut. Sontak informasi itu membuat pengunjung seisi mall berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

    Setelah ditelusuri, dilansir dari detik.com, kejadian yang sebenarnya terjadi adalah adanya bentrokan antara ojek online dengan becak motor, tepatnya di terowongan mall Panakukang.

    Dari video yang didapat keduanya saling serang menggunakan kayu. Terlihat seorang tukang grab driver sempat dikeroyok oleh tukang bentor.

    "Ada berantem antara ojol (ojek online) dengan bentor di depan mal," kata Kasat Reskrim Polres Makassar AKBP Indratmoko kepada detikcom, Senin (13/5/2019).

    Indratmoko menjelaskan tidak ada bom dalam peristiwa ini. Peristiwa yang sebenarnya terjadi adalah keributan antara massa ojek online dan bentor alias becak motor.

    Dia menambahkan, di tengah aksi ribut-ribut itu, ada seorang yang berteriak 'bom'. Teriakan itulah yang membuat pengunjung Mal Panakkukang berhamburan keluar dari gedung.

    "Ada yang teriak bom, makanya pada keluar," ucapnya. Dalam video yang tersebar di media sosial, tampak para pengunjung mal panik menuju arah keluar pintu mal.

    Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 18.15 Wita. Pihak yang bertikai saat ini sedang berada di Mapolsek Panakkukang. pemicu tawuran ditengarai karena adanya rebutan konsumen oleh ojol dan bentor saat sedang mangkal di sekitar Mal Panakukang.

    Rujukan

    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini