“…
Jadi, itukah yang diinginkan oleh pemerintah kita dalam pembentukan karakter anak-anak kita di sekolah? Sudah di rumahnya sulit dikontrol oleh orangtuanya, ehh … di sekolah sekarang malah didukung bermain games online dan akan masuk kurikulum.
Trus nanti guru-gurunya bakal ada diklat games online dong? Apa guru-guru import itu yang akan ngajarin cara bermain games online yang baik dan benar supaya anak-anak kita sukses jadi pecandu gadget?
…”
[BENAR] Dianggap Lecehkan Guru, Iklan Hago Diprotes
Sumber: facebook.comTanggal publish: 18/05/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Klarifikasi dari Hago: “Tidak ada niat dari kami beserta tim untuk menggambarkan suatu profesi dengan tidak sepantasnya. Konten terkait sudah kami hapus dari seluruh kanal resmi kami dan kami akan melakukan evaluasi proses internal sehingga hal tersebut tidak terjadi lagi di masa mendatang”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[BERITA] Tiket Pesawat Mahal, Perantau Minang Pulang Basamo Pakai Ribuan Mobil
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2019
Berita
Menyambut Hari Raya Idulfitri, empat organisasi perantau Minang dipastikan akan pulang basamo atau mudik bersama via jalan darat menggunakan bus dan ribuan kendaraan pribadi. "Sekarang baru empat, menjelang libur Lebaran akan makin banyak. Kami terus jalin komunikasi dengan organisasi perantau seluruh Indonesia," kata Kepala Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Sumbar Luhur Budianda, dilansir dari Antara, Jumat (17/5/2019).
Empat organisasi itu, masing-masing Sulik Air Sepakat (SAS), Ikatan Keluarga Kamang Barat, Nagari Koto Aur Malintang Padang Pariaman dan Ikatan Keluarga Kamang Saiyo.
Luhur memprediksi jumlah perantau yang pulang basamo lewat jalur darat tahun ini akan meningkat cukup signifikan yang dipengaruhi oleh mahalnya harga tiket pesawat. Khusus SAS saja, kata dia, sudah melaporkan akan pulang bersama dengan 1.000 unit mobil. Belum lagi organisasi lain dan yang pulang secara pribadi.
Ia meyakini bahwa perekonomian masyarakat sepanjang jalan lintas Sumatera dari Dharmasraya, Sijunjung, Sawahlunto, Solok, Padangpanjang, Tanah Datar akan bergerak, jika bisa memanfaatkan momentum itu dengan baik. Pedagang kuliner diprediksi paling diuntungkan meski sebagian besar hanya untuk sahur, berbuka dan istirahat malam, katanya.
Selain itu, daerah tujuan wisata yang berada dekat di pinggir jalan lintas juga bisa menjadi pilihan rombongan mudik bersama untuk berhenti melepas penat sejenak. Namun, jika pengelolaan tidak baik dan memunculkan banyak "pasar tumpah" yang mengakibatkan macet berjam-jam, ditambah lagi pengaturan lalu lintas tidak maksimal, keamanan serta kebersihan tidak terjaga, mudik bersama bisa dirasakan bagai "neraka" bagi perantau.
Menurut dia, hal itu akan sangat merugikan karena potensi yang dibawa perantau pulang itu sangat besar, yakni silaturahim, "transfer" pengalaman hingga perputaran uang yang mencapai triliunan rupiah.
Diketahui bahwa, berdasarkan pantauan Liputan6.com lewat Google Flights per Rabu (29/5/2019), penerbangan rute Jakarta-Padang bisa dibanderol seharga Rp 6,9 juta naik maskapai Garuda kelas bisnis.
Empat organisasi itu, masing-masing Sulik Air Sepakat (SAS), Ikatan Keluarga Kamang Barat, Nagari Koto Aur Malintang Padang Pariaman dan Ikatan Keluarga Kamang Saiyo.
Luhur memprediksi jumlah perantau yang pulang basamo lewat jalur darat tahun ini akan meningkat cukup signifikan yang dipengaruhi oleh mahalnya harga tiket pesawat. Khusus SAS saja, kata dia, sudah melaporkan akan pulang bersama dengan 1.000 unit mobil. Belum lagi organisasi lain dan yang pulang secara pribadi.
Ia meyakini bahwa perekonomian masyarakat sepanjang jalan lintas Sumatera dari Dharmasraya, Sijunjung, Sawahlunto, Solok, Padangpanjang, Tanah Datar akan bergerak, jika bisa memanfaatkan momentum itu dengan baik. Pedagang kuliner diprediksi paling diuntungkan meski sebagian besar hanya untuk sahur, berbuka dan istirahat malam, katanya.
Selain itu, daerah tujuan wisata yang berada dekat di pinggir jalan lintas juga bisa menjadi pilihan rombongan mudik bersama untuk berhenti melepas penat sejenak. Namun, jika pengelolaan tidak baik dan memunculkan banyak "pasar tumpah" yang mengakibatkan macet berjam-jam, ditambah lagi pengaturan lalu lintas tidak maksimal, keamanan serta kebersihan tidak terjaga, mudik bersama bisa dirasakan bagai "neraka" bagi perantau.
Menurut dia, hal itu akan sangat merugikan karena potensi yang dibawa perantau pulang itu sangat besar, yakni silaturahim, "transfer" pengalaman hingga perputaran uang yang mencapai triliunan rupiah.
Diketahui bahwa, berdasarkan pantauan Liputan6.com lewat Google Flights per Rabu (29/5/2019), penerbangan rute Jakarta-Padang bisa dibanderol seharga Rp 6,9 juta naik maskapai Garuda kelas bisnis.
Hasil Cek Fakta
Rujukan
- https://www.liputan6.com/ramadan/read/3968313/tiket-pesawat-mahal-perantau-minang-pulang-basamo-pakai-ribuan-mobil?related=dable&utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.1&utm_referrer=
- https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F
- https://www.liputan6.com/bisnis/read/3979176/bikin-kaget-lonjakan-harga-tiket-pesawat-jelang-lebaran?related=dable&utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.1&utm_referrer=
- https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F
[SALAH] Video dan Foto Korban Tawuran di Jembatan Siak IV, Pekanbaru
Sumber: facebook.comTanggal publish: 17/05/2019
Berita
Video dan foto yang diklaim sebagai korban tawuran di Jembatan Siak IV, Pekanbaru menyebar di media sosial dan digunakan oleh sebuah media daring lokal sebagai foto artikel. Ada beberapa foto yang menampilkan korban dengan luka bacokan hingga tangan terputus. Sedangkan, videonya berisikan seorang lelaki dengan luka menganga di bagian punggung.
Berikut beberapa narasinya:
1) Ya allah kasihan, kurang kerjaan lha pulak ko kawan,,,
#korban tawuran jembatan siak lV pekanbaru
2) tawuran di pekanbaru
3) Salah seorang korban tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru yang tangannya putus kena sabetan samurai. (Foto: istimewa)
Berikut beberapa narasinya:
1) Ya allah kasihan, kurang kerjaan lha pulak ko kawan,,,
#korban tawuran jembatan siak lV pekanbaru
2) tawuran di pekanbaru
3) Salah seorang korban tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru yang tangannya putus kena sabetan samurai. (Foto: istimewa)
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran pemberitaan, diketahui bahwa foto dan video tersebut tidak terkait dengan peristiwa tawuran di Jembatan Siak IV, Pekanbaru. Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyatakan bahwa foto dan video yang tersebar tersebut tidak benar atau hoaks. “Tak ada korban yang putus tangan seperti foto-foto yang beredar saat ini, dan juga tidak ada korban dengan sejumlah luka si bagian belakangnya seperti dalam video. Itu semua hoaks,” kata Sunarto.
Sunarto menjelaskan, pada peristiwa tawuran di Jembatan Siak IV memang ada empat korban. Namun, mereka tidak mengalami luka seperti yang ada di video sadis yang viral tersebut.
“Yang ada di lapangan, ada empat korban yaitu korban berinisial RA mengalami luka sayatan di bagian pergelangan tangan kanan, A di bagian kepala dirawat di RS Ibnu Sina, dan dua lainnya luka-luka dirawat di RSUD Arifin Ahmad,” ujar Sunarto.
Atas beredarnya video dan foto tersebut, Sunarto mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membagikannya kembali di media sosial pribadi. “Kita imbau kepada masyarakat pengguna medsos untuk tidak menge-share foto-foto dan video tersebut, sebab hal ini akan memperuncing persoalan yang sebenarnya tidak sedemikian adanya,” pinta Sunarto.
Perihal awal mula peristiwa itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto menjelaskan, terjadi karena adanya salah paham antara dua kelompok pemuda. “Awalnya ada kesalahpahaman antara dua kelompok pemuda ketika berbuka puasa, yang menimbulkan miskomunikasi dan akhirnya terjadi keributan,” ungkapnya.
Dampak dari keributan tersebut, lanjut dia, berdampak luas yang berujung kelompok A membawa rekan-rekannya, begitu juga dengan kelompok B.
Keributan pun tak terhindarkan. Di mana, kedua kubu saling serang menggunakan senjata tajam dan juga kayu di pangkal Jembatan Siak IV. Polisi yang mendapat informasi langsung ke tempat kejadian menenangkan massa.
Sunarto menjelaskan, pada peristiwa tawuran di Jembatan Siak IV memang ada empat korban. Namun, mereka tidak mengalami luka seperti yang ada di video sadis yang viral tersebut.
“Yang ada di lapangan, ada empat korban yaitu korban berinisial RA mengalami luka sayatan di bagian pergelangan tangan kanan, A di bagian kepala dirawat di RS Ibnu Sina, dan dua lainnya luka-luka dirawat di RSUD Arifin Ahmad,” ujar Sunarto.
Atas beredarnya video dan foto tersebut, Sunarto mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membagikannya kembali di media sosial pribadi. “Kita imbau kepada masyarakat pengguna medsos untuk tidak menge-share foto-foto dan video tersebut, sebab hal ini akan memperuncing persoalan yang sebenarnya tidak sedemikian adanya,” pinta Sunarto.
Perihal awal mula peristiwa itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto menjelaskan, terjadi karena adanya salah paham antara dua kelompok pemuda. “Awalnya ada kesalahpahaman antara dua kelompok pemuda ketika berbuka puasa, yang menimbulkan miskomunikasi dan akhirnya terjadi keributan,” ungkapnya.
Dampak dari keributan tersebut, lanjut dia, berdampak luas yang berujung kelompok A membawa rekan-rekannya, begitu juga dengan kelompok B.
Keributan pun tak terhindarkan. Di mana, kedua kubu saling serang menggunakan senjata tajam dan juga kayu di pangkal Jembatan Siak IV. Polisi yang mendapat informasi langsung ke tempat kejadian menenangkan massa.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/894138294252040/
- https://riaukepri.com/2019/05/17/beredar-foto-dan-video-hoax-korban-tawuran-di-pekanbaru/
- http://riau1.com/berita/kriminal/1558029880Beredar-Luas-Ini-Video-dan-Foto-Hoaks-Korban-Tawuran-di-Jalan-Jembatan-Siak-IV-Pekanbaru
- http://www.riau24.com/berita/baca/1558034072Polda-Riau-Pastikan-Foto-Dan-Video-Korban-Luka-Parah-Hoaks
- https://www.goriau.com/berita/baca/polda-riau-video-korban-tawuran-alami-luka-menganga-di-punggung-itu-hoax.html
- https://regional.kompas.com/read/2019/05/17/05221071/tawuran-dua-kelompok-pemuda-di-pekanbaru-berawal-dari-salah-paham
[BENAR] Klarifikasi “#SOSDrJohnSimpsonForIndonesia”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 17/05/2019
Hasil Cek Fakta
Satire yang disalahartikan. BUKAN John Simpson, foto yang dibagikan oleh SUMBER adalah foto Johnny Sins, aktor film dewasa. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
Halaman: 7779/8484



