[MISINFORMASI] Terjadi Outbreak/Wabah/Kejadian Luar Biasa (KLB) Japanese Encephalitis di Bali
Sumber: Media Daring AustraliaTanggal publish: 12/11/2018
Berita
Dalam pemberitaan beberapa media daring asal Australia tersebut dikabarkan kalau Indonesia tengah menghadapi meningkatnya kasus penyakit Japanese Encephalitis (JE) di Bali. Acuan pemberitaan ketiga media daring tersebut ialah dari situs travel warning Australia (https://smartraveller.gov.au/Countries/asia/south-east/Pages/indonesia.aspx).
Hasil Cek Fakta
Pemberitaan beberapa media asal Australia tentang telah terjadi wabah penyakit Japanese Encephalitis (JE) di Bali dibantah oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Direktur Surveilan dan Karantina Kesehatan Kemenkes Vensya Sitohang menegaskan, bahwa kabar terjadinya lonjakan kasus atau bahkan outbreak JE di Bali tidak benar. “Tidak benar jika diberitakan terjadi lonjakan kasus atau bahkan outbreak JE di Bali. Sepanjang tahun 2018, hanya ditemukan 1 kasus JE pada bulan Januari tanpa kematian,” tegasnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/778367835829087/
- https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4297016/kemenkes-tegaskan-tidak-ada-outbreak-japanese-encephalitis-di-bali
- https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/1093360-kemenkes-bantah-adanya-penyakit-japanese-encephalitis-di-bali
- https://radarbali.jawapos.com/read/2018/11/11/102979/lawan-travel-warning-australia-kadiskes-klaim-bali-bebas-je
- https://kastara.id/11/11/2018/kemenkes-bantah-adanya-wabah-je-di-bali/
[DISINFORMASI] Pemurtadan Melalui Budaya Betawi
Sumber: facebook.comTanggal publish: 12/11/2018
Berita
“PENTING UTK DIBACA, PEMBOHONGAN PEMURTADAN
Strategi pembohongan publik
Gereja sengaja perintahkan pengikutnya untuk memakai kerudung bagi wanita dan kopiah bagi pria, spy ada kesan bahwa org Islam banyak yg sdh murtad. Coba perhatikan hampir semua wanitanya memakai kerudung. Yg demikian ini sdh menjamur dimana-mana karena strategi politiknya, maka seolah-olah di Indonesia sdh merata murtadnya. Hal ini utk mengelabui kita umat Islam se olah-olah umat Islam sdh banyak yg pindah agama. Jgn tertipu dgn trik-trik mereka.
*TOLONG BANTU SEBARKAN KE SAUDARA” MUSLIM KITA YG LAIN, AGAR MEREKA MENGETAHUI & MEMAHAMI TIPU DAYA MEREKA. CONTOH VIDEO DI ATAS
Strategi pembohongan publik
Gereja sengaja perintahkan pengikutnya untuk memakai kerudung bagi wanita dan kopiah bagi pria, spy ada kesan bahwa org Islam banyak yg sdh murtad. Coba perhatikan hampir semua wanitanya memakai kerudung. Yg demikian ini sdh menjamur dimana-mana karena strategi politiknya, maka seolah-olah di Indonesia sdh merata murtadnya. Hal ini utk mengelabui kita umat Islam se olah-olah umat Islam sdh banyak yg pindah agama. Jgn tertipu dgn trik-trik mereka.
*TOLONG BANTU SEBARKAN KE SAUDARA” MUSLIM KITA YG LAIN, AGAR MEREKA MENGETAHUI & MEMAHAMI TIPU DAYA MEREKA. CONTOH VIDEO DI ATAS
Hasil Cek Fakta
Bukan pemurtadan, yang benar adalah akulturasi budaya Betawi oleh umat Kristiani di daerah Kampung Sawah yang sudah menjadi tradisi sejak ratusan tahun lalu. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[DISINFORMASI] “PEMBOHONGAN PEMURTADAN Strategi Gereja untuk publik”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 12/11/2018
Berita
“Saya mendapatkan Video INI berdasarkan WA dri grup. Telah terjadi PEMBOHONGAN PEMURTADAN Strategi Gereja untuk publik. Sengaja memerintahkan pengikutnya memakai kerudung dan pria berkopyah agar kesanya orang Islam sudah banyak yang murtad hati2 .. yang begini sudah menjamur politiknya.. Harap disebarkan agar yg lain waspada..!!!”
Hasil Cek Fakta
Bukan pemurtadan, yang benar adalah kelompok paduan suara mahasiswa IAIN Salatiga yang membawakan lagu di perayaan paskah di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sidomukti, Salatiga. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[SALAH] Teori Konspirasi dari Akun Instagram @indonesian_flatearth_society Tentang Imunisasi
Sumber: instagram.comTanggal publish: 12/11/2018
Berita
Akun Instagram @indonesian_flatearth_society memposting beberapa foto beserta narasi terkait konten anti imunisasi. Dalam postingannya tersebut, diperlihatkan foto-foto ilustrasi orang-orang yang mengidap penyakit. Dan, isi narasinya bertuliskan “Sel-sel hewan, virus, bakteri, darah, dan nanah yang disuntikkan ke dalam tubuh manusia. Logika setan ini adalah hal yang amat menjijikkan menurut Islam.”
Hasil Cek Fakta
Utami Widyasih selaku Subbag Opini Publik Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI angkat bicara terhadap postingan tersebut. “Konten tersebut merupakan hoaks dan dapat menyesatkan masyarakat,” ungkap Utami. Seperti dilansir dari artikel yang dimuat di Kompas.com yang berjudul “20 Mitos Kampanye Hitam Anti Imunisasi”, juga menjelaskan bahwa informasi yang diposting oleh Akun Instagram @indonesian_flatearth_society itu tidak benar.
Rujukan
Halaman: 7877/8401






