[BERITA] Pertamina Bantah Kelangkaan Elpiji di Padang
Sumber:Tanggal publish: 10/10/2019
Berita
Sempat muncul isu terjadi kelangkaan Gas Elpiji di Padang. Menanggapi hal tersebut, pihak Pertamina beri klarifikasinya.
Hasil Cek Fakta
Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo mengatakan isu kelangkaan yang beredar di masyarakat Kota Padang merupakan informasi yang keliru. Pertamina menurut Roby menjamin stok tersedia sesuai HET di tingkat pangkalan.
“Saat ini berkembang isu kelangkaan di masyarakat dengan mengacu data stok dan harga di pengecer. Ini keliru, karena Pertamina menjamin stok tersedia sesuai HET di tingkat pangkalan. Pengecer bukan distributor resmi elpiji 3 kg sehingga tidak bisa dijadikan patokan,” kata Roby.
Pihaknya menindaklanjuti laporan di seputar kota Padang dengan memeriksa stok di pangkalan-pangkalan. Dari pemeriksaan lapangan, posisi stok per Selasa (08/10) ternyata tersedia. Misalnya di pangkalan Gindera wilayah Padang Selatan, tersedia 150 tabung. Pangkalan Jafri di Lubuk Begalung ada 250 tabung, Pangkalan Musli wilayah Bungus Teluk Kabung terpantau 50 tabung dan pangkalan dewi wilayah Padang Timur tercatat 310 tabung.
"Kami himbau warga agar membeli elpiji 3 kg di pangkalan. Dan jangan mudah terhasut isu kelangkaan. Isu seperti ini dimanfaatkan pengecer untuk menahan stok dan mengerek harga. Semakin ramai diisukan, semakin dimanfaatkan oleh pengecer," kata Roby. Terbukti berdasarkan pantauan Pertamina, harga di tingkat pengecer sudah meroket hingga Rp. 27 ribu per tabung.
Berdasarkan catatan Pertamina, penyaluran elpiji 3 Kg subsidi pada bulan Oktober di Kota Padang sebanyak 20.560 tabung per hari. Ini meningkat sebesar satu persen jika dibandingkan bulan sebelumnya sejumlah 20.384 tabung.
Wilayah Kota Padang terbagi menjadi 11 Kecamatan dan saat ini disuplai oleh 780 pangkalan. Rencana jumlah total penyaluran untuk bulan Oktober ini sebesar 646.240 tabung. Jumlah ini bertambah enam persen dibanding bulan lalu sebesar 611.520 tabung.
"Hari ini kami melaporkan kondisi stok pangkalan pada Disperindag Kota Padang dan aparat keamanan. Juga memohon dukungan pemda dan aparat meredam isu kelangkaan tidak makin meluas serta menyebabkan keresahan warga," lanjut Roby.
Apabila warga menemukan pangkalan yang melanggar aturan HET, atau mengalami kendala pasokan agar dapat melaporkan ke Pertamina melalui saluran telepon Pertamina 135. Pertamina menindaklanjuti semua laporan yang masuk.
“Saat ini berkembang isu kelangkaan di masyarakat dengan mengacu data stok dan harga di pengecer. Ini keliru, karena Pertamina menjamin stok tersedia sesuai HET di tingkat pangkalan. Pengecer bukan distributor resmi elpiji 3 kg sehingga tidak bisa dijadikan patokan,” kata Roby.
Pihaknya menindaklanjuti laporan di seputar kota Padang dengan memeriksa stok di pangkalan-pangkalan. Dari pemeriksaan lapangan, posisi stok per Selasa (08/10) ternyata tersedia. Misalnya di pangkalan Gindera wilayah Padang Selatan, tersedia 150 tabung. Pangkalan Jafri di Lubuk Begalung ada 250 tabung, Pangkalan Musli wilayah Bungus Teluk Kabung terpantau 50 tabung dan pangkalan dewi wilayah Padang Timur tercatat 310 tabung.
"Kami himbau warga agar membeli elpiji 3 kg di pangkalan. Dan jangan mudah terhasut isu kelangkaan. Isu seperti ini dimanfaatkan pengecer untuk menahan stok dan mengerek harga. Semakin ramai diisukan, semakin dimanfaatkan oleh pengecer," kata Roby. Terbukti berdasarkan pantauan Pertamina, harga di tingkat pengecer sudah meroket hingga Rp. 27 ribu per tabung.
Berdasarkan catatan Pertamina, penyaluran elpiji 3 Kg subsidi pada bulan Oktober di Kota Padang sebanyak 20.560 tabung per hari. Ini meningkat sebesar satu persen jika dibandingkan bulan sebelumnya sejumlah 20.384 tabung.
Wilayah Kota Padang terbagi menjadi 11 Kecamatan dan saat ini disuplai oleh 780 pangkalan. Rencana jumlah total penyaluran untuk bulan Oktober ini sebesar 646.240 tabung. Jumlah ini bertambah enam persen dibanding bulan lalu sebesar 611.520 tabung.
"Hari ini kami melaporkan kondisi stok pangkalan pada Disperindag Kota Padang dan aparat keamanan. Juga memohon dukungan pemda dan aparat meredam isu kelangkaan tidak makin meluas serta menyebabkan keresahan warga," lanjut Roby.
Apabila warga menemukan pangkalan yang melanggar aturan HET, atau mengalami kendala pasokan agar dapat melaporkan ke Pertamina melalui saluran telepon Pertamina 135. Pertamina menindaklanjuti semua laporan yang masuk.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/996799927319209/
- https://turnbackhoax.id/2019/10/10/berita-pertamina-bantah-kelangkaan-elpiji-di-padang/
- https://www.pertamina.com/id/news-room/energia-news/stok-elpiji-tersedia-pertamina-belilah-di-pangkalan-resmi
- https://www.covesia.com/archipelago/baca/84364/bantah-stok-elpiji-langka-di-padang-pertamina-belilah-di-pangkalan-resmi
- https://nasional.republika.co.id/berita/pz3p40335/pertamina-bantah-kelangkaan-elpiji-di-padang
Kenapa Gempa, Tsunami, Likuifaksi Bisa Terjadi Bersamaan di Palu?
Sumber: Media OnlineTanggal publish: 10/10/2019
Berita
Kejadian aneh yg ada d palu jln.monginsidi
Hasil Cek Fakta
TEMPO.CO, Jakarta - Ada tiga fenomena bencana terjadi secara bersamaan di Palu dan Donggala yakni gampa, tsunami dan likuifaksi. Peneliti geofisika dari Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nugroho Dwi Hananto menjelaskan kenapa peristiwa tersebut terjadi bersamaan.
Gempa di Donggala Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
"Jadi gini, gempa kan menggetarkan struktur bawah permukaan, apabila di sana materialnya berupa sedimen lunak dan pasir maka seperti diaduk saja, menjadi lumpur. Nah inilah likuifaksi itu," ujar Nugroho, saat dihubungi melalui pesan singkat pada Selasa, 2 Oktober 2018.
Likuifaksi merupakan pencairan tanah yang disebabkan oleh gempa bumi. Dalam mekanika tanah, istilah "mencair" pertama kali digunakan oleh Allen Hazen mengacu pada kegagalan Bendungan Calaveras di California tahun 1918. Hazen menjelaskan mekanisme aliran pencairan tanggul tersebut, dalam jurnal Transactions of the American Society of Civil Engineers edisi tahun 1920.
Fenomena likuifaksi terlihat dalam sebuah video yang diunggah oleh Kepala Pusat Data dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPPB) Sutopo Purwo Nugroho pada Ahad, 30 September 2018, di akun Twitternya, @Sutopo_PN. Video berdurasi 38 detik itu menggambarkan proses terjadinya gempa yang disertai runtuhnya tanah saat terjadi gempa di Palu pada, Jumat, 28 September 2018.
"Peristiwa itu hanya terjadi pada wilayah yang struktur bagian bawahnya terdapat material sedimen lunak saja," tambah Nugroho. "Gempa yang menyebabkan likuifaksi dan gempa juga mungkin mengakibatkan longsor dan gempa mungkin menyebabkan tsunami."
Sedangkan tsunami, kata dia, terjadi apabila saat gempa terjadi deformasi vertikal dari dasar laut. Hal itu, Nugroho menjelaskan, berbarengan dengan bentuk dasar laut dan pesisir yang bisa menimbulkan tsunami.
"Kalau ciri wilayah secara umum kadangkala sulit dilihat, kan biasanya kelihatannya bagus tapi ternyata rawan likuifaksi. Namun, badan geologi sudah memetakan sepertinya," lanjut Nugroho.
Gempa di Donggala Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
"Jadi gini, gempa kan menggetarkan struktur bawah permukaan, apabila di sana materialnya berupa sedimen lunak dan pasir maka seperti diaduk saja, menjadi lumpur. Nah inilah likuifaksi itu," ujar Nugroho, saat dihubungi melalui pesan singkat pada Selasa, 2 Oktober 2018.
Likuifaksi merupakan pencairan tanah yang disebabkan oleh gempa bumi. Dalam mekanika tanah, istilah "mencair" pertama kali digunakan oleh Allen Hazen mengacu pada kegagalan Bendungan Calaveras di California tahun 1918. Hazen menjelaskan mekanisme aliran pencairan tanggul tersebut, dalam jurnal Transactions of the American Society of Civil Engineers edisi tahun 1920.
Fenomena likuifaksi terlihat dalam sebuah video yang diunggah oleh Kepala Pusat Data dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPPB) Sutopo Purwo Nugroho pada Ahad, 30 September 2018, di akun Twitternya, @Sutopo_PN. Video berdurasi 38 detik itu menggambarkan proses terjadinya gempa yang disertai runtuhnya tanah saat terjadi gempa di Palu pada, Jumat, 28 September 2018.
"Peristiwa itu hanya terjadi pada wilayah yang struktur bagian bawahnya terdapat material sedimen lunak saja," tambah Nugroho. "Gempa yang menyebabkan likuifaksi dan gempa juga mungkin mengakibatkan longsor dan gempa mungkin menyebabkan tsunami."
Sedangkan tsunami, kata dia, terjadi apabila saat gempa terjadi deformasi vertikal dari dasar laut. Hal itu, Nugroho menjelaskan, berbarengan dengan bentuk dasar laut dan pesisir yang bisa menimbulkan tsunami.
"Kalau ciri wilayah secara umum kadangkala sulit dilihat, kan biasanya kelihatannya bagus tapi ternyata rawan likuifaksi. Namun, badan geologi sudah memetakan sepertinya," lanjut Nugroho.
Rujukan
NU Larang Nahdliyin Ikut Parade Ukhuwah Solo
Sumber: Media OnlineTanggal publish: 10/10/2019
Berita
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau NU Solo mengimbau warga nahdliyin tidak mengikuti kegiatan Parade Ukhuwah yang akan digelar Ahad 1 September 2019. Acara longmarch dan tablig akbar itu digelar oleh Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS).
Hasil Cek Fakta
TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau NU Solo mengimbau warga nahdliyin tidak mengikuti kegiatan Parade Ukhuwah yang akan digelar Ahad 1 September 2019. Acara longmarch dan tablig akbar itu digelar oleh Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS).
Dalam surat yang beredar di media sosial, PCNU Solo menginstruksikan agar warganya tidak mendukung kegiatan itu dengan beberapa alasan. Salah satunya adalah DSKS bukanlah representasi umat Islam di Kota Solo.
Publikasi kegiatan Parade Ukhuwah itu juga menampilkan sosok pendiri NU Hasyim Asyari. Padahal, penyelenggara tidak pernah berkoordinasi dengan ormas Islam terbesar itu.
Acara tablig akbar itu juga akan mendatangkan penceramah yang sering dituding pernah menjadi aktivis organisasi terlarang Hisbut Tahrir Indonesia (HTI), Felix Siauw. Penyelenggara juga mengajak peserta untuk membawa bendera tauhid yang juga dianggap memiliki kaitan dengan HTI.
Ketua PCNU Mashuri mengakui telah mengeluarkan surat tersebut. Hanya saja, dia enggan berkomentar banyak. "Surat itu kan untuk internal warga NU saja," katanya saat dihubungi.
Dia mengaku mendapat banyak tanggapan dari pihak lain terkait surat tersebut, termasuk dari penyelenggara yang memberikan klarifikasi mengenai pemuatan foto Hasyim Asyari. "Kami sendiri tidak meminta klarifikasi, kami hanya memberikan imbauan kepada warga kami," katanya.
Divisi Advokasi DSKS, Endro Sudarsono mengatakan acara tersebut akan digelar untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah. Selain itu, kegiatan tersebut juga digelar untuk memperingati hari kemerdekaan. "Sehingga kami meminta peserta untuk berbaju putih, membawa bendera merah putih dan bendera tauhid," katanya.
Dia menyebut bahwa bendera tauhid itu bukan hanya milik HTI. "Bendera itu sudah ada jauh sebelum Hizbut Tahrir lahir," katanya. Sedangkan Felix Siauw dihadirkan sebagai representasi penceramah muda yang dianggap mampu membangkitkan semangat.
Terkait pemasangan foto Hasyim Asyari dalam publikasi, Endro menyebut bahwa pihaknya memang memasang foto beberapa pahlawan nasional, seperti Bung Tomo, Bung Hatta, Sudirman, Imam Bonjol, Ahmad Dahlan hingga Hasyim Asyari. "Beliau adalah sosok yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional sehingga telah menjadi milik publik," katanya.
Parade Ukhuwah itu akan digelar di Solo pada Ahad pagi 1 September 2019. Acara akan dimulai dengan longmarch dari Lapangan Kottabarat menuju kawasan Ngarsopuro. "Peserta diperkirakan lebih dari seribu orang," katanya.
Di Ngrasopuro, kegiatan akan ditutup dengan tablig akbar. Beberapa penceramah akan dihadirkan, seperti Felix Siauw, Muinudinillah Basri, Mas'ud Izzul Mujahid serta Tengku Azhar.
Dalam surat yang beredar di media sosial, PCNU Solo menginstruksikan agar warganya tidak mendukung kegiatan itu dengan beberapa alasan. Salah satunya adalah DSKS bukanlah representasi umat Islam di Kota Solo.
Publikasi kegiatan Parade Ukhuwah itu juga menampilkan sosok pendiri NU Hasyim Asyari. Padahal, penyelenggara tidak pernah berkoordinasi dengan ormas Islam terbesar itu.
Acara tablig akbar itu juga akan mendatangkan penceramah yang sering dituding pernah menjadi aktivis organisasi terlarang Hisbut Tahrir Indonesia (HTI), Felix Siauw. Penyelenggara juga mengajak peserta untuk membawa bendera tauhid yang juga dianggap memiliki kaitan dengan HTI.
Ketua PCNU Mashuri mengakui telah mengeluarkan surat tersebut. Hanya saja, dia enggan berkomentar banyak. "Surat itu kan untuk internal warga NU saja," katanya saat dihubungi.
Dia mengaku mendapat banyak tanggapan dari pihak lain terkait surat tersebut, termasuk dari penyelenggara yang memberikan klarifikasi mengenai pemuatan foto Hasyim Asyari. "Kami sendiri tidak meminta klarifikasi, kami hanya memberikan imbauan kepada warga kami," katanya.
Divisi Advokasi DSKS, Endro Sudarsono mengatakan acara tersebut akan digelar untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah. Selain itu, kegiatan tersebut juga digelar untuk memperingati hari kemerdekaan. "Sehingga kami meminta peserta untuk berbaju putih, membawa bendera merah putih dan bendera tauhid," katanya.
Dia menyebut bahwa bendera tauhid itu bukan hanya milik HTI. "Bendera itu sudah ada jauh sebelum Hizbut Tahrir lahir," katanya. Sedangkan Felix Siauw dihadirkan sebagai representasi penceramah muda yang dianggap mampu membangkitkan semangat.
Terkait pemasangan foto Hasyim Asyari dalam publikasi, Endro menyebut bahwa pihaknya memang memasang foto beberapa pahlawan nasional, seperti Bung Tomo, Bung Hatta, Sudirman, Imam Bonjol, Ahmad Dahlan hingga Hasyim Asyari. "Beliau adalah sosok yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional sehingga telah menjadi milik publik," katanya.
Parade Ukhuwah itu akan digelar di Solo pada Ahad pagi 1 September 2019. Acara akan dimulai dengan longmarch dari Lapangan Kottabarat menuju kawasan Ngarsopuro. "Peserta diperkirakan lebih dari seribu orang," katanya.
Di Ngrasopuro, kegiatan akan ditutup dengan tablig akbar. Beberapa penceramah akan dihadirkan, seperti Felix Siauw, Muinudinillah Basri, Mas'ud Izzul Mujahid serta Tengku Azhar.
Rujukan
[BERITA] Tiga Bank BUMN Tidak Suntikkan Modal Ke Bank Muamalat
Sumber:Tanggal publish: 09/10/2019
Berita
Sempat mengemuka bahwa Bank Muamalat akan disuntikkan dana oleh sejumlah bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Hasil Cek Fakta
Atas beredarnya isu tersebut, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan bantahan bahwa akan menyuntikkan dana ke Bank Muamalat.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dan Corporate Secretary BNI, Meiliana, sekaligus membantah pemberitaan berlandaskan rumor oleh analis asing yang menyebutkan Bank Mandiri dan BNI telah menyepakati due diligence untuk penambahan modal Bank Muamalat Indonesia.
“Kami menyayangkan media-media nasional yang memuat pernyataan analis internasional yang menyatakan ada rumor tentang rencana Bank Mandiri dan BNI yang akan melakukan investasi di Bank Muamalat,” kata Rohan.
Sebagaimana diberitakan, terdapat rumor melalui analisis yang dilakukan oleh Macquarie yang menyatakan bahwa bank milik negara, yaitu Bank Mandiri dan BNI, sepakat untuk melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap Bank Muamalat.
"Kami tegaskan bahwa BNI belum memiliki keinginan atau rencana untuk melakukan akuisisi Muamalat," ujar Meiliana.
Bantahan serupa pun dikemukakan oleh pihak BRI. Corporate Secretary BRI Hari Purnomo mengatakan, terkait dengan adanya berita bahwa bank BUMN akan melakukan akuisisi terhadap Bank Muamalat, BRI tidak memiliki rencana terkait aksi korporasi tersebut.
"Saat ini, untuk pengembangan bisnis perbankan Syariah, BRI masih fokus pada pengembangan BRISyariah, anak usaha BRI yang bergerak di bidang perbankan syariah," kata Purnomo.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dan Corporate Secretary BNI, Meiliana, sekaligus membantah pemberitaan berlandaskan rumor oleh analis asing yang menyebutkan Bank Mandiri dan BNI telah menyepakati due diligence untuk penambahan modal Bank Muamalat Indonesia.
“Kami menyayangkan media-media nasional yang memuat pernyataan analis internasional yang menyatakan ada rumor tentang rencana Bank Mandiri dan BNI yang akan melakukan investasi di Bank Muamalat,” kata Rohan.
Sebagaimana diberitakan, terdapat rumor melalui analisis yang dilakukan oleh Macquarie yang menyatakan bahwa bank milik negara, yaitu Bank Mandiri dan BNI, sepakat untuk melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap Bank Muamalat.
"Kami tegaskan bahwa BNI belum memiliki keinginan atau rencana untuk melakukan akuisisi Muamalat," ujar Meiliana.
Bantahan serupa pun dikemukakan oleh pihak BRI. Corporate Secretary BRI Hari Purnomo mengatakan, terkait dengan adanya berita bahwa bank BUMN akan melakukan akuisisi terhadap Bank Muamalat, BRI tidak memiliki rencana terkait aksi korporasi tersebut.
"Saat ini, untuk pengembangan bisnis perbankan Syariah, BRI masih fokus pada pengembangan BRISyariah, anak usaha BRI yang bergerak di bidang perbankan syariah," kata Purnomo.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/995915134074355/
- https://turnbackhoax.id/2019/10/09/berita-tiga-bank-bumn-tidak-suntikkan-modal-ke-bank-muamalat/
- https://www.liputan6.com/bisnis/read/4081161/3-bank-bumn-belum-minat-investasi-ke-muamalat
- https://investor.id/finance/bank-mandiri-dan-bni-belum-berencana-investasi-di-muamalat
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20191008110039-17-105168/setelah-mandiri-bni-giliran-bri-bantah-selamatkan-muamalat
- https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20191007180143-29-105045/mandiri-dan-bni-bantah-bakal-suntik-modal-ke-muamalat
- https://kastara.id/08/10/2019/tiga-bank-bumn-bantah-suntikkan-modal-ke-bank-muamalat/
Halaman: 7879/8682



