• [SALAH] Karena Sepi Penonton, Teman Ahok Diberi Tiket Gratis dan Uang Rp. 50 ribu agar Menonton Film ‘A Man Called Ahok’

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 10/11/2018

    Berita

    Penonton Sepi, Teman Ahok Dikasih Tiket Gratis Dan Uang Rp 50 Ribu Supaya Mau Nonton Film Si Ahok,”tulis akun Twiteer @DEWO.PB (@putrabanten80), Kamis (8/11)

    Hasil Cek Fakta

    Salah satu penonton film ‘A Man Called Ahok’, Thia melalui akun Twitter @thiiiiiiiiiaa menyatakan dirinya tidak mendapat tiket gratis dan uang Rp. 50 ribu untuk menonton film tersebut. “Saya pastikan hoax. Karena kami tidak dikasih uang sepersen pun. Malah kami yang mengeluarkan uang buat ongkos gojek, tiket, dan popcorn,” tulis @thiiiiiiiiiaa, Jumat (9/11). Senada Publicist dari film Ahok tersebut, Naning menginformasikan bioskop yang menayangkan film Ahok, bertambah. “Awalnya kami dapat 23 bioskop di Jakarta. Sekarang tambah diputar jadinya 38 bioskop,” ujar Naning, kepada detikHOT, Jumat (9/11/2018).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Pasukan Elite Turki Melacak Pemfitnah Rizieq Shihab?

    Sumber: asiasatu.online
    Tanggal publish: 09/11/2018

    Berita

    Sebuah informasi tentang pasukan elite Turki melacak pemfitnah Habib Rizieq beredar setelah pentolan FPI itu ditangkap oleh otoritas keamanan Saudi Arabia pada 5 November 2018. Informasi itu diunggah oleh website Asia Satu Online pada 7 November 2018 dengan judul :
    GERAM! TURKI KERAHKAN PASUKAN ELITE BUAT LACAK PEMFITNAH HABIB RIZIEQ, "KAMI DATANG BERSAMA KEMATIAN"

    Hasil Cek Fakta

    Pertama, situs Asia Satu Online tidak memenuhi unsur sebagai media berita yang kredibel karena tidak diketahui siapa penanggung jawab dan alamat perusahaan. Kedua, pasukan elite Turki tersebut bertugas untuk mengeliminasi serangan di dalam atau luar negeri dan melindungi negara dari terorisme. Dengan demikian, pasukan khusus Turki ini tidak berkepentingan dengan kasus Habib Rizieq di Arab Saudi. Ketiga, tidak ada pernyataan dari otoritas Turki menurunkan pasukan elitenya untuk campur tangan pada kasus Habib Rizieq dalam berita itu. Isi keseluruhan berita pun tidak sesuai dengan judul.

    Kesimpulan

    Dari tiga fakta itu bisa disimpulkan bahwa informasi tentang pasukan elit Turki melacak pemfitnah Habib Rizieq adalah kabar bohong.

    Rujukan

    • Tempo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] “diduga surat boongan”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/11/2018

    Berita

    “Nahhh…diduga surat boongan.
    Mari kita cek ya BONG….
    1. Kop surat kedutaan seharusnya bertuliskan kedutaan besar, bukan duta besar.
    2. Yang paling saya bingung adalah tanda tangan yg tertutup lambang garuda pada stempel.
    3. Sekelas surat resmi kedutaan menyebut nama dgn singkatan dan salah ketik fatal!”.

    Hasil Cek Fakta

    Klarifikasi oleh yang terkait: “Rilis tersebut benar dari saya, Agus Maftuh Abegebriel, Duta Besar LBBP (luar biasa dan berkuasa penuh) RI untuk Arab Saudi dan Wakil Tetap RI di OKI (Organisasi Kerjasama Islam)”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Berita Satu
    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini