[SALAH] SUAMI MENINGGAL AKIBAT TERGENCET MOBIL ISTRI SAAT PARKIR MUNDUR
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 01/08/2018
Berita
Beredar informasi melalui pesan berantai whatsaap bahwa seorang pria meninggal akibat tergencet mobil mundur yang saat itu tengah ingin diparkirkan oleh sang istri. Nama pria yang dikaitkan dalam pesan berantai tersebut adalah Lim Hendra Gunawan. Pembuat pesan menyebut jika korban sempat dirawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia.
Hasil Cek Fakta
Kapolsek Wiyung, Kompol Rasyad : “Rumahnya memang di TPI Wiyung. Tapi kami temukan kejanggalan yang mengarah bahwa kabar tersebut hoax. Nanti kami selidiki lebih lanjut. Ini masuknya UU ITE, karena menyebarkan berita bohong melalui perangkat elektronik,”.
Anggota Keluarga Korban, Kenny Wijaya : “Broadcast atas benar nama anaknya, tapi yang bawah istri mau parkir mundur itu hoax. Bukan itu penyebab kematiannya,”.
Anggota Keluarga Korban, Kenny Wijaya : “Broadcast atas benar nama anaknya, tapi yang bawah istri mau parkir mundur itu hoax. Bukan itu penyebab kematiannya,”.
Rujukan
[HOAKS] Begal di Jembatan Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur
Sumber: twitter.comTanggal publish: 31/07/2018
Berita
Kejadian tepat pukul 01.35 yg berlokasikan di Jembatan sambaliung berau-kaltim. Dugaan sementara ini adalah ulah begal yg mau rampas tas suamiku tp tdk berhasil. Mengndarai motor Fiz R warna hitam berjumlah 2...
Hasil Cek Fakta
Kabar yang menyebutkan telah terjadi kasus pembegalan kepada seorang pria di Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur adalah kabar bohong atau hoaks. Dilansir dari prokal.co, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Sambaliung Iptu Apri Sakundi mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan petugas terhadap pria berinisial I (19) yang disebut-sebut sebagai korban begal, ternyata yang bersangkutan mengaku hal itu tidak benar. “Jadi informasi yang viral di medsos itu ternyata bohong. Tidak benar bahwa yang bersangkutan menjadi korban pembegalan,” ujar Iptu Apri.
Kesimpulan
Pria yang mengaku sebagai korban begal hanya berpura-pura. Ia menyayat tangannya dengan silet agar diperhatikan oleh istrinya yang saat sebelum kejadian tengah bertengkar. Namun, istrinya menjadi panik dan sayangnya bukan melapor ke polisi, malah memposting status di media sosial. Dengan demikian, kabar pembegalan di Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur merupakan hoaks.
Rujukan
[SALAH] Pemberlakuan Tilang Elektronik Melalui Pemantauan CCTV oleh Pemerintah Kota Manado per Agustus 2018
Sumber: facebook.comTanggal publish: 31/07/2018
Berita
Beredar kabar di media sosial tentang pemberlakuan uji coba tilang elektronik melalui pemantauan CCTV yang dimulai pada Agustus 2018.
Hasil Cek Fakta
Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menampik kabar tersebut.
Kabid Aplikasi dan Informatika, Heintje Lombone mengatakan ke depan akan sampai ke program tersebut.
“Kalau sekarang belum. Mungkin bisa konfirmasi ke Satlantas Polresta Manado. Program seperti ini butuh persiapan dan sumber daya yang tak sedikit,” ujarnya Senin (30/7/2018).
Saat ini, monitor 50 CCTV milik Pemkot Manado sudah terhubung dengan command center Polresta Manado.
Polisi pun bisa memantau langsung suasana 50 titik CCTV di Kota Manado tersebut.
“Tapi servernya tetap di kami,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Erwin Kontu mengatakan pelaksanaan tilang elektronik masih dalam proses. Sebab ada keterlibatan instansi lain di luar Pemerintah Kota Manado.
Kabid Aplikasi dan Informatika, Heintje Lombone mengatakan ke depan akan sampai ke program tersebut.
“Kalau sekarang belum. Mungkin bisa konfirmasi ke Satlantas Polresta Manado. Program seperti ini butuh persiapan dan sumber daya yang tak sedikit,” ujarnya Senin (30/7/2018).
Saat ini, monitor 50 CCTV milik Pemkot Manado sudah terhubung dengan command center Polresta Manado.
Polisi pun bisa memantau langsung suasana 50 titik CCTV di Kota Manado tersebut.
“Tapi servernya tetap di kami,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Erwin Kontu mengatakan pelaksanaan tilang elektronik masih dalam proses. Sebab ada keterlibatan instansi lain di luar Pemerintah Kota Manado.
Rujukan
[SALAH] “Masjidil Haram dan Kakbah Dipasangi Payung Raksasa yang Dapat Dibuka Tutup pada Musim Haji 2018”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 31/07/2018
Berita
“29 Juli 2018 mulai dipakai payung terbesar di dunia, The World’s Biggest Umbrella dipasang di Masjidil Haram. Akan terbuka dan tertutup menyesuaikan sinar matahari. Tinggi 45m, berat 600 ton dan menutupi 2400m2. Masyaallah……subhanallah….”, tulis akun Facebook @imawati.pantjayani.
Hasil Cek Fakta
Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Mekah, Endang Jumali menyatakan informasi video yang mengatakan adanya payung raksasa yang dapat dibuka tutup di Masjidil Haram dan Kakbah pada musim haji 2018 adalah tidak benar adanya. “Di Masjidil Haram belum terjadi apa-apa seperti yang terjadi di kabar itu,” kata Endang.
Rujukan
Halaman: 7978/8396




