Benarkah Polisi Menurunkan Bendera-bendera Peserta Piala Dunia 2018 di Kabupaten Sorong?
Sumber:Tanggal publish: 06/07/2018
Berita
Di tengah berlangsungnya Piala Dunia FIFA, beredar empat foto yang menggambarkan polisi menurunkan bendera Brazil dan Jerman dari rumah warga di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Foto-foto itu beredar di media sosial. Keempat foto tersebut pertama kalinya dipublikasikan di Facebook oleh akun Pache Chavies Asrouw pada 18 Juni pukul 13.54 dan dibagikan 368 kali. Akun Pache Chavies Asrouw menuliskan keterangan untuk foto yang diunggahnya: “Dianggap Bendera Asing. Polresta Kota Sorong turunkan sejumlah bendera Kontestan Piala Dunia 2018. Polisi himbau warga Lain turunkan sendiri benderanya masing. Sebelum Polisis Turunkan Paksa. Bagimana Menurut kalian Pecinta Bola sejagat Raya…???”
Hasil Cek Fakta
Dalam portal resmi Polri, tribratanewspapuabarat.com, Polres Sorong membenarkan telah memerintahkan jajaran Polresta hingga Polsek untuk menurunkan bendera-bendera negara peserta Piala Dunia 2018 dari rumah warga. Beberapa foto yang diunggah dalam website tersebut, juga sama dengan yang beredar di media sosial. Kapolres Sorong Kota AKBP Mariochroisty P. S. Siregar, mengatakan, penurunan bendera – bendera tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia no 41 tahun 1958 tentang penggunaan Bendera Negara Asing di wilayah NKRI.
Rujukan
[SALAH] Tanda Tangan Anies Baswedan Dalam Surat Larangan Penggunaan Kawasan Monas Oleh Aktivis 98
Sumber:Tanggal publish: 05/07/2018
Berita
Beredar surat yang melarang acara Rembuk Nasional Aktivis 98 dilakukan di Monumen Nasional. Surat itu bernomor 002/Rembuknas 98/VI/2018 dan terlihat dengan kop surat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta dibubuhi tanda tangan Anies Baswedan. Dalam surat tersebut menyebutkan bahwa kawasan Monas dilarang untuk kegiatan di luar keagamaan, kedinasan, olahraga, dan yang bersifat sosial kemasyarakatan seperti pembagian sembako dan donor darah.
Hasil Cek Fakta
Namun Anies membantah tidak pernah menandatangani surat yang dimaksud. Anies menegaskan surat yang beredar tersebut hoaks.
“Itu hoaks. Itu saya tidak pernah tanda tangan. Masa gubernur tanda tangan surat itu, itu hoaks. Itu anda juga sudah tahu tapi baru konfirmasi saya kan,” kata Anies di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis, (5/7).
Anies menjelaskan bahwa seorang gubernur tidak sekadar menandatangani surat perizinan penggunaan Monas. Untuk itu Anies meminta publik memeriksa kebenaran surat itu.
“Bukan boleh dan tidak (penggunaan Monas). Kalau seperti itu dicek saja sama surat itu hoaks. Mana ada gubernur tanda tangan surat permintaan izin,” ujar Anies.
“Itu hoaks. Itu saya tidak pernah tanda tangan. Masa gubernur tanda tangan surat itu, itu hoaks. Itu anda juga sudah tahu tapi baru konfirmasi saya kan,” kata Anies di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis, (5/7).
Anies menjelaskan bahwa seorang gubernur tidak sekadar menandatangani surat perizinan penggunaan Monas. Untuk itu Anies meminta publik memeriksa kebenaran surat itu.
“Bukan boleh dan tidak (penggunaan Monas). Kalau seperti itu dicek saja sama surat itu hoaks. Mana ada gubernur tanda tangan surat permintaan izin,” ujar Anies.
Rujukan
[BENAR] “Kepolisian Bantah Telah Menangkap Pelaku Jambret di Cempaka Putih”
Sumber:Tanggal publish: 05/07/2018
Hasil Cek Fakta
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar (Kombes), Roma Hutajulu dan Kapolsek Cempaka Putih, Komisaris Rosiana membantah informasi dari media sosial Instagram yang mengatakan pelaku jambret Cempaka Putih telah ditangkap. Keduanya menegaskan kabar itu bohong atau hoaks dan pihaknya telah menggiatkan operasi preman untuk menangkap pelaku.
Rujukan
[HOAKS] Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah KH Abd Rohman Qomari Meninggal Dunia
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 05/07/2018
Berita
Assalamualaikum wr.wb.
BERITA DUKA
اِنَّالِلّهِ وَاِنَّااِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Telah meninggal dunia guru kita Romo Yai Abd. Rohman pengasuh PP DARUL FALAH Kenongo, Blimbing, Malang.
Semoga diberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggaalkan.
أمين
BERITA DUKA
اِنَّالِلّهِ وَاِنَّااِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Telah meninggal dunia guru kita Romo Yai Abd. Rohman pengasuh PP DARUL FALAH Kenongo, Blimbing, Malang.
Semoga diberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggaalkan.
أمين
Hasil Cek Fakta
Kabar yang beredar di media pesan Whatsapp mengenai telah meninggalnya KH Abd Rohman Qomari, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah di Kota Malang, adalah tidak benar. Dilansir dari malang-post.com dan timesindonesia.co.id, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Malang Asif Budairi mengatakan, pihak PCNU Kota Malang sudah melakukan pengecekan langsung ke pesantren Darul Falah dan menemui KH Abd Rohman Qomari masih sehat. “Alhamdulillah beliau sehat wa afiat. Pengurus PCNU dan pengurus MWC NU Blimbing sudah bertemu kiai. Beliau sehat. Bahkan saat pengurus NU datang, kiai sedang santai di teras rumah beliau,” ungkapnya.
Rujukan
Halaman: 8009/8396




