Fungsi Warna Lingkaran Merah Pada Tabung Gas
(Indikator Ledakan).
Mungkin Anda mengira lingkaran merah yang terdapat di tengah tabung LPG itu hanya variasi warna saja atau desain warna tabung saja.
Ternyata lingkaran merah itu memiliki fungsi yang penting bagi pengguna LPG, berfungsi sebagai rambu rambu ledakan pada tabung LPG.
Bagaimana cara kerjanya ?
Bila pada saat anda memasak terjadi kebocoran gas dan api keluar dari selang yang bocor yang perlu dilakukan adalah melihat lingkaran merah tersebut, jika lingkaran merah tersebut masih berwarna merah berarti tabung itu masih aman untuk dilepas regulatornya saat terjadi kebocoran gas untuk mematikan apinya, namun sebaliknya jika lingkaran merah itu sudah berubah warna menjadi warna hitam berarti tabung LPG sudah tidak aman, dan anda harus cepat-cepat menyelamatkan diri pergi sejauh mengkin karena tabung dalam kondisi status berbahaya.
Nah seperti itulah fungsi lingkaran merah pada tabung LPG yang dibuat oleh pertamina untuk keamanan pengguna.
Semoga Bermanfaat
[DISINFORMASI] Lingkaran Merah Di Tabung LPG Berubah Warna Hitam Penanda Tabung Akan Meledak
Sumber: Media Sosial FacebookTanggal publish: 14/12/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV Jateng DIY Andar Titi Lestari menjelaskan, lingkaran merah di tabung gas LPG merupakan sebuah standar SNI melambangkan bahwa benda tersebut mudah terbakar. “Lingkaran merah pada tabung gas LPG merupakan standar SNI yang melambangkan benda mudah terbakar,” terangnya.
Rujukan
[DISINFORMASI] Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!
Sumber: Media Sosial Facebook dan Laman DaringTanggal publish: 13/12/2018
Berita
Heran orang satu ni..
Dibelahan dunia sana..
Eropa dan negara" barat yang warganya mayoritas non muslim berbondong bondong masuk islam..
Ee malah dia mau mnjauhkan orang islam dari islam..
Wahh...
Ni orang perlu diwaspadai..
Dan baru dijaman jokowi Quran jadi 40 juz versi puan..
mantap berarti ada kemajuan dong..??!!
Narasi di Laman Daring:
Judul artikelnya “Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!”
Di dalam artikelnya dituliskan bahwa Puan Maharani akan menghapus pendidikan Agama Islam.
"pendidikan agama dihapus"
Pendidikan Agama Dihapus
PAI dihapus
Pendidikan Agama Dihapus
Dibelahan dunia sana..
Eropa dan negara" barat yang warganya mayoritas non muslim berbondong bondong masuk islam..
Ee malah dia mau mnjauhkan orang islam dari islam..
Wahh...
Ni orang perlu diwaspadai..
Dan baru dijaman jokowi Quran jadi 40 juz versi puan..
mantap berarti ada kemajuan dong..??!!
Narasi di Laman Daring:
Judul artikelnya “Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!”
Di dalam artikelnya dituliskan bahwa Puan Maharani akan menghapus pendidikan Agama Islam.
"pendidikan agama dihapus"
Pendidikan Agama Dihapus
PAI dihapus
Pendidikan Agama Dihapus
Hasil Cek Fakta
Klaim postingan bahwa Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, akan menghapus pendidikan agama tidak benar. Rujukan postingan itu, yakni operaind.blogspot.com, merupakan laman yang tidak jelas siapa penulisnya dan artikelnya merupakan hasil editan dari beberapa artikel tentang tuduhan kepada Musdah Mulia sebagai Kader PDIP dan inisiator penghapusan pendidikan Agama Islam. Artikel yang dirujuk itu pun tidak benar. Sebab, Musdah sudah memberikan klarifikasi melalui video di channel ICRP4Peace Channel. dan menyatakan bahwa isu dirinya kader PDIP dan ingin menghapus pelajaran Agama Islam tidak benar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/797776157221588/
- https://turnbackhoax.id/2018/12/13/salah-puan-jika-negara-ingin-maju-dan-berkembang-pendidikan-agama-islam-harus-di-hapus/
- https://www.google.com/search?q=%22Sejak%20PM%20Lee%20Kuan%20Yew%20ditetapkan%20bahwa%20agama%20urusan%20pribadi,%20bukan%20urusan%20sekolah%20atau%20negara.%22
- https://www.youtube.com/watch?v=xo2gA8FWDOo
- https://nasional.tempo.co/read/1118197/musdah-mulia-saya-bukan-aktivis-partai-termasuk-pdip
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/739358136396724/
- https://www.facebook.com/MafindoID/posts/1011959738943664
- http://www.mujahidahmuslimah.com/home/index.php/profil/musdah-mulia/110-curriculum-vitae-prof-dr-musdah-mulia-m-a
- http://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/08/UU_no_20_th_2003.pdf
[SALAH] Air Selokan di Malang Berwarna Hijau Toska
Sumber: twitter.comTanggal publish: 13/12/2018
Berita
Warga Malang dihebohkan oleh cuitan seorang warganet di Twitter soal perubahan warna pada sebuah saluran air, Rabu (12/12). Akun dengan nama @samsula__ tersebut menginformasikan bahwa ada salah satu selokan berwarna tosca dengan debit air cukup deras.
Hasil Cek Fakta
Ternyata setelah sampai lokasi, air di selokan itu warnanya seperti air pada umumnya, cokelat dan sedikit keruh. JawaPos.com kemudian mencoba untuk mengorek keterangan warga setempat. Salah satunya adalah Supriyono. Dia mengaku tidak melihat air berwarna tosca. “Saya sendiri nggak lihat, Mbak. Kemarin-kemarin juga nggak tahu, nggak ada yang heboh warga sini,” katanya.
Rujukan
[SALAH] Ancaman Pembunuhan Pada Anggota KPU Jika Tak Menangkan Jokowi Di Pilpres 2019
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/12/2018
Berita
Baru-baru ini beredar info yang tersebar di media sosial facebook yang menyebutkan bahwa adanya ancaman pembunuhan terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) apablia tidak memenangkan calon presiden Jokowi. Dalam unggahan yang disertai dengan foto itu disebutkan bahwa Bupati Fakfak di Papua Barat meninggal dengan cara diracun karena berniat membongkar kasus korupsi.
Hasil Cek Fakta
Polisi mengklarifikasi bahwa info tersebut adalah hoaks, karena tidak ada kasus pembunuhan terhadap bupati fak-fak, dan mantan ketua KPU Husni Kamil Malik Meningal akibat sakit yang di derita bukan karena dibunuh.
Rujukan
Halaman: 8042/8587





