[BENAR] Berita “Pelabuhan Mewah yang Diresmikan Jokowi Jadi Pelabuhan Hantu” yang Diturunkan
Sumber:Tanggal publish: 07/04/2018
Berita
“WADUH! Berita Menohok Liputan6 “Pelabuhan Mewah yang Diresmikan Jokowi Jadi Pelabuhan Hantu”, Langsung DI DELETE”, selengkapnya di bagian REFERENSI.
Hasil Cek Fakta
Berita tersebut diturunkan karena prematur, baru diresmikan beberapa bulan sudah diberitakan. Per 2018 setelah sekitar setahun diresmikan pelabuhan tersebut mulai ramai karena sudah mulai beroperasi: “Meski belum beroperasi secara normal, namun aktivitas di pelabuhan tersebut mulai ramai di kunjungi masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.”
Kesimpulan
Berita tersebut diturunkan karena prematur, per 2018 setelah sekitar setahun diresmikan pelabuhan tersebut mulai beroperasi.
Rujukan
[BERITA] “Benarkah Menteri Susi Sediakan 20 Bus untuk Aksi 411 atau 212?”
Sumber:Tanggal publish: 06/04/2018
Berita
Benarkah Menteri Susi Sediakan 20 Bus untuk Aksi 411 atau 212?
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari tirto.id, Informasi perihal “Menteri Susi datang ke Jokowi dan mengaku bahwa dirinya menyewa 20 bus dari Pangandaran ke Monas untuk aksi 411” tersebut diklaim diambil dari video yang menampilkan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhamamad Zainul Majdi (TGB) dalam sebuah acara di Jambi.
Susi Pudjiastuti merespons melalui akun Twitternya. Ia menjawab pertanyaan akun @AmbarwatiRexy yang bertanya kebenaran potongan video TGB tersebut: “Tidak benar. Yg benar orang2 Pangandaran, Ciamis ke jakarta pake bus. Sy tidak mengikuti atau perhatikan kegiatan 411 ataupun 212.”
Tirto melakukan konfirmasi kepada Susi Pudjiastuti, Tuan Guru Bajang, KH. Nonop Hanafi dan peserta long march Aksi 212.
Jawaban Susi Pudjiastuti : "Tidak"
Jawaban Tuan Guru Bajang : “Mungkin saya yang salah menafsirkan omongan Ibu Susi.”
Jawaban KH. Nonop Hanafi : “Ada 25 bus [yang] disediakan Dinas Perhubungan Jawa Barat.”
Susi Pudjiastuti merespons melalui akun Twitternya. Ia menjawab pertanyaan akun @AmbarwatiRexy yang bertanya kebenaran potongan video TGB tersebut: “Tidak benar. Yg benar orang2 Pangandaran, Ciamis ke jakarta pake bus. Sy tidak mengikuti atau perhatikan kegiatan 411 ataupun 212.”
Tirto melakukan konfirmasi kepada Susi Pudjiastuti, Tuan Guru Bajang, KH. Nonop Hanafi dan peserta long march Aksi 212.
Jawaban Susi Pudjiastuti : "Tidak"
Jawaban Tuan Guru Bajang : “Mungkin saya yang salah menafsirkan omongan Ibu Susi.”
Jawaban KH. Nonop Hanafi : “Ada 25 bus [yang] disediakan Dinas Perhubungan Jawa Barat.”
Kesimpulan
Karena konteks itulah, artikel berjudul “Subhanallah.. Saat Sukmawati Lecehkan Islam, TGB UNGKAP: Menteri Susi Sewa 20 Bus Untuk Support Aksi 411” dapat dimasukan dalam kategori informasi “not eligible”. Selain mengandung disinformasi; terdapat misleading antara judul dengan informasi di dalam video yang menjadi satu-satunya rujukan.
Rujukan
[SALAH] “Ini bukan love saudaraku, ini salib”
Sumber:Tanggal publish: 06/04/2018
Berita
“Ini bukan love saudaraku, ini salib.
Berhati-hatilah di zaman now ini, dan ingatkan saudara kita yang lainnya.”
Berhati-hatilah di zaman now ini, dan ingatkan saudara kita yang lainnya.”
Hasil Cek Fakta
“Finger heart gesture” adalah tren yang dimulai dari Korea Selatan, cara yang lebih sederhana untuk menirukan lambang cinta daripada menggunakan dua tangan dan seluruh jari. Tidak ada hubungannya dengan Salib.
Rujukan
[BERITA] “Hoax Bendera Terbalik, Panglima TNI Disebut Goblok”
Sumber:Tanggal publish: 06/04/2018
Berita
Hoax Bendera Terbalik, Panglima TNI Disebut Goblok
Hasil Cek Fakta
Bendera terbalik yang dimaksud, terdapat di dalam sebuah foto yang di-posting di grup Facebook bernama United Muslim Cyber Army. Dalam foto tersebut, terlihat Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersalaman dengan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Lebanon, Lieutenant General Joseph Aoun di Markas Besar Angkatan Bersenjata Lebanon, Beirut.
Apa yang dituduhkan ternyata hanya sebuah kebohongan. Menurut Pusat Penerangan TNI melalui akun Twitter resminya, bendera yang terpasang itu bukan sang saka Merah Putih.
Melainkan bendera Pataka Lebanese Armed Forces. Dan, bendera itu hanya memiliki kesamaan warna saja dengan bendera RI. Hanya saja pada bagian tengah bendera terdapat lambang PLAF.
“Just Info….buat tweeps yg menanyakan bendera terbalik…gbr d bawah bisa mnjdi jwban.” tulis Puspen TNI seperti dikutip VIVA, Kamis, 5 April 2018.
Apa yang dituduhkan ternyata hanya sebuah kebohongan. Menurut Pusat Penerangan TNI melalui akun Twitter resminya, bendera yang terpasang itu bukan sang saka Merah Putih.
Melainkan bendera Pataka Lebanese Armed Forces. Dan, bendera itu hanya memiliki kesamaan warna saja dengan bendera RI. Hanya saja pada bagian tengah bendera terdapat lambang PLAF.
“Just Info….buat tweeps yg menanyakan bendera terbalik…gbr d bawah bisa mnjdi jwban.” tulis Puspen TNI seperti dikutip VIVA, Kamis, 5 April 2018.
Rujukan
Halaman: 8093/8392





