Klarifikasi Grab Indonesia Terkait Dukungan Forum Komunikasi Grab Lampung (FOKGRAL) Kepada Salah Satu Pasangan Calon Pilgub Lampung
Sumber:Tanggal publish: 03/04/2018
Berita
Klarifikasi Manajemen Grab Indonesia terkait dukungan Forum Komunikasi Grab Lampung (FOKGRAL) kepada pasangan calon Arinal Djunaidi-Chusnunia pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Lampung.
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari rilis.id, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata melalui keterangan persnya membantah pemberitaan tersebut.
“Terkait pemberitaan mengenai dukungan sejumlah mitra pengemudi Grab kepada salah satu pasangan kandidat Gubernur Lampung melalui kunjungan ke Posko Tim Kerja Pemenangan, bersama ini kami sampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh salah satu organisasi perkumpulan mitra pengemudi Grab di Lampung, tanpa adanya keterlibatan dari Grab sebagai perusahaan,” ungkap Ridzki.
Senada dengan Ridzki, Perwakilan Grab Indonesia di Lampung, Kartika Honggono juga menyatakan, pihak perusahaan Grab tidak bertanggung jawab atas pernyataan dukungan FOKGRAL kepada pasangan Arinal-Nunik.
“Terkait pemberitaan mengenai dukungan sejumlah mitra pengemudi Grab kepada salah satu pasangan kandidat Gubernur Lampung melalui kunjungan ke Posko Tim Kerja Pemenangan, bersama ini kami sampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh salah satu organisasi perkumpulan mitra pengemudi Grab di Lampung, tanpa adanya keterlibatan dari Grab sebagai perusahaan,” ungkap Ridzki.
Senada dengan Ridzki, Perwakilan Grab Indonesia di Lampung, Kartika Honggono juga menyatakan, pihak perusahaan Grab tidak bertanggung jawab atas pernyataan dukungan FOKGRAL kepada pasangan Arinal-Nunik.
Kesimpulan
Grab Indonesia melalui keterangan persnya telah membantah bahwa Grab Indonesia mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah pada Pilkada Gubernur Lampung. Adapun, dukungan FOKGRAL kepada salah satu calon merupakan dukungan mitra pengemudi Grab dan tidak mencerminkan sikap perusahaan.
Rujukan
[SALAH] “Bandara Kertajati – Majalengka Hadiah dari Jokowi untuk Provinsi “paling syaringah” di Indonesia”
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2018
Berita
“BANDARA KERTAJATI – MAJALENGKA
Hadiah dari Jokowi untuk Provinsi “paling syaringah” di Indonesia.
Salah1 balasan sangat manis untuk Provinsi dimana Jokowi, Sang Presiden Indonesia terpilih justru kalah di PilPres 2014 !
Jokowi kembali membuktikan bahwa dirinya benar-benar BEKERJA NYATA !
Sekaligus salah1 alasan kenapa JaBar harus ada ditangan pemimpin yang TEPAT ! Yang sejalan dengan Pemerintah Pusat !
Jawa Barat…
Buka Mata, Buka Telinga, Pakai Hati Nurani !
Tahu kenapa Jokowi harus 2 Periode ?
#JKW2P#JKW2PDAG
#TETAPJOKOWI
Samuel Tanujaya”.
Hadiah dari Jokowi untuk Provinsi “paling syaringah” di Indonesia.
Salah1 balasan sangat manis untuk Provinsi dimana Jokowi, Sang Presiden Indonesia terpilih justru kalah di PilPres 2014 !
Jokowi kembali membuktikan bahwa dirinya benar-benar BEKERJA NYATA !
Sekaligus salah1 alasan kenapa JaBar harus ada ditangan pemimpin yang TEPAT ! Yang sejalan dengan Pemerintah Pusat !
Jawa Barat…
Buka Mata, Buka Telinga, Pakai Hati Nurani !
Tahu kenapa Jokowi harus 2 Periode ?
#JKW2P#JKW2PDAG
#TETAPJOKOWI
Samuel Tanujaya”.
Hasil Cek Fakta
Humas PT BIJB Aradea Adisudarma menyangkal foto-foto tersebut adalah bagian dalam interior terminal BIJB Kertajati. Area lantai 1 dan lantai 2 pun belum semuanya bisa diakses. Apalagi untuk pengambilan gambar. Sebab masih ada proses penyelesaian pekerjaan atap plafon. Sehingga, selain pekerja proyek, tidak diperkenankan masuk pada beberapa zona karena khawatir tertimpa material.
Diketahui Foto ketiga dan kedua dari post tersebut adalah foto interior Muscat International Airport, Oman.
Diketahui Foto ketiga dan kedua dari post tersebut adalah foto interior Muscat International Airport, Oman.
Rujukan
[BENAR] Prabowo Bantah Ditawari Rp. 15 Triliun untuk Menjadi Cawapres Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2018
Berita
(1) “Dari mana (informasi) itu. Saya nggak tahu,” kata Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Minggu (1/4) kemarin.
(2) “Saya kurang tahu siapa yang ngomong. Nggak benar itu. Udah yah,” bantah Prabowo.
(2) “Saya kurang tahu siapa yang ngomong. Nggak benar itu. Udah yah,” bantah Prabowo.
Hasil Cek Fakta
Kabar tersebut telah dibantah Prabowo saat mengisi acara Silaturrahmi Temu Kader Partai Gerindra di Depok, Jawa Barat, Minggu (1/4) kemarin. “Dari mana (informasi) itu. Saya nggak tahu,” katanya. Prabowo pun menegaskan bahwa informasi adanya tawaran sebesar Rp. 15 Triliun dari pihak istana untuk menjadi Cawapres Jokowi merupakan sesuatu yang salah alias tidak benar.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Kusuma Sundari juga membantah hal tersebut. Menurutnya Jokowi bukan orang yang mempunyai banyak uang.“Analisisku ada yang mau ngacau Jokowi. Black campaign gitu. Sehingga mengaku utusan istana. Di politik itu paling rawan klaim-klaim-an. Saya tidak percaya. Ngarange mekso (mengarangnya terlalu memaksa),” pungkas Eva.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Kusuma Sundari juga membantah hal tersebut. Menurutnya Jokowi bukan orang yang mempunyai banyak uang.“Analisisku ada yang mau ngacau Jokowi. Black campaign gitu. Sehingga mengaku utusan istana. Di politik itu paling rawan klaim-klaim-an. Saya tidak percaya. Ngarange mekso (mengarangnya terlalu memaksa),” pungkas Eva.
Kesimpulan
Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto membantah dirinya pernah ditawari uang Rp. 15 Triliun dari pengusaha yang mengatasnamakan utusan istana untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Prabowo menyatakan informasi itu tidak benar.
Rujukan
[SALAH] Jajak Pendapat Google “Joko Widodo Dianggap Layak Memimpin untuk Dua Periode”
Sumber:Tanggal publish: 02/04/2018
Berita
“Joko Widodo Dianggap Layak Memimpin untuk Dua Periode, Anda Setuju atau Tidak? Isi Polling Cepatnya di Sini"...Selengkapnya di bagian REFERENSI.
Bagaimana tanggapan anda? Silahkan isi polling di bawah : (Polling Ditutup 20 April)”.
Bagaimana tanggapan anda? Silahkan isi polling di bawah : (Polling Ditutup 20 April)”.
Hasil Cek Fakta
Domain tersebut, googlepolling.gdn, sebelumnya sudah pernah digunakan juga untuk mengadakan jajak pendapat (polling) palsu yaitu jajak pendapat “Video Ustad Abdul Somad yang Akan Dihapus Google”.
Kesimpulan
Domain tersebut, googlepolling.gdn, sebelumnya sudah pernah digunakan juga untuk mengadakan jajak pendapat (polling) palsu. Berdasarkan komentar di laman tersebut, setidaknya sudah ada 424 warganet yang tertipu.
Rujukan
Halaman: 8097/8392






