Artis Arie K Untung dituding telah menyebarkan berita bohong alias hoax. Di dalam postingannya pada 8 Maret 2018, Arie mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan seorang bocah berjalan di tengah padang pasir dikelilingi petugas UNHCR, dan disertai dengan caption.
“Anak 4 th bermigrasi sendirian di gurun dr Suriah ke Jordan,ditemukan unhcr hny bw tas pakaian dari ibu dan adiknya, yg terbunuh di Suriah,” kicau Arie Untung di dalam keterangan fotonya.
Kini postingan tersebut sudah dihapus dari akun Twitter Arie Untung. Tidak ada penjelasan apapun dari Arie Untung mengenai tudingan menyebarkan hoax.
[BERITA] “Diserang Netizen Karena Dituding Sebar Berita Hoax, Arie Untung Hapus Postingannya”
Sumber: Media DaringTanggal publish: 14/03/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Rujukan
[SALAH] “Menkominfo Rudiantara dipaksa Intelijen China Untuk Bocorkan Minimal 70 Juta Data KK dan NIK yang Sesuai”
Sumber: twitter.comTanggal publish: 14/03/2018
Berita
Menkominfo Rudiantara dipaksa intelijen China untuk bocorkan minimal 70 juta data KK dan NIK yang sesuai | Rudiantara dipaksa kejar target paling lambat akhir Mei tahun ini untuk produksi jutaan KTP di Beijing atas arahan Xi Jin Ping untuk pemenangan Jokowi | *infovalid
Hasil Cek Fakta
Dalam kerja jurnalistik pernyataan narasumber lazimnya diverifikasi terlebih dahulu dan diberi penjelasan dalam kapasitas apa narasumber memberikan pernyataannya. Pernyataan tersebut mestinya diuji dengan pertanyaan-pertanyaan seperti, apa bukti dari pernyataan tersebut? Dalam konteks bagaimana narasumber bisa mendapat informasi tersebut?”. Menambahkan “info valid”, “ini bukan hoax”, dan sejenisnya, tidak menjadikan info tersebut valid. Tanpa sumber yang valid berarti info tersebut tidak valid.
Rujukan
[HOAKS] Pesan Berantai Undian Berhadiah Dari Kementerian Tenaga Kerja Untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hongkong
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 14/03/2018
Berita
Narasi:
INFORMASI RESMI DARI DEPNAKER REPUBLIK INDONESIA !!!!!
Selamat Anda Terpilih Mendapatkan PENGHARGAAN sebesar NT $. 350.000 dari DEPARTEMEN KETENAGA KERJAAN INDONESIA. Sebagai Pahlawan Devisa Negara terbaik Tahun 2017-2018. Kode registrasi TWN37589
Hubungi Call office:
+62853-9313-1245
A/n HARYONO
Atau kunjungi Alamat Website:
www.DEPNAKER.yolasite.com
1. Bagi anda penerimah pemberitahuan ini melalui Telephone atau Sms Whatsapp. Berarti telah resmi mendapatkan penghargaan tersebut tanpa diundi lagi.
2. Penghargaan Depnaker Bebas Biaya dan telah mendapat sertifikat Bebas pajak dari pemerintah Republik Indonesia.
3. Pengurusan Penghargaan telah mendapat Pengawasan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dumaksudkan untuk menghindari hal-hal Negatif.
Peringatan:
HATI HATI PENIPUAN BILA DALAM PENGURUSAN ANDA DIMINTAI BIAYA, DARI OKNUM OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNH JAWAB. TANPA SEPENGETAHUAN DARI PIHAK DEPNAKER RI.
pengirim:
Depnaker Ri.
73538373777
INFORMASI RESMI DARI DEPNAKER REPUBLIK INDONESIA !!!!!
Selamat Anda Terpilih Mendapatkan PENGHARGAAN sebesar NT $. 350.000 dari DEPARTEMEN KETENAGA KERJAAN INDONESIA. Sebagai Pahlawan Devisa Negara terbaik Tahun 2017-2018. Kode registrasi TWN37589
Hubungi Call office:
+62853-9313-1245
A/n HARYONO
Atau kunjungi Alamat Website:
www.DEPNAKER.yolasite.com
1. Bagi anda penerimah pemberitahuan ini melalui Telephone atau Sms Whatsapp. Berarti telah resmi mendapatkan penghargaan tersebut tanpa diundi lagi.
2. Penghargaan Depnaker Bebas Biaya dan telah mendapat sertifikat Bebas pajak dari pemerintah Republik Indonesia.
3. Pengurusan Penghargaan telah mendapat Pengawasan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dumaksudkan untuk menghindari hal-hal Negatif.
Peringatan:
HATI HATI PENIPUAN BILA DALAM PENGURUSAN ANDA DIMINTAI BIAYA, DARI OKNUM OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNH JAWAB. TANPA SEPENGETAHUAN DARI PIHAK DEPNAKER RI.
pengirim:
Depnaker Ri.
73538373777
Hasil Cek Fakta
Pesan berantai beredar di kalangan pekerja migran Indonesia (PMI) di Hongkong yang mengklaim dari Departemen Ketenagakerjaan Indonesia. Pesan itu berisikan informasi undian berhadiah sebesar NT$350 ribu.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia pun langsung merespon pesan berantai tersebut. Dilansir dari antaranews.com, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menyatakan, informasi dalam pesan berantai itu tidak benar sebab pihak Kemnaker tidak pernah membuat atau menyebarkan informasi undian berhadiah tersebut. “Tidak ada dan tidak benar itu. Kementerian tidak pernah bilang seperti itu. Tolong konfirmasi kalau ada berita gitu-gitu,“ tegasnya.
Menaker kemudian mengimbau kepada PMI dimana pun agar bersikap hati-hati dalam menyikapi rumor atau isu apa pun tentang “undian berhadiah” dari Kemnaker. “Kalau ada informasi yang tidak jelas, tolong dicek dulu, bisa di-mention ke saya,” ujarnya.
Bantahan yang sama pun dikemukakan oleh Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Kemnaker, Soes Hindharno. Ia mengatakan, pihak Kemnaker tidak pernah membuat undian berhadiah bagi tenaga kerja indonesia (TKI) teladan. Untuk itu, Soes berpesan, TKI di luar negeri jangan sampai terhasut dengan informasi bohong (seperti undian berhadiah dari Kemnaker).
“TKI jangan terpengaruh kabar hoaks, harus check and recheck biar tidak tertipu,” ujar Soes. Selain itu, ia berjanji, akan menelusuri siapa penyebar pesan tersebut kepada pihak-pihak terkait.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia pun langsung merespon pesan berantai tersebut. Dilansir dari antaranews.com, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menyatakan, informasi dalam pesan berantai itu tidak benar sebab pihak Kemnaker tidak pernah membuat atau menyebarkan informasi undian berhadiah tersebut. “Tidak ada dan tidak benar itu. Kementerian tidak pernah bilang seperti itu. Tolong konfirmasi kalau ada berita gitu-gitu,“ tegasnya.
Menaker kemudian mengimbau kepada PMI dimana pun agar bersikap hati-hati dalam menyikapi rumor atau isu apa pun tentang “undian berhadiah” dari Kemnaker. “Kalau ada informasi yang tidak jelas, tolong dicek dulu, bisa di-mention ke saya,” ujarnya.
Bantahan yang sama pun dikemukakan oleh Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Kemnaker, Soes Hindharno. Ia mengatakan, pihak Kemnaker tidak pernah membuat undian berhadiah bagi tenaga kerja indonesia (TKI) teladan. Untuk itu, Soes berpesan, TKI di luar negeri jangan sampai terhasut dengan informasi bohong (seperti undian berhadiah dari Kemnaker).
“TKI jangan terpengaruh kabar hoaks, harus check and recheck biar tidak tertipu,” ujar Soes. Selain itu, ia berjanji, akan menelusuri siapa penyebar pesan tersebut kepada pihak-pihak terkait.
Rujukan
- https://www.antaranews.com/berita/692626/menaker-bantah-ada-undian-berhadiah-bagi-pekerja-di-hong-kong
- https://bisnis.tempo.co/read/1069396/beredar-sms-undian-berhadiah-bagi-tki-kemnaker-itu-hoax
- http://www.jurnas.com/artikel/30499/Hati-hati-Tak-Ada-Undian-Berhadiah-Atas-Nama-Kemnaker/
- https://news.detik.com/berita/d-3914621/kemenaker-sms-berhadiah-pmi-teladan-di-hong-kong-hoax
- http://www.rmol.co/read/2018/03/13/330466/Menaker:-Hati-hati-SMS-Undian-Berhadiah-Atas-Nama-Kemnaker-
- https://www.liputan6.com/news/read/3369985/kemnaker-tepis-sms-hoax-undian-berhadiah-untuk-tki-di-hongkong
- https://www.covesia.com/news/baca/50261/menaker-informasi-undian-berhadiah-bagi-pekerja-di-hongkong-hoax
SURAT PENETAPAN NIP CPNS FORMASI CALON HAKIM
Sumber: Media SosialTanggal publish: 14/03/2018
Berita
Menindaklanjuti surat Sekretaris Mahkamah Agung selaku ketua panitia seleksi CPNS dilingkungan Mahkamah Agung Nomor : 19/Pansel/MA/02/2018 tentang permohonan pemeriksaan pemberkasan akhir dan penetapan Nomer Induk Kepegawaian pada CPNS di lingkungan Mahkamah Agung formasi tambahan dan susukan untuk jabatan Calon Hakim yang dikirimkan kepada pihak kami pada tanggal 28 Februari 2018 dan menindaklanjuti surat berita acara serah terima berkas CPNS Mahkamah Agung Formasi jabatan Calon Hakim pada tanggal 28 Februari 2018.
Hasil Cek Fakta
Humas BKN, Biro Hubungan Masyarakat BKN mendapat laporan dari masyarakat terkait surat yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara. Dalam surat tersebut, diberitahukan bahwa akan dilakukan proses penetapan Nomor Induk Pegawai atau NIP susulan bagi CPNS Mahkamah Agung formasi Calon Hakim Kepada calon korbannya.
Merespon pengaduan tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Mohammad Ridwan mengaku telah mendapat aduan tentang surat yang mengatasnamakan instansinya itu. Melansir dari situs resmi Badan Kepegawaian Negara www.bkn.go.id, Ridwan menegaskan jika BKN tidak pernah menerbitkan surat tersebut.
Ridwan menambahkan, surat palsu itu juga melampirkan keterangan palsu terkait Surat Sektretaris Mahkamah Agung Nomor: 19/Pansel/MA/02/2018 tentang Permohonan Pemeriksaan Pemberkasan Akhir dan Penetapan NIP Pada CPNS di lingkungan Mahkamah Agung Formasi Tambahan dan Susulan untuk jabatan calon Hakim, yang juga dikirimkan ke BKN.
Merespon pengaduan tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Mohammad Ridwan mengaku telah mendapat aduan tentang surat yang mengatasnamakan instansinya itu. Melansir dari situs resmi Badan Kepegawaian Negara www.bkn.go.id, Ridwan menegaskan jika BKN tidak pernah menerbitkan surat tersebut.
Ridwan menambahkan, surat palsu itu juga melampirkan keterangan palsu terkait Surat Sektretaris Mahkamah Agung Nomor: 19/Pansel/MA/02/2018 tentang Permohonan Pemeriksaan Pemberkasan Akhir dan Penetapan NIP Pada CPNS di lingkungan Mahkamah Agung Formasi Tambahan dan Susulan untuk jabatan calon Hakim, yang juga dikirimkan ke BKN.
Rujukan
Halaman: 8113/8387




