[DISINFORMASI] Post yang membagikan berita “Usut Korupsi Asian Games, Polda Metro Periksa Erick Tohir”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 09/09/2018
Berita
"Usut Korupsi Asian Games, Polda Metro Periksa Erick Tohir"
Hasil Cek Fakta
Post sumber membagikan berita tahun 2017, korbannya adalah mereka yang hanya membaca judul saja tanpa cek isi berita, contohnya akun-akun yang berkomentar di post tersebut. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[DISINFORMASI] Judul Berita “Prabowo: Mengaji Tidak Dibutuhkan Dalam Memimpin Negara”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 09/09/2018
Berita
“Mengaji Tidak Dibutuhkan Dalam Memimpin Negara…?
ah Pokoknya apa kata Prabowo laaah…..
Amin Rais jangan nyinyir yaaaa keh keh keh
#Pak Dhe lanjut 2 periode
Suhardi”.
ah Pokoknya apa kata Prabowo laaah…..
Amin Rais jangan nyinyir yaaaa keh keh keh
#Pak Dhe lanjut 2 periode
Suhardi”.
Hasil Cek Fakta
Hasil tangkapan layar yang digunakan post sumber adalah hasil suntingan, judul yang benar: “Prabowo: Saya Kehilangan Ajudan, Ditembak Tidak Jelas”. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[DISINFORMASI] Tangkapan layar berita di Detik, Republika dan Kompas hasil suntingan
Sumber: twitter.comTanggal publish: 09/09/2018
Hasil Cek Fakta
Tangkapan-tangkapan layar yang diinformasikan oleh post sumber adalah hasil suntingan, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/743912075941330/
- https://news.detik.com/berita/d-4199919/pengacara-yang-belanja-siapa-kok-pakai-nama-roy-suryo
- https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/07/16235951/ditolak-dprd-pemprov-dki-ngotot-usulkan-uang-transpor-pendamping-rw
- http://republika.co.id/index/2018/09/08
- https://twitter.com/ipangwahid/status/1038681357096902656
(BENAR): KPK Klarifikasi Bahwa Situs kpk-online.com Bukanlah Milik Instansi Pemberantasan Korupsi Tersebut
Sumber: kpk-online.comTanggal publish: 08/09/2018
Hasil Cek Fakta
Debunk ini berisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap informasi sebuah foto karangan bunga yang memberikan selamat atas launchingnya kpk-online.com. KPK menegaskan situs KPK-Online bukan bagian dari KPK. “Karena beredarnya foto karangan bunga yang seolah-oleh dikirimkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, kami tegaskan KPK tidak pernah mengirimkan karangan bunga tersebut dan KPK tidak terafiliasi dengan nama organisasi yang disebutkan di sana,” kata jubir KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Sabtu (8/9).
Rujukan
Halaman: 8115/8578






