Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini, melalui keterangan tertulisnya menyatakan, rockmelon Australia belum pernah ada yang masuk ke Indonesia. Dengan begitu, larangan ini diadakan sebatas informasi dan masyarakat diminta tidak perlu resah karena melon di dalam negeri masih aman dikonsumsi.
“Buah melon yang beredar di pasaran saat ini murni buah lokal dari petani Indonesia dan kami menjamin buah tersebut sehat dan aman untuk dikonsumsi,” tutur Banun.
[BENAR] “Ini Penjelasan Mentan soal Larangan Rockmelon Australia ke Indonesia”
Sumber: Media SosialTanggal publish: 11/03/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Rujukan
Pelaku Penusukan Ustaz di Depok Telah Belasan Tahun Alami Gangguan Jiwa
Sumber: facebook.comTanggal publish: 11/03/2018
Berita
Ya Alloh.. ternyata beneran, ada orang gila yang membunuh para ulama, ini kejadian didepan mata, di Perum BSI 1, Imam dan DKM Masjid Darul Muttaqin ditusuk orang gila saat Sholat Subuh pagi tadi, Alhamdulillah pelakunya tertangakp
Hasil Cek Fakta
Pelaku penusukan terhadap ustaz di Depok, Vivi diketahui sejak 2004 mengidap gangguan jiwa. Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto menuturkan, Vivi telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Lola, kakak Vivi yang tinggal di Blok C di perumahan yang sama menuturkan, adiknya itu memang sudah mengidap gangguan jiwa sejak 2004.
“Sejak 2004 sudah mengidap gangguan jiwa saat tinggal di Palu, Sulawesi Tengah, sama suaminya,” ungkap Lola kepada wartawan di Sawangan, Depok.
Di Palu, Vivi sempat dirukiah, namun tak juga sembuh. Karena kondisinya itulah, suaminya akhirnya menceraikan Vivi.
“Setelah bercerai dia pindah ke Perumahan BSI ini tahun 2011,” jelas Lola.”
“Sejak 2004 sudah mengidap gangguan jiwa saat tinggal di Palu, Sulawesi Tengah, sama suaminya,” ungkap Lola kepada wartawan di Sawangan, Depok.
Di Palu, Vivi sempat dirukiah, namun tak juga sembuh. Karena kondisinya itulah, suaminya akhirnya menceraikan Vivi.
“Setelah bercerai dia pindah ke Perumahan BSI ini tahun 2011,” jelas Lola.”
Rujukan
[SALAH] “Ulama di Arab Saudi diturunkan Paksa Dari Mimbar Karena Mengkritik Pemerintah" [FALSE] “Saudi-Imam Arrested From the Pulpit for Speaking Against Jews”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 11/03/2018
Berita
SAUDI - IMAM ARRESTED FROM THE PULPIT FOR SPEAKING AGAINST JEWS.
Hasil Cek Fakta
Otoritas keamanan Saudi (الأمن العام) telah mengeluarkan keterangan resmi terkait video viral seorang yang diturunkan dari mimbar. Dijelaskan dalam keterangan tersebut bahwa orang tua yang diturunkan dari mimbar saat khutbah Jum’at itu adalah orang yang memiliki kelainan jiwa. Catatan medisnya ada di salah satu rumah sakit. Sekarang telah diserahkan untuk pengobatan dan perawatan lebih lanjut. Kejadian ini terjadi di salah satu masjid di Yanbu’ (salah satu kota di Saudi dekat Madinah). Info ini bisa dicek di akun resmi @security_gov. Jadi tidak benar info hoax yang menyatakan dia diturunkan paksa karena materi khutbahnya memojokkan pemerintah.
Rujukan
[BERITA] “Hoaks Pil Mandul, Biang Keladi Perang Antaragama di Sri Lanka”
Sumber: Media DaringTanggal publish: 10/03/2018
Berita
Bermula pada Senin (26/2) di sebuah rumah makan milik warga Muslim bernama A.L. Farsith, di jalan Senanayake, Ampara. Saat itu, seorang pelanggan mengeluhkan adanya benda kecil aneh di makanan yang disajikan di restoran tersebut. Dia lalu menelepon seseorang, tidak lama kemudian datanglah sekitar 40 pria dari suku Sinhala. Dalam rekaman video yang viral di Sri Lanka, Farsith dicecar dan diancam oleh orang-orang itu. Pada percakapan tersebut, Farsith mengakui bahwa dia menaruh pil sterilisasi alias pil mandul dalam makanan itu. Sontak, pengakuan Farsith ini semakin membakar amarah. Restorannya dirusak. Akibatnya dua wilayah Sri Lanka memanas. Massa yang beringas menyerang warga Muslim, membakar tempat usaha mereka dan merusak rumah ibadah.
Berdasarkan penelusuran media berbahasa Inggris di Sri Lanka, Sunday Observer. Farsith mengaku saat itu ketakutan, dan tidak mengerti bahasa Sinhala yang diucapkan massa. Ada satu kata yang terngiang, "wandapethi", yang belakangan dia ketahui artinya pil sterilisasi.
"Bahasa Sinhala saya tidak bagus. Saya tidak pernah mendengar kata 'wandapethi' sebelumnya. Saya takut nyawa saya terancam, jadi saya mengangguk dan mengiyakannya," kata Farsith.
Isu pil mandul sebelumnya telah merebak dan meracuni pikiran warga Sri Lanka. Kabar tersebar, pil ini digunakan orang Muslim untuk membuat warga Buddha tidak bisa beranak pinak, mengurangi jumlah masyarakat mayoritas Sri Lanka.
Berdasarkan penelusuran media berbahasa Inggris di Sri Lanka, Sunday Observer. Farsith mengaku saat itu ketakutan, dan tidak mengerti bahasa Sinhala yang diucapkan massa. Ada satu kata yang terngiang, "wandapethi", yang belakangan dia ketahui artinya pil sterilisasi.
"Bahasa Sinhala saya tidak bagus. Saya tidak pernah mendengar kata 'wandapethi' sebelumnya. Saya takut nyawa saya terancam, jadi saya mengangguk dan mengiyakannya," kata Farsith.
Isu pil mandul sebelumnya telah merebak dan meracuni pikiran warga Sri Lanka. Kabar tersebar, pil ini digunakan orang Muslim untuk membuat warga Buddha tidak bisa beranak pinak, mengurangi jumlah masyarakat mayoritas Sri Lanka.
Hasil Cek Fakta
Rujukan
Halaman: 8117/8387



