• [HOAX] Michael Jackson “Islam In My Veins” Unpublished Song

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 15/10/2017

    Berita

    (1) “Unpublished Michael Jackson song about Kabah,,let’s listen..?Labbaikallaahumma Labbaik, Labbaika Laa Syariika Laka Labbaik, Innal-hamda Wan-ni’mata Laka Wal-mulka Laa Syariika Lak”.
    (2) Other narrations with different variation.

    Hasil Cek Fakta

    The singer of this song is Irfan Makki, not Michael Jackson.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] Permen Mengandung Narkoba di Panton Labu Aceh

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 15/10/2017

    Berita

    Hati2 makanan anak2 sekarang sudah ke dapatan d panton labu ke maren sm aparat kepolisian tanah jambo aye.

    Hasil Cek Fakta

    Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji melalui Kasubbag Humas AKP M Jafaruddin, menegaskan bahwa informasi tentang peredaran narkoba berbentuk permen tersebut adalah hoax. "Itu hoax, tidak benar demikian, yang ada hanyalah jajaran Polres Aceh Utara melakukan pemeriksaan terhadap jajajan anak disekolah, sebagian ada yang dibeli untuk diuji kandungan bahan berbahaya didalamnya melalui BPOM”, tegas Jafaruddin.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] “Tolak Radikalisme, Rizieq Shihab Diusir Raja Salman dari Arab Saudi”

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 15/10/2017

    Berita

    “Tolak Radikalisme, Rizieq Shihab Diusir Raja Salman dari Arab Saudi
    Kabar terbaru tentang Rizieq Shihab datang dari negeri minyak Arab Saudi. Setelah mendapat informasi dari Indonesia bahwa Rizieq adalah buronan Kepolisian RI, intelijen Arab Saudi pun langsung mengeluarkan perintah kepada tersangka kasus “chat mesum” ini untuk keluar dari negerinya.
    Dikabarkan oleh media-media Arab, pengusiran ini diduga kuat karena ketakutan pemerintah Arab akan timbulnya radikalisme di negerinya. Hal tersebut mengingat Rizieq Shihab merupakan pentolan ormas Islam radikal di Indonesia, yakni Front Pembela Islam (FPI) dan GNPF MUI.
    Dikabarkan pula bahwa perintah pengusiran tersebut diinstruksikan langsung oleh Raja Salman Al-Saud. Sang Raja tak ingin jika negaranya dicap sebagai negara yang menyembunyikan buronan.
    Keputusan tegas ini juga sekaligus menjadi sikap penghormatan Raja Salman terhadap Presiden RI Joko Widodo yang sebelumnya sudah menerima kunjungan kenegaraannya di Indonesia dengan hangat.
    Memang, Rizieq Shihab sampai hari ini belum berani pulang ke tanah air. Tentu ia sadar bahwa dirinya punya banyak kesalahan sehingga berkemungkinan besar, jika sampai pulang, dirinya akan langsung ditangkap dan dipenjarakan.
    Meski demikian, pihak berwenang Arab Saudi tetap memberikan peringatan untuk Rizieq Shihab. Ia diminta untuk segara pulang ke Indonesia guna mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.
    “Jika Rizieq Shihab masih bersikeras tidak pulang, maka paspornya akan dicabut dan dibekukan sehingga ia tidak akan bisa melakukan perjalan ke negara lain,” demikian peringatan dari intelijen Arab Saudi untuk Rizieq.
    Sebelumnya, Rizieq kerap mangkir ketika dipanggil pihak kepolisian terkait pelaporan dirinya atas sejumlah kasus, seperti pelecehan Pancasila, dugaan makar, termasuk chat mesumnya dengan tersangka makar Firza Husein.
    Dan dengan alasan umroh ke Arab Saudi, inilah yang menjadi salah satu bentuk agar dirinya terbebas dari panggilan polisi tersebut”.

    Hasil Cek Fakta

    “USER STORY” adalah kolom opini, seperti yang dijelaskan oleh kumparan di bagian bawah laman: “Story ini adalah kiriman dari user kumparan, isi dari story di luar tanggung jawab redaksi kumparan.”. Laman tersebut dihapus tidak lama setelah tayang.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAX] “e-Tilang berbasis CCTV di Probolinggo”

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 15/10/2017

    Berita

    “Yg melintas dijalanan KOTA PROBOLINGGO: Besok ini uji coba tilang e-CCTV. Perempatan BRAK, pertigaan Gatot Subroto(KING),pertigaan KFC,Perempatan Randu pangger…Berhenti di belakang garis. Hati hati dengan kecepatan ketika lampu TL sdh menyala warna kuning… Karena sensor CCTV akan me-ngezoom saat lampu kuning menyala… Mungkin jg dibeberapa wilayah atau tempat lain…
    Ojok lali juga bolo2 seng kerja ato perjlnn ke kota PROBOLINGGO informasi mulai september 2017 akan dipasang ribuan CCTV di tmpt2 yg rawan pelanggaran Lalu Lintas sprti Traffic Light maupun tmpt lain.
    Tujuan pemasangan CCTV trsbt adl utk menangkap scra detail visual para pelanggar Lalin selanjutnya akan dilakukan penilangan secara elektronik dan dikirim surat krmh alamat sesuai Nopol bahkan CCTV tersebut dpt menangkap gambar wajah dan Nopol scra jelas. Khususnya rekan2 jika berhenti dilampu merah jangan melebihi Stop Line lbh baik ambil blkngnya Stop Line.
    Bahwa Pemkot PROBOLINGGO akan menggandeng kerja sama Satlantas Polresta PROBOLINGGO, Kejaksaan Negeri PROBOLINGGO, PN PROBOLINGGO dan Dishub PROBOLINGGO maupun instansi lain.
    Mari bersama-sama tertib Lalu Lintas di jalan dg Motto Keselamatan Sebagai Kebutuhan No 1. Aplikasi dilapangan akan segera dipublikasikan.”.

    Hasil Cek Fakta

    “Beberapa hari terakhir, tersebar pesan berantai soal penerapan tilang di Kota Probolinggo. Hal itu lantaran telah terpasang sejumlah Closed Circuit Television (CCTV) di kawasan setempat dan akan mulai diberlakukan pada senin (13/11/2017). Kabar itu beredar luas di media sosial dan pesan berantai WhatsApp dengan memanfaatkan CCTV di Kota Probolinggo.
    Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Probolinggo Kota (Polresta) memastikan hal itu hoax atau berita palsu. Kepastian itu disampaikan Kadishub Kota Probolinggo, Sumadi, Minggu (12/11/2017) siang. Ditegaskan, pihaknya belum siap memberlakukan tilang berbasis elektronik tersebut. Karena CCTV yang sudah terpasang di sejumlah lampu merah (Traffic Light), diakuinya belum mampu mengintai atau mendeteksi nomor polisi maupun wajah pengendara secara detail.
    “Kameranya tidak memenuhi spek alias kurang canggih. Selain itu, Polresta belum pernah berkoordinasi soal e-tilang berbasis CCTV ini. Kan yang memiliki kewenangan menilang, polisi. Kami hanya menyediakan fasilitasnya. Pesan melalui medsos itu hoax dan tidak benar,” kata Kadishub.
    Berita hoax terkait e-tilang berbasis CCTV juga ditegaskan oleh Kasatlantas Polresta Probolinggo AKP. Algophan. Ia mengatakan, jika sistem itu diterapkan di Kota probolinggo, jelas akan mempermudah polisi yang ada di lapangan dalam menindak pelanggaran. “Tapi juga perlu dipertimbangkan kepadatan kendaraan di Kota probolinggo. Yang sudah menggunakan mekanisme ini adalah Surabaya, yang memang dikenal padat kendaraan,” ujarnya.”.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini