• Pembelian Lahan Sumber Waras Dibayar Secara Tunai

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 16/04/2016

    Berita

    Polemik pembelian Rumah Sakit Sumber Waras seluas 3,6 hektare di Grogol, Jakarta Barat, terus bergulir. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sempat mengatakan ada kejanggalan dalam transaksi pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Banyak kabar yang beredar di Media Sosial bahwa pembelian lahan Rumah Sakit tersebut dilakuan dengan Uang Tunai atau Cash pada malam Tahun baru.

    Hasil Cek Fakta

    Kepala Bidang Pembinaan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Lusiana Herawati mengatakan pembelian lahan tersebut bukan secara tunai seperti tuduhan Badan Pemeriksa Keuangan. “Cek, lalu transfer,” ujarnya kemarin.

    Dalam istilah perbankan, Lusi melanjutkan, proses tersebut dinamakan pemindahbukuan atau overbooking dari rekening Dinas Kesehatan ke Yayasan Kesehatan Sumber Waras di Bank DKI sebesar Rp 755 miliar. “Jadi antar-Bank DKI,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank DKI Zulfarshah.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Bagi-bagi Toyota Sienta Gratis

    Sumber: www.facebook.com
    Tanggal publish: 14/04/2016

    Berita

    Bagi-bagi Toyota Sienta Gratis

    Hasil Cek Fakta

    Informasi tersebut masuk ke dalam kategori hoax dan penipuan. Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Rouli Sijabat membantah bila pihaknya telah melakukan pengundian soal Sienta. Ia menyatakan bahwa halaman Facebook yang bernama Toyota Sienta adalah palsu dan telah melakukan penipuan.

    “Toyota Indonesia tidak pernah mengadakan pengundian baik di diler maupun di media sosial. Kehadiran Toyota Sienta memang membuat animo besar di masyarakat dan melihat penipuan ini tentu kami prihatin dan berhadap masyarakat untuk lebih berhati-hati,” tegasnya, Kamis (14/4/2016).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Jakarta Berduka, Jokowi dan Ahok Harus Bertanggungjawab

    Sumber: www.facebook.com
    Tanggal publish: 12/04/2016

    Berita

    Jakarta berduka, Jokowi dan Ahok harus bertanggung jawab!

    Hasil Cek Fakta

    Tidak jelas pesan yang ingin disampaikan oleh akun Facebook, Reza Ali Arbi. Ia hanya menampilkan gambar Satpol PP yang menendang seorang pria.

    Setelah dilakukan penulusuran gambar melalui mesin pencaharian, gambar tersebut merupakan peristiwa ricuh antara Satpol PP dengan warga Koja terkait rencana penggusuran makam Mbah Priok pada tahun 2010.

    Sedangkan Jokowi dan Ahok menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012. Kesimpulannya, gambar dan narasi yang diposting Reza Ali Arbi adalah disinformasi dan hasut.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Running text di Manggarai gunakan aksara China, bukti Indonesia dikuasai mereka

    Sumber: www.facebook.com
    Tanggal publish: 04/04/2016

    Berita

    Sebuah foto yang menggambarkan situasi distasiun dan terdapat sebuah papan running text berbahasa China.

    Hasil Cek Fakta

    Itu barang sepertinya memang beli dari China. Cuaca terang benderang tapi jamnya jam 8 malam, dan ketika pakai Google Translate di iPhone, terbaca SERVICE INSPIRED DESIGN INTEGRITY, sama sekali bukan info jadwal kereta. Jadi sepertinya ini running text entah belum disetup atau reset sehingga balik ke mode default.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini