• [SALAH] VIDEO SESEORANG MENINGGAL SAAT BANJIR AKIBAT SENGATAN LISTRIK DARI HP

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 09/07/2018

    Berita

    Waspada Jangan gunakan Hand Phone dan segera Matikan Hand Phone anda disaat juan dan berdiri di genangan air atau banjir disekitar tiang listrik, karena anda dapat tersengat aliaran lostrik akibat induksi HP dengan Eenergi Potensial yang bisa merambat kedalam air, walaupun hp anda water proved/tahan air, maka bisa berakibat fatal dan kematian.

    Baru baru ini di Hongkong telah terjadi dan jatuh korban beberapa orang meninggal dunia akibat electrica shock.

    Sebarkan dan peringatkan kepada seluruh keluarga dan teman teman anda.

    Hasil Cek Fakta

    Waspada Jangan gunakan Hand Phone dan segera Matikan Hand Phone anda disaat juan dan berdiri di genangan air atau banjir disekitar tiang listrik, karena anda dapat tersengat aliaran lostrik akibat induksi HP dengan Eenergi Potensial yang bisa merambat kedalam air, walaupun hp anda water proved/tahan air, maka bisa berakibat fatal dan kematian.

    Baru baru ini di Hongkong telah terjadi dan jatuh korban beberapa orang meninggal dunia akibat electrica shock.

    Sebarkan dan peringatkan kepada seluruh keluarga dan teman teman anda.

    Rujukan

  • [SALAH] “Video Preman Merak, Geesper Meminta Maaf kepada Anggota TNI karena telah Menantang Berkelahi”

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 09/07/2018

    Berita

    Tersebar video di media sosial yang berisi permintaan maaf preman Merak, Geesper kepada anggota TNI. Dalam video itu diberikan keterangan, Geesper bersama puluhan temannya telah menantang dan mengeroyok 5 orang anggota TNI di sekitar terminal Merak, Cilegon, Banten. Informasi ini tersebar diantaranya di Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube.

    Hasil Cek Fakta

    Video permintaan maaf preman Merak, Geesper karena telah menantang dan melakukan pengeroyokan bersama puluhan temannya terhadap 5 anggota TNI di terminal Merak, tidak benar adanya atau hoaks. “Iya sudah (konfirmasi video itu) hoax,” kata Dandim 0623 Cilegon Letkol Donny Pramono saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (6/7/2018).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [KLARIFIKASI] Kemenhub Beri Klarifikasi Atas Kabar yang Menyebutkan Ada 2 Pegawai Ditahan Usai Kebakaran di Gedung Kemenhub

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/07/2018

    Hasil Cek Fakta

    Atas beredarnya kabar ada dua pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ditahan terkait kebakaran di Gedung Kemenhub, Kemenhub beri klarifikasi. Dilansir dari antaranews.com, cnnindonesia.com, republika.co.id, merdeka.com, wartaekonomi.co.id, dan netralnews.com, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono memastikan tidak ada pegawai Kemenhub yang ditahan pihak kepolisian terkait insiden kebakaran yang terjadi pada Minggu (8/7) dini hari. “Hal lain terkait dengan pemberitaan bahwa ada dua pegawai Kemenhub yang diamankan pihak Kepolisian. Saya nyatakan tidak ada,” ujar Djoko.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • Merdeka.com
    • Republika Online
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] Video Salat Berbahasa Indonesia

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/07/2018

    Berita

    Warganet dihebohkan oleh beredarnya video salat yang memakai bahasa Indonesia di jagat maya. Video tersebut memicu banyak warganet yang berkomentar negatif.

    Dalam video tersebut terlihat sosok pria yang sedang mengajarkan salat dengan berbahasa Indonesia di hadapan anak-anak dan jemaah perempuan.

    Keseluruhan rukun salat mulai dari takbiratul ihram atau mengangkat kedua tangan, takbir, membaca Surat Al Fatihah, rukuk, sujud, duduk di antara sujud yakni tuma'ninah dan tasyahud, hingga salam, dilakukan menggunakan Bahasa Indonesia.

    Hasil Cek Fakta

    Faktanya, video tata cara salat berbahasa Indonesia tersebut merupakan postingan lama, yang terjadi di tahun 2015.

    Video tersebut berasal dari dokumentasi kegiatan 'Kursus Salat dengan Artinya' di Aula KR Jalan P Mangkubumi 40-46, Yogyakarta, pada 29 Juni 2015 silam.

    Dikutip dari portal konfrontasi.com berjudul 'Dirut KR Jogjakarta Shalat Dengan Bahasa Indonesia?' pada Senin, 29 Juni 2015, sosok pria yang terekam video tengah mengajarkan anak-anak salat dengan Bahasa Indonesia itu diketahui merupakan Direktur Utama PT BP Kedaulatan Rakyat dr Gun Nugroho Samawi.

    Kegiatan yang diselenggarakan oleh SKH Kedaulatan Rakyat dengan Yayasan Masjid Syuhada (Yasma) dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FKD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu, diikuti anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Gun Nugroho Samawi menjelaskan, salat Berbahasa Indonesia tersebut hanya dilakukan saat kursus semata, sebab kewajiban salat sebenarnya tidak diperbolehkan menggunakan Bahasa Indonesia.

    "Kalau salat beneran tidak boleh memakai Bahasa Indonesia, harus tetap menggunakan Bahasa Arab sesuai tuntunan yang kita anut selama ini," katanya.

    Rujukan