Raja Salman danai kampanye PM Israel Netanyahu
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 13/05/2016
Berita
According to the Middle East Observer, Isaac Herzog, member of the Knesset and Chairman of the Israeli Labor party, revealed that Saudi King Salman bin Abdulaziz financed the election campaign of Israeli Prime Minister, Benjamin Netanyahu. (Menurut Pengamat Timur Tengah, Isaac Herzog, anggota Knesset dan Ketua Partai Buruh Israel, mengungkapkan bahwa Raja Saudi Salman bin Abdulaziz membiayai kampanye pemilihan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu)
Hasil Cek Fakta
Laporan adanya beberapa pihak dari Arab Saudi diperoleh dari Panama Papers. Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, terdapat indikasi yang menyatakan jika laporan tersebut adalah tidak benar melainkan hoax. Kejanggalan lainnya, adalah bahwa jika berita itu akurat, sangat mustahil media-media utama Israel termasuk media oposisi dan media Barat tidak ikut melansirnya.
Rujukan
(HOAX) Foto Pengungsi Suriah
Sumber: www.facebook.comTanggal publish: 08/05/2016
Berita
Narasi: Foto disertai dengan narasi yang mengklaim bahwa kejadian dalam foto merupakan kejadian di Suriah. Berikut narasinya:
[…] Ini bukan adegan dlm film, tapi inilah yg berlaku di Syuriah.
Mohon share&doakan mereka.
Semoga ribuan pengungsi suriah ini bisa selamat. Aamiin. […]
[…] Ini bukan adegan dlm film, tapi inilah yg berlaku di Syuriah.
Mohon share&doakan mereka.
Semoga ribuan pengungsi suriah ini bisa selamat. Aamiin. […]
Hasil Cek Fakta
Foto yang digunakan pada postingan klaim pengungsi Suriah bukanlah foto yang sebenarnya. Foto tersebut merupakan foto tentang pengungsi Palestina. Jadi, klaim pada narasi foto adalah salah.
Sumber foto pengungsi Palestina yang sebenarnya yang dicomot, cropping disisakan bagian tengahnya lalu dilabeli sebagai pengungsi Suriah:
Sumber foto pengungsi Palestina yang sebenarnya yang dicomot, cropping disisakan bagian tengahnya lalu dilabeli sebagai pengungsi Suriah:
Rujukan
(HOAX) Papa Kilo Kode PKI
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 06/05/2016
Berita
Narasi berupa gambar mobil dengan stiker Papa Kilo dan disertai tulisan “Sandi PKI: Papa Kilo Indonesia Pilot”
Hasil Cek Fakta
PK atau sering disebut dengan ‘Papa Kilo’ merupakan tanda kebangsaan untuk pesawat Indonesia. Berikut penjelasan tentang kode PK dalam dunia penerbangan:
[…] Berdasarkan Konvensi Chicago 1944, setiap pesawat udara yang melakukan penerbangan harus menunjukkan tanda pendaftaran dan kebangsaan. Tanda tersebut diberikan oleh negara di mana pesawat tersebut didaftarkan.
Tanda pendaftaran atau registrasi dan kebangsaan Indonesia terdiri dari lima huruf, yakni dua huruf “PK” (tanda kebangsaan Indonesia) dan tiga huruf selanjutnya, contohnya “GEF” (tanda pendaftaran).
Antara tanda kebangsaan dan pendaftaran dipisahkan dengan tanda penghubung, misalnya PK-GEF (Garuda/Indonesia), 9M-AFA (AirAsia/Malaysia), PH-KZH (KLM/Belanda), A6-EBF (Emirates/Uni Emirat Arab).
Singkatan dari “PK” adalah Pay Kolonie (bahasa Prancis, dieja pei koloni) atau negara jajahan (Belanda). Kenapa tidak pakai dua huruf “RI” (Republik Indonesia)? Tanda huruf tersebut pada masa silam sudah lebih dulu diberikan pada Rusia, yang kemudian pada era Uni Soviet, semua yang berbau Barat dibuang.
Tanda tersebut diganti dengan huruf Cyrillic Rusia “CCCP” atau huruf latinnya “SSSR”. Setelah Union of Soviet Socialist Republics (USSSR) kolaps, tanda kebangsaan Rusia sekarang berhuruf “RA”.
Tidak semua tanda kebangsaan yang diterbitkan oleh badan PBB International Civil Aviation Organisation (ICAO) tersebut dengan dua huruf, seperti F-WWOW (F dari Prancis) dan empat huruf berikutnya adalah tanda pendaftaran yang melekat pada bagian belakang badan superjumbo A380 pabrik Airbus, D-ACRF (D diambil dari kata Deutschland/Jerman) dan empat huruf selanjutanya adalah tanda pendaftaran.
Selain itu, ada pula tanda kebangsaan tersebut diawali dengan angka dan huruf, contohnya 9V untuk Singapura, 9M untuk Malaysia, 9K untuk Kuwait, 9N untuk Nepal, 9G untuk Ghana, 4X untuk Israel, 2S untuk Bangladesh dan 7T untuk Aljazair. […]
(Penjelasan mengenai kode pesawat itu berasal dari artikel dalam portal National Geographic Indonesia, link ada di bagian referensi)
Dengan demikian, kode PK tidak ada kaitannya dengan PKI. Kabar mengenai klaim tersebut dapat dikatakan sebagai kabar hoax.
[…] Berdasarkan Konvensi Chicago 1944, setiap pesawat udara yang melakukan penerbangan harus menunjukkan tanda pendaftaran dan kebangsaan. Tanda tersebut diberikan oleh negara di mana pesawat tersebut didaftarkan.
Tanda pendaftaran atau registrasi dan kebangsaan Indonesia terdiri dari lima huruf, yakni dua huruf “PK” (tanda kebangsaan Indonesia) dan tiga huruf selanjutnya, contohnya “GEF” (tanda pendaftaran).
Antara tanda kebangsaan dan pendaftaran dipisahkan dengan tanda penghubung, misalnya PK-GEF (Garuda/Indonesia), 9M-AFA (AirAsia/Malaysia), PH-KZH (KLM/Belanda), A6-EBF (Emirates/Uni Emirat Arab).
Singkatan dari “PK” adalah Pay Kolonie (bahasa Prancis, dieja pei koloni) atau negara jajahan (Belanda). Kenapa tidak pakai dua huruf “RI” (Republik Indonesia)? Tanda huruf tersebut pada masa silam sudah lebih dulu diberikan pada Rusia, yang kemudian pada era Uni Soviet, semua yang berbau Barat dibuang.
Tanda tersebut diganti dengan huruf Cyrillic Rusia “CCCP” atau huruf latinnya “SSSR”. Setelah Union of Soviet Socialist Republics (USSSR) kolaps, tanda kebangsaan Rusia sekarang berhuruf “RA”.
Tidak semua tanda kebangsaan yang diterbitkan oleh badan PBB International Civil Aviation Organisation (ICAO) tersebut dengan dua huruf, seperti F-WWOW (F dari Prancis) dan empat huruf berikutnya adalah tanda pendaftaran yang melekat pada bagian belakang badan superjumbo A380 pabrik Airbus, D-ACRF (D diambil dari kata Deutschland/Jerman) dan empat huruf selanjutanya adalah tanda pendaftaran.
Selain itu, ada pula tanda kebangsaan tersebut diawali dengan angka dan huruf, contohnya 9V untuk Singapura, 9M untuk Malaysia, 9K untuk Kuwait, 9N untuk Nepal, 9G untuk Ghana, 4X untuk Israel, 2S untuk Bangladesh dan 7T untuk Aljazair. […]
(Penjelasan mengenai kode pesawat itu berasal dari artikel dalam portal National Geographic Indonesia, link ada di bagian referensi)
Dengan demikian, kode PK tidak ada kaitannya dengan PKI. Kabar mengenai klaim tersebut dapat dikatakan sebagai kabar hoax.
Rujukan
(HOAX) Kata-kata Terakhir Steve Jobs
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 05/05/2016
Berita
[…] “I reached the pinnacle of success in the business world. In others’ eyes, my life is an epitome of success. However, aside from work, I have little joy. In the end, wealth is only a fact of life that I am accustomed to.
At this moment, lying on the sick bed and recalling my whole life, I realize that all the recognition and wealth that I took so much pride in, have paled and become meaningless in the face of impending death. In the darkness, I look at the green lights from the life supporting machines and hear the humming mechanical sounds, I can feel the breath of god of death drawing closer…
Now I know, when we have accumulated sufficient wealth to last our lifetime, we should pursue other matters that are unrelated to wealth… Should be something that is more important:
Perhaps relationships, perhaps art, perhaps a dream from younger days
Non-stop pursuing of wealth will only turn a person into a twisted being, just like me.
God gave us the senses to let us feel the love in everyone’s heart, not the illusions brought about by wealth.
The wealth I have won in my life I cannot bring with me. What I can bring is only the memories precipitated by love. That’s the true riches which will follow you, accompany you, giving you strength and light to go on.
Love can travel a thousand miles. Life has no limit. Go where you want to go. Reach the height you want to reach. It is all in your heart and in your hands.
What is the most expensive bed in the world?
Sick bed…
You can employ someone to drive the car for you, make money for you but you cannot have someone to bear the sickness for you. Material things lost can be found. But there is one thing that can never be found when it is lost – Life.
When a person goes into the operating room, he will realize that there is one book that he has yet to finish reading – Book of Healthy Life.
Whichever stage in life we are at right now, with time, we will face the day when the curtain comes down. Treasure Love for your family, love for your spouse, love for your friends.
Treat yourself well. Cherish others.” […]
At this moment, lying on the sick bed and recalling my whole life, I realize that all the recognition and wealth that I took so much pride in, have paled and become meaningless in the face of impending death. In the darkness, I look at the green lights from the life supporting machines and hear the humming mechanical sounds, I can feel the breath of god of death drawing closer…
Now I know, when we have accumulated sufficient wealth to last our lifetime, we should pursue other matters that are unrelated to wealth… Should be something that is more important:
Perhaps relationships, perhaps art, perhaps a dream from younger days
Non-stop pursuing of wealth will only turn a person into a twisted being, just like me.
God gave us the senses to let us feel the love in everyone’s heart, not the illusions brought about by wealth.
The wealth I have won in my life I cannot bring with me. What I can bring is only the memories precipitated by love. That’s the true riches which will follow you, accompany you, giving you strength and light to go on.
Love can travel a thousand miles. Life has no limit. Go where you want to go. Reach the height you want to reach. It is all in your heart and in your hands.
What is the most expensive bed in the world?
Sick bed…
You can employ someone to drive the car for you, make money for you but you cannot have someone to bear the sickness for you. Material things lost can be found. But there is one thing that can never be found when it is lost – Life.
When a person goes into the operating room, he will realize that there is one book that he has yet to finish reading – Book of Healthy Life.
Whichever stage in life we are at right now, with time, we will face the day when the curtain comes down. Treasure Love for your family, love for your spouse, love for your friends.
Treat yourself well. Cherish others.” […]
Hasil Cek Fakta
Tulisan itu bukanlah tulisan dari Steve Jobs ataupun kata-kata terakhir darinya. Hal itu telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga Steve Jobs yakni adiknya yang seorang novelis, Mona Simpson. Menurutnya, kata-kata terakhirnya dalam sebuah tulisan singkat. Berikut kutipan tulisan Simpson:
[…] He seemed to be climbing.
But with that will, that work ethic, that strength, there was also sweet Steve’s capacity for wonderment, the artist’s belief in the ideal, the still more beautiful later.
Steve’s final words, hours earlier, were monosyllables, repeated three times.
Before embarking, he’d looked at his sister Patty, then for a long time at his children, then at his life’s partner, Laurene, and then over their shoulders past them.
Steve’s final words were:
OH WOW. OH WOW. OH WOW. […]
Dengan demikian, tulisan pada klaim termasuk ke dalam hoax.
[…] He seemed to be climbing.
But with that will, that work ethic, that strength, there was also sweet Steve’s capacity for wonderment, the artist’s belief in the ideal, the still more beautiful later.
Steve’s final words, hours earlier, were monosyllables, repeated three times.
Before embarking, he’d looked at his sister Patty, then for a long time at his children, then at his life’s partner, Laurene, and then over their shoulders past them.
Steve’s final words were:
OH WOW. OH WOW. OH WOW. […]
Dengan demikian, tulisan pada klaim termasuk ke dalam hoax.
Rujukan
Halaman: 8298/8350



