• Hoax Surat berkop OJK tentang tarik tunai hari ini Rp 277 miliar

    Sumber: kontan.co.id
    Tanggal publish: 06/07/2018

    Berita

    Sepucuk surat berkop Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah beredar di publik. Isinya lumayan menarik perhatian. Surat berjudul Surat Pemberitahuan itu ditandatangani oleh Wimboh Santoso yang di dalam surat disebut sebagai Ketua Dewan Komisaris OJK. Dalam hitungan kasar nilai seluruhnya setara kurang lebih Rp 277 miliar. "Jika kelak kembali masuk sistem perbankan, uang-uang tersebut akan kembali masuk ke tiga bank yakni BCA, Bank Mandiri dan BNI," tulis surat tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik Anto Prabowo kepada Kontan.co.id menyebut surat tersebut palsu alias hoaks. "Terhadap surat yang beredar surat yang seolah-olah dikeluarkan oleh OJK, dengan ini, kami tegaskan bahwa surat tersebut palsu," tegas Anto kepada Kontan.co.id, kemarin (10/6).

    Rujukan

    • Kontan.co.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Harga Pertalite Naik

    Sumber: kontan.co.id
    Tanggal publish: 06/07/2018

    Berita

    Senin (21/5) beredar meme meresahkan masyarakat yang tersebar dari media sosial ke media sosial. Meme tersebut menyebut harga bahan bakar minak (BBM) Pertalite diam-diam naik Rp 350 per liter, dari semula Rp 7.800 per liter menjadi Rp 8.150 per liter.

    Teks yang tertulis pada meme itu adalah: Cie...Cie...Diam2 PERTALITE Naik Lagi Dari 7800 Jadi 8150 Rupiah. Naiknya 350 Rupiah. Kabar kenaikan harga Pertalite ini juga ditulis oleh beberapa situs serupa portal berita.

    Hasil Cek Fakta

    KONTAN.co.id telah menghubungi Pertamina untuk memverifikasi kebenaran kabar yang tiba-tiba muncul tersebut. PT Pertamina (Persero) membantah kabar tersbeut. Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyebut berita tersebut sebagai hoaks.

    Rujukan

    • Kontan.co.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoax Info Pemblokiran Rekening BCA

    Sumber: kontan.co.id
    Tanggal publish: 06/07/2018

    Berita

    Hari ini, Kamis (17/5/2018), sebagian nasabah BCA dikejutkan oleh beredarnya surat pemberitahuan mengenai pemblokiran rekening di media sosial. Dalam surat elektronik itu seolah-olah BCA menuding pemilik rekening melanggar ketentuan pengisian data pribadi yag tidak valid. Akibatnya, masih menurut surat itu, nasabah tidak bisa melakukan transaksi menarik uang, menerima uang, maupun mengirim uang. Jika dalam waktu 48 jam nasabah tidak melakukan registrasi, rekening nasabah akan ditutup permanen. Untuk membetulkan data yang dibilang salah tersebut, nasabah diminta mengakses sebuah pranala. Namun, ketika KONTAN.co.id mencoba meng-klik pranala tersebut, yang muncul adalah pemberitahuan bahwa IP adresss alamat pranala tersebut tidak terdaftar.

    Hasil Cek Fakta

    Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA, menegaskan bahwa isi surat informasi mengenai pemblokiran ini tidak benar. "Dan bukan dikeluarkan oleh BCA," kata Jan Hendra kepada kontan.co.id.

    Rujukan

    • Kontan.co.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAKS] Cawagub Jateng Taj Yasin Minta Sumbangan Pesta Rakyat Kemenangan Pasangan Ganjar-Yasin

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/07/2018

    Berita

    Sebuah akun Facebook mengatasnamakan calon wakil gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin berusaha meminta sumbangan melalui pesan Facebook.

    Akun yang diketahui menggunakan nama "Taj Yasin Maimoenn" itu memang seolah asli walau ada 2 huruf "N" di nama "Maimoen". Terdapat juga sejumlah foto dan akun itu berteman dengan 114 orang hingga malam tadi.

    Hasil Cek Fakta

    Taj Yasin menegaskan akun tersebut bukan miliknya alias palsu. Lewat akun pribadinya "Taj Yasin Maimoen", ia melakukan klarifikasi bahwa dirinya tidak pernah mengajak masyarakat menggalang dana untuk pesta rakyat.

    "Kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah, saya Taj yasin 'gus yasin' tidak pernah mengajak masyarakat untuk pesta rakyat dan menggalang dana. Terimakasih. #gusyasin," kata Yasin disertai tangkapan layar percakapan akun palsu yang meminta sumbangan, Kamis (5/7/2018).

    "Akun saya yang asli hanya satu, yang mengirim permintaan sumbangan penggalangan dana pesta rakyat itu akun palsu dan saya tidak pernah meminta-minta seperti itu. Kalau ada teman atau siapa pun yang dimintai tolong jangan dipercaya, itu murni pemalsuan," katanya di Semarang, Jumat (6/7/2018).

    Rujukan

    • Merdeka.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini