"Bukan Indonesia, Jepang adalah negara PERTAMA yang dikunjungi Mahathir setelah terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia!
https://www.facebook.com/390581294464059/posts/925938537594996/
#2019GantiPresiden".
[DISINFORMASI] "Jepang Adalah Negara Pertama yang Dikunjungi Mahathir"
Sumber: facebook.comTanggal publish: 30/06/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penyebutan "lawatan kerja" vs "lawatan rasmi" di cuitan akun terverifikasi Mahathir, klarifikasi pemerintah yang dimuat di media mengenai "kunjungan resmi" vs "kunjungan kerja", dan cross check ke sumber-sumber referensi, terkonfirmasi ada perbedaan jenis kunjungan antar negara. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/674460782886460/
- https://mobile.twitter.com/chedetofficial/status/1005650537943973889
- https://mobile.twitter.com/chedetofficial/status/1012539484146098176
- http://bit.ly/2Ncn9gl
- https://www.rferl.org/a/1086035.html
- https://news.detik.com/berita/4091512/tweet-kunjungan-pertama-mahathir-disorot-ini-penjelasan-istana
- http://politik.rmol.co/read/2018/06/29/345729/Jokowi-Keliru,-Bukan-Indonesia-Negara-Pertama-Yang-Dikunjungi-Mahathir-
- http://www.portal-islam.id/2018/06/parah-jokowi-sebar-hoax-klaim-kunjungan.html
[KLARIFIKASI] Wakapolri Tidak Pernah Beri Pernyataan Terkait Pilkada Kota Makassar 2018
Sumber:Tanggal publish: 29/06/2018
Hasil Cek Fakta
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memberikan klarifikasi atas pemberitaan di salah satu media daring yang menyebutkan dirinya memberikan pernyataan terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar 2018. Dilansir dari antaranews.com, tirto.id, gatra.com, dan jpnn.com, Syarifuddin membantah dirinya memberikan pernyataan kepada media terkait hasil Pilkada Kota Makassar 2018. “Tidak ada, berita itu hoaks. Polri netral, apalagi saya. Saya tidak pernah berkomentar macam-macam. Saya hanya berkomentar tentang olahraga, masjid dan keamanan,” kata Wakapolri.
Rujukan
- https://www.antaranews.com/berita/722320/berita-polri-terlibat-hitung-suara-tidak-benar
- https://tirto.id/wakapolri-bantah-beri-pernyataan-soal-kotak-kosong-pilkada-makassar-cNb6
- https://www.gatra.com/rubrik/nasional/pilkada-pilpres/329250-Wakapolri:-Kabar-Polri-Hitung-Cepat-Pilwako-Makassar-Hoaks
- https://pilkada.jpnn.com/news/wakapolri-saya-hanya-bicara-masjid-keamanan-dan-olahraga
[KLARIFIKASI] Guru di Bekasi Dipecat Lewat Pesan Grup Whatsapp Gara-Gara Beda Pilihan di Pilkada Jabar
Sumber: facebook.comTanggal publish: 29/06/2018
Berita
Seorang guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza, Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, diberhentikan secara tidak hormat oleh pihak yayasan, telah menjadi viral di media sosial.
Pemberhentian guru itu hanya karena beda pilihan dalam pagelaran Pilkada serentak 2018 Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi.
Informasi ini diketahui setelah seorang warganet yang mengaku sebagai suaminya memosting kekecewaan terhadap sekolah melaui media sosial.
Akun atas nama Andriyanto Putra Valora itu memosting kabar pemecatan istrinya sebagai guru di sekolah swasta.
Dalam postingannya, Andriyanto menyebutkan jika istrinya telah keluar dari arahan pihak yayasan untuk memilih pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu untuk Pilgub Jawa Barat dan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady untuk Piwalkot Bekasi.
Pemberhentian guru itu hanya karena beda pilihan dalam pagelaran Pilkada serentak 2018 Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi.
Informasi ini diketahui setelah seorang warganet yang mengaku sebagai suaminya memosting kekecewaan terhadap sekolah melaui media sosial.
Akun atas nama Andriyanto Putra Valora itu memosting kabar pemecatan istrinya sebagai guru di sekolah swasta.
Dalam postingannya, Andriyanto menyebutkan jika istrinya telah keluar dari arahan pihak yayasan untuk memilih pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu untuk Pilgub Jawa Barat dan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady untuk Piwalkot Bekasi.
Hasil Cek Fakta
Pagi ini, Jumat (29/6), pihak Yayasan Daarunnajaat Maza telah berkunjung ke kediaman Robiyah. Yayasan Darunnajat Maza akhirnya meminta maaf.
Permintaan maaf disampaikan pagi ini, Jumat 30 Juni 2018, saat mendatangi rumah guru korban pemecatan.
Hal tersebut terungkap dalam postingan Andriyanto Putra Valora, beberapa saat lalu. Dia mengungkapkan, pagi tadi pihaknya didatangi pihak Yayasan Daarunnajat Maza.
Seorang guru di SDIT Darul Maza, yang bernama Tri, memberikan penjelasan kepada wartawan terkait masalah yang menimpa rekan kerjanya.
"Semua masalah sudah selesai, tidak ada yang diributkan," ungkap Tri.
Menurut dia, permasalahan yang terjadi di grup whatsapp yayasan hanya sebuah kesalahpahaman. Menurut dia, tidak ada pemecatan terhadap seorang guru yang mengajar di kelas 3, Robiyahtulah Dawiyah.
"Tidak ada pemecatan atau apapun itu istilahnya, semua hanya kesalahpahaman," kata Tri.
Tri menambahkan, pagi tadi pihak Yayasan Daarunnajaat Maza telah berkunjung ke kediaman Robiyah. Menurut dia, kedua belah pihak telah menyelesaikan persoalan kesalahpahaman itu secara kekeluargaan.
Permintaan maaf disampaikan pagi ini, Jumat 30 Juni 2018, saat mendatangi rumah guru korban pemecatan.
Hal tersebut terungkap dalam postingan Andriyanto Putra Valora, beberapa saat lalu. Dia mengungkapkan, pagi tadi pihaknya didatangi pihak Yayasan Daarunnajat Maza.
Seorang guru di SDIT Darul Maza, yang bernama Tri, memberikan penjelasan kepada wartawan terkait masalah yang menimpa rekan kerjanya.
"Semua masalah sudah selesai, tidak ada yang diributkan," ungkap Tri.
Menurut dia, permasalahan yang terjadi di grup whatsapp yayasan hanya sebuah kesalahpahaman. Menurut dia, tidak ada pemecatan terhadap seorang guru yang mengajar di kelas 3, Robiyahtulah Dawiyah.
"Tidak ada pemecatan atau apapun itu istilahnya, semua hanya kesalahpahaman," kata Tri.
Tri menambahkan, pagi tadi pihak Yayasan Daarunnajaat Maza telah berkunjung ke kediaman Robiyah. Menurut dia, kedua belah pihak telah menyelesaikan persoalan kesalahpahaman itu secara kekeluargaan.
Rujukan
[BENAR]: Maradona Bantah Kabar Dirinya Meninggal Usai Laga Argentina vs Nigeria Pada Piala Dunia 2018
Sumber:Tanggal publish: 29/06/2018
Berita
Dalam rekaman suara berbahasa Spanyol yang beredar, ada seseorang yang mengatakan, Maradona meninggal dunia karena mengalami serangan jantung.
Rekaman itu juga mengatakan bahwa Maradona sudah mendapatkan suntikan adrenalin. Akan tetapi, nyawa pria yang membawa Argentina menjadi kampiun Piala Dunia 1986 itu disebut tidak bisa diselamatkan.
Rekaman itu juga mengatakan bahwa Maradona sudah mendapatkan suntikan adrenalin. Akan tetapi, nyawa pria yang membawa Argentina menjadi kampiun Piala Dunia 1986 itu disebut tidak bisa diselamatkan.
Hasil Cek Fakta
Akan tetapi, semuanya langsung berubah 180 derajat setelah Maradona memberi kabar kepada sang pasangan, Rocio Oliva, setibanya di Kota Moskow. Ia mengatakan dalam kondisi baik-baik saja. Selain itu, Maradona juga menyampaikan kondisinya kepada jurnalis olahraga, Daniel Arcucci, yang merupakan teman dekatnya.
Karena itulah, Maradona melalui pengacaranya mengadakan sayembara. Bagi siapa saja yang mampu menemukan pelaku penyebar kabar hoax tersebut akan diberikan uang sekira 8.000 pounds atau sekitar 150 juta Rupiah.
Karena itulah, Maradona melalui pengacaranya mengadakan sayembara. Bagi siapa saja yang mampu menemukan pelaku penyebar kabar hoax tersebut akan diberikan uang sekira 8.000 pounds atau sekitar 150 juta Rupiah.
Rujukan
Halaman: 8316/8695




