• CEK FAKTA: Pertamina Kasih Kompensasi Rp1,5 Juta untuk Korban Pertamax Oplosan

    Sumber:

    Berita

    Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan narasi yang menyebut bahwa Lembaga Bantuan Hukum (LBH) membuka posko pengaduan untuk masyarakat.

    Disebutkan jika posko tersebut dibuat untuk masyarakat yang kendaraannya terkena dampak dari blending BBM khususnya pengguna Pertamax.

    Dalam unggahan di Instagram itu masyarakat akan mendapat sebesar Rp1,5 juta sebagai bentuk kompensasi akibat menjadi korban oplosan BBM.

    Adapun narasinya sebagai berikut:

    "LBH BUKA POS PENGADUAN KORBAN PERTAMAX OPLOSAN

    PERTAMAX ANGANTE KLAIM KOMPENSASI DARI PT. PERTAMINA (Persero)"

    Lantas benarkah tautan kompensasi bagi korban blending BBM tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Mengutip Antara, setelah Tim Cek Fakta membuka tautan yang disertakan di profil Instagram pengunggah, pengguna diminta untuk mengisi data diri.

    Pengguna harus mengisi nama yang sesuai dengan KTP dan nomor telepon aktif yang terhubung dengan telegram.
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • CEK FAKTA: Apakah Benar Ada Program Token Listrik Gratis Rp250 Ribu?

    Sumber:

    Berita

    SuaraKaltim.id - Ramai di media sosial kabar yang menyatakan bahwa ada program token listrik gratis senilai Rp250 ribu untuk pelanggan PLN.

    Dalam sebuah unggahan akun Facebook bernama Peduli Listrik Indonesia 2025 itu juga melampirkan pendaftaran token listrik gratis senilai Rp250.000.

    Pada postingan tersebut turut disertakan sebuah tautan yang meminta pengguna mengisi data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor telepon.

    Dalam unggahan tersebut terdapat tautan pendaftaran yang berisi data diri seperti nama lengkap dan nomor telepon.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    "PLN BAGI-BAGI TOKEN LISTRIK GRATIS UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA

    DAFTARKAN SEGERA DAN KLAIM TOKEN GRATIS CARANYA KLIK LINK DI?"

    Lantas benarkah tautan token listrik gratis senilai Rp250 ribu?

    Hasil Cek Fakta

    Dari penelusuran yang dilakukan, tautan yang dibagikan dalam unggahan tersebut tidak mengarah ke situs resmi pemerintah atau PLN.

    Link atau tautan itu meminta pengguna untuk mengisi data pribadi yang akan dikaitkan dengan akun Telegram.

    Hal itu merupakan menimbulkan potensi penipuan melalui metode phishing, yakni kejahatan siber yang bertujuan mencuri informasi sensitif seperti data pribadi, akun, atau informasi keuangan dengan cara menipu dan memanipulasi korban.

    Masyarakat perlu waspada karena informasi resmi terkait program atau promo dari PLN hanya disampaikan melalui situs resmi PLN dan akun media sosial resminya.

    Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan rencana pemberian subsidi listrik sebagai bagian dari lima paket kebijakan insentif yang semula direncanakan berlaku pada Juni - Juli 2025.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pembatalan ini dilakukan karena proses penganggaran dinilai tidak cukup cepat untuk mendukung pelaksanaan program pada waktu tersebut.
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • CEK FAKTA: Wamenaker Minta Sumbangan ke Rakyat karena Kas Negara Kosong

    Sumber:

    Berita

    Suara.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) disebutkan meminta masyarakat untuk memberikan sumbangan ke pemerintah karena kas negara kosong.

    Narasi dalam bentuk tangkapan layar pemberitaan tersebut beredar di media sosial X (Twitter) belum lama ini.

    Dalam capture itu, terlihat berita diunggah pada 26 Maret 2025 pukul 13.50 oleh media CNBC Indonesia. Adapun narasinya dalam unggahan sebagai berikut:

    "Wamenaker Kas Negara Kosong Bantulah Pemerintah dalam bentuk sumbangan apapun yang ada"

    Lantas benarkah narasi tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Dari penelusuran Tim Antara, tangkapan layar berita tersebut bukanlah seperti yang dinarasikan. Tapi melainkan artikel dengan penulis, waktu, tanggal serupa berjudul “Wamenaker Kibarkan Bendera Perang Berantas Ormas Tukang Palak”.

    Dalam penjelasannya, Wamenaker Ebenezer akan mengambil sikap tegas terhadap aksi premanisme yang dilakukan oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang memalak para pengusaha menjelang hari raya.

    Wamenaker menegaskan, tindakan semacam ini tidak dapat ditoleransi karena merugikan dunia usaha dan menghambat iklim investasi.

    Terkait kas negara, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan surat yang memerintahkan kementerian/lembaga untuk melakukan efisiensi anggaran terhadap 16 pos belanja.
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • CEK FAKTA: Erick Thohir Mundur dari Jabatan Ketua Umum PSSI

    Sumber:

    Berita

    Suara.com - Beredar video yang menarasikan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir mengundurkan diri dari jabatannya.

    Pada unggahan di TikTok,  sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut terlihat sedang menjawab pertanyaan wartawan.

    Di momen tersebut dia mengatakan siap mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Adapun narasinya sebagai berikut:

    "ERICK THOHIR PUTUSKAN MUNDUR DARI JABATANNYA USAI DIRINYA DIKRITIK SUPORTER INDONESIA"

    Lantas benarkah Erick Thohir mundur dari Ketua Umum PSSI?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Antara melakukan penelusuran dan menemukan jika unggahan video ini serupa dengan video YouTube BolaSport yang berjudul “Alasan Erick Thohir Siap Mundur dari Kursi Ketum PSSI; Ya Karena...” yang diunggah pada November 2024.

    Dalam video tersebut, Erick memberikan pernyataan akan mengundurkan diri dari posisinya sebagai Ketua Umum PSSI, jika pelatih dan pemain tidak lagi menunjukkan keyakinan terhadap proyek besar yang sedang dibangun untuk tim nasional sepak bola Indonesia.

    "Saya yang membawa pelatih, saya membawa seluruh pemain untuk percaya pada proyek ini. Pertanyaannya adalah, apakah kalian masih percaya pada proyek ini? Apakah kalian masih percaya kepada saya sebagai pemimpin kalian? Karena jika tidak, saya akan mengundurkan diri. Saya akan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Karena sudah jadi tanggung jawab saya," kata Erick.

    Dengan demikian, tidak ada pernyataan resmi Erick Thohir akan mundur dari posisi Ketua Umum PSSI.
    • Suara.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini