Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan unggahan video di YouTube yang menarasikan jika Shin Tae-yong kembali melatih Timnas Indonesia.
STY disebutkan menggantikan pelatih Timnas Indonesia saat ini yakni Patrick Kluivert. Video berdurasi 8 menit 7 detik ini diunggah kanal YouTube Garuda Revolusi pada Senin (24/3/2025)
Adapun narasi video sebagai berikut:
"MANTAP!! STY PIMPIN LATIHAN TIMNAS PAGI INI GANTIKAN PATRICK KLUIVERT"
Lantas benarkah narasi yang menyebut Shin Tae-yong kembali latih Timnas Indonesia?
CEK FAKTA: Shin Tae-yong Kembali Latih Timnas Indonesia, Geser Patrick Kluivert
Sumber:Berita
Hasil Cek Fakta
Tim cek fakta kemudian menonton video tersebut dari awal hingga akhir. Diketahui, video tidak memberitakan kembalinya Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Namun, melainkan mengenai Timnas Indonesia yang berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, didapatkan kebenaran narasi dengan memasukkan kata kunci “STY kembali melatih timnas” ke mesin pencarian Google.
Penelusuran mengarah ke pemberitaan inews.id "Apakah Shin Tae-yong Kembali Melatih Timnas Indonesia? Terungkap Rencana Besar STY di Dunia Sepak Bola Tanah Air".
Namun, melainkan mengenai Timnas Indonesia yang berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, didapatkan kebenaran narasi dengan memasukkan kata kunci “STY kembali melatih timnas” ke mesin pencarian Google.
Penelusuran mengarah ke pemberitaan inews.id "Apakah Shin Tae-yong Kembali Melatih Timnas Indonesia? Terungkap Rencana Besar STY di Dunia Sepak Bola Tanah Air".
CEK FAKTA: PLN Beri Voucher Token Gratis Rp250 Ribu untuk Daya 450-2.200 VA
Sumber:Berita
Suara.com - Beredar narasi yang mengklaim PT PLN membagikan voucher token listrik gratis untuk pengguna dengan daya 450 hingga 2200 VA.
Kabar tersebut dibagikan akun media sosial Facebook "pln indonesia" pada Senin (10/3/2025). Dala unggahannya, akun ini juga melampirkan tautan pendaftarannya.
Adapun narasi yang disampaikan sebagai berikut:
"PLN Peduli hadirkan gratis voucher listrik Rp.250.000, Bagi pengguna dengan Kwh 450 sampai KWh 2200 kebawah.
Daftar sekarang sebelum batas yang ditentukan melalui website resmi PLN Peduli di bawah,"
Lantas benarkah PLN memberikan voucher listrik gratis untuk masyarakat?
Kabar tersebut dibagikan akun media sosial Facebook "pln indonesia" pada Senin (10/3/2025). Dala unggahannya, akun ini juga melampirkan tautan pendaftarannya.
Adapun narasi yang disampaikan sebagai berikut:
"PLN Peduli hadirkan gratis voucher listrik Rp.250.000, Bagi pengguna dengan Kwh 450 sampai KWh 2200 kebawah.
Daftar sekarang sebelum batas yang ditentukan melalui website resmi PLN Peduli di bawah,"
Lantas benarkah PLN memberikan voucher listrik gratis untuk masyarakat?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, Tim Mafindo menemukan artikel terkait klaim ini yang diunggah oleh Liputan6.
Penelusuran dilakukan menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci "pendaftaran voucher listrik gratis PLN".
Melansir artikel tersebut, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan, informasi terkait pembagian voucher listrik yang mengatasnamakan PLN tersebut hoaks.
Penelusuran dilakukan menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci "pendaftaran voucher listrik gratis PLN".
Melansir artikel tersebut, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan, informasi terkait pembagian voucher listrik yang mengatasnamakan PLN tersebut hoaks.
Cek Fakta: Klaim Presiden Sementara Venezuela Tegaskan Bakal Lawan AS, Ini Faktanya
Sumber:Berita
SuaraJakarta.id - Sebuah video yang kini viral di berbagai platform media sosial mengklaim bahwa presiden sementara Venezuela telah mengumumkan bahwa negaranya akan berperang atau “melawan Amerika Serikat (AS)”. Unggahan ini tersebar cepat, lengkap dengan teks dramatis yang seakan-akan berasal dari pidato resmi pemimpin Venezuela.
Beredar video [arsip] dari akun TikTok “risman.putra7” pada Senin (05/01/2026), isinya memperlihatkan seseorang yang tengah berpidato disertai narasi:
Bakal Ramai Nih.! Presiden Sementara Venezuela Menegaskan, Akan Melawan Amerika dengan Segala Kemampuannya
Dalam video terdapat narasi:
“Today, the Bolivarian Republic of Venezuela declares a state of war with the United States of America. Their aggression has crossed every line. We will defend our sovereignty. Mr. President, are you seeking allies? We will stand”
Hingga Kamis (08/01/2026), konten itu mendapat lebih dari 32.000-an tanda suka, lebih dari 1.500 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 690 kali.
Sebagian netizen kemudian bereaksi keras, baik mendukung maupun mengecam klaim tersebut. Namun sebelum Anda percaya atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya. Karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan viral itu menampilkan potongan video seseorang berpidato dan disertai narasi bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan Amerika Serikat”. Narasi ini dibagikan luas di TikTok, Facebook, dan WhatsApp, menemani teks yang provokatif serta komentar yang berpotensi memicu kebingungan publik.
Tim pemeriksa fakta menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar pada fakta nyata:
Karena itu, klaim bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan AS” masuk dalam kategori hoaks atau konten menyesatkan.
Beredar video [arsip] dari akun TikTok “risman.putra7” pada Senin (05/01/2026), isinya memperlihatkan seseorang yang tengah berpidato disertai narasi:
Bakal Ramai Nih.! Presiden Sementara Venezuela Menegaskan, Akan Melawan Amerika dengan Segala Kemampuannya
Dalam video terdapat narasi:
“Today, the Bolivarian Republic of Venezuela declares a state of war with the United States of America. Their aggression has crossed every line. We will defend our sovereignty. Mr. President, are you seeking allies? We will stand”
Hingga Kamis (08/01/2026), konten itu mendapat lebih dari 32.000-an tanda suka, lebih dari 1.500 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 690 kali.
Sebagian netizen kemudian bereaksi keras, baik mendukung maupun mengecam klaim tersebut. Namun sebelum Anda percaya atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya. Karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan viral itu menampilkan potongan video seseorang berpidato dan disertai narasi bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan Amerika Serikat”. Narasi ini dibagikan luas di TikTok, Facebook, dan WhatsApp, menemani teks yang provokatif serta komentar yang berpotensi memicu kebingungan publik.
Tim pemeriksa fakta menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar pada fakta nyata:
Karena itu, klaim bahwa presiden sementara Venezuela menyatakan akan “melawan AS” masuk dalam kategori hoaks atau konten menyesatkan.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Klaim bahwa presiden sementara Venezuela menegaskan akan melawan Amerika Serikat adalah SALAH dan menyesatkan.
Narasi tersebut tidak pernah disampaikan secara resmi oleh pemimpin Venezuela saat ini, dan video yang beredar telah diputarbalikkan atau dikaitkan dengan konteks yang salah.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?Informasi semacam ini bisa:
Tips Cek Fakta Sebelum Share
Narasi tersebut tidak pernah disampaikan secara resmi oleh pemimpin Venezuela saat ini, dan video yang beredar telah diputarbalikkan atau dikaitkan dengan konteks yang salah.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?Informasi semacam ini bisa:
Tips Cek Fakta Sebelum Share
Cek Fakta: Benarkah Kejagung Tetapkan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Lahan Batu Bara
Sumber:Berita
SuaraLampung.id - Sebuah unggahan yang tersebar luas di media sosial baru-baru ini menyebutkan bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi lahan batu bara. Unggahan itu tampak serius — dilengkapi narasi provokatif, foto tokoh, dan bahasa seolah berasal dari laporan resmi.
Narasi semacam ini cepat memancing reaksi keras dari netizen. Namun, sebelum Anda ikut percaya atau menyimpulkannya sebagai fakta, simak dulu hasil cek fakta terbaru — karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan di Facebook, TikTok, dan WhatsApp memuat narasi:
Klaim itu kemudian dibagikan ribuan kali oleh akun masyarakat, plus berbagai komentar yang menduga adanya operasi hukum besar terhadap pejabat negara.
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri klaim tersebut dan menemukan kebenaran yang berbeda:
Dengan demikian, klaim tersebut tidak berdasar fakta yang bisa diverifikasi.
Narasi semacam ini cepat memancing reaksi keras dari netizen. Namun, sebelum Anda ikut percaya atau menyimpulkannya sebagai fakta, simak dulu hasil cek fakta terbaru — karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan di Facebook, TikTok, dan WhatsApp memuat narasi:
Klaim itu kemudian dibagikan ribuan kali oleh akun masyarakat, plus berbagai komentar yang menduga adanya operasi hukum besar terhadap pejabat negara.
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri klaim tersebut dan menemukan kebenaran yang berbeda:
Dengan demikian, klaim tersebut tidak berdasar fakta yang bisa diverifikasi.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Klaim bahwa Kejaksaan Agung menetapkan Luhut sebagai tersangka kasus korupsi lahan batu bara adalah SALAH dan menyesatkan.
Narasi itu tidak pernah muncul dalam pernyataan resmi Kejagung maupun media kredibel. Informasi ini termasuk konten hoaks yang memanfaatkan nama tokoh publik demi menarik perhatian.
Mengapa Klaim Ini Harus Diluruskan?Unggahan semacam ini:
Tips Cek Fakta Sebelum Sebar Informasi SensasionalUntuk membantu Anda tidak ikut menyebarkan hoaks, lakukan hal berikut:
Narasi itu tidak pernah muncul dalam pernyataan resmi Kejagung maupun media kredibel. Informasi ini termasuk konten hoaks yang memanfaatkan nama tokoh publik demi menarik perhatian.
Mengapa Klaim Ini Harus Diluruskan?Unggahan semacam ini:
Tips Cek Fakta Sebelum Sebar Informasi SensasionalUntuk membantu Anda tidak ikut menyebarkan hoaks, lakukan hal berikut:
Halaman: 8329/8346