Penghina habib rizieq tewas terkena azab,
mati dalam kehinaan, mati membusuk 7 hari
Semoga ini menjadi peringatan bagi manusia2 lainnya yang saat ini begitu nafsu memerangi dan menghina ulama.
Orang yg pintar adalah orang yang peka terhadap peringatan….
[SALAH] “Penghina Habib Rizieq Tewas Terkena Azab”
Sumber: faktakini.comTanggal publish: 15/06/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Foto yang digunakan di post tersebut adalah hasil suntingan, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI. Gambar tidak disensor, untuk yang tidak tahan disarankan jangan melihat.
Rujukan
[BERITA] “Isi Pidato Yahya Staquf di Yerusalem soal Israel-Palestina”
Sumber:Tanggal publish: 14/06/2018
Hasil Cek Fakta
Kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Yerusalem menuai kecaman dan kemarahan dari kalangan pembela Palestina. Meski menyatakan lawatan itu tidak mewakili posisinya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, ataupun Nadhlatul Ulama dimana dia menjadi Sekjen. Sejumlah kalangan menyayangkan lawatan Yahya yang terjadi di saat Israel melibas demonstran Palestina di Jalur Gaza. Lebih dari 120 demonstran Palestina tewas dan 3.700 lainnya luka-luka.
Dalam pidatonya yang diterima CNNIndonesia.com, Yahya Staquf menyatakan misinya, selain atas nama pribadi sebagai warga muslim, tapi juga menyerukan kepada Israel dan Palestina untuk menghentikan konflik.
Dalam pidatonya yang diterima CNNIndonesia.com, Yahya Staquf menyatakan misinya, selain atas nama pribadi sebagai warga muslim, tapi juga menyerukan kepada Israel dan Palestina untuk menghentikan konflik.
Rujukan
[HOAKS] Surat edaran dari OJK bernomor 04760.OJK-RI-PBI-PNKR-2018 perihal pembayaran proyek perumahan Suryadwipa Kerawang.
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 11/06/2018
Berita
Sepucuk surat berkop Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah beredar di publik melalui media sosial. Surat Pemberitahuan itu ditandatangani oleh Wimboh Santoso yang di dalam surat disebut sebagai Ketua Dewan Komisaris OJK.
Surat tertanggal 8 Juni 2018 itu menyebut bahwa sesuai pertemuan antara OJK, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), Bank Central Asia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, PPATK dan Bank Indonesia, maka hari ini tanggal 11 Juni 2018 akan terjadi pembayaran proyek perumahan Suryadwipa Kerawang melalui penarikan tunai.
Pembayaran akan dilakukan pada jam 10.00-12.00 WIB di Menara BCA oleh PT Archindo Development. Nilainya terbagi tiga: Rp 10 miliar, dalam denominasi dollar AS sekitar US$ 8,07 juta, dan dalam mata uang euro sebesar € 10,58 juta.
Surat tertanggal 8 Juni 2018 itu menyebut bahwa sesuai pertemuan antara OJK, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), Bank Central Asia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, PPATK dan Bank Indonesia, maka hari ini tanggal 11 Juni 2018 akan terjadi pembayaran proyek perumahan Suryadwipa Kerawang melalui penarikan tunai.
Pembayaran akan dilakukan pada jam 10.00-12.00 WIB di Menara BCA oleh PT Archindo Development. Nilainya terbagi tiga: Rp 10 miliar, dalam denominasi dollar AS sekitar US$ 8,07 juta, dan dalam mata uang euro sebesar € 10,58 juta.
Hasil Cek Fakta
Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo kepada Kontan.co.id menyebut surat bernomor 04760.OJK-RI-PBI-PNKR-2018 itu palsu . "Terhadap surat yang beredar surat yang seolah-olah dikeluarkan oleh OJK, dengan ini, kami tegaskan bahwa surat tersebut palsu," tegas Anto kepada Kontan.co.id, kemarin (10/6).
OJK mengimbau masyarakat mewaspadai penyalahgunaan surat yang mengatasnamakan OJK tersebut. Jika masyarakat mendapatkan surat tersebut agar segera mengontak OJK 157 atau Humas OJK.
Menurut Anto, OJK sudah melaporkan peredaran surat tersebut ke polisi. "Kami sudah melaporkan kepada polisi dan akan menindaklanjuti surat tersebut," tandas Anto.
OJK mengimbau masyarakat mewaspadai penyalahgunaan surat yang mengatasnamakan OJK tersebut. Jika masyarakat mendapatkan surat tersebut agar segera mengontak OJK 157 atau Humas OJK.
Menurut Anto, OJK sudah melaporkan peredaran surat tersebut ke polisi. "Kami sudah melaporkan kepada polisi dan akan menindaklanjuti surat tersebut," tandas Anto.
Rujukan
[BENAR] Situs Ditjen Pajak Diretas
Sumber: DetikTanggal publish: 11/06/2018
Hasil Cek Fakta
"Iya itu, baru saja di-hack, sudah terpantau oleh kita, itu di-deface. Ini teman-teman IT langsung turun tangan, jadi berandanya saja, halaman depannya saja, diganti gitu," tutur Yoga saat dihubungi.
Yoga memastikan data wajib pajak tetap aman. Dia pun berharap situs itu dapat kembali normal.
"Yang jelas data-data wwajib pajak aman, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena tidak terdapat di website itu data tersebut, datanya bukan di situ, dan basis data itu tidak bisa diakses melalui website itu," imbuhnya.Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat ( P2Humas) Hestu Yoga Saksama memastikan keamanan data wajib pajak terjamin aman.
Yoga memastikan data wajib pajak tetap aman. Dia pun berharap situs itu dapat kembali normal.
"Yang jelas data-data wwajib pajak aman, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena tidak terdapat di website itu data tersebut, datanya bukan di situ, dan basis data itu tidak bisa diakses melalui website itu," imbuhnya.Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat ( P2Humas) Hestu Yoga Saksama memastikan keamanan data wajib pajak terjamin aman.
Rujukan
Halaman: 8330/8695



