Suara.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dinarasikan menawarkan program sepeda motor murah seharga Rp500 ribu kepada warganya.
Kabar heboh tersebut dibagikan dalam sebuah unggahan video di Facebook. Video tersebut juga diunggah diakun TikTok dengan nama pengguna Khofifah Indar Parawansa.
Video itu lantas menjadi perbincangan hingga disukai lebih dari belasan ribu pengguna.
Adapun pernyataan Gubernur Jatim Khofifah dalam video yang viral sebagai berikut:
"Assalamualaikum. Pemberitahuan bagi seluruh warga Jawa Timur, saya selaku Gubernur Jawa Timur siapa saja yang belum mempunyai motor atau ingin motor baru silahkan untuk pesan motor murah. Harganya Cuma 500 ribu rupiah, ini akan amanah dari saya, pesan sekarang dan tidak bisa COD ya," ucap Khofifah dalam video itu.
Lantas apakah benar Gubernur Khofifah tawarkan program motor murah Rp500 ribu untuk warga Jatim?
CEK FAKTA: Khofifah Kasih Program Motor Murah Rp500 Ribu untuk Warga Jatim
Sumber:Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan informasi yang didapat, Humas Pemprov Jawa Timur menegaskan program motor murah seharga Rp500 ribu untuk warga merupakan hoaks atau tidak benar.
Video tersebut merupakan hasil artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang sering disebut deepfake.
Humas Pemprov Jatim meminta masyarakat untuk selalu memeriksa informasi melalui akun resmi pemerintah dan waspada terhadap penipuan.
Video tersebut merupakan hasil artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang sering disebut deepfake.
Humas Pemprov Jatim meminta masyarakat untuk selalu memeriksa informasi melalui akun resmi pemerintah dan waspada terhadap penipuan.
Cek Fakta: Patrick Kluivert Mengundurkan Diri Sebagai Pelatih Timnas pada awal Maret 2025
Sumber:Berita
Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video dengan narasi yang menyebut Pelatih Timnas Sepak Bola Indonesia Patrick Kluivert mengundurkan diri dari Timnas pada awal Maret 2025.
Dalam video yang diunggah di YouTube itu disampaikan narasi sebagai berikut:
“TINDKA NEKAT PATRICK BARU RESMI PATRIK KLUIVERT LANGSUNG UNDUR DIRI DEMIH KEMBALINYA STY KE TIMNAS”
Lantas, benarkah narasi yang menyebut Patrick Kluivert mundur dari Timnas Indonesia?
Dalam video yang diunggah di YouTube itu disampaikan narasi sebagai berikut:
“TINDKA NEKAT PATRICK BARU RESMI PATRIK KLUIVERT LANGSUNG UNDUR DIRI DEMIH KEMBALINYA STY KE TIMNAS”
Lantas, benarkah narasi yang menyebut Patrick Kluivert mundur dari Timnas Indonesia?
Hasil Cek Fakta
Mengutip hasil penelusuran Antara, tidak ada pernyataan resmi yang menarasikan Patrick Kluivert mundur dari Timnas Indonesia. Diketahui, Patrick Kluivert mendampingi Timnas Indonesia pada laga ketujuh putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, Kamis (20/3).
Walaupun harus kalah 5-1 dari Australia dalam pertandingan yang digelar di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia, Kluivert mengatakan Timnas Indonesia harus bangkit untuk laga selanjutnya. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa (25/3/2025).
Kluivert mengakui bahwa Timnas Indonesia masih butuh penyesuaian lagi untuk laga berikutnya. Pihaknya juga akan mengevaluasi kesalahan individu yang terjadi dalam laga melawan Australia tersebut.
Walaupun harus kalah 5-1 dari Australia dalam pertandingan yang digelar di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia, Kluivert mengatakan Timnas Indonesia harus bangkit untuk laga selanjutnya. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa (25/3/2025).
Kluivert mengakui bahwa Timnas Indonesia masih butuh penyesuaian lagi untuk laga berikutnya. Pihaknya juga akan mengevaluasi kesalahan individu yang terjadi dalam laga melawan Australia tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebut Patrick Kluivert mundur dari Timnas Indonesia. adalah hoaks.
Cek Fakta: Roy Suryo Akhirnya Ditahan Karena Tuduh Ijazah Jokowi Palsu
Sumber:Berita
Suara.com - Sebuah unggahan video di YouTube baru-baru ini memantik perhatian publik dengan menarasikan bahwa Roy Suryo telah ditahan usai menjalani sidang pembuktian dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
Dalam video tersebut, disisipkan sebuah foto yang menunjukkan sosok mirip Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna merah, lengkap dengan latar belakang yang menyerupai ruang tahanan kejaksaan. Narasi dalam video mengklaim bahwa penahanan ini merupakan buntut dari sikap kritis Roy terhadap keabsahan dokumen akademik Presiden RI ke-7.
Namun, perlu digarisbawahi bahwa unggahan tersebut mengandung informasi yang menyesatkan. Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian, kejaksaan, maupun pengadilan yang menyebutkan bahwa Roy Suryo ditahan karena kasus tersebut.
Selain itu, foto yang digunakan dalam video tersebut ternyata merupakan gambar lama yang pernah beredar dalam konteks hukum berbeda, dan tidak berkaitan dengan isu ijazah palsu Jokowi.
Unggahan semacam ini menambah daftar panjang penyebaran hoaks politik yang kerap memanfaatkan manipulasi visual dan narasi provokatif untuk membentuk opini publik.
“Berita hari ini akhirnya roy suryo ditahan setelah sidang pembuktian kasus ijazah palsu pak Jokowi
Ternyata ada unsur dendam !! roy suryo dan komplotannya. Makanya jangan melawan orang diam dan sabar !!!”
Namun, benarkah foto Roy Suryo mengenakan rompi tahanan itu terkait tuduhan ijazah palsu Presiden Jokowi?
Dalam video tersebut, disisipkan sebuah foto yang menunjukkan sosok mirip Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna merah, lengkap dengan latar belakang yang menyerupai ruang tahanan kejaksaan. Narasi dalam video mengklaim bahwa penahanan ini merupakan buntut dari sikap kritis Roy terhadap keabsahan dokumen akademik Presiden RI ke-7.
Namun, perlu digarisbawahi bahwa unggahan tersebut mengandung informasi yang menyesatkan. Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian, kejaksaan, maupun pengadilan yang menyebutkan bahwa Roy Suryo ditahan karena kasus tersebut.
Selain itu, foto yang digunakan dalam video tersebut ternyata merupakan gambar lama yang pernah beredar dalam konteks hukum berbeda, dan tidak berkaitan dengan isu ijazah palsu Jokowi.
Unggahan semacam ini menambah daftar panjang penyebaran hoaks politik yang kerap memanfaatkan manipulasi visual dan narasi provokatif untuk membentuk opini publik.
“Berita hari ini akhirnya roy suryo ditahan setelah sidang pembuktian kasus ijazah palsu pak Jokowi
Ternyata ada unsur dendam !! roy suryo dan komplotannya. Makanya jangan melawan orang diam dan sabar !!!”
Namun, benarkah foto Roy Suryo mengenakan rompi tahanan itu terkait tuduhan ijazah palsu Presiden Jokowi?
Hasil Cek Fakta
Untuk menelusuri kebenaran foto yang memperlihatkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan merah, dilakukan penelusuran menggunakan fitur Google Reverse Image.
CEK FAKTA: Penemuan Puluhan Kepala Kucing Dalam Karung di Pasar Sidoarjo
Sumber:Berita
Suara.com - Sebuah video viral di media sosial TikTok menunjukkan adanya penemuan puluhan potongan kepala kucing di dalam karung di Pasar Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur.
Klaim video tersebut juga menarasikan bahwa kucing-kucing besar di pasar dipotong untuk campuran daging.
Sementara anak kucing dijadikan bahan masakan rica-rica.
Hasil Pengecekan Fakta:
Tidak Benar (Hoaks). Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo telah memastikan bahwa isu yang beredar luas tersebut tidak benar.
Pihak kepolisian bersama pengelola pasar dan dinas terkait telah melakukan pengecekan langsung dan tidak menemukan bukti yang mendukung klaim dalam video viral tersebut.
Klaim video tersebut juga menarasikan bahwa kucing-kucing besar di pasar dipotong untuk campuran daging.
Sementara anak kucing dijadikan bahan masakan rica-rica.
Hasil Pengecekan Fakta:
Tidak Benar (Hoaks). Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo telah memastikan bahwa isu yang beredar luas tersebut tidak benar.
Pihak kepolisian bersama pengelola pasar dan dinas terkait telah melakukan pengecekan langsung dan tidak menemukan bukti yang mendukung klaim dalam video viral tersebut.
Hasil Cek Fakta
Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @momscat.tina menjadi viral dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para pecinta kucing.
Video yang telah ditonton lebih dari 470 ribu kali itu menampilkan kesaksian sejumlah pedagang di Pasar Sepanjang, Sidoarjo, yang mengaku menemukan potongan kepala kucing di sekitar lapak mereka.
Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak kepolisian segera bertindak. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taman, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Andri Sasongko, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.
Pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari berbagai pihak.
"Kabar tersebut adalah hoaks. Salah satu pedagang wanita dalam video tersebut berinisial S sudah kami mintai keterangan dan ternyata yang bersangkutan pun tidak mengetahui secara langsung adanya kejadian itu, hanya dengar dari cerita mulut ke mulut," ujar Andri Sasongko.
Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari para petugas kebersihan pasar yang menyatakan tidak pernah menemukan bangkai kepala kucing seperti yang dinarasikan dalam video.
Pernyataan senada datang dari pengelola pasar. Kepala Pasar Sepanjang, Sumali, membantah keras informasi tersebut.
Ia menyatakan bahwa petugas pasar telah menyisir seluruh area sejak isu itu muncul, namun tidak menemukan bukti fisik apa pun.
Video yang telah ditonton lebih dari 470 ribu kali itu menampilkan kesaksian sejumlah pedagang di Pasar Sepanjang, Sidoarjo, yang mengaku menemukan potongan kepala kucing di sekitar lapak mereka.
Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak kepolisian segera bertindak. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taman, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Andri Sasongko, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.
Pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari berbagai pihak.
"Kabar tersebut adalah hoaks. Salah satu pedagang wanita dalam video tersebut berinisial S sudah kami mintai keterangan dan ternyata yang bersangkutan pun tidak mengetahui secara langsung adanya kejadian itu, hanya dengar dari cerita mulut ke mulut," ujar Andri Sasongko.
Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari para petugas kebersihan pasar yang menyatakan tidak pernah menemukan bangkai kepala kucing seperti yang dinarasikan dalam video.
Pernyataan senada datang dari pengelola pasar. Kepala Pasar Sepanjang, Sumali, membantah keras informasi tersebut.
Ia menyatakan bahwa petugas pasar telah menyisir seluruh area sejak isu itu muncul, namun tidak menemukan bukti fisik apa pun.
Halaman: 8339/8346