• Hoaks, Video Purbaya Klarifikasi Program Bantuan Dana Hibah 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/04/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial TikTok sebuah video yang mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi terkait adanya program Bantuan Dana Hibah 2026. Dalam unggahan disebutkan bantuan tersebut diberikan dari Saudi Arabia pada Selasa, 31 Maret 2026.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama “bantuan.dana.hiba9115” (arsip) pada Selasa (31/03/2026). Video tersebut menampilkan presenter berita wanita membahas terkait dana hibah, kemudian dilanjutkan pada detik ke-14 menampilkan gambar Purbaya.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Selasa, 31 Maret 2026 Bantuan Dana Hibah dari Saudi Arabia. Viral klarifikasi Purba Yudhi Sadewa mengenai program Bantuan Dana Hibah 2026 dari Saudi Arabia,” begitu narasi tertulis dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam video berdurasi 30 detik tersebut terlihat presenter wanita dan wajah Purbaya yang tampak tidak proporsional mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri dengan mengklik tombol pada unggahan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Pemirsa, kabar mengejutkan datang dari Menteri Keuangan RI Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pak Purbaya Klarifikasi dan Angkat Suara, tentang program bantuan dana hibah 2026 dari Saudi Arabia, berikut penjelasannya. Saya Menteri Keuangan, ingin mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri, untuk mengambil dana hibah, karena ini bukan pinjaman. Kesempatan untuk Anda. Jangan lupa klik semua tombol di samping,” begitu narasi yang diucapkan dalam video.

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (01/04/2026), unggahan tersebut telah ditayangkan sebanyak 158 kali.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun TikTok “bantuan.dana.hiba9115” ini dan ini. Kedua unggahan tersebut menampilkan presenter berita yang berbeda, namun dengan narasi yang sama terkait klarifikasi dana hibah 2026 oleh Purbaya.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah Purbaya memberikan klarifikasi terkait bantuan dana hibah 2026?

    Baca juga:Purbaya Sebut APBN Kuat: Tak Perlu Khawatir Morat-Marit

    Periksa Fakta Dana Hibah Suadi Arabia.. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 31 pengikut dan menuliskan keterangan pada bio akun: “BAGI INGIN MENDAFTARAN. DANA HIBAH SILAHKAN HUBUNGI WA : 0819-4912-3341.” Akun tersebut banyak mengunggah video terkait klarifikasi purbaya tersebut sebanyak 12 video.

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi Menteri Keuangan Purbaya hanya ada di Instagram dan TikTok dengan nama @menkeuri, bukan di Facebook.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video memiliki probabilitas 99,4 persen sebagai video hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya klarifikasi Program Bantuan Dana Hibah 2026”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Instagram @kemenkeu.prime dan @ppid.kemenkeu. Kedua laman tersebut menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mengambil dana hibah 2026 dari Arab Saudi adalah video hoaks deepfake.

    Melansir laman Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, hibah adalah setiap penerimaan negara dalam bentuk devisa, devisa yang dirupiahkan, rupiah, barang, jasa dan/atau surat berharga yang diperoleh dari pemberi hibah yang tidak perlu dibayar kembali, yang berasal dari dalam negeri atau luar negeri.

    Dalam postur APBN, penerimaan hibah merupakan salah satu pendapatan negara yang digunakan untuk mendukung program pembangunan nasional, mendukung penanggulangan bencana alam, dan bantuan kemanusiaan.

    Penerimaan hibah memiliki kriteria:

    Tidak perlu dibayar kembali (cuma-cuma)Tidak disertai ikatan politik, serta tidak memiliki muatan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan negaraUntuk mendukung tusi Kementerian/Lembaga atau mendukung penanggulangan keadaan darurat

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa Purbaya melakukan klarifikasi terkait Program Dana Hibah 2026 dari Saudi Arabia adalah tidak benar dan terindikasi sebagai penipuan. Saudi Arabia tidak pernah memberikan bantuan berbentuk dana hibah.

    Baca juga:Purbaya Setuju Efisiensi MBG selama Kualitas Makanan Tidak Turun

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya mengklarifikasi program bantuan dana hibah 2026 dari Saudi Arabia adalah video yang sudah diubah atau altered video.

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mengambil dana hibah 2026 dari Arab Saudi adalah video hoaks deepfake.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks, Video Purbaya Klarifikasi Program Bantuan Dana Hibah 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/04/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial TikTok sebuah video yang mengklaim Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi terkait adanya program Bantuan Dana Hibah 2026. Dalam unggahan disebutkan bantuan tersebut diberikan dari Saudi Arabia pada Selasa, 31 Maret 2026.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama “bantuan.dana.hiba9115” (arsip) pada Selasa (31/03/2026). Video tersebut menampilkan presenter berita wanita membahas terkait dana hibah, kemudian dilanjutkan pada detik ke-14 menampilkan gambar Purbaya.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Selasa, 31 Maret 2026 Bantuan Dana Hibah dari Saudi Arabia. Viral klarifikasi Purba Yudhi Sadewa mengenai program Bantuan Dana Hibah 2026 dari Saudi Arabia,” begitu narasi tertulis dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam video berdurasi 30 detik tersebut terlihat presenter wanita dan wajah Purbaya yang tampak tidak proporsional mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri dengan mengklik tombol pada unggahan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Pemirsa, kabar mengejutkan datang dari Menteri Keuangan RI Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Pak Purbaya Klarifikasi dan Angkat Suara, tentang program bantuan dana hibah 2026 dari Saudi Arabia, berikut penjelasannya. Saya Menteri Keuangan, ingin mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri, untuk mengambil dana hibah, karena ini bukan pinjaman. Kesempatan untuk Anda. Jangan lupa klik semua tombol di samping,” begitu narasi yang diucapkan dalam video.

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (01/04/2026), unggahan tersebut telah ditayangkan sebanyak 158 kali.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun TikTok “bantuan.dana.hiba9115” ini dan ini. Kedua unggahan tersebut menampilkan presenter berita yang berbeda, namun dengan narasi yang sama terkait klarifikasi dana hibah 2026 oleh Purbaya.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, benarkah Purbaya memberikan klarifikasi terkait bantuan dana hibah 2026?

    Baca juga:Purbaya Sebut APBN Kuat: Tak Perlu Khawatir Morat-Marit

    Periksa Fakta Dana Hibah Suadi Arabia.. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 31 pengikut dan menuliskan keterangan pada bio akun: “BAGI INGIN MENDAFTARAN. DANA HIBAH SILAHKAN HUBUNGI WA : 0819-4912-3341.” Akun tersebut banyak mengunggah video terkait klarifikasi purbaya tersebut sebanyak 12 video.

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi Menteri Keuangan Purbaya hanya ada di Instagram dan TikTok dengan nama @menkeuri, bukan di Facebook.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video memiliki probabilitas 99,4 persen sebagai video hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya klarifikasi Program Bantuan Dana Hibah 2026”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Instagram @kemenkeu.prime dan @ppid.kemenkeu. Kedua laman tersebut menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mengambil dana hibah 2026 dari Arab Saudi adalah video hoaks deepfake.

    Melansir laman Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, hibah adalah setiap penerimaan negara dalam bentuk devisa, devisa yang dirupiahkan, rupiah, barang, jasa dan/atau surat berharga yang diperoleh dari pemberi hibah yang tidak perlu dibayar kembali, yang berasal dari dalam negeri atau luar negeri.

    Dalam postur APBN, penerimaan hibah merupakan salah satu pendapatan negara yang digunakan untuk mendukung program pembangunan nasional, mendukung penanggulangan bencana alam, dan bantuan kemanusiaan.

    Penerimaan hibah memiliki kriteria:

    Tidak perlu dibayar kembali (cuma-cuma)Tidak disertai ikatan politik, serta tidak memiliki muatan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan negaraUntuk mendukung tusi Kementerian/Lembaga atau mendukung penanggulangan keadaan darurat

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa Purbaya melakukan klarifikasi terkait Program Dana Hibah 2026 dari Saudi Arabia adalah tidak benar dan terindikasi sebagai penipuan. Saudi Arabia tidak pernah memberikan bantuan berbentuk dana hibah.

    Baca juga:Purbaya Setuju Efisiensi MBG selama Kualitas Makanan Tidak Turun

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya mengklarifikasi program bantuan dana hibah 2026 dari Saudi Arabia adalah video yang sudah diubah atau altered video.

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mengambil dana hibah 2026 dari Arab Saudi adalah video hoaks deepfake.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Spanyol Keluar dari NATO Usai AS Serang Iran

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 02/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Youngnihan” pada Minggu (29/3/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “Dunia mendukung Iran dan semua orang meninggalkan Amerika.

    SPANYOL UNDUR DIRI DARI NATO”

    Unggahan disertai takarir:

    MP Spanyol Ioin Pelara hari ini di Parlemen Spanyol menuntut agar Spanyol menarik diri dari NATO karena kehadiran Amerika di dalamnya dan mengatakan bahwa itu adalah penyebab semua bencana yang terjadi dalam situasi saat ini. Dia mengatakan bahwa Selat #Hurmoz ditutup karena Amerika, bukan Iran, yang membela diri, dan bahwa Selat akan menyebabkan bencana kelaparan global dan kenaikan harga bahan bakar dan yang lainnya. Dia mengatakan bahwa Trump tidak dapat berbuat apa-apa untuk menjalankan negara dan dia harus diisolasi dari dunia, bukan hanya Amerika”

    Per Kamis (2/4/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 23.000-an tanda suka, menuai 2.400-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 691 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Spanyol keluar dari NATO” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:

    • Berita cnnindonesia.com “Reaksi Spanyol setelah Diminta Trump Hengkang dari NATO”, tayang Jumat (10/10/2025). Berita ini melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump meminta Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk mencoret keanggotaan Spanyol usai menolak menaikkan komitmen anggaran militer atau urunan oleh semua anggota.

    • Berita sindonews.com “Spanyol Tutup Wilayah Udaranya untuk Pesawat AS yang Terlibat Perang Lawan Iran”, tayang Selasa (31/3/2026). Berita ini melaporkan bahwa Spanyol menutup wilayah udaranya untuk pesawat Amerika Serikat (AS) yang terlibat dalam serangan terhadap Iran.

    Menukil artikel detik.com “Daftar Negara Anggota NATO Beserta Fungsi dan Tujuan Organisasinya”, diketahui hingga kini Spanyol masih terdaftar sebagai anggota NATO sejak tahun 1982.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Spanyol keluar dari NATO usai AS serang Iran”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan foto berisi klaim “Spanyol keluar dari NATO usai AS serang Iran” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Kepala KSP M Qodari Sebut Wapres Gibran Penuhi Syarat Jadi Nabi

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Kepala KSP M Qodari sebut Wapres Gibran memenuhi syarat menjadi nabi. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 Maret 2026.
    Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel berjudul:
    "Kepala Staf Presiden Qodari Sebut Wapres Gibran Memenuhi Syarat Jadi Nabi, Gibran Anak Muda Susah Dicari Yang Seperti Beliau Tidak Ada Sama Sekali"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Gile lu dro..Sampe segitunya"
    Lalu benarkah postingan artikel Kepala KSP M Qodari sebut Wapres Gibran memenuhi syarat menjadi nabi?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah oleh Radar Tuban dengan nama penulis dan waktu yang sama yakni Ika Nur Jannah pada 28 Maret 2026 pukul 11:32:01 WIB.
    Namun dalam artikel asli berjudul "KSP Tegaskan Anggaran Pendidikan Tidak Dipangkas, Justru Diperkuat Revitalisasi Sekolah".
    Artikel asli sama sekali tidak membahas pernyataan M Qodari terkait Wapres Gibran. Artikel asli membahas penjelasan pemerintah yang menegaskan bahwa anggaran pendidikan tidak mengalami pemotongan.
    Selain itu tidak ada informasi valid terkait pernyataan M Qodari yang menyebut Wapres Gibran memenuhi syarat menjadi nabi.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel Kepala KSP M Qodari sebut Wapres Gibran memenuhi syarat menjadi nabi adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini