• [SALAH] Luhut Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Chromebook

    Sumber: X
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Akun X “Andria75777” pada Kamis (26/2/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi: 

    “Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan menerima uang 4,5 trilliun dari Nadim Makarim dalam kasus korupsi chromebook. Ini informasinya bukan cuma melibatkan mereka tapi juga menyebut nama Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan kita ketahui pada saat peristiwa ini terjadi itu Nadim adalah menterinya, Presiden Jokowi pada saat itu”.

    Pengunggah juga menambahkan narasi:

    “SUDAH JELAS2 PENGAKUAN MAKARIM JKW & LUHUT MENERIMA UANG TRILIUNAN.DARI KORUPSI CROMBOOK”.

    Hingga Senin (16/3/2026), unggahan tersebut telah disukai 1.500 akun, menuai 235 komentar  dan dilihat 25.300 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Luhut korupsi Chromebook” ke mesin pencari Google. Hasilnya mengarah ke beberapa artikel yang membantah klaim, yakni:

    • antaranews.com “Hoaks! Artikel Nadiem sebut Jokowi dan Luhut terima Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook” yang tayang Selasa (23/9/2025), dan 

    • tirto.id “Hoaks Berita Nadiem Sebut Luhut dan Jokowi di Kasus Chromebook” yang tayang Selasa (17/2/2026).

    Melansir dari kedua artikel tersebut, tidak ada bukti bahwa Nadiem Makarim pernah menyebutkan bahwa Joko Widodo dan Luhut Pandjaitan menerima dana sebesar Rp 4,5 triliun dalam kasus korupsi Chromebook. Menurut artikel Kompas.com berjudul “Vendor Chromebook Pernah Rapat Bareng Nadiem-Luhut Bahas TKDN” yang tayang pada Senin (9/2/2026), nama Luhut memang pernah muncul dalam investigasi kasus korupsi Chromebook, namun dalam konteks pelaksanaan rapat dengan vendor, bukan menerima dana dari Nadiem Makarim.

    Lebih lanjut, video yang disebarkan merupakan potongan video berjudul “Jokowi dan Luhut Terima Uang Rp4,5 T dari Nadiem Makarim? Cek Fakta | Viral tapi Hoaks” yang diunggah oleh kanal YouTube @OfficialiNews pada Rabu (1/10/2025). Dalam video tersebut, Gaib Maruto Sigit, host utama dari acara ‘Viral tapi Hoaks’ di iNews, tengah membacakan potongan narasi misinformasi, bukan membacakan laporan berita faktual.

    Kesimpulan

    Nadiem Makarim tidak pernah menyatakan bahwa Luhut Pandjaitan menerima dana sebesar Rp4,5 triliun dalam kasus korupsi Chromebook. Jadi, unggahan dengan narasi “Luhut terbukti terlibat kasus korupsi Chromebook” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Timor Leste Mulai Bergerak Membantu Israel Lawan Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Bang Grace” pada Selasa (10/3/2026) berisi narasi:

    “Timur Lester Kirim 10 Ribu Pasukan Bantu Isra31 Gempur Ir4n”

    Hingga Senin (16/3/2026) unggahan ini telah mendapatkan 15 ribu tanda suka, 5 ribu komentar, dan dibagikan ulang 320 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pengecekan untuk memastikan keaslian video yang beredar dengan menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki persentase sebesar 55% telah dibuat dengan bantuan AI.

    Untuk memastikan lebih lanjut, kemudian dilakukan pencarian ke kolom pencarian Google dengan kata kunci "Timor Leste kirim bantuan ke Israel", namun tidak ditemukan pemberitaan atau informasi kredibel terkait klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dan tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan narasi. Unggahan berisi klaim “Timor Leste mulai bergerak membantu Israel lawan Iran” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Kondisi Terbaru Tel Aviv Usai Serangan Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Abdi Negara” pada Kamis (5/3/2026) yang memuat narasi :

    “Iran membalas. Tel Aviv beberapa saat saat yang yang lalu lalu telah berubah menjadi kota hantu.”

    Hingga Senin (16/3/2026) unggahan telah mendapatkan 14 tanda suka, 3 komentar dan telah dibagikan ulang 264 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari kebenarannya dengan menggunakan alat pencarian gambar, Google Lens. Setelah dilakukan pencarian, ditemukan video serupa yang diunggah oleh akun Facebook media luar bernama “Arabic DAILY SABAH” yang diunggah Senin (6/2/2023).

    Video ini diunggah dalam caption berbahasa Arab yang apabila diterjemahkan isinya adalah tentang kejadian gempa di Kota Pazarcık, Turki. Diketahui bahwa peristiwa ini terjadi 3 tahun lalu, jauh sebelum terjadinya serangan Iran kepada Israel. Dengan demikian artinya video yang beredar bukan pemandangan Tel Aviv yang hancur setelah diserang Iran.

    Kesimpulan

    Faktanya video yang ditampilkan adalah kondisi Kota Pazarcık di Turki setelah gempa di tahun 2023 lalu. Unggahan tentang klaim “kondisi terbaru Tel Aviv usai serangan Iran” adalah konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Adik Kandung PM Israel Tewas Terbakar Serangan Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Yusran Akbar” pada Kamis (12/3/2026) menampilkan foto Iddo Netanyahu dan berisi narasi :

    “Adik Kandung Benyamien Netanyahu Tewas Terbakar Akibat Serangan Rudal Iran bersama Knesset Israel”

    Hingga Senin (16/2/2026) unggahan mendapatkan 16 tanda suka dan 2 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran ke sistem pencarian Google dengan memasukan kata kunci “Iddo Netanyahu tewas terbakar serangan Iran”. Hasilnya penelusuran justru mengarah ke sejumlah artikel yang membantah hal tersebut, diantaranya:

    • Artikel metrotvnews.com “Benarkah Iddo Netanyahu Tewas dalam Serangan Iran?” yang tayang Rabu (11/3/2026). Dalam artikel ini menjelaskan bahwa pemberitaan Iddo Netanyahu tewas tidak benar, tidak ada laporan resmi yang membenarkan klaim tersebut.

    • Artikel cnnindonesia.com “Apakah kabar Iddo Netanyahu tewas benar?” yang tayang Selasa (10/3/2026). CNN juga menjelaskan bahwa tidak ada temuan berita faktual yang memberikan konfirmasi mengenai Iddo Netanyahu tewas akibat serangan Iran.

    Sepanjang penelusuran tidak ditemukan adanya pemberitaan yang membenarkan kabar kematian Iddo Netanyahu.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan pemberitaan yang membenarkan narasi tersebut. Unggahan berisi klaim “adik kandung PM Israel tewas terbakar serangan Iran” adalah konten palsu (fabricated content).
    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini