• Hoaks! Dokumentasi serangan rudal Iran ke pangkalan udara Riyadh

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di media sosial Facebook menampilkan rekaman ledakan besar di sebuah kawasan.

    Unggahan tersebut menarasikan bahwa video tersebut merupakan dokumentasi serangan Iran terhadap pangkalan udara di Riyadh, Arab Saudi.

    Dalam video tersebut terlihat kobaran api dan asap tebal yang diklaim sebagai akibat serangan militer Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Arab Saudi.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Beginilah penampakan pangkalan militer Amerika di Arab Saudi yang di gempur Iran”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah video tersebut merupakan dokumentasi serangan Iran terhadap pangkalan udara di Riyadh?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran menggunakan tangkapan layar dari video melalui fitur pencarian gambar Google Lens, ditemukan sumber video yang mengarah pada unggahan kanal YouTube Rassd Network.

    Video tersebut berjudul kebakaran besar akibat serangan Israel terhadap Pelabuhan Al-Hudaydah di Yaman. Video tersebut diunggah pada 21 Juli 2024.

    Video asli tersebut memperlihatkan kebakaran besar yang terjadi di Pelabuhan Al-Hudaydah di Yaman setelah serangan Israel pada 21 Juli 2024.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan 87 orang lainnya mengalami luka-luka, sebagian besar akibat luka bakar.

    Peristiwa dalam video tersebut tidak berkaitan dengan serangan Iran terhadap pangkalan udara di Riyadh, Arab Saudi, seperti yang diklaim dalam unggahan media sosial.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut sebagai dokumentasi serangan Iran terhadap pangkalan udara di Riyadh merupakan informasi yang tidak benar atau menyesatkan.

    Klaim: Dokumentasi serangan rudal Iran ke pangkalan udara Riyadh.

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Video Iran jatuhkan pesawat pembom B-2 milik Amerika

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Instagram mengklaim bahwa pesawat pembom siluman milik Amerika Serikat jenis B-2 berhasil ditembak jatuh oleh Iran.

    Unggahan tersebut menyertakan narasi yang menyebut bahwa sistem pertahanan udara Iran berhasil menghancurkan pesawat pembom B-2 milik Amerika Serikat yang sedang melakukan operasi militer di kawasan Timur Tengah.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Kehormatan Amerika hancur saat ini, Iran mempawaikan pesawat pembom B-2 yang dibanggakan selama ini”

    Namun, benarkah video pesawat pembom Amerika Serikat jenis B-2 berhasil ditembak jatuh oleh Iran tersebut?

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah maupun laporan media kredibel yang menyebut bahwa pesawat pembom B-2 milik Amerika Serikat telah ditembak jatuh oleh Iran.

    Pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation menunjukkan bahwa video yang beredar memiliki kemungkinan sebesar 99,4 persen sebagai konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).



    Sebagai informasi, laporan ANTARA menyebut bahwa Amerika Serikat memang meningkatkan kesiapsiagaan militer di kawasan Timur Tengah, termasuk menyiagakan pesawat pembom siluman B-2. Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

    Pemerintah Amerika Serikat juga memperkuat kehadiran militernya di kawasan dengan mengerahkan berbagai aset, seperti pesawat tempur F-35, F/A-18, dan F-15E, serta kapal induk dan kapal perang di sejumlah perairan strategis. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pertahanan dan kesiapsiagaan militer, bukan laporan tentang jatuhnya pesawat B-2.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, video yang diklaim sebagai pesawat pembom B-2 milik Amerika Serikat yang ditembak jatuh oleh Iran merupakan konten hasil kecerdasan buatan (AI) dan tidak mencerminkan peristiwa nyata.

    Klaim: Video Iran jatuhkan pesawat pembom B-2 milik Amerika

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! DPR AS lengserkan Donald Trump dari kursi kepresidenan

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di media sosial Facebook mengklaim bahwa DPR Amerika Serikat resmi melengserkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dari jabatannya sebagai presiden.

    Video tersebut juga menarasikan bahwa Donald Trump telah dimakzulkan dan tidak lagi menjabat sebagai presiden.

    Selain itu, unggahan tersebut menyebut bahwa Trump dikendalikan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam mengambil berbagai keputusan.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Ini adalah akhir kekuasaan Trump di Amerika Serikat

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Amerika di ambang kehancuran DPR AS resmi lengserkan Trump dari Presiden?

    Donal Trump dikendalikan Netanyahu untuk melakukan apa saja yang dilakukannya sampai menghancurkan ekonomi rakyat AS sendiri, hayoo…rakyat AS secepatnya gulingkan Donal Trump supaya kalian tidak di adu domba sama negara lain karena Donal Trump itu sudah gila dan pikun”

    Namun, benarkah DPR Amerika Serikat resmi melengserkan Donald Trump dari jabatan presiden?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuan, tidak ditemukan informasi resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun pemberitaan media kredibel yang menyebut bahwa DPR Amerika Serikat telah melengserkan Donald Trump dari kursi presiden.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Video yang beredar di media sosial tersebut diketahui berasal dari rekaman pidato anggota Kongres Amerika Serikat, Ted Lieu, dalam sebuah konferensi pers berjudul “Trump Mentioned THOUSANDS of Times in New Epstein Files | Rep. Ted Lieu Press Conference”.

    Dalam konferensi pers tersebut, Ted Lieu membahas dokumen baru terkait kasus Jeffrey Epstein. Ia menyatakan bahwa nama Donald Trump muncul dalam dokumen tersebut dan meminta agar dokumen Epstein dirilis secara lebih transparan kepada publik.

    Pernyataan tersebut bertujuan agar masyarakat mengetahui siapa saja yang disebut atau terlibat dalam dokumen tersebut. Pidato Ted Lieu dalam konferensi pers tersebut tidak membahas mengenai pelengseran Donald Trump dari jabatan presiden.

    Hingga saat ini, dilansir dari laman White House, Donald Trump masih menjadi Presiden Amerika Serikat.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut DPR Amerika Serikat resmi melengserkan Donald Trump dari kursi presiden merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: DPR AS lengserkan Donald Trump dari kursi kepresidenan

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Foto Wapres Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Ali Khamenei di Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto yang diklaim memperlihatkan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sedang mengunjungi Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

    Dalam gambar tersebut, Gibran terlihat berada di sebuah barak militer dan seolah-olah sedang bertemu dengan Ali Khamenei serta sejumlah personel militer Iran. Unggahan tersebut menyebut bahwa Gibran pernah datang langsung ke Iran untuk melakukan pertemuan dengan pemimpin tertinggi negara tersebut.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pernah mengunjungi pemimpin Iran Ali Khamenei di barak militer Iran, untuk membahas pengiriman peralatan tempur ke Indonesia”

    Namun, benarkah Gibran pernah mengunjungi Ali Khamenei di Iran?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel maupun pernyataan resmi pemerintah yang menyebut bahwa Gibran Rakabuming Raka pernah melakukan kunjungan ke Iran atau bertemu langsung dengan Ali Khamenei.

    Pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Detector Hive Moderation juga menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,9 persen sebagai gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).



    Selain itu, tidak terdapat catatan perjalanan diplomatik yang menunjukkan bahwa Gibran pernah melakukan kunjungan resmi ke Iran sejak menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Gibran pernah mengunjungi Ali Khamenei di Iran merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: Foto Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Ali Khamenei di Iran

    Klaim: Hoaks

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini