• [SALAH] Aturan Baru Kemenag: Malam Takbiran Dibatasi Maksimal Pukul 21.00 WIB

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Uden Dens” pada Sabtu (7/3/2026) berisi narasi: 

    ATURAN BARU KEMENAG :

    " Takbiran Hanya Boleh Dari Jam 18.00 Sampai Jam 21.00 Tidak Boleh Menggunakan Sound System Dan Tidak Boleh Keliling ".

    Hingga Kamis (12/3/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 20-an tanda suka dan 120-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo memasukkan kata kunci “aturan kemenag malam takbiran dibatasi maksimal pukul 21.00 wib berlaku di seluruh indonesia” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Kementerian Agama (Kemenag) yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “malam takbiran dibatasi maksimal sampai pukul 21.00 wib” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, yakni:

    • Berita jawapos.com “Hanya Berlaku di Bali! Kemenag Tegaskan Aturan Malam Takbiran Saat Berbarengan dengan Nyepi Tahun Ini”. Pemberitaan yang tayang pada Rabu (11/3/2026) itu melaporkan bahwa Kemenag merilis aturan teknis malam takbiran di Bali, yaitu takbiran dilakukan di Masjid terdekat dari pukul 18.00 WITA sampai 21.00 WITA dengan tidak menggunakan pengeras suara.
    • Berita republika.co.id “Umat Islam di Bali Boleh Takbiran tanpa Pengeras Suara Jika Malam Idul Fitri Bersamaan dengan Nyepi”. Pemberitaan yang tayang pada Rabu (11/3/2026) itu melaporkan bahwa Kemenag menerbitkan panduan melaksanakan malam takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 bagi umat Islam di Bali (apabila jatuh pada 19 Maret 2026 yang berbarengan dengan Hari Raya Nyepi), Salah satu poinnya, umat Islam boleh melaksanakan takbiran tanpa pengeras suara.

    TurnBackHoax lalu memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke beberapa pemberitaan, antara lain:

    • Berita rctiplus.com “Temui Presiden Prabowo, Menag Lapor Soal Hari Nyepi Berbarengan Malam Takbiran”. Dari berita yang tayang pada Rabu (4/3/2026) itu diketahui bahwa Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara untuk melaporkan perihal Hari Raya Nyepi berbarengan dengan perkiraan malam takbiran Idul Fitri pada 19 Maret 2026. Kemenag sudah bersepakat dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh Bali agar malam takbiran tidak bertentangan dengan perayaan Nyepi.
    • Berita detik.com “Menag Sebut Prabowo Beri Petunjuk Nuzulul Quran Digelar di Jakarta”. Dari berita yang tayang pada Rabu (4/3/2026) itu diketahui bahwa Menag Nasaruddin menemui Presiden Prabowo Subianto untuk membahas persiapan perhelatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan. Nasaruddin mengungkapkan acara Nuzulul Quran yang akan dihadiri Presiden Prabowo itu akan dilaksanakan di Istana Negara.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “aturan baru Kemenag: malam takbiran dibatasi maksimal pukul 21.00 wib” itu merupakan konten dengan konteks yang salah (false context).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Foto serangan rudal Iran hancurkan wilayah Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial X menampilkan foto yang diklaim sebagai kondisi wilayah Israel yang hancur dan rata dengan tanah akibat serangan rudal Iran.

    Unggahan tersebut beredar di beberapa platform media sosial dengan narasi yang menyebut bahwa ribuan rudal Iran telah menghancurkan wilayah Israel hingga tidak tersisa bangunan.

    Narasi dalam unggahan tersebut berbunyi:

    “Akibat ribuan rudal serangan balasan Iran”

    Israel rata dengan tanah, satu satunya bangunan yang masih terlihat hanya gedung Mossad

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Daya ledak rudal kiamat al - jahanam Iran memang sangat mengerikan”

    Namun, foto tersebut menunjukkan wilayah Israel yang hancur akibat serangan rudal Iran?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi dari pemerintah maupun laporan media kredibel yang menyebutkan bahwa serangan rudal Iran telah menghancurkan wilayah Israel hingga rata dengan tanah.

    Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa foto yang beredar identik dengan foto berjudul “Hiroshima, Japan. 1946-02-28. The First Atom Bomb Was Dropped on Hiroshima on 1945-08-06” yang tersimpan dalam arsip Australian War Memorial.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Foto tersebut merupakan potret kehancuran Kota Hiroshima di Jepang setelah pengeboman atom oleh Amerika Serikat pada 6 Agustus 1945.

    Mengutip laporan ANTARA, pengeboman tersebut menewaskan sekitar 70.000 orang secara langsung. Jumlah korban kemudian meningkat menjadi lebih dari 100.000 jiwa akibat luka bakar dan dampak radiasi.

    Peristiwa tersebut kemudian diikuti oleh pengeboman atom di Nagasaki yang akhirnya membuat Jepang menyerah dan mengakhiri Perang Dunia II.

    Foto tersebut tidak berkaitan dengan konflik di Timur Tengah maupun serangan rudal Iran ke Israel seperti yang diklaim dalam unggahan media sosial.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut foto tersebut menunjukkan wilayah Israel yang hancur akibat serangan rudal Iran merupakan informasi yang keliru atau tidak benar.

    Rating: Foto serangan rudal Iran hancurkan wilayah Israel

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Keliru

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Prabowo hapus BLT, PKH, KIP, PIP karena anggaran dialihkan untuk MBG

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menarasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto bersama Kementerian Sosial (Kemensos) menghapus sejumlah program bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat.

    Unggahan tersebut menyebut bahwa pemerintah menghapus Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Indonesia Pintar (PIP), dan layanan BPJS.

    Unggahan tersebut juga mengklaim bahwa anggaran program-program tersebut dialihkan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “PRESIDEN PRABOWO BERSAMA KEMENSOS RESMI HAPUS BLT-PKH-BNPT-BPJS-KIP-PIP

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    ANGGARANNYA AKAN DIALIHKAN UNTUK MBG

    15 JUTA RAKYAT MISKIN AKAN SENGSARA PERLAHAN”

    Namun, benarkah Presiden Prabowo menghapus program BLT, PKH, KIP, dan PIP karena anggarannya dialihkan untuk program MBG?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto, pihak Istana, maupun Kementerian Sosial yang menyebut bahwa pemerintah menghapus program-program bantuan sosial tersebut karena anggarannya dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hingga saat ini, berbagai program bantuan sosial tersebut masih berjalan dan tetap disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

    Pemerintah justru sedang mengembangkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data terpadu untuk program perlindungan sosial. DTSEN akan menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) mulai tahun 2026.

    Sistem data tersebut bertujuan mengintegrasikan data sosial ekonomi penduduk secara lebih akurat sehingga penyaluran bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran.

    Melalui DTSEN, pemerintah juga berupaya menghindari data ganda serta memperkuat perencanaan kebijakan sosial di tingkat pusat maupun daerah dengan menggunakan data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo menghapus program BLT, PKH, KIP, dan PIP karena anggarannya dialihkan untuk program MBG merupakan informasi yang keliru atau tidak benar.

    Klaim: Prabowo hapus BLT, PKH, KIP, PIP karena anggaran dialihkan untuk MBG

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Prabowo akan hentikan MBG setelah Idulfitri

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto yang disertai narasi bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan setelah Hari Raya Idulfitri.

    Unggahan tersebut menyebut bahwa Presiden Prabowo akan secara resmi menghentikan program MBG setelah perayaan Idulfitri.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Persiden prabowo akan Menghentikan makanan bergisi/MBG secara resmi setelahhari raya idul fitri”

    Namun, benarkah Prabowo akan hentikan MBG setelah Idulfitri?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Badan Gizi Nasional (BGN) membantah isu yang menyebut program MBG akan dihentikan setelah Idulfitri atas arahan Presiden Prabowo Subianto. BGN memastikan bahwa program peningkatan gizi nasional tersebut tetap berjalan dan bahkan akan diperluas jangkauannya.

    "Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar," ujar Dadan, dilansir dari ANTARA.

    Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun arahan untuk menghentikan program MBG setelah Idulfitri.

    Ia juga menegaskan bahwa informasi yang beredar di sejumlah platform digital tersebut tidak berasal dari pernyataan resmi pemerintah.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Menurut Dadan, setelah Idulfitri program MBG justru memasuki tahap perluasan layanan. Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga mencapai sekitar 25 ribu unit yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis setelah Idulfitri merupakan informasi yang tidak benar atau keliru.

    Klaim: Prabowo akan hentikan MBG setelah Idulfitri

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini