• Hoaks, Akun TikTok Mencatut Sekretariat Jenderal Kemenkeu

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/04/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial TikTok unggahan yang mencatut Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang diklaim diunggah oleh akun resmi milik Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.



    Akun tersebut bernama @official.bantuan5 (arsip). Sebanyak 70 unggahan video telah disebarkan pada akun tersebut dengan menampilkan gambar Purbaya seperti video ini, ini, dan ini yang disematkan dalam akun tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Adapun semua video yang disebarkan pada akun tersebut mengklaim bahwa Purbaya mengumumkan adanya bantuan keuangan dari Kementerian Keuangan RI dan ajakan kepada masyarakat untuk mengisi data diri dan mendaftar bantuan keuangan tersebut. Dalam akun itu juga dicantumkan nomor WhatsApp yang diklaim dapat dihubungi untuk mendaftar program tersebut.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Silahkan hubungi Whatsap untuk mendaftar👇👇👇👇👇👇 085849938227,” begitu keterangan tertulis dalam bio akun.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (29/04/2026), akun tersebut baru saja membagikan unggahan video terbaru pada Selasa (28/04/2026) dan mendapatkan 25 likes, 6 komentar, dan 398 kali ditayangkan. Dalam kolom komentar, beberapa pengunjung menanyakan cara mendaftar dan mendapatkan bantuan keuangan tersebut.

    “Kami dari Kementerian Keuangan menjalankan program dana bantuan untuk rakyat NGAP. Daftar dan masukkan data kalian untuk mengklaim bantuan ini. Hubungi staf kami, niscaya program ini berjalan lancar dan transparan. Bantuan ini alhamdulillah saya sendiri yang mengajukan dan telah disetujui negara. Budayakan transparansi dalam setiap program. Saya Menteri Keuangan Purbaya, terima kasih.” Begitu narasi yang diucapkan dalam unggahan.

    Lantas, benarkah Purbaya umumkan bantuan keuangan dari Kementerian Keuangan RI dalam akun TikTok tersebut?

    Baca juga:Purbaya Beri Insentif bila Reformasi Pasar Modal Berjalan Baik

    Periksa Fakta Akun Palsu Sekjen Kemenkeu. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 2885 pengikut dan menggunakan logo Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan sebagai foto profil.

    Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 472,1 ribu pengikut dengan centang biru dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri. Adapun akun TikTok resmi @kemenkeuri UangKita merupakan akun resmi yang terverifikasi untuk menyampaikan informasi APBN dan kebijakan keuangan negara.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh video yang disebarkan ini dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI). Kejanggalan serupa juga kami temukan pada semua unggahan video dalam akun tersebut.

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,2 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya tawarkan bantuan dana keuangan”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Melansir laman resmi Instagram @ppid.kemenkeu, @kemenkeu.prime, dan laman PPID Kemenkeu. Kementerian Keuangan RI menyatakan bahwa akun TikTok “official.bantuan5” merupakan akun palsu yang mengatasnamakan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan dan informasi yang diunggah merupakan video deepfake, informasi palsu atau hoaks.

    Purbaya tidak pernah memberikan bantuan berbentuk uang langsung kepada masyarakat dengan cara menghubunginya. Akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan Purbaya biasanya meminta pengguna menghubungi melalui Messenger atau membayar sejumlah biaya sebagai syarat, yang merupakan indikasi phishing atau penipuan.

    Adapun bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) umumnya dilakukan melalui program pembiayaan UMKM (Ultra Mikro/UMi), hibah, atau beasiswa LPDP. Cara utamanya adalah mengajukan melalui lembaga penyalur resmi (seperti Pegadaian atau PNM untuk UMi), mendaftar via portal resmi Kemenkeu, atau melalui dinas terkait, dengan syarat utama WNI, memiliki NIK/KTP, dan memiliki usaha/izin yang sah.

    Melansir laman resmi Kementerian Keuangan RI, adapun bantuan yang diberikan Kemenkeu yaitu Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menuju kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

    Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Adapun informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:Purbaya Akui Rotasi Pejabat Kemenkeu karena Persoalan Internal

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa akun “official.bantuan5” yang mengklaim sebagai akun Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan dan unggahan video yang menampilkan Purbaya menawarkan bantuan dana keuangan dengan menghubungi WhatsApp pada bio akun bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan dana keuangan dari Kementerian Keuangan RI melalui nomor WhatsApp adalah video hoaks deepfake.

    Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Salah, Brunei Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim bahwa Brunei Darussalam secara resmi memutuskan hubungan dengan Israel akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan bentuk komitmen Brunei untuk mendukung keadilan dan solidaritas Palestina.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Joe Rustam” (arsip) pada Sabtu (18/04/2026). Dalam unggahan tersebut memperlihatkan penggabungan foto Sultan Hassanal Bolkiah dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “SEBUAH KEPUTUSAN BERSEJARAH! Brunei Resmi Putuskan Semua Hubungan Dengan Isr4el! Satu Persatu Negara Mulai Meninggalkan IsreweeLL,” begitu narasi tertulis dalam gambar yang diunggah.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Ditemukan beberapa kesalahan penulisan pada narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut, seperti IsreweeLL dan Isr4el. Hal ini biasanya dilakukan untuk menghindari sistem moderasi konten otomatis di platform media sosial yang membatasi jangkauan (shadowban) atau menghapus unggahan yang mengandung kata kunci sensitif terkait konflik politik atau isu kontroversial.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Brunei Resmi Putuskan Semua Hubungan dengan Israel. Brunei Darussalam secara resmi mengumumkan pemutusan seluruh hubungan yang tersisa dengan Israel. Langkah diplomatik ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan mencerminkan komitmen Brunei untuk mendukung keadilan serta solidaritas dengan masyarakat Palestina. Isrewel mulai kalah tapi tidak di sadarkan 😂😂,” begitu keterangan dituliskan dalam unggahan.

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (27/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 29 likes, 24 komentar, dan 11 kali dibagikan. Kolom komentar terbagi dua: sebagian memercayai informasi tersebut dan yang lainnya mempertanyakan kebenaran faktanya.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @mardigu.nation dan akun X @hidayatev. Kedua unggahan tersebut menampilkan gambar serupa terkait keputusan resmi Brunei untuk memutuskan hubungan dengan Israel.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Prajurit TNI dari UNIFIL Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel

    Periksa Fakta Brunei Putuskan Hubungan dengan Israel. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan ke laman Kompas yang menyatakan bahwa tidak ditemukan pernyataan resmi dari Pemerintah Brunei yang menyatakan memutus seluruh hubungan dengan Israel di tengah ketegangan yang tengah terjadi di Timur Tengah seperti yang tengah beredar. Faktanya, Brunei menjadi salah satu negara ASEAN yang tidak mengakui Israel sebagai negara.

    Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 11 Mei 1949 mengesahkan Resolusi 273 yang isinya menyetujui permohonan keanggotaan Israel. Namun, hingga 2023, masih ada 28 negara anggota PBB yang tidak mengakui Israel, termasuk Brunei.

    Kemudian, Tirto mengetikkan kata kunci “Brunei putus hubungan dengan Israel” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Turn Back Hoax. Brunei memang sejak awal tidak pernah memiliki hubungan diplomatik dalam bentuk apa pun dengan Israel. Dengan demikian, unggahan yang berisi klaim “Brunei putus hubungan diplomatik dengan Israel” adalah konten palsu.

    Lebih lanjut, Tirto mengamati gambar yang beredar tersebut. Terlihat wajah Netanyahu yang kurang proporsional dan tidak asli. Foto tersebut seperti digabungkan dan disunting. Tirto menduga konten suara dibuat oleh akal imitasi (AI). Untuk memastikannya, kami menggunakan Hive Moderation. Berdasarkan hasil pengecekan, probabilitas penggunaan AI pada gambar tersebut terdeteksi tinggi, yakni 86,3 persen, yang mengindikasikan bahwa gambar tersebut bukan gambar asli Netanyahu dan Sultan Hassanal Bolkiah.

    Melansir Tempo, sampai 2023, sebanyak 30 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Situs resmi Kedutaan Besar Israel mencatat bahwa dari semua negara tersebut, 19 negara merupakan anggota Liga Arab dan 11 negara memiliki penduduk mayoritas Muslim.

    Anggota Liga Arab yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel yaitu Algeria, Komoro, Djibouti, Irak, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Mauritania, Qatar, Arab Saudi, Somalia, Suriah, dan Yemen. Adapun negara mayoritas Muslim yang tidak menjalin hubungan dengan Israel yaitu Indonesia, Pakistan, Bangladesh, Nigeria, Iran, Aljazair, Sudan, Irak, Afghanistan, Malaysia, Brunei Darussalam.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Brunei resmi memutuskan hubungan dengan Israel akibat perang di Timur Tengah semakin memanas adalah tidak benar dan tidak didukung oleh fakta ilmiah.

    Baca juga:Trump: Israel-Lebanon Perpanjang Gencatan Senjata 3 Minggu

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Brunei secara resmi memutuskan hubungan dengan Iran adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar yang digunakan dalam unggahan tersebut bukan merupakan gambar asli, melainkan dibuat menggunakan AI.

    Brunei Darussalam merupakan salah satu dari 30 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Presiden Pakistan Robek Dokumen PBB karena Ditolak Mengembangkan Fasilitas Nuklir

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 28/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Instagram “zulkarnain_mahmuddin” pada Minggu (12/4/2026) yang memuat narasi :

    “Video bersejarah: Zulfikar Ali Bhuto, Presiden Pakistan, merobek dokumen Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika diberitahu bahwa Pakistan tidak boleh memiliki senjata zulkarnain mahmud”

    Hingga Selasa (28/4/2026) unggahan telah mendapatkan 18 ribu tanda suka dan 1.722 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Video memperlihatkan Presiden Pakistan ke-4, Zulfikar Ali Bhutto, marah dan merobek lembaran dokumen di dalam forum PBB. Potongan video tidak memberikan konteks yang lebih jelas kenapa ia marah, namun di bagian keterangan unggahan menyebutkan jika ia marah karena PBB melarangnya mendirikan fasilitas nuklir di Pakistan.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memastikan kebenaran tersebut dengan mencari video lengkapnya di YouTube dengan memasukan kata kunci pencarian “Zulfikar Ali Bhutto speech in United Nations”.

    Hasil penelusuran menemukan video di kanal YouTube “Rasheed Areejo” yang diunggah pada Minggu (30/12/2007). Dari video tersebut dijelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada tahun 1971. Pada momen ini, Bhutto masih menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, belum menjadi Presiden Pakistan.

    Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kemarahan Bhutto dalam sidang PBB bukan disebabkan larangan membangun fasilitas nuklir. Ia marah karena tekanan internasional agar Pakistan membiarkan wilayah Pakistan Timur memisahkan diri dan menjadi negara sendiri, yang kemudian dikenal sebagai Bangladesh. Hasil keputusan inilah yang memicu amarahnya hingga merobek dokumen saat sidang tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, Zulfikar Ali Bhutto marah bukan karena pelarangan membangun fasilitas nuklir, melainkan karena keputusan PBB untuk meminta Pakistan melepaskan wilayah Pakistan Timur. Unggahan dengan klaim “Presiden Pakistan robek dokumen PBB karena ditolak mengembangkan fasilitas nuklir” adalah konten menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Warga Iran Turun ke Jalan untuk Cegah Ancaman AS Serang Pembangkit Listrik

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 28/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “plp2664” pada Rabu (8/4/2026) yang memuat narasi :

    “Warga Iran turun ke jalan dan pembangkit listrik untuk melawan musuh Amerika-Israel dan mencegah mereka menargetkan pusat-pusat energi.”

    Hingga Selasa (28/4/2026) unggahan telah mendapatkan 120 tanda suka, dibagikan 4 kali, dan telah ditonton ulang 1.881 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memastikan kebenaran tersebut dengan menggunakan Google Lens, untuk mencari tahu asal video tersebut dari mana dan apakah video tersebut benar.

    Hasil penelusuran menghasilkan temuan artikel berita misbar.com yang membahas temuan serupa dalam artikel berjudul “Video Allegedly Showing Massive Anti-Regime Rallies in Iran Is AI-Generated”, yang terbit Rabu (14/1/2026) lalu.

    Berdasarkan penjelasan di artikel tersebut, video yang diklaim adalah warga Iran yang turun ke jalan merupakan video buatan AI. Disebutkan juga bahwa orang yang membuat video  tersebut ada pengguna Instagram “elnaz555”. Pengguna Instagram tersebut juga secara terang-terangan sudah memberikan penjelasan di bagian deskripsi video, bahwa video yang dia buat hanyalah video AI. 

    Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa alasannya membuat video tersebut adalah sebagai bentuk "refleksi" atas peristiwa pemutusan akses internet yang terjadi Januari lalu di Iran.

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang beredar di TikTok tersebut merupakan buatan AI. Unggahan dengan klaim “Warga Iran turun ke jalan cegah serangan AS terhadap fasilitas pembangkit listrik” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini