• [SALAH] Iran Berhasil Tembus AS dan Hancurkan Kota Washington DC

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 13/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Bang Grace” pada Sabtu (7/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Iran Berhasil Tembus

    AS dan H4ncurk4n Kota Washington DC Amerika Serikat

    Trump Kecam Iran

    Karena Berani Ser4ng Negaranya Langsung”

    Hingga Jumat (13/3/2026) unggahan telah mendapatkan 60.200 tanda suka, 8.600 komentar dan telah dibagikan ulang 1.700 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya, konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99.3 persen. 

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian dengan memasukkan kata kunci “Iran berhasil tembus AS dan hancurkan kota Washington DC” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang beredar merupakan hasil manipulasi AI dengan probabilitas mencapai 99.3 persen. Unggahan berisi klaim “Iran berhasil tembus AS dan hancurkan kota Washington DC” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Mudik Gratis Pertamina

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 13/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “loker terbaru bumn” pada Selasa (6/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Mudik makin tenang bersama Mudik Gratis Pertamina 2026! 

    Program ini dibuka untuk 34 Provinsi di Indonesia 🇮🇩

    Kuota terbatas, Perjalanan nyaman, Kesempatan pulang kampung gratis, Segera daftar sebelum kehabisan!

    Link pendaftaran ada di BIO.”

    Hingga Jumat (13/3/2026) unggahan telah mendapatkan 26 tanda suka, 2 komentar dan telah dibagikan ulang 1 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “loker terbaru bumn” tidak mengarah ke laman Pertamina untuk pendaftaran mudik di www.mudikpertamina2026.com. Sebaliknya, tautan tersebut justru mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nama lengkap sesuai KTP, provinsi dan nomor telegram aktif.

    Sementara itu, melalui akun Instagram resmi Pertamina pada Minggu (1/3/2026) diinformasikan bahwa pendaftaran program mudik gratis telah dibuka sejak Selasa (3/3/2026) pukul 10.00 WIB melalui situs resmi www.mudikpertamina2026.com. Pertamina menyediakan moda transportasi bus ke lebih 15 kota tujuan mudik masyarakat Indonesia yang hendak merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

    Masyarakat juga dapat memperoleh informasi resmi terkait program mudik gratis Pertamina, termasuk informasi arus balik, melalui akun Instagram resmi Pertamina serta melalui hotline di nomor 0815-4006-0135 dan 0811-1380-3353.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Pertamina untuk pendaftaran mudik di www.mudikpertamina2026.com. Dengan demikian, unggahan berisi tautan “pendaftaran mudik gratis Pertamina” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Dokumentasi "Israel Banjir Akibat Serangan Iran"

    Sumber: X
    Tanggal publish: 13/03/2026

    Berita

    Akun X “ferizandra” pada Minggu, (01/03/2026) mengunggah video [arsip] yang menunjukkan banjir yang menerjang jalanan di sebuah area hunian. Unggahan itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

    Infonya, fasilitas desalinasi Sorek di Israhell telah dihancurkan oleh serangkaian serangan rudal Iran... 

    Fasilitas desalinasi Sorek adalah fasilitas SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) terbesar di dunia yang mengubah air laut menjadi air tawar...

    Kalo kabar ini benar, artinya Israhell kehilangan 20% air untuk waktu yang sangat lama...

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah dilihat lebih 42 ribu tayangan, 513 disukai, 164 dibagikan ulang, dan 25 interaksi komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video yang beredar dengan mengambil beberapa cuplikan gambar dari rekaman tersebut, kemudian melakukan pencarian gambar menggunakan Google image search. Hasilnya, ditemukan artikel yang diunggah oleh AFP

    Dari hasil penelusurannya video tersebut diketahui merupakan bagian dari kompilasi rekaman yang dipublikasikan oleh portal berita Israel, Ynet. Dalam publikasi tersebut dijelaskan bahwa klip-klip video memperlihatkan kondisi banjir di sejumlah wilayah di Israel setelah hujan deras yang dipicu oleh Badai Byron pada 11 Desember 2025.

    Dalam laporan media tersebut disebutkan bahwa rekaman diambil di Kota Kiryat Gat yang terletak di bagian selatan Israel. Pemerintah setempat melalui unggahan di Facebook pada 12 Desember juga menyampaikan bahwa banjir terjadi setelah sungai kecil di wilayah tersebut meluap, sehingga menyebabkan banjir bandang yang menerjang area permukiman warga di sekitarnya.

    Kesimpulan

    Video yang beredar merupakan rekaman lama yang memperlihatkan banjir di Kota Kiryat Gat, Israel, pada Desember 2025 akibat hujan deras yang dipicu Badai Byron. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim dokumentasi “Israel banjir akibat serangan Iran” merupakan konten yang menyesatkan (Misleading Content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Kemenag Keluarkan Aturan Baru Takbiran

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/03/2026

    Berita



    Murianews, Kudus – Beredar narasi Kemenag keluarkan aturan baru takbiran, yakni hanya boleh dilakukan hingga pukul 21.00, melarang penggunaan pengeras suara, serta tidak boleh dilakukan dengan berkeliling. Setelah dicek faktanya, narasi tersebut adalah hoaks.



    Narasi tersebut salah satunya diunggah akun Facebook bernama RUKYATUL HILAL INDONESIA (RHI) pada 7 Maret 2026 lalu. Akun tersebut menampilkan unggahan bergambar Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang terlihat seperti sedang melakukan konferensi pers.



    Unggahan itu disertai narasi yang menyebut Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan aturan baru mengenai pelaksanaan takbiran.



    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:



    ”ATURAN BARU KEMENAG: Takbiran Hanya Boleh Dari Jam 18.00 Sampai Jam 21.00 Tidak Boleh Menggunakan Sound. System Dan Tidak Boleh Keliling”



    Namun setelah diperiksa, Tim Cek Fakta Murianews.com mengkategorikan informasi itu sebagai hoaks. Penelusuran selengkapnya dapat disimak di halaman berikut.



    Penelusuran…

    Hasil Cek Fakta



    Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba meluruskan narasi itu dengan cara melakukan penelusuran menggunakan kata kunci ” Kemenag Keluarkan Aturan Baru Takbiran” di mesin pencarian.



    Hasilnya terdapat beberapa pemberitaan dari sejumlah media kredibel terkait pembatasan pelaksanaan Takbiran pada perayaan Idulfitri 2026. Namun, pembatasan itu dilakukan hanya di wilayah Provinsi Bali.



    Tim Cek Fakta Murianews.com juga menemukan penjelasan resmi dari Kemenag yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar



    Dalam pernyataannya, ia menyebutkan panduan itu hanya untuk wilayah Provinsi dan jika malam takbiran bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Ia pun menegaskan, narasi di media sosial yang menyebutkan panduan tersebut untuk seluruh daerah adalah hoaks.



    ”Panduan ini hanya untuk Bali dan jika malam takbiran bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Sekira ada yang membuat konten media sosial dengan framing bahwa panduan ini untuk semua daerah, itu tidak benar,” ujarnya dilansir laman resmi Kemenag.



    Tim Cek Fakta Murianews.com juga menelusuri foto Menteri Agama Nasaruddin Umar yang digunakan dalam unggahan tersebut dengan menggunakan fitur GoogleLens.



    Hasilnya, foto tersebut identik dengan foto milik Detik.com yang digunakan dalam berita berjudul ”Takbiran di Bali Tetap Berlangsung Saat Nyepi, Menag: Tidak Pakai Sound System” pada Jumat (6/3/2026).



    Foto tersebut diambil saat Menag Nasarudin Umar menjelaskan aturan perayaan menyambut Hari Raya Idulfitri 2026 di Bali.



    Sebagaimana dikutip dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Menag Nasaruddin Umar menyebut aturan itu sudah sesuai dengan kesepakatan dengan tokoh agama di Bali. Hal ini diterapkan untuk menjaga keharmonisan antarumat beragama. Terlebih, tidak boleh ada kebisingan saat perayaan Nyepi.



    ”Cuma syaratnya ya Nyepi-nya berjalan tapi takbir berjalan, cuma tidak pakai sound system daripada waktu jam 18.00 sampai jam 21.00,” ujarnya.



    Ia menjelaskan, pada 19 Maret 2026 umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi. Dengan panduan tersebut ia berharap, dapat menjaga keharmonisan antarumat beragama.



    ”Beberapa tempat ya, tanggal 19 (Maret) itu kan hari Nyepi. Hari Nyepi kita tahu tidak boleh ada suara berisik, tidak boleh ada kendaraan padahal malamnya ada temen-temen kita takbir," ujarnya menambahkan.



    Penjelasan selengkapnya juga dapat disimak di Kanal YouTube Sekretariat Presiden berjudul Keterangan Pers Menteri Agama Nasaruddin Umar, Jakarta, 4 Maret 2026. Berikut tautannya.



    Kesimpulan…

    Kesimpulan



    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, narasi yang menyebutkan Kemenag Keluarkan Aturan Baru Takbiran merupakan disinformasi dengan jenis False Context atau konteks yang keliru.



    Hasil penelusuran, aturan yang menyebutkan Takbiran hanya boleh dilakukan hingga pukul 21.00, melarang penggunaan pengeras suara, serta tidak boleh dilakukan dengan berkeliling, itu hanya untuk di wilayah Bali.



    Panduan itu diberikan mengingat perayaan Hari Raya Idulfitri berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, yang jatuh pada 19 Maret 2026.



    Jadi jangan terkecoh ya. Panduan hanya untuk wilayah Bali, bukan untuk seluruh wilayah Indonesia.
    • Murianews.com
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini