Hoaks Tautan Pendaftaran THR ASN 2026
Sumber:Tanggal publish: 13/03/2026
Berita
ADVERTISEMENT
Unggahan itu disebarkan oleh akun Facebook bernama “Program Bantuan Ramadhan 1447 H” (arsip) pada Kamis (05/03/2026). Dalam unggahan disertakan tautan yang diklaim untuk mendaftar secara online pada program tersebut yaitu https://daftarsekrgjuga.linitii.com/. Dalam unggahan juga disebutkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan direncanakan awal Ramadhan 2026 atau sekitar 7 sampai 10 hari sebelum Idul Fitri.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Pemerintah memastikan THR ASN 2026 tetap dibayarkan dengan total anggaran sekitar Rp 55 triliun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan direncanakan awal Ramadhan 2026 atau sekitar 7-10 hari sebelum Idul Fitri. Pendaftaran dilaksanakan secara online melalui LINK dibawah.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (11/03/2026), unggahan tersebut belum mendapatkan reaksi dari masyarakat namun tautan tersebut masih dapat diakses.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @abhypolpoke (arsip) dan akun TikTok “bamz313” (arsip), semua unggahan tersebut menyebarkan informasi terkait THR ASN 2026 dengan gambar yang sama.
Lantas, benarkah pemerintah membuka pendaftaran THR ASN 2026 melalui tautan tersebut?
ADVERTISEMENT
Baca juga:Pencairan THR ASN Baru Rp11 T, Beberapa Instansi Belum Ajukan
Periksa Fakta Pendaftaran THR ASN. foto/hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Dari situ dapat diketahui bahwa informasi yang disebarkan adalah tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Adapun informasi terkait THR ASN berasal dari pemerintah, seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), atau Taspen (untuk pensiunan), bukan dari akun media sosial yang tidak resmi.
Kemudian, Tirto mencoba membuka tautan tersebut. Dalam situs tersebut pengunjung diarahkan untuk mengisi nama lengkap dan nomor Telegram aktif pada situs yang bertuliskan ‘Form Pendaftaran’. Namun, tidak ada keterangan jelas pada situs tersebut.
Setelah mengisi data tersebut, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode verifikasi yang dikirim melalui Telegram. Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.
Tirto lantas mengecek kredibilitas tautan yang diklaim untuk mendaftar THR ASN 2026 pada akun Facebook tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik pemerintah. Tautan tersebut milik CLOUDFLARENET, berlokasi di Ascension Island, dengan domain daftarsekrgjuga.linitii.com, dibuat pada 24 Februari 2026 dan berlaku selama 3 bulan.
Tirto dalam artikel “Berikut Rincian THR ASN Tahun 2026, Tertinggi Capai Rp 31 Juta” menulis bahwa pencairan THR ASN diatur dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026. Adapun dana THR ASN mulai dicairkan secara bertahap sejak 26 Februari 2026 dan puncak pencairan diproyeksikan pada 9-13 Maret 2026 atau paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
Lebih lanjut dilansir dari YouTube Perekonomian RI, pada Selasa (03/03/2026) diadakan Konferensi Pers Terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idul Fitri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta. Pemerintah memang menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pencairan THR Lebaran 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), TNI/Polri, serta pensiunan PNS.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan anggaran THR bagi ASN sebesar Rp55 triliun. Tahun ini naik 10 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp49 triliun dan akan diberikan kepada pegawai yang memenuhi syarat kerja.
“Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari yang lalu minggu pertama dan THR tersebut diberikan kepada PNS, CPNS, PPPK, Pejabat Negara, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pensiunan PNS, Pensiunan Prajurit TNI POLRI hingga Pensiunan Pejabat Negara.” begitu keterangan Airlangga Hartarto dalam konferensi pers.
Sebagai informasi, THR (Tunjangan Hari Raya) tidak perlu didaftarkan oleh karyawan karena merupakan hak otomatis bagi pekerja yang memenuhi syarat, THR wajib dibayarkan oleh perusahaan paling lambat H-7 sebelum hari raya keagamaan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong penyaluran THR dilakukan lebih awal H-14 atau paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri melalui instansi atau perusahan masing-masing.
Melansir laman Kementerian Sekretariat Negara, THR ini disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat/TNI/Polri, 4,3 juta ASN daerah, serta 3,8 juta pensiunan yang pencariannya dilakukan secara bertahap sejak 26 Februari 2026 atau minggu pertama Ramadhan.
“Komponen yang dibayarkan 100 persen penuh, meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan/kinerja sesuai regulasi yang berlaku. Pemberian THR merupakan hal yang berbeda dengan pemberian gaji ke-13, gaji ke-13 biasanya diberikan di bulan Juni,” begitu keterangan Airlangga.
Prosedur pencairan THR ASN 2026 dilakukan secara langsung ke rekening penerima (transfer) melalui mekanisme Surat Perintah Membayar Langsung (SPM-LS) yang diajukan satuan kerja ke KPPN. Proses ini meliputi perhitungan berbasis aplikasi gaji, penerbitan SP2D, dan pencairan ditargetkan selesai sebelum H-7 Lebaran.
Dengan demikian tautan yang mengklaim untuk pendaftaran THR ASN 2026 adalah tidak benar dan bukan resmi dari pemerintah.
Baca juga:Berikut Rincian THR ASN Tahun 2026, Tertinggi Capai Rp31 Juta
Kesimpulan
Tautan yang disertakan bukan berasal dari kanal resmi pemerintah dan berujung pada permintaan data pribadi dengan menggunakan nomor Telegram. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).
Pencairan THR ASN 2026 dilakukan secara langsung ke rekening penerima (transfer) melalui mekanisme Surat Perintah Membayar Langsung (SPM-LS) atau melalui instansi dan perusahaan terkait tanpa harus mendaftar melalui tautan.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02DrDS8sm3ypQw3C9AiacaiWUNk7JWA2Jc1GC1kroE5rWpjrf9k1PgQfPKh2G8mvdJl&id=61566441613706&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/b5hCh
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2271__znnid=318__cb=0f2190ee50__oadest=
- https%3A%2F%2Fwww.zurich.co.id%2Fbareng-jadi-lebih%3Futm_source%3Dtirto%26utm_medium%3Dbanner%26utm_campaign%3Dfree_pa%26utm_content%3Dramadan_2026
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2271__znnid=319__cb=6d9c132f15__oadest=
- https%3A%2F%2Fwww.zurich.co.id%2Fbareng-jadi-lebih%3Futm_source%3Dtirto%26utm_medium%3Dbanner%26utm_campaign%3Dfree_pa%26utm_content%3Dramadan_2026
- https://www.instagram.com/p/DU5y3HPEg18/
- https://archive.ph/M36rl
- https://www.tiktok.com/@bamz313/video/7611191928343907591
- https://archive.ph/FsKh8
- https://tirto.id/pencairan-thr-asn-baru-rp11-t-beberapa-instansi-belum-ajukan-hspy
- https://urlscan.io./result/019cdb45-9359-769b-a55b-f9e44eb033e7/
- https://tirto.id/berikut-rincian-thr-asn-tahun-2026-tertinggi-capai-rp31-juta-hspm
- https://www.youtube.com/watch?v=wdxbx0hrPyE
- https://www.setneg.go.id/baca/index/pemerintah_umumkan_pemberian_thr_dan_bhr_idulfitri_2026
[PARODI] Indonesia Kirimkan Bantuan Rudal untuk Iran
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/03/2026
Berita
Akun Facebook “Rahmat Al Muhajir” pada Selasa (3/3/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan benda yang diklaim sebagai rudal akan dikirim ke Iran. Unggahan disertai narasi :
“Pengiriman rudal bantuan Indonesia ke Iran. Semoga proses bea cukai lancar”
Hingga Jumat (13/3/2026) video tersebut telah dilihat 409 kali, disukai 3, dan dibagikan 1 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci "Indonesia kirim bantuan rudal ke Iran" ke mesin pencarian Google.
Hasil pencarian mengarah pada beberapa artikel yang membantah klaim serupa, di antaranya:
Kompas.com “[HOAKS] Foto Rudal Indonesia yang Akan Dikirim ke Iran untuk Serang Israel” diunggah Juni 2025, dan
Antaranews.com “Cek fakta, foto bantuan rudal dari Indonesia untuk bantu Iran” diunggah Juni 2025
Kedua artikel tersebut menjelaskan bahwa unggahan yang mengklaim truk pengangkut rudal merupakan hoaks. Benda yang diangkut truk tersebut sebenarnya adalah paku bumi.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/06/25/174500582/-hoaks-foto-rudal-indonesia-yang-akan-dikirim-ke-iran-untuk-serang?page=all
- https://www.antaranews.com/berita/4932401/cek-fakta-foto-bantuan-rudal-dari-indonesia-untuk-bantu-iran
- https://www.facebook.com/share/r/1AhsQKMaE3/
- https://archive.ph/wip/Lews8
Hoaks! Iran minta Prabowo urus rakyat miskin Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 13/03/2026
Berita
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa Iran meminta Indonesia untuk lebih baik mengurus rakyatnya sendiri karena masih banyak masyarakat Indonesia yang miskin.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“IRAN Tolak Ajakan Mediasi Indonesia dengan AS: Lebih baik yang M1SK1N! Kami Tidak membuka Ruang Mediasi dengan AS!”
Unggahan tersebut disertai narasi:
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Lalu berkaitan dengan Mediasi Indonnesia lebih baik simpan tenaga dan waktu anda sepenuhnya untuk kepentingan Rakyat anda yang masih banyak serba kekurangan, Karna kami tahu disana Rakyat anda lebih membutuhkan uluran dan bantuan tangan anda, lebih baik anda Urus rakyat anda saja , Tolong sekali lagi saya sangat mengapresiasi niat baik anda. Tapi kami tidak menerima bentuk mediasi apapun dengan AS.”
Namun, benarkah Iran tolak ajakan mediasi Indonesia dengan AS dan minta Prabowo urus rakyat miskin Indonesia?
Hasil Cek Fakta
Namun, pada Kamis (5/3), Boroujerdi kembali menegaskan bahwa Iran menolak tawaran mediasi dari sejumlah negara untuk meredakan eskalasi konflik di Timur Tengah.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dilansir dari ANTARA, ia menyatakan bahwa Iran tidak akan melakukan perundingan dengan Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia ditemui di kediamannya di Jakarta, merujuk pada pernyataan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang menyebut Indonesia siap memfasilitasi dialog demi menciptakan kondisi keamanan yang lebih kondusif serta kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator.
Boroujerdi juga menjelaskan bahwa Iran sebelumnya telah melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat sebanyak tiga kali. Namun, menurutnya, setiap negosiasi tersebut berakhir dengan pelanggaran perjanjian atau tindakan militer dari pihak Amerika Serikat.
Tidak ditemukan pernyataan resmi dari Dubes Iran yang menyebut bahwa Indonesia harus mengurus rakyat miskin atau merendahkan kondisi masyarakat Indonesia seperti yang dinarasikan dalam unggahan media sosial tersebut.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Iran menolak mediasi Indonesia sambil meminta Indonesia mengurus rakyat miskin merupakan informasi yang keliru atau tidak benar.
Klaim: Iran minta Prabowo urus rakyat miskin Indonesia
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Hoaks! Jurnalis CNN ditangkap karena beritakan MBG dan dianggap membuka aib negara
Sumber:Tanggal publish: 13/03/2026
Berita
Unggahan tersebut menyebut bahwa jurnalis bernama Valencia ditahan oleh kepolisian karena dianggap membuka aib negara setelah mengungkap dugaan masalah dalam program MBG.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“VALENCIA JURNALIS CNN MEMBONGKAR KERACUNAN MBG DI DEPAN PRESIDEN KINI DITAHAN KARENA MEMBONGKAR AIB NEGARA”
Unggahan tersebut disertai narasi:
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Aksi nekat Valencia jurnalis CNN membongkar keracunan MBG dan dalangnya, kini Valencia malah ditahan oleh aparat kepolisian.
Membongkar kejahatan publik dianggap sama dengan membongkar aib negara serta merusak citra Presiden sebagai CEO MBG.”
Namun, benarkah jurnalis CNN ditangkap karena memberitakan kasus MBG dan dianggap membuka aib negara?
Hasil Cek Fakta
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Foto yang beredar dalam unggahan tersebut diketahui identik dengan dokumentasi ANTARA terkait peristiwa pencabutan kartu identitas (ID) liputan di Istana milik wartawan CNN Indonesia bernama Diana Valencia.
Biro Pers Sekretariat Presiden sempat mencabut ID liputan Diana Valencia saat agenda peliputan kedatangan Presiden Prabowo dari lawatan kenegaraan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (27/9/2025).
Namun, pihak Biro Pers Sekretariat Presiden kemudian menyampaikan permohonan maaf dan sepakat mengembalikan kartu identitas liputan tersebut.
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) juga menyatakan penyesalan atas pencabutan ID pers tersebut.
Dengan demikian, narasi yang menyebut jurnalis CNN ditangkap karena memberitakan kasus MBG dan dianggap membuka aib negara merupakan informasi yang tidak benar atau disinformasi.
Klaim: Jurnalis CNN ditangkap karena beritakan MBG, dianggap membuka aib negara
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Disinformasi/Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


.png)

