Keliru, Klaim Merkuri dalam Vaksin Flu Berbahaya bagi Tubuh
Sumber:Tanggal publish: 27/04/2026
Berita
“Dhuaarrr!!!
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Lhaa, ternyata emang bener kan dalam vaksin flu terkandung merkuri di dalamnya. Bagaimana dengan vaksin-vaksin lainnya???
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Padahal selama ini kita susah payah menghindari kosmetik dan seafood yang mengandung merkuri. Jebul ternyata selama ini malah disuntikkan langsung ke aliran darah,” tulis pengunggah di dalam takarir.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Di dalam unggahan, pengunggah menyertakan artikel berjudul “U.S. to remove mercury preservative from flu shots following RFK Jr. vaccine panel vote”.
Hingga artikel ini ditulis pada Jumat (24/04/2026), unggahan tersebut sudah memperoleh 54 tanda suka dan 8 komentar.
Lantas, benarkah klaim dalam unggahan tersebut?
Baca juga:IDAI Nilai Tingginya Kasus Campak akibat Vaksinasi Tak Optimal
periksa fakta vaksin flu mengandung merkuri.
Hasil Cek Fakta
Tirto memasukkan judul artikel ke dalam mesin pencarian Google, hasilnya kami menemukan artikel berjudul serupa dari CNBC. Artikel tersebut membahas perihal Departemen Kesehatan AS (HHS) secara resmi akan menghapus pengawet berbasis merkuri bernama thimerosal dari semua vaksin flu yang beredar di Amerika Serikat — meskipun tidak ada bukti ilmiah bahwa bahan tersebut berbahaya
Perlu diketahui, Thimerosal adalah pengawet yang digunakan dalam vial vaksin multi-dosis untuk mencegah kontaminasi bakteri. Zat ini mengandung merkuri, namun dalam bentuk ethylmercury–berbeda dari methylmercury yang ditemukan di ikan dan dikenal sebagai racun lingkungan.
Menteri Kesehatan RFK Jr. secara resmi mengadopsi rekomendasi dari panel penasihat vaksin pemerintah (ACIP) untuk menghentikan penggunaan thimerosal. Keputusan ini memengaruhi sekitar 4-5% pasokan vaksin flu AS, termasuk beberapa produk dari Sanofi (Fluzone) dan CSL Seqirus.
Sebelum voting, Kennedy sudah merombak total anggota ACIP dan mengisinya dengan anggota baru, termasuk beberapa tokoh yang dikenal sebagai aktivis anti-vaksin. Voting menghasilkan 5 suara setuju, 1 menolak, dan 1 abstain.
Satu-satunya dokter anak di ACIP, Dr. Cody Meissner dari Dartmouth, menolak rekomendasi ini dengan alasan tidak ada bukti bahaya, dan khawatir keputusan ini justru membatasi akses orang terhadap vaksin flu.
Mengutip U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC), thimerosal adalah bahan pengawet berbasis etilmerkuri yang telah lama digunakan dalam vaksin dan dinilai aman.
CDC menjelaskan bahwa thimerosal tidak menetap di dalam tubuh seperti jenis merkuri tertentu lainnya, serta belum ditemukan bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaannya dalam vaksin menyebabkan bahaya.
Thimerosal tidak lagi digunakan dalam vaksin untuk anak-anak sejak tahun 2001. Namun, thimerosal masih digunakan dalam beberapa vaksin flu.
Tirto lantas menghubungi pihak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk memverifikasi klaim. Pihak Kemenkes menyangkal klaim tersebut, menyatakan informasi yang beredar tidak utuh dan berpotensi menyesatkan.
“Zat yang dimaksud adalah bahan untuk menjaga sterilitas vaksin, bukan merkuri berbahaya. Bahan ini digunakan untuk memastikan vaksin tetap aman dari kontaminasi,” terang dr. Indri Yogyaswari, Direktur Imunisasi Kemenkes, dalam keterangan tertulis melalui pesan WhatsApp pada Jumat (24/04/2026).
Ia menjelaskan, kandungan tersebut telah digunakan dalam jumlah yang sangat kecil dan dinyatakan aman. Keamanannya sudah dikaji oleh berbagai otoritas kesehatan global.
“Saat ini, sebagian besar vaksin sudah menggunakan teknologi terbaru tanpa bahan tersebut. Ini adalah bagian dari pengembangan, bukan karena sebelumnya berbahaya,” jelasnya.
“Zat dalam vaksin ini merupakan senyawa yang dirancang khusus aman bagi tubuh. Hingga saat ini, lebih dari puluhan studi berskala besar di seluruh dunia telah mengonfirmasi bahwa tidak ada bukti keterkaitan antara kandungan ini dengan gangguan kesehatan saraf maupun autisme. Keamanan selalu menjadi prioritas tertinggi dalam setiap pengembangan vaksin,” lanjutnya.
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Selalu rujuk pada sumber resmi untuk informasi kesehatan.
“Vaksin tetap aman, efektif, dan penting untuk melindungi masyarakat dari penyakit,” pungkasnya.
Baca juga:Vaksin Polio Ditemukan 12 April 1955, Manfaat, dan Harganya
Kesimpulan
Memang terdapat thimerosal—bahan pengawet yang mengandung etilmerkuri—dalam sebagian kecil vaksin flu multi-dosis, tetapi zat ini berbeda dari metilmerkuri yang berbahaya dan tidak terbukti membahayakan kesehatan dalam jumlah yang digunakan pada vaksin.
Otoritas kesehatan seperti CDC dan Kemenkes menegaskan bahwa penggunaan thimerosal aman dan telah lama dikaji, meskipun kini thimerosal tidak lagi digunakan dalam vaksin untuk anak-anak sejak tahun 2001, tetapi thimerosal masih digunakan dalam beberapa vaksin flu.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/meiti.puspitasari/posts/pfbid0B1t19xXLkctBeaL55rTQ6USquB5c2dzCdJ7TXnbN27CSr3dKbGvQxzW2GotBzKm7l?rdid=otP33oBHpsQ0ZXbx&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/TCDSJ
- https://tirto.id/idai-nilai-tingginya-kasus-campak-akibat-vaksinasi-tak-optimal-huc4
- https://www.cnbc.com/2025/07/23/rfk-jr-to-remove-mercury-preservative-thimerosal-from-flu-shots.html#:~:text=The%20Department%20of%20Health%20and,of%20harm%20from%20the%20ingredient
- https://www.cdc.gov/vaccine-safety/about/thimerosal.html?CDC_AAref_Val=
- https://www.cdc.gov/vaccinesafety/concerns/thimerosal/index.html
- https://tirto.id/vaksin-polio-ditemukan-12-april-1955-manfaat-dan-harganya-htQU
Keliru, Klaim Merkuri dalam Vaksin Flu Berbahaya bagi Tubuh
Sumber:Tanggal publish: 27/04/2026
Berita
“Dhuaarrr!!!
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Lhaa, ternyata emang bener kan dalam vaksin flu terkandung merkuri di dalamnya. Bagaimana dengan vaksin-vaksin lainnya???
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Padahal selama ini kita susah payah menghindari kosmetik dan seafood yang mengandung merkuri. Jebul ternyata selama ini malah disuntikkan langsung ke aliran darah,” tulis pengunggah di dalam takarir.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Di dalam unggahan, pengunggah menyertakan artikel berjudul “U.S. to remove mercury preservative from flu shots following RFK Jr. vaccine panel vote”.
Hingga artikel ini ditulis pada Jumat (24/04/2026), unggahan tersebut sudah memperoleh 54 tanda suka dan 8 komentar.
Lantas, benarkah klaim dalam unggahan tersebut?
Baca juga:IDAI Nilai Tingginya Kasus Campak akibat Vaksinasi Tak Optimal
periksa fakta vaksin flu mengandung merkuri.
Hasil Cek Fakta
Tirto memasukkan judul artikel ke dalam mesin pencarian Google, hasilnya kami menemukan artikel berjudul serupa dari CNBC. Artikel tersebut membahas perihal Departemen Kesehatan AS (HHS) secara resmi akan menghapus pengawet berbasis merkuri bernama thimerosal dari semua vaksin flu yang beredar di Amerika Serikat — meskipun tidak ada bukti ilmiah bahwa bahan tersebut berbahaya
Perlu diketahui, Thimerosal adalah pengawet yang digunakan dalam vial vaksin multi-dosis untuk mencegah kontaminasi bakteri. Zat ini mengandung merkuri, namun dalam bentuk ethylmercury–berbeda dari methylmercury yang ditemukan di ikan dan dikenal sebagai racun lingkungan.
Menteri Kesehatan RFK Jr. secara resmi mengadopsi rekomendasi dari panel penasihat vaksin pemerintah (ACIP) untuk menghentikan penggunaan thimerosal. Keputusan ini memengaruhi sekitar 4-5% pasokan vaksin flu AS, termasuk beberapa produk dari Sanofi (Fluzone) dan CSL Seqirus.
Sebelum voting, Kennedy sudah merombak total anggota ACIP dan mengisinya dengan anggota baru, termasuk beberapa tokoh yang dikenal sebagai aktivis anti-vaksin. Voting menghasilkan 5 suara setuju, 1 menolak, dan 1 abstain.
Satu-satunya dokter anak di ACIP, Dr. Cody Meissner dari Dartmouth, menolak rekomendasi ini dengan alasan tidak ada bukti bahaya, dan khawatir keputusan ini justru membatasi akses orang terhadap vaksin flu.
Mengutip U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC), thimerosal adalah bahan pengawet berbasis etilmerkuri yang telah lama digunakan dalam vaksin dan dinilai aman.
CDC menjelaskan bahwa thimerosal tidak menetap di dalam tubuh seperti jenis merkuri tertentu lainnya, serta belum ditemukan bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaannya dalam vaksin menyebabkan bahaya.
Thimerosal tidak lagi digunakan dalam vaksin untuk anak-anak sejak tahun 2001. Namun, thimerosal masih digunakan dalam beberapa vaksin flu.
Tirto lantas menghubungi pihak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk memverifikasi klaim. Pihak Kemenkes menyangkal klaim tersebut, menyatakan informasi yang beredar tidak utuh dan berpotensi menyesatkan.
“Zat yang dimaksud adalah bahan untuk menjaga sterilitas vaksin, bukan merkuri berbahaya. Bahan ini digunakan untuk memastikan vaksin tetap aman dari kontaminasi,” terang dr. Indri Yogyaswari, Direktur Imunisasi Kemenkes, dalam keterangan tertulis melalui pesan WhatsApp pada Jumat (24/04/2026).
Ia menjelaskan, kandungan tersebut telah digunakan dalam jumlah yang sangat kecil dan dinyatakan aman. Keamanannya sudah dikaji oleh berbagai otoritas kesehatan global.
“Saat ini, sebagian besar vaksin sudah menggunakan teknologi terbaru tanpa bahan tersebut. Ini adalah bagian dari pengembangan, bukan karena sebelumnya berbahaya,” jelasnya.
“Zat dalam vaksin ini merupakan senyawa yang dirancang khusus aman bagi tubuh. Hingga saat ini, lebih dari puluhan studi berskala besar di seluruh dunia telah mengonfirmasi bahwa tidak ada bukti keterkaitan antara kandungan ini dengan gangguan kesehatan saraf maupun autisme. Keamanan selalu menjadi prioritas tertinggi dalam setiap pengembangan vaksin,” lanjutnya.
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Selalu rujuk pada sumber resmi untuk informasi kesehatan.
“Vaksin tetap aman, efektif, dan penting untuk melindungi masyarakat dari penyakit,” pungkasnya.
Baca juga:Vaksin Polio Ditemukan 12 April 1955, Manfaat, dan Harganya
Kesimpulan
Memang terdapat thimerosal—bahan pengawet yang mengandung etilmerkuri—dalam sebagian kecil vaksin flu multi-dosis, tetapi zat ini berbeda dari metilmerkuri yang berbahaya dan tidak terbukti membahayakan kesehatan dalam jumlah yang digunakan pada vaksin.
Otoritas kesehatan seperti CDC dan Kemenkes menegaskan bahwa penggunaan thimerosal aman dan telah lama dikaji, meskipun kini thimerosal tidak lagi digunakan dalam vaksin untuk anak-anak sejak tahun 2001, tetapi thimerosal masih digunakan dalam beberapa vaksin flu.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/meiti.puspitasari/posts/pfbid0B1t19xXLkctBeaL55rTQ6USquB5c2dzCdJ7TXnbN27CSr3dKbGvQxzW2GotBzKm7l?rdid=otP33oBHpsQ0ZXbx&_rdc=1&_rdr#
- https://archive.ph/TCDSJ
- https://tirto.id/idai-nilai-tingginya-kasus-campak-akibat-vaksinasi-tak-optimal-huc4
- https://www.cnbc.com/2025/07/23/rfk-jr-to-remove-mercury-preservative-thimerosal-from-flu-shots.html#:~:text=The%20Department%20of%20Health%20and,of%20harm%20from%20the%20ingredient
- https://www.cdc.gov/vaccine-safety/about/thimerosal.html?CDC_AAref_Val=
- https://www.cdc.gov/vaccinesafety/concerns/thimerosal/index.html
- https://tirto.id/vaksin-polio-ditemukan-12-april-1955-manfaat-dan-harganya-htQU
[SALAH] Gabung Iran, China Kirim Kapal Induk ke Selat Hormuz
Sumber: TikTokTanggal publish: 27/04/2026
Berita
Beredar video [arsip] dari akun TikTok “usmanbinali_05” pada Rabu (15/4/2026) yang memperlihatkan kapal induk, kapal selam, dan persenjataan lainnya.
Unggahan disertai narasi:
“China mengirim kapal induk ke selat hormuz untuk bergabung dengan Iran”
Hingga Senin (27/4/2026), konten itu mendapat sekitar 21.000-an tanda suka dan 300-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 1.000 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “China kirim kapal induk menuju selat hormuz untuk bergabung dengan Iran”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan potongan video serupa dari kanal YouTube South China Morning Post yang tayang April 2018. Diketahui, video tersebut merupakan latihan militer dan parade angkatan laut China di Laut China Selatan dan kapal Induk Liaoning ikut serta dalam parade tersebut. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan konflik global saat ini.
Berdasarkan pemberitaan cnbcindonesia.com, terjadi konflik terkini antara Iran dan AS sejak akhir Februari 2026, bermula dari serangan AS dan Israel terhadap Iran. Trump melalui platform media sosial “Truth Social” mengumumkan gencatan senjata.
Terkait China, dilansir dari laporan idnfinancials.com yang tayang Rabu (15/4/2026), China menyerukan semua pihak untuk mematuhi kesepakatan gencatan senjata, fokus pada jalur dialog dan perundingan damai, serta mengambil langkah nyata untuk meredakan ketegangan dan memulihkan arus pelayaran normal di Selat Hormuz. China pun membantah laporan yang menyebutkan bahwa mereka memasok senjata kepada Iran.
Kesimpulan
Rujukan
- https://vt.tiktok.com/ZSHG3b84W/
- https://archive.ph/cjpk9
- https://www.youtube.com/watch?v=2Lixf9SpzxM
- https://www.idnfinancials.com/id/news/62968/china-kecam-blokade-as-di-selat-hormuz-sebagai-tindakan-berbahaya
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260422050936-4-728702/tok-trump-perpanjang-gencatan-senjata-as-iran-tanpa-batas-waktu
- https://truthsocial.com/@realDonaldTrump/116444507618729432
[SALAH] Rusia Deklarasikan Perlindungan untuk Indonesia dari Ancaman AS
Sumber: FacebookTanggal publish: 27/04/2026
Berita
Akun Facebook “Daffa Ariski” pada Kamis (23/4/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:
“VLADIMIR PUTIN Sudah Deklarasi Bakal Lindungi INDONESIA Dari Ancaman AMERIKA!!”
Unggahan disertai takarir:
“INDONESIA Meminta Bantuan RUSIA Setelah Dapat Ancaman Dari AMERIKA. Semoga Selamat Dari Donald Trump”
Per Senin (27/4/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 83.100-an tanda suka, menuai 5.100-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 1.400-an kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “deklarasi Rusia untuk lindungi Indonesia dari AS” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan yang tidak saling berkaitan, antara lain:
Berita wantimpres.go.id “Presiden Prabowo dan Presiden Putin Sepakati Deklarasi Kemitraan Strategis”, tayang Senin (23/6/2025). Berita ini melaporkan bahwa Presiden Prabowo bersama Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyepakati deklarasi kemitraan strategis pada Kamis (19/6/2025).
Berita kompas.tv “Reaksi Rusia usai Indonesia Gabung Board of Peace, Sebut Langkah untuk Lindungi Palestina”, tayang Jumat (27/2/2026). Berita ini melaporkan bahwa Rusia menghormati keputusan bergabungnya Indonesia dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Rusia deklarasikan perlindungan untuk Indonesia dari ancaman AS”.
Kesimpulan
Rujukan
- https://wantimpres.go.id/id/2025/06/presiden-prabowo-dan-presiden-putin-sepakati-deklarasi-kemitraan-strategis/
- https://www.kompas.tv/nasional/653391/reaksi-rusia-usai-indonesia-gabung-board-of-peace-sebut-langkah-untuk-lindungi-palestina
- https://web.facebook.com/reel/978429614869243
- https://archive.ph/neczx


.png)
.png)