• Hoaks BMKG Prediksi Gempa Megathrust di Tahun 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/03/2026

    Berita

    tirto.id - Di media sosial, beredar unggahan yang mengklaim bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap gempa megathrust.

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Chika Permada” (arsip) pada 23 Februari 2026. Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa BMKG mengingatkan masyarakat agar bersiap menghadapi potensi gempa megathrust dan meningkatkan kewaspadaan.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “BMKG menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi, termasuk kemungkinan gempa megathrust yang secara ilmiah memang menjadi bagian dari dinamika wilayah Indonesia,” tulis pengunggah dalam takarir.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta BMKG Prediksi Gempa Megathrust di Tahun 2026. tirto.id/Fuad

    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Baca juga:BMKG: Modifikasi Cuaca Hanya Kurangi 30% Hujan, Lahan Jadi KunciBMKG: Tsunami Akibat Gempa Jepang Tidak Berdampak ke Indonesia

    Ia juga menyertakan poster berlogo BMKG dengan tulisan, “BMKG Mengimbau untuk Seluruh Rakyat Indonesia Tetap Berhati-hati dan Waspada”. Poster itu juga memuat peringatan berbunyi, “Ada gempa megathrust di seluruh pulau Indonesia di tahun 2026 dalam waktu dekat akan segera terjadi.”

    ADVERTISEMENT

    Saat tulisan ini ditulis, unggahan tersebut sudah memperoleh 742 tanda suka dan 284 komentar, serta dibagikan 234 kali.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, Tirto mencari keterangan resmi dari BMKG. Dari hasil penelusuran, ditemukan unggahan di Instagram resmi BMKG, yakni “@infobmkg” pada Kamis, 26 Februari 2026 yang membantah klaim tersebut.

    Dalam unggahannya, BMKG menyebut bahwa pihaknya tidak pernah menyampaikan waktu pasti terjadinya gempa bumi.

    Baca juga:Proyeksi BMKG: Suhu Udara Permukaan RI Naik 1,3 Derajat Celsius

    “Hingga saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi secara tepat dan akurat,” jelas BMKG di dalam unggahan.

    BMKG juga menerangkan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan aktivitas seismik, kajian potensi sumber gempa, dan penyampaian informasi resmi berbasis data.

    “Penting untuk dipahami, kajian potensi bukanlah prediksi waktu kejadian. Informasi potensi gempa bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kepanikan,” terang BMKG.

    BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi. Adapun kanal resmi BMKG di media sosial adalah “@InfoBMKG” dan situs www.bmkg.go.id.

    Dilansir situs Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, zona megathrust sebenarnya merupakan istilah untuk menyebut sumber gempa yang berasal dari tumbukan lempeng tektonik di kedalaman dangkal.

    Fenomena ini terjadi ketika lempeng samudra menunjam ke bawah lempeng benua dalam proses yang disebut subduksi. Pada bidang kontak antar lempeng tersebut terbentuk medan tegangan (stress).

    Ketika tegangan yang terakumulasi itu dilepaskan secara tiba-tiba akibat pergeseran, terjadilah gempa bumi. Jika gempa terjadi, bagian lempeng benua yang berada di atas lempeng samudra dapat terdorong naik (thrusting).

    Baca juga:Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Kupang NTT, Tak Berpotensi Tsunami

    Zona megathrust bukanlah fenomena baru. Di Indonesia, sumber gempa ini telah ada sejak jutaan tahun lalu seiring terbentuknya rangkaian busur kepulauan Nusantara. Sejumlah zona subduksi aktif yang menjadi lokasi megathrust antara lain Subduksi Sunda yang mencakup Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba; Subduksi Banda; Subduksi Lempeng Laut Maluku; Subduksi Sulawesi; Subduksi Lempeng Laut Filipina; serta subduksi di wilayah utara Papua.

    Keberadaan zona-zona tersebut menjadikan Indonesia sebagai wilayah dengan aktivitas seismik tinggi. Namun, keberadaan zona megathrust tidak berarti gempa besar dapat dipastikan terjadi pada waktu tertentu. Informasi mengenai zona ini lebih ditujukan untuk kepentingan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, bukan sebagai prediksi waktu kejadian.

    Saat ini, potensi tiap segmen zona megathrust di Indonesia telah dapat dipetakan dan dikenali. Setiap gempa yang bersumber dari zona tersebut dikategorikan sebagai gempa megathrust, namun tidak semuanya berkekuatan besar.

    Baca juga:BMKG: Gempa M5,1 Guncang Laut Jawa, Tak Berpotensi Tsunami

    Sebagai sumber aktivitas seismik, zona megathrust mampu menghasilkan gempa dengan variasi magnitudo dan kedalaman.

    Data hasil monitoring BMKG menunjukkan, justru “gempa kecil” yang lebih banyak terjadi di zona megathrust, meskipun zona megathrust dapat memicu gempa besar.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap gempa megathrust yang akan terjadi di tahun 2026, adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Dalam unggahan resminya di Instagram, BMKG menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai kepastian waktu terjadinya gempa megathrust pada 2026 maupun dalam waktu dekat.

    Baca juga:BMKG: Gempa M5,0 Guncang Lampung, Tidak Berpotensi Tsunami

    BMKG juga menekankan bahwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi secara tepat dan akurat, baik waktu, lokasi, maupun kekuatannya.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Ada BLT Desa untuk Warga Desa yang Belum Pernah Terima Bantuan

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 28/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Wita Asmara” pada Selasa (17/2/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Kabar gembira untuk warga desa yang belum pernah menerima bantuan pusat akan menerima BLT Desa senilai 300 ribu perbulan tetap disalurkan. khusunya pada minggu pertama ramadhan,untuk memenuhi kebutuhan sahur dan buka puasa. Siap siap untuk menerima undangan BLT Desa semoga nama kamu terdaftar 🤲 dan semoga tersalurkan dengan baik ..”

    Hingga Sabtu (28/2/2026) unggahan telah mendapatkan 3.400 tanda suka, 773 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 35 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025, BLT Desa merupakan bantuan yang bersumber dari APBDes dan difokuskan untuk penanganan kemiskinan ekstrem. 

    Dilansir dari Kompas.com, pada 2026, besaran bantuan tidak lagi dihitung berdasarkan persentase pagu dana desa seperti tahun sebelumnya, melainkan disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan masing-masing desa.

    Setiap keluarga penerima manfaat dapat memperoleh bantuan hingga Rp300 ribu per bulan. Penyalurannya dapat dilakukan setiap bulan atau dirapel, sesuai hasil musyawarah desa.

    Penetapan penerima dilakukan melalui musyawarah desa. Jika data keluarga miskin dari pemerintah pusat tidak tersedia atau tidak mencukupi, kepala desa dapat menetapkan calon penerima dengan kriteria tertentu, seperti kehilangan mata pencaharian, memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis atau disabilitas, tidak sedang menerima Program Keluarga Harapan (PKH), serta rumah tangga lansia tunggal atau perempuan kepala keluarga dari keluarga miskin.

    Salah satu syarat memang menyebutkan bahwa penerima tidak sedang menerima PKH. Namun, ketentuan tersebut tidak berarti bahwa BLT Desa hanya diperuntukkan bagi warga yang sama sekali belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.

    Kesimpulan

    Faktanya, BLT Desa ditujukan bagi keluarga miskin ekstrem dengan kriteria tertentu yang ditetapkan melalui musyawarah desa. Unggahan berisi klaim “ada BLT Desa untuk warga desa yang belum pernah terima bantuan” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Mudik Gratis dari PLN

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 28/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “kiaya hj samsudin” pada Senin (23/2/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Pemerintah kembali menghadirkan program yang sangat dinantikan oleh masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri, yaitu Mudik Gratis PLN 2026. Seluruh wilayah di INDONESIA. Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu warga pulang kampung dengan selamat tanpa beban biaya transportasi. Cara Pendaftaran Mudik Gratis PLN 2026 silakan daftarkan diri Anda melalui link resmi di bawah ini 👇👇👇”

    Hingga Sabu (28/2/2026) unggahan telah mendapatkan 9 tanda suka dan menuai 1 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Instagram “kiaya hj samsudin” tidak mengarah ke laman resmi PLN di www.web.pln.co.id. Sebaliknya, tautan tersebut mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nama lengkap, provinsi dan nomor telegram aktif. 

    Sementara itu, dilansir dari kompas.com,  program Mudik Gratis 2026 dari PT PLN (Persero) resmi dibuka untuk membantu masyarakat pulang kampung saat Lebaran dengan moda bus, kereta api, dan kapal laut. Pendaftaran berlangsung pada 25–28 Februari 2026 melalui aplikasi PLN Mobile dengan kuota terbatas serta sejumlah persyaratan, termasuk uang jaminan Rp100.000 yang akan dikembalikan dalam bentuk e-voucher listrik. Peserta juga memperoleh fasilitas konsumsi dan asuransi perjalanan.

    Kesimpulan

    Faktanya, pendaftaran Mudik Gratis PLN hanya dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Unggahan berisi tautan “pendaftaran mudik gratis dari PLN” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Undangan Pengambilan PKH/BPNT Dikirim Melalui Komentar FB

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/02/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial sebuah unggahan mengklaim undangan pengambilan bantuan PKH/BNPT dikirimkan melalui komentar pada unggahan Facebook. Unggahan tersebut memperlihatkan tumpukan kertas undangan Pos Indonesia yang diklaim akan mulai dibagikan.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan disebarkan oleh akun Facebook bernama “Fitri oktavianti” (arsip) pada Jumat (27/02/2026). Dalam unggahan semula dituliskan bahwa pengambilan PKH/BNPT dilakukan di kantor pos, namun pada unggahan gambar disebutkan, bagi masyarakat yang berkomentar ‘hadir’ akan dikirimkan surat undangan pengambilan bantuan tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Undangan akan mulai dibagikan, pengambilan PKH/BPNT di kantor pos. Semoga bantuan ini bisa bantu ringankan kebutuhan banyak keluarga di bulan Ramadhan,” begitu klaim dalam unggahan.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan keterangan berikut dalam gambar “Ibu Bpk coba bilang “hadir”. Nanti saya kirim surat undangan ini.”
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sejak artikel ini ditulis pada Jumat (27/02/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 461 likes, 1,2 ribu komentar, dan 15 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi percaya masyarakat terhadap informasi tersebut dan kebanyakan menuliskan kata hadir.

    Lantas, benarkah undangan pengambilan bantuan PKH/BNPT diberikan melalui komentar pada unggahan Facebook tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Kemensos Dorong Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih

    periksa fakta Undangan Bansos PKH/BPNT 2026.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Disitu ditemukan banyak unggahan terkait undangan bantuan seperti ini, seperti pembagian magicom gratis dari pemerintah dan pendaftaran bansos yang dapat dilakukan hanya dengan meninggalkan komentar hadir pada unggahan. Akun tersebut memiliki 11 ribu pengikut dan menuliskan keterangan pada bio akun sebagai berikut “INFORMASI PENDAFTARAN BANSOS ?? ✅PKH✅BPNT✅PIP✅BLT✅UMKM. LANGSUNG SUKAI/IKUTI ?.”

    Dari situ diketahui akun tersebut tidak resmi dan bukan milik pemerintah maupun Kemensos. Sebagai informasi, Bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) berasal dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

    Kemudian, Tirto mencoba meninggalkan komentar hadir pada unggahan tersebut dan mendapatkan pesan secara otomatis dari pengunggah. Dalam pesan yang dikirimkan, pengunjung diklaim berhak menerima bantuan dana Rp500 ribu dengan syarat mengklik tautan https://aset.pengajartekno.co.id/apk-penghasil-uang-langsung-ke-dana/ dan menginstal aplikasi yang muncul pada tautan tersebut.

    “Selamat?? Karena tadi sdh komen di postingan saya jadi anda Berhak Menerima Bantuan DANA 500Ribu Gratis dari saya. Silahkan ikuti Cara di bawah utk Mengambil Bantuan Rp.500 ribu secara gratis.

    CARANYA : 1⃣. Klik Link di bawah ini ?https://aset.pengajartekno.co.id/apk-penghasil-uang-langsung-ke-dana/ 2️⃣. Klik INSTALL Aplikasi yg ada tombol install-nya 3️⃣. Jika sudah langsung Screenshot kirim ke saya sebagai bukti dan kirim No Rekening apapun. (Langsung saya Transfer Sekarang Juga)

    TIDAK INSTAL BERARTI ANDA MENOLAK REZEKI, TIDAK ADA BIAYA APAPUN,” begitu pesan yang dikirim pengunggah setelah berkomentar pada unggahan.

    Lebih lanjut, Tirto membuka tautan yang diklaim untuk mencairkan dana Rp500 ribu tersebut dan diarahkan untuk menginstal aplikasi penghasil uang langsung ke Dana dengan syarat mengerjakan tugas berupa mengisi survei, menonton iklan, bermain game, atau mengunduh aplikasi tertentu. Modus seperti ini biasa disebut modus "tugas berbayar" dan sering digunakan dalam penipuan digital atau scam.

    Penyaluran bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) memang dilakukan melalui PT. Pos Indonesia dan masih menggunakan surat undangan resmi.

    Melansir laman resmi Kementerian Sosial RI, penyaluran PKH dilaksanakan secara bertahap dalam 1 tahun melalui Bank/Pos Penyalur secara tunai maupun non tunai. Penerima manfaat harus memenuhi persyaratan dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau yang sudah diubah menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Penyaluran Bantuan Sosial PKH dilakukan melalui Bank HIMBARA dan PT Pos Indonesia berupa pemberian bantuan uang kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial berdasarkan penetapan pejabat yang menangani pelaksanaan PKH dengan ketentuan sebagai berikut:

    Bantuan dilaksanakan secara bertahap dalam 1 TahunBantuan disalurkan secara tunai/non tunaiBantuan PKH berupa uangBantuan melalui Bank/Pos PenyalurBantuan dapat diakses melalui Kartu Keluarga/Buku Tabungan/Undangan Barcode (Pos)

    Dalam artikel Tirto berjudul “Cek Bansos PKH dan BNPT yang Cair Februari untuk 18 Juta KPM”, bantuan sosial (bansos) reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap I mulai disalurkan pada Februari 2026 untuk 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

    Dana bantuan disalurkan melalui rekening bank Himbara, yaitu BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Selain jalur perbankan, PT Pos Indonesia tetap dilibatkan untuk menyalurkan bantuan kepada KPM yang tidak memiliki rekening bank.

    Pada pencairan tahap pertama 2026, pemerintah menetapkan nominal bantuan sebagai berikut:

    Ibu hamil menerima bantuan Rp750.000 per tahap.Anak usia dini atau balita (0–6 tahun) menerima Rp750.000 per tahap.Anak jenjang Sekolah Dasar (SD) memperoleh Rp225.000 per tahap.Anak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima Rp375.000 per tahap.Anak jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat mendapatkan Rp500.000 per tahap.Lansia berusia di atas 70 tahun menerima Rp600.000 per tahap.Penyandang disabilitas memperoleh bantuan Rp600.000 per tahap.

    Berbeda dengan PKH, BPNT atau bantuan sembako memiliki besaran yang sama untuk setiap KPM. Pemerintah menetapkan nominal BPNT sebesar Rp200.000 per bulan.

    Adapun pengecekan penerima bansos dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Tidak dengan melalui tautan tidak resmi ataupun komentar pada unggahan di media sosial.

    Baca juga:Hoaks Tautan Pemutihan Denda BPJS Kesehatan 2026

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim undangan penerima bansos PKH/BNPT dikirimkan dengan meninggalkan komentar pada unggahan Facebook bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Setelah meninggalkan komentar, pengunjung akan diarahkan untuk mengklik tautan instal aplikasi penghasil uang langsung dibayarkan ke Dana dengan mengerjakan berbagai tugas, seperti mengisi survei, menonton iklan, bermain game, atau mengunduh aplikasi tertentu. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan atau scam.

    Adapun penerima undangan bansos PKH/ BNPT adalah masyarakat yang terdata dalam dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau yang sudah diubah menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pengecekan data penerima bansos dapat dilakukan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini