• [SALAH] Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Uang dari Yaqut Cholil

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Pada Sabtu (24/1/2026) akun Facebook “Sultan” membagikan foto [arsip] berupa tangkapan layar dari artikel berjudul:

    “Diperiksa KPK Terkait Kuota Haji Dito

    Ariotedjo: Yang Saya Tau Presiden

    Jokowi Widodo Menerima Uang Dari

    Pak Yaqut 2 Triliun Saya cuma Dikasih

    Tau Sambil Bercanda Pak Jokowi

    Bilang Kardus Durian Om Dito, Om Dito

    Mau sambil Tertawa Pak Jokowi”

    Hingga Rabu (28/1/2026), unggahan tersebut mendapat hampir 1.100 tanda suka, 620-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 130 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “dito ariotedjo sebut jokowi menerima uang 2 triliun dari yaqut cholil” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa potret dalam unggahan. Penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dengan foto yang sama.

    TurnBackHoax lalu mencocokkan nama media serta tanggal terbit. Hasilnya, ditemukan artikel gelora.co “Diperiksa terkait Kuota Haji, Dito Ariotedjo Ungkit Kunker ke Arab Saudi Bareng Jokowi”.

    Artikel yang tayang Jumat (23/1/2026) itu melaporkan bahwa Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memenuhi panggilan KPK pada Jumat (23/1/2026). Dito diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Saat ditanya mengenai pengetahuannya terkait perkara tersebut, ia menyinggung kunjungan kerja ke Arab Saudi bersama Jokowi (presiden saat itu).

    Sebagai informasi, dilansir dari antaranews.com, KPK pada Jumat (9/1/2026) menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024.

    Kasus tersebut bermula dari pemberian 20.000 kuota tambahan haji dari Saudi Arabia yang diduga dibagi tidak sesuai aturan, khususnya pembagian 50:50 antara kuota reguler dan kuota khusus yang melampaui ketentuan maksimal kuota khusus. Kasus ini naik ke tahap penyidikan pada Agustus 2025.

    Pada Senin (11/8/2025), KPK mengumumkan penghitungan awal kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp1 triliun lebih. Meskipun begitu, hingga saat ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih menghitung total pasti kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi kuota haji.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Dito Ariotedjo sebut Jokowi terima uang dari Yaqut Cholil”.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar adalah hasil suntingan dari artikel gelora.co “Diperiksa terkait Kuota Haji, Dito Ariotedjo Ungkit Kunker ke Arab Saudi Bareng Jokowi”. Jadi, unggahan berisi klaim “Dito Ariotedjo sebut Jokowi terima uang dari Yaqut Cholil” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Jokowi Terima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Pada Rabu (24/12/2025) akun Facebook “Sultan” membagikan foto [arsip] berupa tangkapan layar dari artikel berjudul:

    “Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Presiden Joko Widodo Menerima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB Dari Ridwan Kamil Sebesar 859 Miliar Dolar Amerika Serikat”.

    Hingga Rabu (28/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 340 tanda suka, 70-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 40 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “jokowi menerima uang pengadaan iklan bank bjb” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa potret dalam unggahan. Penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dengan foto yang sama.

    TurnBackHoax lalu mencocokkan nama media serta tanggal terbit. Hasilnya, ditemukan artikel gelora.co “KPK Duga Lebih dari Satu Perempuan Terima Duit Korupsi Pengadaan Iklan BJB dari Ridwan Kamil”.

    Artikel yang tayang Rabu (24/12/2025) itu melaporkan bahwa KPK menduga terdapat lebih dari satu perempuan yang menerima aliran dana dari Ridwan Kamil dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023.

    Sebagai informasi, dilansir dari kompas.com, dugaan penyimpangan dana iklan BJB terungkap dalam laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Maret 2024. KPK menduga ada upaya penggelembungan atau mark up pengadaan iklan dalam kasus korupsi di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau Bank BJB yang merugikan negara ratusan miliar.

    Pada Kamis (13/3/2025), KPK menetapkan 5 (lima) orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan tersebut, yakni:

    • YR (Direktur Utama Bank BJB).
    • WH (Pimpinan Divisi Corporate Secretary sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen).
    • ID (Pengendali Agensi AM dan CKM).
    • S (Pengendali Agensi BSC dan WSBE).
    • SJK (Pengendali Agensi CKMB dan CKSB).

    Kesimpulan

    Konten yang beredar adalah hasil suntingan dari artikel gelora.co “KPK Duga Lebih dari Satu Perempuan Terima Duit Korupsi Pengadaan Iklan BJB dari Ridwan Kamil”. Jadi, unggahan berisi klaim “Jokowi menerima uang dari pengadaan iklan Bank BJB” merupakan konten yang )/dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Undian Berhadiah Bank Sulteng 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “Menandai Anda Spesial promo'” pada Rabu (21/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Khusus Nasabah Bank Sulteng yang sudah mempunyai M.banking.

    Sulteng Festival Berhadiah Hadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk menangkan hadiah undian Bank Sulteng Berhadiah, Ayo buruan Daftar dan Raih Hadiah menarik sebagai apresiasi dari Bank Sulteng ingat nasabah tidak dipungut biaya apapun tinggal klik,

    (DAFTAR SEKARANG) Dibawah.

    SULTENG BERLIMPAH HADIAH

    - 3 Unit Mobil Alphard 

    - 3 Unit Mobil Pajero Sport

    - 15 Unit motor Vespa

    - 25 Unit HP iPhone 17 Promax

    - 2 Unit Rumah Gratis

    - 25 PAKET Umroh Gratis 

    Dan masih banyak hadiah lainnya.”

    Hingga Rabu (28/1/2026) unggahan telah mendapatkan 550 tanda suka, 75 komentar dan telah dibagikan ulang 14 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “Menandai Anda Spesial promo'” tidak mengarah ke laman resmi Bank Sulteng di banksulteng.co.id. Sebaliknya, tautan tersebut mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nomor telepon, nama lengkap, serta saldo rekening terkini.

    Sementara itu, melalui akun Instagram resminya Bank Kalteng menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap berbagai bentuk penipuan online (scam) yang menggunakan akun palsu dan mengatasnamakan Bank Sulteng dengan menawarkan berbagai informasi atau hadiah. Masyarakat diharapkan selalu memastikan kebenaran sumber informasi dengan mengunjungi kantor Bank Sulteng terdekat atau menghubungi call center Bank Sulteng di 14069.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Bank Sulteng di banksulteng.co.id. Dengan demikian, unggahan berisi tautan “pendaftaran undian berhadiah Bank Sulteng 2026” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video “Evakuasi Yasid Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Panji Pucang Kelana Official” pada Rabu (21/1/2026), isinya memperlihatkan sejumlah orang dan anggota TNI sedang menolong pemuda di hutan.

    Unggahan disertai narasi:

    “Ditemukan!!! Empat pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang. Tawangmangu dalam kondisi membutuhkan pertolongan segera”.

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai informasi, dilansir dari solopos.espos.id, seorang pendaki asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Yasid Ahmad Firdaus hilang di Bukit Mongkrang yang ada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar pada Minggu (18/1/2026). Operasi pencarian terus dilakukan hingga hari keenam atau hari Sabtu (24/1/2026), tetapi belum membuahkan hasil.

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), dalam video unggahan akun Facebook “Panji Pucang Kelana Official” itu terdapat tanda air @ismail.hidayat.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri akun Instagram tersebut (Ismail Hidayat). Hasilnya, ditemukan video asli yang diketahui sebagai dokumentasi evakuasi pendaki yang sempat dinyatakan hilang di Bukit Kaba, Bengkulu.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “pendaki hilang di bukit kaba telah ditemukan” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain berita detik.com “Pendaki yang Dilaporkan Hilang di Bukit Kaba Bengkulu Ditemukan Selamat”, tayang Senin (19/1/2026), serta berita jpnn.com “Dari Petunjuk Uang Rp 10 Ribu, Tim SAR Temukan Pendaki Hilang di Bukit Kaba”.

    Diketahui, pendaki bernama Abim Berlian (16) pelajar SMKN 2 Kabupaten Lebong itu ditemukan pada Senin (19/1) sekitar pukul 11.00 WIB setelah dinyatakan hilang sejak Minggu pagi (18/1) sekitar pukul 08.30 WIB saat melakukan pendakian di gunung api aktif di Provinsi Bengkulu.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah dokumentasi evakuasi pendaki yang sempat hilang di Bukit Kaba Bengkulu pada Senin (19/1/2026). Jadi, unggahan video berisi klaim “evakuasi Yasid pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang Tawangmangu” merupakan konten dengan konteks yang salah (false context).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini