• [SALAH] Prabowo Jual Laut dan Hutan Aceh-Sumatra ke Inggris

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Dek Nur” pada Minggu (25/1/2025) mengunggah foto [arsip] disertai narasi : 

    “Prabowo Jual Laut dan Hutan Aceh-Sumatera Ke Inggris Rp 90 Triliun, Sekror Apa Saja.”

    Hingga Rabu (28/1/2026) unggahan tersebut disukai 127, dan menuai 163 komentar.  

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukan kata kunci "Prabowo jual laut dan hutan Sumatera ke Inggris" ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim. 

    Pencarian mengarah ke artikel presidenri.go.id “Dari Investasi hingga Pendidikan, "Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris Bawa Capaian Konkret" diunggah Kamis (22/1/2026). Artikel tersebut menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris pada 21 Januari 2026 menghasilkan capaian konkret bagi kepentingan nasional, mulai dari kerja sama strategis di sektor maritim hingga penguatan pendidikan tinggi.

    Hasil utama kunjungan tersebut meliputi komitmen investasi Inggris sebesar 4 miliar poundsterling (sekitar Rp90 triliun), penguatan kerja sama maritim, serta pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi di Indonesia.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim bahwa Prabowo menjual laut dan hutan Aceh ke Inggris. Unggahan dengan narasi “Prabowo jual laut dan hutan Aceh-Sumatra ke Inggris” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Wali Kota Madiun Maidi Menyerahkan Rp800 Juta ke Jokowi

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Sultan” pada Kamis (22/01/2026) mengunggah tangkapan layar artikel [arsip] yang menyebutkan bahwa Wali Kota Madiun, Maidi, mengaku menyerahkan uang sebesar Rp800 juta kepada Joko Widodo, unggahan itu dengan narasi sebagai berikut:
    Kata TERMUL Pasti Bilang Fitnah-
    Dan Hoax, Rumus Mereka Cuma Itu
    Ketika Fakta Berbicara

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran melalui laman artikel milik Gelora News. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa konten yang beredar memanipulasi judul artikel tersebut. Artikel asli Gelora News berjudul “Sudah Berompi Oranye, Maidi Masih Bantah Terima Fee Proyek”, yang memuat pernyataan Maidi saat digiring menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026).

    Dalam artikel aslinya, Maidi membantah tuduhan penerimaan fee proyek dan gratifikasi, serta tidak menyebutkan adanya penyerahan uang Rp800 juta kepada Presiden Joko Widodo. 

    Narasi yang beredar di media sosial merupakan pemelintiran dan pengubahan konteks dari isi artikel Gelora News, sehingga menimbulkan kesan keliru seolah-olah Maidi mengakui menyerahkan sejumlah uang kepada Presiden

    Kesimpulan

    Judul artikel yang beredar telah dipelintir dari sumber aslinya. Artikel Gelora News yang sebenarnya berjudul “Sudah Berompi Oranye, Maidi Masih Bantah Terima Fee Proyek” dan tidak memuat klaim sebagaimana yang disebarkan. Dengan demikian, klaim “Wali Kota Madiun menyerahkan Rp800 juta ke Jokowi” merupakan konten manipulasi (manipulated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Bantuan Insentif untuk Guru 2026

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Akun Fecebook “BUMN” pada Kamis (22/01/2026) mengunggah informasi [arsip] dengan narasi sebagai berikut:

    Pendaftaran Online

    Program Bantuan Insentif Untuk Semua Guru ASN/PNS & INFO TASPEN (PENSIUNAN)

    Pemerintah kembali menyalurkan bantuan INSENTIF GURU ASN, PNS, senilai 21.000.000 raih peluang di tahun 2026 !

    DAPATKAN SEKARANG

    INFO SELENGKAPNYA BURUAN DAFTAR ONLINE 👇

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim ini dengan memeriksa tautan yang tercantum dalam unggahan serta mencari informasi resmi dari sumber pemerintah dan instansi pendidikan terkait program insentif guru.

    Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tautan yang beredar bukan merupakan situs resmi pemerintah maupun kanal lembaga yang menangani program insentif guru. Tautan tersebut mengarahkan pengguna ke laman berisi formulir daring yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor kontak.

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi maupun dinas pendidikan setempat tidak pernah merilis tautan pendaftaran sebagaimana yang diklaim dalam unggahan tersebut. 

    Dilansir dari Antara.com dalam artikel berjudul Kemendikdasmen imbau waspadai laman palsu seputar bantuan insentif tayang Senin, (1/9/2025). Melaporkan bahwa Kemendikdasmen mengimbau para guru untuk mewaspadai laman palsu yang berpotensi phishing.

    Kesimpulan

    Tautan tersebut bukan berasal dari kanal resmi pemerintah dan berpotensi digunakan untuk tujuan phishing. Kementerian Pendidikan dan instansi terkait tidak pernah mengeluarkan pendaftaran bantuan insentif melalui tautan sebagaimana yang diklaim. Dengan demikian, informasi “tautan pendaftaran bantuan insentif untuk guru 2026” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Frekuensi Rife 5000 Hz Mampu Atasi Alergi, Pilek, dan Infeksi Sinus

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Akun TikTok “mh_careindonesia” pada Jum’at (23/11/2023) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut:

    Frekuensi Rife 5000 Hz untuk Mengatasi Alergi dan Pilek - Sound Therapy Healing

    Temukan cara mengatasi alergi, pilek, dan infeksi sinus dengan frekuensi suara 5000 Hz. Gunakan untuk periode singkat

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 26 juta kali, 1,2 juta suka, 16.400 interaksi komentar, 487 ribu disimpan, dan 53 ribu dibagikan ulang.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim ini dengan mencari referensi ilmiah dan penjelasan medis mengenai penggunaan frekuensi suara untuk mengatasi kondisi kesehatan seperti alergi, pilek, dan infeksi sinus.

    Sebelumnya, tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnbackHoax) pernah mengulas informasi mengenai penyembuhan penyakit melalui frekuensi dalam judul “[SALAH] Nikola Tesla Menyatakan Bahwa Frekuensi Suara dapat Menyembuhkan Penyakit

    Lembaga kesehatan seperti NHS (National Health Service) menjelaskan bahwa penanganan sinusitis dan alergi meliputi penggunaan antihistamin, dekongestan, semprotan hidung, antibiotik (jika disebabkan bakteri), serta perawatan medis sesuai diagnosis dokter. Tidak ada satu pun rekomendasi medis resmi yang menyebut penggunaan terapi suara atau frekuensi tertentu sebagai metode pengobatan.

    Sebuah studi berjudul The effect of auditory stimulation using delta binaural beat for a better sleep and post-sleep mood: A pilot study menunjukkan bahwa stimulasi suara dapat membantu relaksasi serta meningkatkan kualitas tidur dan suasana hati. Namun, penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa frekuensi suara tertentu dapat menyembuhkan penyakit atau memperbaiki kondisi fisik tubuh. Bukti ilmiah yang ada masih terbatas, sehingga musik atau suara tidak dapat dijadikan pengganti pengobatan atau terapi medis berbasis bukti.

    Kesimpulan

    Hingga saat ini, tidak terdapat bukti ilmiah maupun rekomendasi medis resmi yang mendukung penggunaan terapi suara atau frekuensi tertentu sebagai metode pengobatan kondisi tersebut. Musik atau stimulasi suara hanya dapat memberikan efek relaksasi dan perbaikan suasana hati, tetapi tidak dapat menggantikan perawatan medis berbasis bukti. Dengan demikian, klaim “frekuensi rife 5000 Hz mampu atasi alergi, pilek, dan infeksi sinus” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini