Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Terima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB 850 Miliar Dolar AS dari Ridwan Kamil
Sumber:Tanggal publish: 27/01/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel yang mengklaim mantan Presiden Jokowi menerima uang pengadaan iklan Bank BJB 850 miliar dolar AS dari Ridwan Kamil. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads. Akun itu mempostingnya pada 24 Desember 2025.
Dalam postingannya terdapat artikel dari Gelora News berjudul:
"Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Presiden Jokowi Widodo Menerima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB Dari Ridwan Kamil Sebesar 850 Miliyar Dolar Amerika Serikat"
Akun itu menambahkan narasi:
"Sebesar apapun korupsinya jokowi, kpk melempem untuk menangkap sikurap"
Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim mantan Presiden Jokowi menerima uang pengadaan iklan Bank BJB 850 miliar dolar AS dari Ridwan Kamil?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah laman Gelora.co dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan yakni 24 Desember 2025.
Namun dalam artikel asli berjudul "KPK Duga Lebih dari Satu Perempuan Terima Duit Korupsi Pengadaan Iklan BJB dari Ridwan Kamil"
Artikel asli juga sama sekali tidak membahas mantan Presiden Jokowi yang menerima uang dari Ridwan Kamil.
Artikel asli membahas KPK yang menduga terdapat lebih dari satu perempuan yang memiliki keterkaitan dengan Ridwan Kamil dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023.
Kesimpulan
Postingan artikel yang mengklaim mantan Presiden Jokowi menerima uang pengadaan iklan Bank BJB 850 miliar dolar AS dari Ridwan Kamil adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel merupakan hasil suntingan.
Rujukan
Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran PKH - BPNT Januari dan Februari 2026
Sumber:Tanggal publish: 27/01/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar unggahan di media sosial klaim link pendaftaran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Januari dan Februari 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 22 Januari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"UPDATE PKH/BPNT 2026
YANG BELUM DAPAT BURUAN DAFTAR SEKARANG BANTUAN PEMERINTAH DI JANUARI DAN FEBRUARI 2026
PENDAFTARAN GRATIS.... 🙏🙏🙏"
Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"JADWAL PKH & BNPT JANUARI 2026
CEK DAFTAR & NOMINAL KKS
RESMI BANTUAN PKH & BPNT TAHAP 11 CAIR 3 BUKAN SEKALIGUS!
DAFTAR SEKARANG"
Postingan disertai menu daftar, yang jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran PKH dan BPNT pada Januari dan Februari 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran PKH dan BPNT pada Januari dan Februari 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Cara Daftar Bansos Kemensos dan Tips Hindari Penipuan" yang tayang pada 20 Januari 2026.
Pada artikel ini dijelaskan, masyarakat memiliki pilihan untuk mendaftarkan diri atau mengusulkan orang lain sebagai calon penerima bansos Kemensos, baik secara daring maupun luring.
Pendaftaran bansos Kemensos secara online dapat dilakukan melalui aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial. Metode ini menawarkan kemudahan akses dari mana saja dan kapan saja, asalkan memiliki perangkat yang terhubung internet.
1. Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos: Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Pastikan aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk menjamin keasliannya.
2. Buat Akun Baru: Buka aplikasi dan pilih "Buat Akun Baru". Isi data pribadi sesuai Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), termasuk Nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon aktif, serta username dan password. Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) sambil memegang KTP.
3. Verifikasi Akun: Proses verifikasi dan aktivasi akun akan dikirimkan melalui email dari Kemensos. Tunggu verifikasi akun oleh admin Kemensos yang mungkin memerlukan waktu beberapa hari.
4. Ajukan Usulan Bansos: Setelah akun aktif, login kembali ke aplikasi. Pilih menu "Daftar Usulan", lalu "Tambah Usulan". Lengkapi data diri dan pilih jenis bantuan yang diinginkan, seperti PKH atau BPNT. Usulan akan diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat. Anda juga bisa mengusulkan keluarga atau tetangga yang layak.
5. Pantau Status Usulan: Pantau status usulan secara berkala melalui menu "Status Usulan" di aplikasi. Jika ditolak, pahami alasannya dan ajukan sanggahan jika memungkinkan.
Sedangkan bagi masyarakat yang lebih memilih jalur luring, pendaftaran bansos Kemensos dapat dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat. Metode ini cocok bagi mereka yang mungkin kesulitan mengakses teknologi atau membutuhkan bantuan langsung.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran PKH dan BPNT pada Januari dan Februari 2026, tidak benar.
Cek Fakta: Tidak Benar Bahlil Ajak PLN Naikan Harga Token Listrik
Sumber:Tanggal publish: 27/01/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ajak PLN menaikan harga token listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 27 Desember 2026.
Klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik berupa tulisan sebagai berikut.
"Bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arusDi karenakan PLN terus merugi, Bahlil usul ke PLN agar menaikkan harga token.
"Biar tidak merugi terus, dan agar rakyat belajar Menghemat listrik", ujar Bahlil.
Ide ini muncul dari diskusi untuk mengatasi kerugian PLN akibat biaya produksi yang tinggi dan subsidi yang membebani, sehingga kenaikan harga token dianggap solusi agar PLN sehat kembali dan masyarakat lebih sadar penggunaan listrik.
#bahlil #pln #listrik #ekonomi #indonesia #tokenlistrik #beritaterkini #foryoupage #masukberanda #fyp"
Benarkah Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik, dengan menjadikan kutipan dalam klaim "Biar tidak merugi terus, dan agar rakyat belajar Menghemat listrik" sebagai bahan penelusuran, hasilnya tidak ditemukan artikel dari media massa yang membuat artikel tersebut.
Penelusuran juga dilanjutkan dengan menghubungi Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia.
Anggia mengatakan, klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik adalah hoaks.
"Hoaks dan postingan lama," kata Anggia saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip (27/1/2026).
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik tidak benar.
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan, klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik adalah hoaks.
[SALAH] Pesawat Raksasa Milik Rusia Datang ke Aceh Membawa Bantuan
Sumber: twitter.comTanggal publish: 27/01/2026
Berita
Akun X “SecrethManZ” pada sabtu (17/1/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:
ACEH KEREN. KEDATANGAN PESAWAT RAKSASA RUSIA DI ACEH MEMBAWA BANTUAN.... #DPRDewanPenindasRakyat
Per Kamis (27/1/2026) video itu sudah ditonton 34 ribu kali, disukai 2.128 kali, dibagikan 578 kali dan menuai komentar 72 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “pesawat raksasa milik Rusia datang ke Aceh membawa bantuan” ke mesin pencari Google, Tidak ditemukan informasi dari laman berita kredibel atau akun resmi pemerintahan yang membenarkan klaim tersebut.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri lebih lanjut kebenaran klaim dengan memasukkan potongan gambar dari video tersebut ke Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan ftnews.co.id dengan judul artikel "Pesawat Kargo Rusia Il-76 Mendarat di Semarang, Ada Apa?" yang tayang pada Selasa (20/1/2026).
Dilansir dari ftnews.co.id pendaratan Il-76 ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan terkait dengan misi logistik militer yang melibatkan alat utama sistem persenjataan milik Indonesia. Berdasarkan informasi yang beredar, pesawat Il-76 datang ke Semarang untuk mengangkut helikopter Mi-17 milik TNI Angkatan Darat.
