Keliru, Klaim Ini Video Perang antara FPI dan Suku Dayak
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 18/12/2020
Berita
Video yang memperlihatkan kericuhan di sebuah kota beredar di media sosial. Video ini diklaim sebagai video perang antara Front Pembela Islam (FPI) dengan Suku Dayak. Video tersebut beredar di tengah penyelidikan peristiwa penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada 7 Desember 2020 lalu oleh polisi.
Di Facebook, tautan video itu, yang berasal dari YouTube, dibagikan oleh akun Jaka Lelana pada 11 Desember 2020. Video ini berjudul "Perang dayak vs fpi terbaru 2020. Fpi keok? Simak vidionya". Akun tersebut juga mengunggah tautan itu di kolom komentar sebuah unggahan grup Facebook Pecinta dan Pembela Islam pada 16 Desember 2020.
Sementara pengunggah video tersebut di YouTube adalah kanal Tirto Geni. Video yang dibagikan pada 15 November 2020 itu telah berganti judul menjadi "Perang dayak vs fpi terbaru 2020. Fpi terbirit birit? Simak vidio nya. Borneo Tribal war". Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 3.500 kali.
Gambar tangkapan layar unggahan video kanal YouTube Tirto Geni yang memuat klaim hoaks terkait FPI dan Suku Dayak.
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula menonton video berdurasi 5 menit 39 detik itu secara menyeluruh. Pada menit 5:05, terdengar suara seorang pria dalam video itu yang berkata, "Tujuan kita Terry Ibrahim." Berbekal petunjuk ini, Tempo pun menelusuri pemberitaan di mesin pencari gambar Google Images dengan kata kunci "Terry Ibrahim".
Lewat cara tersebut, Tempo menemukan dua foto dari dua situs media yang identik dengan cuplikan dalam video di atas. Foto pertama, yang dimuat oleh Kalimantan-news.com dalam beritanya pada 12 November 2020, identik dengan cuplikan pada detik ke-30 hingga ke-36.
Foto di situs Kalimantan-news.com (kiri) dan gambar tangkapan layar cuplikan video unggahan kanal YouTube Tirto Geni (kanan).
Kesamaan terlihat pada spanduk berwarna biru tua yang terpasang di sebuah rumah yang bertuliskan "JaDi Center" dengan warna kuning. Ada pula sejumlah bendera yang terpasang di depan rumah tersebut yang berwarna biru, kuning, putih, dan hijau.
Foto yang dimuat dalam berita yang berjudul "Pasukan Merah Jemput Terry Ibrahim di Posko Koalisi Adil Bersatu" itu diberi keterangan sebagai berikut: "Pasukan Merah Saat Menjemput Terry Ibrahim di Posko Koalisi Adil Bersatu, Jalan Lintas Melawi, Kamis 12 Oktober 2020."
Sementara foto kedua, yang dimuat oleh Indo Globe News dalam beritanya pada 13 November 2020, identik dengan cuplikan pada menit 3:02. Kesamaan terlihat pada spanduk berwarna hitam yang bertuliskan "Warkop". Foto ini diberi keterangan: "Pasukan Merah Rajank Bangkule Melakukan Aksi Demo Depan Kedai Kopi Abah Sintang."
Foto di situs Indo Globe News (kiri) dan gambar tangkapan layar cuplikan video unggahan kanal YouTube Tirto Geni (kanan).
Menurut berita Kalimantan-news.com, pada 12 November 2020, Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) atau yang kerap disebut Pasukan Merah menjemput Terry Ibrahim di Posko Koalisi Adil Bersatu di Jalan Lintas Melawi, Sintang, Kalimantan Barat. Terry merupakan salah satu anggota DPRD Kalbar.
Penjemputan itu dilakukan karena Terry tidak kunjung hadir dalam pertemuan bersama Pasukan Merah. Sebelumnya, pada 31 Oktober 2020, Terry dihukum adat oleh Pasukan Merah. Hukuman itu dijatuhkan setelah melalui sidang adat yang difasilitasi oleh Forum Ketemenggungan Adat Dayak Kabupaten Sintang.
Sidang ini digelar karena Pasukan Merah merasa dirugikan atas tudingan Terry. Saat berkampanye di Desa Lepong Pantak Ketungau Hilir, Terry menyatakan bahwa Pasukan Merah telah menurunkan baliho salah satu calon Bupati Sintang. Sidang pun menjatuhkan hukum Adat Neraka Basa, Adat Kesupan, dan Adat Mali terhadap Terry.
Menurut berita Indo Globe News, Pasukan Merah meminta Terry menyelesaikan permasalahan adatnya itu secara damai di rumah adat Betang Tampun Juah di Desa Jerora. Namun, permintaan itu tidak diindahkan. Pasukan Merah pun menjemput Terry di poskonya di Jalan Lintas Melawi.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas adalah video perang antara FPI dan Suku Dayak keliru. Video tersebut sama sekali tidak terkait dengan FPI, Video itu memperlihatkan aksi penjemputan Terry Ibrahim oleh Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) atau yang kerap disebut Pasukan Merah di Jalan Lintas Melawi, Sintang, Kalimantan Barat. Terry merupakan salah satu anggota DPRD Kalbar. Penjemputan itu dilakukan terkait kasus adat antara Pasukan Merah dan Terry.
EOLIA PRATAMA | ANGELINA ANJAR SAWITRI
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/suku-dayak
- https://www.tempo.co/tag/penembakan-anggota-fpi
- https://archive.vn/6WcMV
- https://archive.vn/Glaej
- https://archive.vn/398dx
- https://www.kalimantan-news.com/pasukan-merah-jemput-terry-ibrahim-di-posko-koalisi-adil-bersatu/
- https://indoglobenews.co.id/pasukan-merah-lakukan-aksi-pawai-minta-terry-ibrahim-selesaikan-adat-damai-dirumah-betang-sintang/
- https://www.tempo.co/tag/fpi
Sesat, Bansos Beras di Foto Ini yang Disebut Operasi Intelijen Polisi
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 18/12/2020
Berita
Foto yang memperlihatkan bungkusan plastik berisi beras dengan tulisan "Bantuan Sosial" beredar di Twitter. Di atas tulisan tersebut, terdapat tiga logo, yakni logo TNI, logo Polri, dan logo sebuah lembaga. Bansos itu disebut sebagai bentuk operasi intelijen polisi. Klaim yang menyertai foto tersebut juga mengaitkan bansos ini dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Akun yang membagikan foto beserta klaim itu adalah akun @umaralims, tepatnya pada 14 Desember 2020. Akun ini menulis, "Beredar Operasi Intelegen. Bismillah alhamdulillah atas pertolongan Allah , barusan ada INTEL Polri datang 3 orang ke Pesantren bawa bantuan beras cerita bla bla bla sedorkan selembar kertas minta tanda tangan dan pernyataan sikap tentang HRS dividiokan tp ana menolak."
Gambar tangkapan layar unggahan akun Twitter @umaralims yang berisi klaim menyesatkan soal bansos beras.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan verifikasi Tim CekFakta Tempo, bansos berupa beras yang terlihat dalam foto tersebut bukanlah bentuk operasi intelijen polisi. Bansos itu merupakan bansos dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19. Yayasan ini menyebarkan bansos Covid-19 tersebut lewat 34 kepolisian daerah di seluruh provinsi di Indonesia.
Untuk memeriksa klaim itu, Tempo mula-mula melakukan penelusuran di mesin pencari gambar Google Images dengan kata kunci "bantuan sosial beras TNI Polri". Lewat cara ini, ditemukan sejumlah foto yang memperlihatkan bungkusan bansos berupa beras yang identik dengan yang terlihat dalam unggahan akun @umaralims.
Kesamaan terlihat pada tulisan "bantuan sosial" yang tercantum pada bungkus bansos serta tiga logo di atas tulisan tersebut. Tiga logo itu terdiri dari logo TNI, logo Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, dan logo Polri.
Foto yang menunjukkan bungkusan bansos yang identik itu pernah dimuat oleh situs Intelmediabali.id pada 12 Desember 2020. Foto tersebut memperlihatkan penyerahan bansos beras kepada warga di Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali. Menurut situs ini, bantuan tersebut disebarkan lewat kerja sama antara TNI-Polri dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Foto yang memperlihatkan bungkusan bansos yang identik lainnya juga pernah dimuat oleh situs resmi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam artikelnya pada 8 Desember 2020. Di foto ini, terlihat penyerahan bansos berupa beras dari relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Padang kepada Kepala Sub Bagian Bahan Bakar Minyak dan Pelumas Polda Sumatera Barat Komisaris Basrial.
Menurut artikel tersebut, Yayasan Buddha Tzu Chi Padang menyerahkan 190 ton beras ke Polda Sumatera Barat pada 3 Desember 2020. Bansos itu akan didistribusikan ke 19 polres di Sumbar. Masing-masing polres mendapatkan 10 ton beras yang bakal disalurkan ke polsek-polsek, yang kemudian membagikannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tempo kemudian menelusuri pemberitaan terkait bansos beras dari Yayasan Buddha Tzu Chi yang disebarkan melalui TNI-Polri tersebut. Dilansir dari Kontan, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyumbang beras sebanyak 5 ribu ton untuk disebar ke seluruh Indonesia. Sumbangan ini didistribusikan melalui 34 kepolisian daerah di Indonesia.
Selain beras, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan memberikan bantuan bahan pokok lain, seperti minyak dan gula. Sama seperti beras, sumbangan tersebut juga akan disalurkan melalui kepolisian daerah di 34 provinsi di Indonesia.
Situs resmi Polri juga pernah memuat artikel tentang pendistribusian bansos Covid-19 ini pada 27 Mei 2020. Artikel itu berisi informasi tentang penyaluran bansos berupa sembako dari Yayasan Buddha Tzu Chi di Kepulauan Riau oleh para personel TNI-Polri.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa bansos beras dalam foto di atas merupakan bentuk operasi intelijen polisi, menyesatkan. Bansos tersebut memang disalurkan oleh personel TNI-Polri. Namun, bansos itu merupakan bansos dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19. Yayasan ini menyebarkan bansos Covid-19 tersebut lewat 34 kepolisian daerah di seluruh provinsi di Indonesia.
LYDIA FRANSISCA | ANGELINA ANJAR SAWITRI
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/bansos
- https://archive.vn/xdptZ
- https://www.tempo.co/tag/bansos-covid-19
- https://www.tempo.co/tag/polri
- https://www.intelmediabali.id/2020/12/polsek-tejakula-salurkan-bantuan-beras.html
- http://www.tzuchi.or.id/read-berita/bantuan-190-ton-beras-cinta-kasih-di-sumatera-barat/9297
- https://nasional.kontan.co.id/news/yayasan-buddha-tzu-chi-sumbang-5000-ton-beras-untuk-masyarakat
- https://humas.polri.go.id/2020/05/27/bakti-sosial-peduli-covid-19-tni-polri-bersama-yayasan-budha-tzu-chi-berikan-bantuan-ribuan-paket-sembako/
- https://www.tempo.co/tag/intelijen
[SALAH] Pemantauan Aktivitas Telepon Seluler dan Media Sosial Oleh BSSN
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 17/12/2020
Berita
Telah beredar pesan berantai di WhatsApp yang menginformasikan akan ada pemantauan aktivitas telepon seluler dan media sosial milik masyarakat oleh pemerintah setelah dilantiknnya Badan Siber dan Sandi Negara(BSSN).
Mohon ijin sekedar info, menginformasikan bahwa sinyal internet untuk di berhentikan di seluruh Indonesia mulai pukul 18 00 sampai pukul 20 00.
Just info buat kawan" ku semua.
Semua WA EROR karena ada pemasangan CC REKAM WA , FB , IG , TWITTER , LINE yaa berbasis SOSMED .
Jadi harap berhati" dalam berucap dan berketik di SOSMED..
Semua aktifitas HP dll....terpantau 100%
Mulai besok sudah berlaku :*
Semua panggilan dicatat.
Semua rekaman panggilan telepon tersimpan.
WhatsApp dipantau,
Twitter dipantau,
Facebook dipantau,
Semua....media sosial..... dan forum dimonitor,
Informasikan kepada mereka yang tidak tahu.
Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan.
Berhati-hatilah mengirimkan pesan yg tidak perlu.
Beritahu anak-anak Anda, Kerabat dan teman tentang berita ini
Jangan teruskan tulisan atau video dll, bila Anda menerima postingan mengenai situasi politik/masalah Pemerintahan sekarang / PM, dll
Pihak berwajib telah mengeluarkan pemberitahuan yang disebut .. Kejahatan Cargo ... dan tindakan akan dilakukan, bila perlu hapus saja postingan yang masuk kalau akan merugikan anda.
Menulis atau meneruskan pesan apapun pada setiap perdebatan politik dan agama sekarang merupakan pelanggaran ... penangkapan tanpa surat perintah ...
Informasikan berita ini kepada orang lain agar selalu waspada.
Ini sangat serius, perlu diketahui semua kelompok dan anggota /individu.
Bila anda sebagai Admin Group bisa dalam masalah besar.
Beritahu semua orang tentang ini untuk berhati-hati.
Tolong bagikan; Ini sangat berguna untuk Admin group, mohon berhati-hati....
kasih tau yg lainya..
Semua aktifitas HP dll....terpantau 100%
Mulai besok dan seterusnya ada peraturan komunikasi baru.
Setelah dilantiknya *Badan Siber & Sandi Nasional (BSSN), oleh Bpk Jokowi.
.Semua panggilan dicatat.
.Semua rekaman panggilan telepon tersimpan.
.WhatsApp dipantau,
.Twitter dipantau,
.Facebook dipantau,
Semua....media sosial..... dan forum dimonitor,
Informasikan kepada mereka yang tidak tahu.
Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan.
Berhati-hatilah mengirimkan pesan yg tidak perlu.
Beritahu anak-anak Anda, Kerabat dan teman tentang berita ini
Jangan teruskan tulisan atau video dll, bila Anda menerima postingan mengenai situasi politik/masalah Pemerintahan sekarang / PM, dll
Polisi telah mengeluarkan pemberitahuan yang disebut .. Kejahatan
Cargo ... dan tindakan akan dilakukan ... bila perlu hapus saja postingan yang masuk kalau akan merugikan anda.
Menulis atau meneruskan pesan apapun pada setiap perdebatan politik dan agama sekarang merupakan pelanggaran ... penangkapan tanpa surat perintah ...
Informasikan berita ini kepada orang lain agar selalu waspada.
Ini sangat serius, perlu diketahui semua kelompok dan anggota /individu.
Bila anda sebagai Admin Group bisa dalam masalah besar.
Beritahu semua orang tentang ini untuk berhati-hati.
*Tolong bagikan; Ini sangat berguna untuk Admin group, mohon berhati-hati....*brother mulai besok sdh berlaku lhoš
Berita BSSN
Mohon ijin sekedar info, menginformasikan bahwa sinyal internet untuk di berhentikan di seluruh Indonesia mulai pukul 18 00 sampai pukul 20 00.
Just info buat kawan" ku semua.
Semua WA EROR karena ada pemasangan CC REKAM WA , FB , IG , TWITTER , LINE yaa berbasis SOSMED .
Jadi harap berhati" dalam berucap dan berketik di SOSMED..
Semua aktifitas HP dll....terpantau 100%
Mulai besok sudah berlaku :*
Semua panggilan dicatat.
Semua rekaman panggilan telepon tersimpan.
WhatsApp dipantau,
Twitter dipantau,
Facebook dipantau,
Semua....media sosial..... dan forum dimonitor,
Informasikan kepada mereka yang tidak tahu.
Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan.
Berhati-hatilah mengirimkan pesan yg tidak perlu.
Beritahu anak-anak Anda, Kerabat dan teman tentang berita ini
Jangan teruskan tulisan atau video dll, bila Anda menerima postingan mengenai situasi politik/masalah Pemerintahan sekarang / PM, dll
Pihak berwajib telah mengeluarkan pemberitahuan yang disebut .. Kejahatan Cargo ... dan tindakan akan dilakukan, bila perlu hapus saja postingan yang masuk kalau akan merugikan anda.
Menulis atau meneruskan pesan apapun pada setiap perdebatan politik dan agama sekarang merupakan pelanggaran ... penangkapan tanpa surat perintah ...
Informasikan berita ini kepada orang lain agar selalu waspada.
Ini sangat serius, perlu diketahui semua kelompok dan anggota /individu.
Bila anda sebagai Admin Group bisa dalam masalah besar.
Beritahu semua orang tentang ini untuk berhati-hati.
Tolong bagikan; Ini sangat berguna untuk Admin group, mohon berhati-hati....
kasih tau yg lainya..
Semua aktifitas HP dll....terpantau 100%
Mulai besok dan seterusnya ada peraturan komunikasi baru.
Setelah dilantiknya *Badan Siber & Sandi Nasional (BSSN), oleh Bpk Jokowi.
.Semua panggilan dicatat.
.Semua rekaman panggilan telepon tersimpan.
.WhatsApp dipantau,
.Twitter dipantau,
.Facebook dipantau,
Semua....media sosial..... dan forum dimonitor,
Informasikan kepada mereka yang tidak tahu.
Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan.
Berhati-hatilah mengirimkan pesan yg tidak perlu.
Beritahu anak-anak Anda, Kerabat dan teman tentang berita ini
Jangan teruskan tulisan atau video dll, bila Anda menerima postingan mengenai situasi politik/masalah Pemerintahan sekarang / PM, dll
Polisi telah mengeluarkan pemberitahuan yang disebut .. Kejahatan
Cargo ... dan tindakan akan dilakukan ... bila perlu hapus saja postingan yang masuk kalau akan merugikan anda.
Menulis atau meneruskan pesan apapun pada setiap perdebatan politik dan agama sekarang merupakan pelanggaran ... penangkapan tanpa surat perintah ...
Informasikan berita ini kepada orang lain agar selalu waspada.
Ini sangat serius, perlu diketahui semua kelompok dan anggota /individu.
Bila anda sebagai Admin Group bisa dalam masalah besar.
Beritahu semua orang tentang ini untuk berhati-hati.
*Tolong bagikan; Ini sangat berguna untuk Admin group, mohon berhati-hati....*brother mulai besok sdh berlaku lhoš
Berita BSSN
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, informasi terkait pemantauan aktivitas telepon seluler dan media sosial oleh BSSN merupakan hoaks lama yang beredar kembali. BSSN telah menegaskan bahwa tidak memantau aktivitas telepon seluler serta konten media sosial masyarakat, melainkan menangani keamanan siber dan jaringan.
BSSN mempunyai tugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber. Keamanan siber yang menjadi ranah BSSN, antara lain menjaga supaya tidak ada ancaman yang menjadi kenyataan di alam siber, seperti dari hacker.
Dengan demikian, informasi informasi terkait pemantauan aktivitas telepon seluler dan media sosial oleh BSSN adalah tidak benar karena tidak sesuai fakta dan termasuk dalam ketegori konten palsu.
BSSN mempunyai tugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber. Keamanan siber yang menjadi ranah BSSN, antara lain menjaga supaya tidak ada ancaman yang menjadi kenyataan di alam siber, seperti dari hacker.
Dengan demikian, informasi informasi terkait pemantauan aktivitas telepon seluler dan media sosial oleh BSSN adalah tidak benar karena tidak sesuai fakta dan termasuk dalam ketegori konten palsu.
Rujukan
[SALAH] Kandungan Formaldehida pada Vaksin Menyebabkan Leukimia pada Anak
Sumber: facebook.comTanggal publish: 17/12/2020
Berita
Beredar narasi di media sosial bahwa kandungan Formaldehida pada vaksin dapat menyebakan kanker Leukimia pada anak. Narasi tersebut berasal dari seseorang yang mengaku sebagai pembalsem yang sudah bekerja selama 18 tahun. Postingan yang diunggah oleh akun Facebook bernama Melissa Attaway tersebut mendapat 374 likes dan telah dibagikan 453 kali.
Klaim bahwa Formaldehida pada vaksin dapat menyebakan kanker Leukimia pada anak beredar di tengah banyaknya perusahaan Biotech dan Farmasi sedang berlomba untuk membuat vaksin virus Corona yang efektif.
Klaim bahwa Formaldehida pada vaksin dapat menyebakan kanker Leukimia pada anak beredar di tengah banyaknya perusahaan Biotech dan Farmasi sedang berlomba untuk membuat vaksin virus Corona yang efektif.
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari laman berita AFP, juru bicara Cancer Council Australia menyatakan bahwa ātidak ada buktiā keterhubungan antara Leukimia pada anak-anak dan kandungan Formaldehida pada vaksin.
āBeberapa program imunisasi dapat membantu mencegah kanker dan prevalensi infeksi yang bisa menjadi awal mula kanker.ā, ungkap juru bicara Cancer Council Australia kepada agensi berita AFP.
Diketahui bahwa Formaldehida merupakan senyawa organik yang biasanya digunakan di produk rumah tangga dan dipakai dengan takaran kecil untuk vaksin sebagai pengawet. Meski begitu sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr Seong Lin Khaw sebagai peneliti senior di Institut Penelitian Walter dan Elizabeth Hall menyatakan tingkat kandungan Formaldehida pada beberapa vaksin aman untuk manusia.
Dilansir dari situs resmi kesehatan masyarakat Amerika Serikat, publichealth.org, menyatakan bahwa paparan Formaldehida dengan tingkat rendah seperti pada vaksin tidak membahayakan. Sebenarnya, rata-rata bayi berusia 2 bulan, mereka memiliki kandungan Formaldehida alami, sebanyak 1,1 mg, sedangkan kandungan Formaldehida pada vaksin hanya 0,2 mg per dosis, sehingga dalam hal ini Formaldehida pada vaksin tentu tidak berbahaya.
Dalam situs vaccine.gov yang bekerjasama dengan Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat, Amerika Serikat, juga menyatakan hal yang sama. Kandungan Formaldehida pada vaksin, tidak berbahaya, karena takarannya sedikit. Faktanya, ada lebih banyak Formaldehida alami di dalam tubuh kita ketimbang dalam vaksin.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa tidak ada penelitian yang membuktikan kandungan Formaldehida pada vaksin dapat menyebabkan Leukimia pada anak. Sehingga klaim postingan akun Melissa Attaway adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN MENYESATKAN.
āBeberapa program imunisasi dapat membantu mencegah kanker dan prevalensi infeksi yang bisa menjadi awal mula kanker.ā, ungkap juru bicara Cancer Council Australia kepada agensi berita AFP.
Diketahui bahwa Formaldehida merupakan senyawa organik yang biasanya digunakan di produk rumah tangga dan dipakai dengan takaran kecil untuk vaksin sebagai pengawet. Meski begitu sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr Seong Lin Khaw sebagai peneliti senior di Institut Penelitian Walter dan Elizabeth Hall menyatakan tingkat kandungan Formaldehida pada beberapa vaksin aman untuk manusia.
Dilansir dari situs resmi kesehatan masyarakat Amerika Serikat, publichealth.org, menyatakan bahwa paparan Formaldehida dengan tingkat rendah seperti pada vaksin tidak membahayakan. Sebenarnya, rata-rata bayi berusia 2 bulan, mereka memiliki kandungan Formaldehida alami, sebanyak 1,1 mg, sedangkan kandungan Formaldehida pada vaksin hanya 0,2 mg per dosis, sehingga dalam hal ini Formaldehida pada vaksin tentu tidak berbahaya.
Dalam situs vaccine.gov yang bekerjasama dengan Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat, Amerika Serikat, juga menyatakan hal yang sama. Kandungan Formaldehida pada vaksin, tidak berbahaya, karena takarannya sedikit. Faktanya, ada lebih banyak Formaldehida alami di dalam tubuh kita ketimbang dalam vaksin.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa tidak ada penelitian yang membuktikan kandungan Formaldehida pada vaksin dapat menyebabkan Leukimia pada anak. Sehingga klaim postingan akun Melissa Attaway adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN MENYESATKAN.
Rujukan
Halaman: 6987/8546




