• [PENIPUAN] Tautan Rekrutmen CPNS Kejaksaan RI 2026

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita

    Beredar foto [arsip] pada Minggu (4/2/2026) dari akun TikTok “informasicpns” disertai takarir:

    REKRUTMEN CPNS KEJAKSAAN RI 2026 RESMI DIBUKA

    TELAH DIBUKA LOKER CPNS KEJAKSAAN TAHUN 2026

    PERSYARATAN:

    1.Pria/Wanita

    2. Lulusan SMA/SMKA/D3/S1-S3

    3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun

    4. Sehat Jasmani Rohani

    5. Berkelakuan Baik

    6. Penempatan Daerah Masing-Masing

    INFO PENDAFTARAN SILAHKAN KLIK LINK PENDAFTARAN DIBIO ΚΑΜΙ

    #cpns2026 #cpnskejaksaan #asn #pnskejaksaan#kejaksaan

    Per Rabu (11/2/2026), unggahan tersebut telah mendapat 57 tanda suka, 7 komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 40 kali.


    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com

    Tim Cek Fakta Kompas.com telah memverifikasi informasi terkait rekrutmen CPNS Kejaksaan RI 2026 lewat saluran komunikasi resmi instansi. Melalui akun Instagram resminya “biropegkejaksaan”, Kejaksaan RI menegaskan bahwa rekrutmen CPNS dan PPPK belum dibuka.

    “Informasi yang beredar di luar website resmi adalah hoaks,” tulis Kejaksaan RI pada Jumat (16/1/2026).

    Informasi resmi terkait rekrutmen di lingkungan Kejaksaan RI hanya dapat diakses melalui laman biropeg.kejaksaan.go.id dan rekrutmen.kejaksaan.go.id.

    Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga memastikan bahwa pemerintah belum membuka rekrutmen CPNS pada 2026. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menegaskan informasi dan tautan pendaftaran CPNS 2026 yang beredar di media sosial merupakan hoaks.

    “Belum ada pembukaan tes CPNS. Itu hoaks,” ujar Zudan kepada Kompas.com, Rabu (21/1/2026).

    Kesimpulan

    Faktanya, pemerintah belum membuka rekrutmen CPNS pada 2026. Jadi, unggahan berisi tautan “rekrutmen CPNS kejaksaan RI 2026” yang tidak mengarah ke laman resmi biropeg.kejaksaan.go.id itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Video Cristiano Ronaldo Ditangkap karena Bela Palestina Ini Buatan AI

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video Cristiano Ronaldo ditangkap pihak keamanan saat berorasi membela Palestina. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Instagram. Akun itu mempostingnya pada 11 Desember 2025.
    Dalam postingannya terdapat video Ronaldo sedang memakai jas lengkap sedang membawa bendera Palestina dan diamankan sejumlah pihak keamanan. Dalam video tersebut Ronaldo juga berteriak "Free Palestine".
    Akun itu menambahkan narasi "Free P@lestine Cristiano Ronaldo"
    Lalu benarkah postingan video Cristiano Ronaldo ditangkap pihak keamanan saat berorasi membela Palestina?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi yang kredibel terkait Ronaldo yang ditangkap pihak keamanan dalam suatu acara.
    Penelusuran dilanjutkan dengan website pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya video tersebut 95 persen kemungkinan dibuat menggunakan AI.
    Penelusuran juga dilanjutkan dengan menggunakan website pendeteksi AI yang lain, Undetectable.ai. Hasilnya 63 persen kemungkinan video tersebut merupakan buatan AI.
    Beberapa kali video atau narasi hoaks terkait pernyataan Ronaldo membela Palestina beredar di media sosial. Namun hingga saat ini belum ditemukan informasi yang valid.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan video Cristiano Ronaldo ditangkap pihak keamanan saat berorasi membela Palestina adalah hoaks. Faktanya video tersebut merupakan buatan AI.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video “Tsunami Menerjang Kuta Bali”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Ainun Rusnadi” pada Senin (9/2/2026), isinya memperlihatkan ombak besar yang menerjang gedung-gedung yang tinggi.

    Unggahan disertai narasi:

    Mega tsunami hancurkan Kuta, Bali jalanan dan resort

    mega tsunami hancurkan kota

    Hingga Rabu (11/2/2026) unggahan tersebut mendapat 1.570-an tanda suka, 410-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 60 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “tsunami menerjang pantai kuta bali” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Dari pengamatan TurnBackHoax, terlihat ada kejanggalan dalam video tersebut, salah satunya tidak ada kepanikan warga yang ada di lokasi (mereka tetap berjalan santai meskipun ombak besar menerjang). TurnBackHoax kemudian menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Jadi, unggahan video berisi klaim “tsunami menerjang Kuta Bali” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Petugas Sensus Ekonomi 2026

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Ahmad Muhaimin S, Sos.” pada Kamis (5/2/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    BPS resmi membuka 190.000 lowongan Petugas Sensus Ekonomi 2026! Cocok buat kamu yang butuh kerja cepat, tanpa pengalaman, dan bisa daftar online dari rumah.

    📊Gaji mulai 2-4 jutaan, training disediakan, penempatan dekat domisili!

    Posisi yang dibuka:

    Petugas Pencacah Lapangan (PPL)

    Petugas Pengawas Lapangan (PML)

    Entri Data

    Koordinator Lapangan

    Admin Teknis

    ⏳Kuota besar, peluang lebih terbuka!

    📌Cek syarat & daftar melalui link di bawah dan bio profil !! 

    https://daftarsekrngjuga.yjijin.com/

    Hingga Rabu (11/2/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 250-an tanda suka dan 30-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “lowongan 190.000 petugas sensus ekonomi 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan detik.com “BPS Akan Rekrut 190 Ribu Petugas Sensus Ekonomi Awal 2026, Mahasiswa-Dosen Bisa Ikut!”.

    Pemberitaan yang tayang pada Sabtu (22/11/2025) itu melaporkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) akan merekrut 190 ribu petugas Sensus Ekonomi Nasional pada Juni-Juli 2026. Sensus tersebut untuk mendata semua pelaku usaha dan dilakukan 10 tahun sekali. Rekrutmen mulai dilaksanakan pada Februari 2026. Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan pelamar bisa berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, ataupun akademisi.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “cara mendaftar 190.000 petugas sensus ekonomi 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan jawapos.com “Pendaftaran Online Dibuka Mulai Februari! Simak Cara Jadi Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bergaji Hingga Rp 5 Juta per Bulan”.

    Dari berita yang tayang pada Kamis (29/1/2026) itu diketahui bahwa pendaftaran 190.000 petugas Sensus Ekonomi 2026 dilakukan Pendaftaran 190.000 petugas Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara online melalui aplikasi SOBAT BPS atau situs resmi mitra.bps.go.id  mulai Februari 2026.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran petugas sensus ekonomi 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini