• [SALAH] Prabowo Copot Ratusan Anggota DPR Fraksi PDIP Penolak RUU Perampasan Aset

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Alfic Mass Hendrik” pada Kamis (5/2/2026) berisi narasi:

    MEGAW4T! P!NGS4N PRABOWO COPOT 103 DPR FRAKSI PDIP.

    Gen9 b4nt3ng kena krma karena tol4k UU peramp4san 4set Fraksi PDIP resmi di bekukan, 103 anggota nya di pec4t !!

    Ada yang aneh... Kenapa berita sebesar ini nggak muncul di TV nasional? Apa beneran lagi ditekan atau memang cuma isu liar?

    Netizen yang jeli pasti tahu jawabannya.. !!

    Hingga Kamis (12/2/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 70 tanda suka, 20-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 10 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “prabowo pecat 103 anggota dpr ri dari fraksi pdip” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Prabowo Subianto yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “sikap pdip terhadap ruu perampasan aset” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan di kanal YouTube CNN INDONESIA “PDI Perjuangan Dukung Penuh RUU Perampasan Aset”.

    Pemberitaan yang tayang pada Minggu (18/1/2026) itu melaporkan jika PDI Perjuangan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah DPR RI yang mulai membahas RUU Perampasan Aset di Komisi III. RUU tersebut juga telah ditetapkan sebagai Program Legislasi Nasional prioritas tahun 2026.

    TurnBackHoax lalu memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com “Duduk Bersebelahan Saat Hadiri HUT TNI, Megawati dan Prabowo Tampak Akrab Bercanda”.

    Dari pemberitaan yang tayang pada Rabu (5/10/2022) itu diketahui jika konteks asli foto Prabowo Subianto dan Megawati adalah momen ketika menghadiri upacara peringatan HUT ke-77 TNI di Istana Merdeka, Rabu (5/10/2022). Saat itu Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

    Sepanjang penelusuran tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Prabowo yang membenarkan klaim ““Prabowo copot 103 anggota DPR RI Fraksi PDIP karena menolak RUU Perampasan Aset”.

    Sebagai informasi, melansir dari kompas.com, presiden tidak bisa memecat anggota DPR karena keduanya memiliki kedudukan sejajar sebagai lembaga negara. Pemberhentian DPR dapat dilakukan dan telah diatur dalam Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib melalui penggantian antar waktu (PAW) yang terlebih dulu diusulkan  oleh partai terkait.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Prabowo copot ratusan anggota DPR fraksi PDIP penolak RUU Perampasan Aset” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • [SALAH] Trump Janji Lepas Presiden Venezuela jika Indonesia Bolehkan Aceh Merdeka

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 12/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Tiktok “top_leaders01” pada Kamis (5/2/2026). Unggahan disertai narasi :

    “Ronald Trump Akan Pulangkan - Presiden Venezuela Maduro Jika Indonesia Lepaskan Aceh”

    Hingga Kamis (12/2/2026) unggahan telah mendapatkan 1136 tanda suka, 56 komentar dan telah dibagikan ulang 106  kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran ke sistem pencarian Google dengan memasukan kata kunci “Donald Trump membebaskan Presiden Venezuela jika Aceh merdeka”. Hasilnya penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, diantaranya:

    • Berita beritamerdeka.net “Kedubes AS Didemo, Massa Tuntut Bebaskan Presiden Venezuela” yang tayang Sabtu (7/2/2026). Berita ini menginformasikan tentang Aliansi Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta melakukan demo di depan Kantor Kedubes AS, di Jakarta Pusat pada Selasa (6/2/2026), tidak ada informasi Presiden Venezuela akan dibebaskan Trump jika Aceh merdeka.

    • Berita merdeka.com “Peringatan Keras Trump untuk Presiden Sementara Venezuela: Konsekuensi Besar Menanti” yang tayang Senin (5/2/2026). Berita ini membahas Trump yang memberikan ancaman kepada Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, Trump mengancam akan ada konsekuensi besar jika Rodriguez tidak bertindak sesuai keinginan Washington. Tidak ada informasi yang menyebutkan bahwa Trump meminta agar Aceh merdeka supaya Maduro dibebaskan.

    Sepanjang penelusuran tidak ditemukan adanya pernyataan Donald Trump seperti yang dinarasikan oleh akun Tiktok “top_leaders01”.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pemberitaan yang membenarkan narasi tersebut. Dengan demikian, narasi yang menyebutkan bahwa “Trump akan membebaskan Presiden Venezuela jika Indonesia bolehkan Aceh merdeka” adalah informasi palsu (fabricated content)

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Video Purbaya Bagikan Bantuan Lewat Kuis Susun Kata

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/02/2026

    Berita

    tirto.id - Konten yang mengklaim pembagian bantuan, hadiah, atau modal usaha secara cuma-cuma kerap beredar di media sosial. Umumnya, konten semacam ini dikemas dalam bentuk kuis, tantangan, atau ajakan berinteraksi yang menjanjikan hadiah uang dalam jumlah besar. Tak jarang, klaim tersebut menarik perhatian masyarakat dan mendorong penyebaran konten tanpa verifikasi lebih lanjut.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu konten serupa kembali beredar dalam bentuk video yang menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Video tersebut mengklaim adanya pembagian bantuan dan modal usaha melalui kuis susun kata dengan hadiah hingga puluhan juta rupiah.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini dibagikan oleh akun Facebook @Purbaya yudhi sadewa (arsip) pada Minggu (25/01/2026). Dalam video tersebut, terlibat Purbaya mengenakan setelan batik dengan celana hitam. Video tersebut berlatar tempat layaknya sebuah ruangan di kantor.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    "Saya ingin memberikan bantuan dan modal usaha kepada kalian semua, silahkan susun kata di bawah, berhadiah Rp40 juta rupiah. Semoga kalian beruntung ya," ucap Purbaya dalam video tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Purbaya Bagi Bantuan Modal.

    Selain pernyataan tersebut, video juga menampilkan rangkaian huruf acak bertuliskan“Waja Rabat” yang diklaim harus disusun dengan benar untuk mendapatkan hadiah. Klaim serupa turut disampaikan oleh pengunggah melalui keterangan video.

    ADVERTISEMENT

    Pengunggah menuliskan: "Silahkan susun kata di bawah dengan benar. Saya akan beri bantuan dan modal usaha kepada kalian semua, semoga kalian beruntung mendapatkan hadiahnya."

    Hingga Selasa (10/02/2026), video tersebut telah ditonton hingga sekitar 469 ribu kali serta mendapatkan sekitar 2,7 ribu tanda reaksi, 5,8 ribu komentar dan 183 kali dibagikan. Melalui kolom komentar, terlihat banyaknya masyarakat yang berpartisipasi memberikan jawaban susun kata, yaitu “Jawa Barat”. Banyak dari mereka menjawab dan berharap mendapatkan bantuan seperti yang ada di klaim.

    Lantas, benarkah Purbaya membagikan bantuan dan modal usaha lewat kuis susun kata?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melakukan penelusuran awal menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri sumber video asli atau video serupa dengan konten yang beredar di media sosial. Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan sebuah video lain yang menampilkan sosok yang sama dengan figur Menkeu Purbaya dalam video yang beredar.

    Video tersebut berasal dari akun TikTok resmi milik Purbaya yaitu @purbayayudhis yang diunggah pada 15 September 2025. Dalam video itu, Purbaya terlihat mengenakan setelan batik dan celana hitam dengan latar ruangan yang sama persis seperti video yang beredar di Facebook.

    Meski memiliki kemiripan visual, isi pesan dalam video TikTok tersebut berbeda dengan klaim yang beredar. Dalam unggahan aslinya, Purbaya tidak menyampaikan informasi mengenai pembagian bantuan atau modal usaha kepada masyarakat.

    Sebaliknya, Purbaya dalam video tersebut menjelaskan mengenai batik yang dikenakannya. Ia memperkenalkan batik bergambar garuda dan peta Indonesia yang ia pesan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Batik tersebut disebutnya sebagai Batik Garuda NKRI, yang dikenakan sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM.

    Perbandingan antara video asli dan video yang beredar menunjukkan adanya perbedaan isi pernyataan, meskipun visual dan latar tempat tampak serupa. Perbedaan tersebut mengindikasikan adanya manipulasi, terutama pada bagian suara dan beberapa gerakan tubuh dalam video yang beredar.

    Untuk memastikan dugaan tersebut, Tirto menggunakan alat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan Hive Moderation, guna memeriksa kemungkinan penggunaan AI dalam video yang viral.

    Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan tingkat probabilitas manipulasi yang sangat tinggi, yakni 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa video asli yang diunggah oleh akun TikTok Purbaya telah dimanipulasi menggunakan teknologi AI untuk mengubah pernyataan yang disampaikan.

    Penelusuran lebih lanjut juga menunjukkan bahwa akun Facebook yang mengunggah video kuis berhadiah tersebut bukan merupakan akun resmi milik Purbaya. Selain itu, tidak ditemukan akun resmi maupun akun pribadi Purbaya di platform Facebook.

    Dengan demikian, klaim yang beredar melalui akun tersebut tidak berasal dari sumber resmi dan perlu ditelaah secara cermat. Konten yang menawarkan bantuan atau hadiah dengan syarat mengikuti kuis tertentu merupakan pola yang kerap muncul dalam penyebaran informasi menyesatkan di media sosial.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim kuis susun kata berhadiah yang mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa adalah video yang dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI).

    Video yang beredar bukan berasal dari akun resmi, melainkan hasil manipulasi dari video lama akun TikTok resmi Purbaya Yudhi Sadewa yang konteks dan audionya telah diubah, diduga menggunakan teknologi AI. Dalam video aslinya, tidak terdapat pernyataan maupun ajakan terkait kuis atau pembagian hadiah.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks Video Purbaya Bagikan Bantuan Lewat Kuis Susun Kata

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/02/2026

    Berita

    tirto.id - Konten yang mengklaim pembagian bantuan, hadiah, atau modal usaha secara cuma-cuma kerap beredar di media sosial. Umumnya, konten semacam ini dikemas dalam bentuk kuis, tantangan, atau ajakan berinteraksi yang menjanjikan hadiah uang dalam jumlah besar. Tak jarang, klaim tersebut menarik perhatian masyarakat dan mendorong penyebaran konten tanpa verifikasi lebih lanjut.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu konten serupa kembali beredar dalam bentuk video yang menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Video tersebut mengklaim adanya pembagian bantuan dan modal usaha melalui kuis susun kata dengan hadiah hingga puluhan juta rupiah.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini dibagikan oleh akun Facebook @Purbaya yudhi sadewa (arsip) pada Minggu (25/01/2026). Dalam video tersebut, terlibat Purbaya mengenakan setelan batik dengan celana hitam. Video tersebut berlatar tempat layaknya sebuah ruangan di kantor.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    "Saya ingin memberikan bantuan dan modal usaha kepada kalian semua, silahkan susun kata di bawah, berhadiah Rp40 juta rupiah. Semoga kalian beruntung ya," ucap Purbaya dalam video tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Purbaya Bagi Bantuan Modal.

    Selain pernyataan tersebut, video juga menampilkan rangkaian huruf acak bertuliskan“Waja Rabat” yang diklaim harus disusun dengan benar untuk mendapatkan hadiah. Klaim serupa turut disampaikan oleh pengunggah melalui keterangan video.

    ADVERTISEMENT

    Pengunggah menuliskan: "Silahkan susun kata di bawah dengan benar. Saya akan beri bantuan dan modal usaha kepada kalian semua, semoga kalian beruntung mendapatkan hadiahnya."

    Hingga Selasa (10/02/2026), video tersebut telah ditonton hingga sekitar 469 ribu kali serta mendapatkan sekitar 2,7 ribu tanda reaksi, 5,8 ribu komentar dan 183 kali dibagikan. Melalui kolom komentar, terlihat banyaknya masyarakat yang berpartisipasi memberikan jawaban susun kata, yaitu “Jawa Barat”. Banyak dari mereka menjawab dan berharap mendapatkan bantuan seperti yang ada di klaim.

    Lantas, benarkah Purbaya membagikan bantuan dan modal usaha lewat kuis susun kata?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melakukan penelusuran awal menggunakan fitur Google Lens untuk menelusuri sumber video asli atau video serupa dengan konten yang beredar di media sosial. Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan sebuah video lain yang menampilkan sosok yang sama dengan figur Menkeu Purbaya dalam video yang beredar.

    Video tersebut berasal dari akun TikTok resmi milik Purbaya yaitu @purbayayudhis yang diunggah pada 15 September 2025. Dalam video itu, Purbaya terlihat mengenakan setelan batik dan celana hitam dengan latar ruangan yang sama persis seperti video yang beredar di Facebook.

    Meski memiliki kemiripan visual, isi pesan dalam video TikTok tersebut berbeda dengan klaim yang beredar. Dalam unggahan aslinya, Purbaya tidak menyampaikan informasi mengenai pembagian bantuan atau modal usaha kepada masyarakat.

    Sebaliknya, Purbaya dalam video tersebut menjelaskan mengenai batik yang dikenakannya. Ia memperkenalkan batik bergambar garuda dan peta Indonesia yang ia pesan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Batik tersebut disebutnya sebagai Batik Garuda NKRI, yang dikenakan sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM.

    Perbandingan antara video asli dan video yang beredar menunjukkan adanya perbedaan isi pernyataan, meskipun visual dan latar tempat tampak serupa. Perbedaan tersebut mengindikasikan adanya manipulasi, terutama pada bagian suara dan beberapa gerakan tubuh dalam video yang beredar.

    Untuk memastikan dugaan tersebut, Tirto menggunakan alat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan Hive Moderation, guna memeriksa kemungkinan penggunaan AI dalam video yang viral.

    Hasil analisis Hive Moderation menunjukkan tingkat probabilitas manipulasi yang sangat tinggi, yakni 99,9 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa video asli yang diunggah oleh akun TikTok Purbaya telah dimanipulasi menggunakan teknologi AI untuk mengubah pernyataan yang disampaikan.

    Penelusuran lebih lanjut juga menunjukkan bahwa akun Facebook yang mengunggah video kuis berhadiah tersebut bukan merupakan akun resmi milik Purbaya. Selain itu, tidak ditemukan akun resmi maupun akun pribadi Purbaya di platform Facebook.

    Dengan demikian, klaim yang beredar melalui akun tersebut tidak berasal dari sumber resmi dan perlu ditelaah secara cermat. Konten yang menawarkan bantuan atau hadiah dengan syarat mengikuti kuis tertentu merupakan pola yang kerap muncul dalam penyebaran informasi menyesatkan di media sosial.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim kuis susun kata berhadiah yang mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa adalah video yang dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI).

    Video yang beredar bukan berasal dari akun resmi, melainkan hasil manipulasi dari video lama akun TikTok resmi Purbaya Yudhi Sadewa yang konteks dan audionya telah diubah, diduga menggunakan teknologi AI. Dalam video aslinya, tidak terdapat pernyataan maupun ajakan terkait kuis atau pembagian hadiah.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    • Tirto.id
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini