• Keliru: Tempo Beritakan Warga Aceh Melempari Tambang Ilegal Milik Cina

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/01/2026

    Berita

    TANGKAPAN layar berita berlogo Tempo beredar di Instagram [arsip] dan X pada 2 Januari 2026. Berita dalam tangkapan layar itu memuat video saat warga melempari lokasi pertambangan di sungai dengan judul “Warga Cina Diduga Menambang Emas Secara Ilegal, Ini Modusnya”. 

    Selain itu unggahan itu juga ditambahkan teks tambahan tertulis, “Warga Aceh Lempari Tambang Ilegal Cina”. Pengunggah juga menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Krueng Woyla, Aceh Barat, Minggu, 5 Oktober 2025. 



    Benarkah Tempo menayangkan berita seperti dalam klaim tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim tersebut melalui wawancara, pencarian gambar terbalik, serta pembandingan dengan pemberitaan media kredibel. Hasilnya menunjukkan bahwa tangkapan layar berita dan video itu merupakan hasil suntingan orang tidak bertanggung jawab yang menggabungkan gambar dengan judul yang tidak berkaitan.

    Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra menegaskan, Tempo tidak pernah menerbitkan berita mengenai warga Aceh yang melempari tambang ilegal milik perusahaan Tiongkok menggunakan video tersebut. “Pembuat hoaks telah mencatut logo Tempo,” ujar Setri pada Senin, 5 Januari 2026.

    Setri menyarankan publik membandingkan berita asli dengan mengakses situs www.tempo.co. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan yang mengganggu kerja jurnalistik merupakan perbuatan pidana.



    Tempo memang pernah memuat berita berjudul “Warga Cina Diduga Menambang Emas Secara Ilegal, Ini Modusnya” pada 13 Mei 2024. Saat dibandingkan antara konten yang beredar dengan artikel asli, terlihat perbedaan yang menonjol. Pertama, artikel asli Tempo tidak menggunakan subjudul “Warga Aceh Melempari Tambang Ilegal Cina”.

    Kedua, foto dalam artikel asli menampilkan suasana konferensi pers Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara serta Bareskrim Polri mengenai penambangan emas ilegal di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Tebet, Jakarta Selatan.

    Berita asli itu mengulas langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Bareskrim Polri yang menangkap seorang warga negara asing berinisial YH. Ia diduga mengelola tambang emas ilegal di Kabupaten Ketapang. Selain menambang, YH beserta kelompoknya memproduksi emas batangan dalam bentuk dore bullion di dalam terowongan bawah tanah.

    Tempo kemudian memverifikasi video dalam konten yang beredar dengan pencarian gambar terbalik Google. Hasilnya, video serupa pernah diunggah sejumlah media lokal Aceh dan nasional. Di antaranya diunggah oleh akun YouTube Serambinews, Liputan 6 SCTV Daerah, dan Puja TV Official edisi 8 Oktober 2025.



    Dikutip dari situs Tribunnews.com, peristiwa tersebut merupakan bentuk aksi protes warga terhadap aktivitas penambangan emas yang kembali memanas. Puluhan warga melempari sebuah kapal penambang emas milik PT Magellanic Garuda Kencana (MGK) yang tengah beroperasi di aliran Sungai Krueng Woyla, Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu, 4 Oktober 2025.

    Aksi tersebut terjadi bertepatan dengan kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Barat ke lokasi tambang.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan, klaim bahwa Tempo memberitakan warga Aceh melempari tambang ilegal Cina adalah keliru.

    Rujukan

    • Tempo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Mahkamah Internasional Sebut Ijazah Jokowi Asli

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Januari 2026.
    Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:
    "Breaking News: The International Court Declared Joko Widodo's Diploma Genuine"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Buahahahaha....modelan TERMUL JONGOS TKA TIONGKOK kek gini mana pernah bisa berargumen.
    Postinganye aye skak terus kabooorr...auto d hapus!!! SKAK MAD!!!"
    Lalu benarkah postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi kredibel terkait pernyataan Mahkamah Internasional pada ijazah Jokowi.
    Dalam postingan terdapat tulisan Better World Campaign. Setelah ditelusuri Better World Campaign merupakan organisasi yang bertujuan memperkuat relasi antara Amerika Serikat dengan PBB. Di dalam website sama sekali tidak ada informasi yang berkaitan dengan Jokowi.
    Sementara foto yang dipakai dalam postingan beberapa kali juga digunakan situs berita di dalam dan luar negeri. Sehingga postingan tersebut dipastikan merupakan hasil suntingan dengan menambahkan judul yang tidak berkaitan dengan artikel asli.
    Foto asli sendiri diambil saat Mahkamah Internasional menangani kasus dugaan genosida Israel di Gaza pada 11 Januari 2024.

    Kesimpulan


    Postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Mantan Model Dewasa Dilantik Jadi Tim Kreatif Kemenhan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/01/2026

    Berita

    Akun Facebook "Gudang Berita" pada Rabu (24/12/2025) mengunggah narasi [arsip] yang menyebut model majalah dewasa Ayu Aulia dilantik jadi Stafsus Tim Kreatif Kementerian Pertahanan RI. 

    narasi dalam unggahan tersebut sebagai berikut :

    "KOK BISA-BISANYA DJ MODEL MAJALAH DEWASA AYU AULIA DILANTIK JADI STAFSUS TIM KREATIF KEMENTERIAN PERTAHANAN RI, NEGARA MAKIN ANEH DAN KONYOL, EMANG GA ADA ORANG YANG LEBIH KOMPETEN"

    Hingga Selasa (06/01/2026) unggahan itu mendapat sekitar 24 ribu tanda suka, menuai sekitar 10 ribu komentar, dan dibagikan ulang sekitar 1,9 ribu kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kata kunci "model majalah dewasa jadi tim kreatif Kemenhan" melalui mesin pencarian Google. Hasilnya ditemukan artikel bantahan dari Kementerian Pertahanan terkait isu tersebut.

    Artikel Republik.co.id berjudul "Kemenhan Bantah Rekrut Mantan Model Dewasa Jadi Tim Kreatif" yang diunggah pada Rabu (24/12/2025), memaparkan penjelasan dari Kepala Biro Humas Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait yang menyebut Ayu Aulia tidak pernah dilantik sebagai tim kreatif Kemenhan. 

    "Kemhan menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak dilantik, tidak diangkat, dan tidak memiliki penugasan apa pun sebagai tim kreatif Kemhan, baik secara struktural maupun non struktural," ucap Rico.

    Ketua Umum Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI), Laksamana Pertama TNI (Purn.) Muhammad Faisal Manaf, mengklarifikasi bahwa Ayu Aulia merupakan bagian dari tim kreatif internal GBN-MI, organisasi bela negara yang dibentuk dan direkomendasikan oleh Ditjen Pothan Kemenhan.

    Kesimpulan

    Selebgram Ayu Aulia bukan tim kreatif Kemenhan, melainkan anggota GBN-MI yang terpisah dari Kemenhan. Unggahan dengan narasi “Mantan model dewasa dilantik jadi tim kreatif Kemenhan” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] PBB Kirim Tim Investigasi ke Aceh untuk Telusuri Penyebab Banjir

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 06/01/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “juli.adi320” pada Sabtu (05/01/2025), isinya memperlihatkan potongan video pertemuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan United Nation (UN). Dokumentasi diakhiri dengan foto seseorang yang menggunakan rompi UN sedang meninjau area.

    Dalam video terdapat narasi sebagai berikut:

    PBB kirim tim investigasi Ke Aceh untuk menelusuri Penyebab banjir yang terjadi

    Hingga Selasa (6/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 4.785 tanda suka, 245 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 538 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “PBB kirim tim investigasi ke Aceh menelusuri penyebab banjir”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    Sebagai informasi, sebanyak 18 kabupaten/kota di Aceh dilanda bencana banjir dan longsor pada akhir November 2025. Dilansir detik.com, Pemerintah Provinsi Aceh sempat bersurat ke lembaga PBB UNDP (United Nations Development Programme) dan Unicef (United Nations Children's Fund) untuk meminta bantuan. Kedua lembaga itu dianggap punya pengalaman dalam membantu Aceh saat bencana.

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari akun instagram “aljazeeramubasher” yang diunggah pada Jumat (19/12/2025).

    Diketahui, konteks asli dokumentasi adalah momen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyerahkan area bekas ladang ranjau yang telah dinyatakan aman kepada Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) pada Jumat (19/12/2025). Sebanyak 393 ranjau berhasil dijinakkan di dekat garis perbatasan Blue Line, wilayah Blida, Lebanon bagian tenggara. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan Aceh.

    Kesimpulan

    Konteks asli dokumentasi adalah momen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyerahkan area bekas ladang ranjau yang telah dinyatakan aman kepada Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) pada Desember 2025. Jadi, unggahan video berisi klaim “PBB kirim tim investigasi ke Aceh untuk menelusuri penyebab banjir” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini