• [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Ketika Selawat Dilantunkan di Rusia?

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 10/09/2020

    Berita


    Video yang memperlihatkan seorang wanita yang tengah melantunkan Selawat Badar beredar di media sosial. Dalam video ini, wanita itu diiringi dengan puluhan penyanyi latar, pemusik, dan dua penari. Video tersebut diklaim sebagai video ketika selawat dilantunkan di Rusia.
    Dalam video itu, memang terdapat tulisan "RUSIA BerSholawat". Di Facebook, video berdurasi 1 menit itu dibagikan salah satunya oleh akun Sumardi Kolaka, yakni pada 7 September 2020. Akun ini pun menuliskan narasi, “Assalamualaikum wr wb Rusia bersholawat.”
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Sumardi Kolaka.
    Apa benar selawat dalam video tersebut dilantunkan di Rusia?

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula mengambil gambar tangkapan layar video itu, yang memperlihatkan wanita yang tengah melantunkan selawat tersebut, dan menelusurinya denganreverse image toolGoogle. Hasilnya, ditemukan bahwa video itu pernah dimuat oleh kanal YouTube IisUlahKytoe pada 30 Maret 2018 dengan judul "Sharifah Khasif - Sholatulloh Salamulloh".
    Berbekal petunjuk ini, Tempo memasukkan kata kunci “Sharifah Khasif” di kolom pencarian YouTube. Hasilnya, ditemukan bahwa video itu pernah diunggah oleh kanal YouTube milik media Malaysia Utusan Online pada 26 Maret 2018 dengan judul “Kehebatan Sharifah Khasif”.
    Lewat keterangannya, diketahui bahwa video itu merupakan video ketika Sharifah Khasif Fadzilah Syed Mohd Badiuzzaman Al Yahya menyanyikan kasidah di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina. Video itu memperlihatkan Sharifah Khasif saat melantunkan Selawat Rasulullah di hadapan lebih 10 ribu orang dengan diringi dua penari sufi dari Turki serta sekelompok penyanyi latar dan musisi.
    Video yang sama pun pernah diunggah oleh Sharifah ke laman Facebook pribadinya, Sharifah Khasif Fadzilah Syed Badiuzzaman, pada 24 Maret 2018. Sharifah menuliskan keterangan:
    "Saya merasa terhormat mewakili negara saya, Malaysia, dalam malam puncak acara Alquran dan Qasidah Internasional di Bosnia dan Herzegovina dengan lebih dari 10 ribu penggemar dari seluruh dunia, setelah 30 tahun berlumuran darah, keringat, dan air mata. Saya bersyukur atas seluruh keistimewaan dengan menjadi Qariah Internasional, kesempatan untuk melihat dunia, persahabatan, dan banyak lagi. Tentunya, ini merupakan kenangan terbaik yang akan saya hargai dan tidak pernah saya lupakan. Terima kasih telah mengundang saya."

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas adalah video ketika selawat dilantunkan di Rusia, keliru. Video tersebut merupakan video ketika qariah asal Malaysia, Sharifah Khasif, melantunkan selawat dalam malam puncak acara Alquran dan Qasidah Internasional di Bosnia dan Herzegovina.
    ZAINAL ISHAQ
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    • Tempo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto Gubernur Anies Memegang Piagam Bertuliskan “PENGHARGAAN Provinsi Jumlah Covid 19 Tertinggi”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/09/2020

    Berita

    Akun Facebook Sam Budi mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang nampak mengenakan batik dengan memegang trofi dan piagam penghargaan. Pada piagam penghargaan, terdapat tulisan “PENGHARGAAN Provinsi Jumlah Covid 19 Tertinggi.”

    Foto Gubernur Anies tersebut terpasang bersamaan dengan tangkapan layar berita dari cnbcindonesia.com dengan judul “Hari Ini Rekor Tertinggi Kedua Kasus Corona di DKI Pecah Lagi” yang ditayangkan, Senin (6/9) dengan penulisnya Ferry Sandi.

    Dalam unggahan ini, akun Facebook Sam Budi juga menambahkan narasi “Prestasi yg di banggakan oleh pengikutnya 🤣.”

    Hasil Cek Fakta

    Setelah menelusuri melalui mesin pencari, faktanya unggahan foto tersebut adalah hasil suntingan atau editan. Selain itu narasinya pun keliru atau salah.

    Foto Gubernur Anies memegang trofi dan piagam penghargaan adalah ketika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerima penghargaan untuk kategori ‘Badan Publik Pemerintah Provinsi Kualifikasi Informatif’ dari Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia pada Jumat, 22 November 2019 lalu.

    Sementara foto yang dijadikan sampul pada artikel CNBC Indonesia, bukanlah foto Gubernur Anies, namun foto lain dengan keterangan “Foto: Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Barat melakukan sensus penduduk secara langsung ke permukiman warga di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo).”

    Dengan begitu, unggahan akun Facebook Sam Budi menurut kategori Misinformasi dan Disinformasi dari First Draft dapat disebut sebagai konten yang dimanipulasi dengan definisi ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Bupati Lumajang Beri Bantuan Lewat Whatsapp

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 10/09/2020

    Berita

    Sebuah tangkapan layar aplikasi perpesanan Whatsapp beredar, dalam tangkapan layar tersebut mulanya pelaku yang mengaku sebagai Thoriqul Haq Bupati Lumajang mentransfer uang sebagai bentuk bantuan kepada Yayasan Izzatul Jannah. Namun, akhirnya pelaku meminta uang ditransfer kembali untuk anak asuhnya yang sedang dirawat di rumah sakit.
    Narasi :
    Penghargaan nya dikirim ke yayasan bapak besok pukul 10:00 semoga lancar dan saya minta doa restu supaya saya tetap bisa menyalurkan dana ke yayasan sekitar.

    Hasil Cek Fakta

    Terkait hal tersebut, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan laporan dari salah satu yayasan ke Polres Lumajang terkait penggunaan Whatsapp atas nama Bupati yang digunakan untuk melakukan penipuan terhadap orang per orang atau lembaga.

    “Saya tidak mungkin meminta minta uang dengan model pengiriman rekening, model pulsa masak Bupati minta pulsa yang bener saja,” ujar Thoriq.

    Thoriq menjelaskan apa pun bentuk bantuannya pasti melalui mekanisme yang benar seperti mengajukan proposal.

    “Saya mengimbau jangan percaya terhadap apapun bentuk yang mengatasnamakan Bupati untuk modus yang dilakukan bantuan atau pemberian uang,” pungkasnya.

    Sehingga, informasi mengenai Bupati Lumajang yang memberikan bantuan melalui aplikasi Whatsapp adalah hoaks dengan kategori konten palsu dan pesan tersebut terindikasi modus penipuan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Resesi di Depan Mata, Jokowi Minta Semua Gubernur Tiru Kerja Keras Anies Selamatkan Ekonomi”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/09/2020

    Berita

    Akun Surya Mandava (fb.com/arya.mandava) mengunggah gambar tangkapan layar artikel berjudul “Resesi di Depan Mata, Jokowi Minta Semua Gubernur Tiru Kerja Keras Anies Selamatkan Ekonomi” dengan narasi sebagai berikut:

    “Tp cebong” bilang Anies ga bisa kerja ?
    Gmna ini bong, junjunganmu kok suruh niru orang yg ga bisa krja, cuma pandai mnata kta?”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Presiden Joko Widodo minta semua Gubernur tiru kerja keras Anies selamatkan ekonomi adalah klaim yang salah.

    Faktanya, di artikel tersebut tidak ada pernyataan dari Presiden Jokowi yang meminta agar semua Gubernur meniru kerja keras Anies Baswedan menyelamatkan ekonomi.

    Berikut isi artikel berjudul “Resesi di Depan Mata, Jokowi Minta Semua Gubernur Tiru Kerja Keras Anies Selamatkan Ekonomi” yang dimuat di situs tindonews[dot]com pada 10 September 2020 tersebut:

    “Dalam аrаhаnnуа kераdа ѕеluruh gubеrnur уаng digelar ѕесаrа vіrtuаl, Prеѕіdеn Jоkоwі meminta аgаr seluruh kераlа dаеrаh mеnggеnjоt реrеkоnоmіаn Indоnеѕіа. Pаѕаlnуа, Jоkоwі mеngіngаtkаn еkоnоmі Indоnеѕіа bіѕа mаѕuk rеѕеѕі jіkа реrtumbuhаn dі kuаrtаl III kеmbаlі mіnuѕ. Hаl іnі dіkаtаkаn Prеѕіdеn mеnуuѕul реrtumbuhаn ekonomi Indоnеѕіа dі kuartal II уаknі mіnuѕ 5,3%.

    “Kita mаѕіh рunуа kеѕеmраtаn dі bulаn Sерtеmbеr іnі. Kаlаu kіtа mаѕіh bеrаdа раdа роѕіѕі mіnuѕ, аrtіnуа kіtа mаѕuk kе rеѕеѕі,” katanya saat memberikan аrаhаn dikutip Sеnіn (7/9/2020).

    Prеѕіdеn kеmbаlі mеmеrіntаhkаn аgаr bеlаnjа APBD ѕеgеrа dilakukan. Tеrutаmа уаng bеrkаіtаn dеngаn bаrаng jаѕа, mоdаl, dan bаnѕоѕ.

    “Ini bеtul-bеtul dіѕеgеrаkаn, ѕеhіnggа bіѕа mеnіngkаtkаn konsumsi mаѕуаrаkаt dаn mеmulіhkаn еkоnоmі dі dаеrаh,” ujarnya.

    Jоkоwі mеnуеbut dаrі dаtа реr 27 Aguѕtuѕ rаtа-rаtа bеlаnjа рrоvіnѕі ѕесаrа nаѕіоnаl аdа dі аngkа 445. Sementara untuk kаbuраtеn/kоtа mеnсараі 48,8%. Sеjumlаh daerah уаng bеlаnjаnуа ѕudаh сukuр tіnggі аntаrа lаіn Sumаtеrа Bаrаt уаng mеnсараі 52%. Bаhkаn, Prоvіnѕі DKI Jаkаrtа untuk bеlаnjа bаrаng jаѕа 78% dаn bеlаnjа mоdаl 92%.

    “Sауа kіrа уаng lаіn-lаіn tоlоng. Tеrutаmа уаng bеrаdа dі аngkа-аngkа mаѕіh 15%, 10%. Aраlаgі bаnѕоѕ mаѕіh 0% іtu bеtul-bеtul dіlіhаt bеnаr аngkа-аngkа іnі,” реѕаn Jоkоwі.

    Dilansir dari Antara, Presiden selanjutnya menampilkan data mengenai pertumbuhan ekonomi di setiap provinsi.

    “Ini provinsi yang tertinggi pertumbuhan ekonominya adalah Papua yaitu 4,25 persen, lalu Papua Barat 0,25 persen yang positif memang hanya Papua dan papua Barat,” ungkap Presiden.

    Presiden Jokowi kemudian menunjukkan tiga provinsi dengan kontraksi pertumbuhan ekonomi tertinggi sepanjang 2020.

    “Kemudian yang kontraksinya terlalu besar yaitu Bali minus 10,98 persen karena ini memang turis dan wisatawan betul-betul sangat mendominasi ekonomi di Bali sehingga kelihatan sekali pertumbuhan ekonomi di Bali terkontraksi tajam. Selanjutnya DKI Jakarta minus 8,82 persen dan Daerah Istimewa Yogyakarta minus 6,74 persen, yang lain-lain berada pada posisi hampir seperti rata-rata nasional kita,” jelas Presiden.

    Presiden pun meminta sekali lagi agar para gubernur dapat segera merealisasikan APBD dalam empat bulan terakhir 2020.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini