• [SALAH] Hidayat Nur Wahid Akui PKS Tak Menganut Asas Pancasila

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 19/06/2020

    Berita

    HIDAYAT NUR WAHID AKUI PKS
    TAK MENGANUT ASAS PANCASILA

    “Duri Dalam Daging
    PKS akan Seperti PKI
    Partai Bukan Asas Pancasila”

    Harusnya partai seperti ini tidak ada lagi
    di indonesia, karena akan Merusak Tatanan
    Sila ke 5 dalam Pancasila.

    Kalau kita perhatikan ideologi
    PKS secara universal sama seperti PKI,
    karena mereka memiliki Jaringan luar Negeri yang di anut sehingga bertolak belakang dengan Ideologi Pancasila.

    Saya yakin ketika PKS
    masih bertahan dengan ideologi seperti ini, iya akan menjadi kenangan sebagai Partai kedua dari PKI memiliki catatan Buruk dalam Sejarah.

    Betapa tidak PKS
    Adalah Salah Satu Partai Oposisi
    yang Membuat Onar Menciptakan Konspirasi
    Buruk Melawan Pemerintah Yang Syah,

    Mereka
    Mengkritisi Dibumbui dengan
    Ujaran Kebencian,
    By Sal minkhan”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun facebook mengunggah gambar tangkapan layar artikel yang berjudul “HIDAYAT NUR WAHID AKUI PKS TAK MENGANUT ASAS PANCASILA”. Artikel tersebut tertanggal 11 januari 2019 namun di unggah kembali oleh akun facebook bernama Anthonia Adinda pada kamis, 18 juni 2020.

    Berdasarkan penelusuran, dilansir dari medcom.id, klaim bahwa Hidayat Nur Wahid mengakui PKS tak menganut asas Pancasila adalah salah. Faktanya, saat itu HNW selaku Ketua Fraksi PKS DPR periode 2009-2014 hanya menolak Pancasila dijadikan asas tunggal dalam Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

    Dilansir dari Detik.com, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mau kompromi soal asas tunggal Pancasila yang diatur di RUU Ormas. PKS menolak tegas klausul tersebut yang dianggap bisa membelenggu ormas-ormas Islam.

    “Kita masih dalam posisi yang sama, menolak, karena secara prinsip tentang asas kita sudah punya rujukan yakni UU tentang parpol, bukan asas tunggal Pancasila,” kata Hidayat seperti dilansir Detik.com pada 4 April 2013.

    Hidayat menjelaskan asas dalam UU Parpol adalah terbukanya asas lain sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila. Klausul yang diatur di RUU Ormas dianggap melenceng dari aturan sebelumnya.

    Komitmen HNW terhadap Pancasila ditegaskannya dalam beberapa kesempatan. Terlebih saat ini dirinya menjabat Wakil Ketua MPR yang turut menyosialisasikan empat pilar kebangsaan salah satunya Pancasila.

    Dilansir dari PKS.id, Hidayat Nur Wahid (HNW), berpendapat bahwa bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa. Hadirnya Pancasila, lanjut HNW, dirasakan masyarakat. Pancasila memiliki peran penting di tengah-tengah kepungan aksi dan ancaman disintegrasi bangsa dalam sejarah perjalanan bangsa hingga kini.

    “Pancasila yang merupakan saripati karakter bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan pendiri bangsa kita menjadi ideologi, ternyata masih mampu mempertahankan keutuhan bangsa kita dari ancaman perpecahan dari awal mula dirumuskan hingga kini,” katanya saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, kerja sama MPR RI dan ormas Lingkar Reformis, di aula Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin, 8 Juli 2019.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “sakitnya apa di diagnosa nya covid”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 19/06/2020

    Berita

    Beredar sebuah foto dari akun Nanda Faturachman (fb.com/faturachmanwarrioreloverz) dengan narasi sebagai berikut:

    “Kebusukan RS
    Bokap gw sakitnya apa di diagnosa nya covid
    Intinya yg meninggal di RS langsung di vonis covid
    Angka kematian covid yg meningkat mungkin bukan karena covid melaikan data asal dari RS”

    Foto yang diunggah dalah foto rekam medis seorang pasien. Dalam foto tersebut terdapat kolom diagnosa utama, yang tertulis “CVD”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa diagnosa “CVD” adalah COVID-19 adalah klaim yang salah.

    CVD bukan diagnosis untuk pasien COVID-19. CVD merupakan akronim dari penyakit Cardiovascular Disease atau Penyakit Kardiovaskuler.

    CVD adalah sekelompok gangguan jantung dan pembuluh darah. CVD yang umum meliputi penyakit jantung koroner (serangan jantung), penyakit serebrovaskuler (stroke), dsb.

    Dokter spesialis penyakit dalam dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof DR dr Ari Fahrial Syam menyampaikan, kode CVD bukanlah kode untuk penyakit Covid-19.

    “Bukan Covid, CVD itu Cerebrovaskuler disease, bukan singkatan umum Covid-19. Kalau ini sepertinya kasus stroke,” ujar Ari kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

    Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Erlang Samoedro juga mengungkapkan bahwa kode CVD bukan diagnosis untuk pasien positif virus Corona COVID-19.

    “Bukan. CVD itu cerebrovascular disease atau yang sering disebut stroke,” ungkap dr Erlang kepada Liputan6.com, Selasa (16/6/2020).

    Kode terkait pasien COVID-19 telah diumumkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Tidak ada kode CVD dalam daftar tersebut.

    Penyakit kardiovaskuler terjadi karena adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Penyakit jantung dan stroke merupakan dua penyakit kardiovaskuler yang paling banyak dikenal, namun ada juga penyakit kardiovaskuler yang lain.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Sebaran Kasus COVID-19 Di Kabupaten Temanggung

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 19/06/2020

    Berita

    Jika sudah terjangkit covid-19 didaerah mana saja yang harus diwaspadai di kabupaten Temanggung ?
    Dikota Temanggung sudah berapa orang yang terkena positif covid-19?

    Hasil Cek Fakta

    Sebaran Kasus COVID-19 Di Kabupaten Temanggung
    Update terakhir pada 18 Juni 2020 (Data dapat berubah sewaktu-waktu)
    ODP: 45
    PDP: 28
    Positif: 158
    Sembuh: 42
    Meninggal: 2

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • FAQ Wabah Virus Corona: Apa Saja yang Perlu Kita Tahu?

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 19/06/2020

    Berita

    Adakah corona virus bisa merebak melalui permukaan?

    Coeona virus dapat menular melalui udara

    Beredar informasi di masyarakat angin bisa bawa virus

    Hasil Cek Fakta

    Bagaimana virus corona menyebar?
    Virus corona baru merupakan virus pernapasan yang menyebar terutama melalui kontak dengan orang yang terinfeksi melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika seseorang, misalnya, batuk atau bersin, atau melalui tetesan air liur atau keluarnya dari hidung.

    Penting bahwa setiap orang mempraktikkan kebersihan pernapasan yang baik.

    Misalnya, bersin atau batuk ke dalam siku yang tertekuk atau gunakan tisu dan buang segera ke tempat sampah yang tertutup.

    Sangat penting juga bagi orang untuk mencuci tangan secara teratur dengan sabun atau air berbasis alkohol.


    Berapa lama virus corona dapat bertahan hidup di permukaan?
    Masih belum diketahui berapa lama virus 2019-nCoV bertahan di permukaan, meskipun informasi awal menunjukkan virus dapat bertahan beberapa jam atau lebih.

    Disinfektan sederhana dapat membunuh virus sehingga tidak mungkin lagi menginfeksi orang.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini