Peserta sidang berfoto bersama usai mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan saksi dan ahli dari pihak terkait yakni paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Dikutip dari detik.com, para peserta sidang berkumpul untuk berfoto. Ketua tim hukum Prabowo, Bambang Widjojanto (BW), Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, pendamping tim hukum Jokowi, Arsul Sani dan Trimedya Panjaitan, kemudian berfoto bersama. Arief, Arsul, Ade Irfan Pulungan, Arteria Dahlan tampak duduk di karpet. Sedangkan BW, Denny Indrayana, Teuku Nasrullah, dan komisioner KPU Ilham Saputra berdiri.
[BERITA] Foto bersama usai sidang PHPU di MK
Sumber:Tanggal publish: 22/06/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Rujukan
[BERITA] Klarifikasi Kemendagri Terkait Isu Pemekaran Sejumlah Daerah
Sumber:Tanggal publish: 22/06/2019
Berita
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan klarifikasi atas kabar yang menyebutkan pihaknya mengeluarkan rilis pers terkait pemekaran sejumlah daerah.
Hasil Cek Fakta
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar menegaskan bahwa pihaknya tak pernah membuat rilis pers daftar 57 calon kabupaten dan 8 calon provinsi yang akan dimekarkan.
Dia mengecam salah satu portal berita online yang membuat berita bohong (hoaks) terkait rilis tersebut.
“Kami tidak pernah membuat rilis soal 57 calon kabupaten dan 8 calon provinsi yang akan dimekarkan, itu jelas-jelas hoaks. Apalagi merugikan saya sebagai Kapuspen dengan mencatut nama dan foto saya,” kata Bahtiar.
Ia pun menegaskan, tindakan portal berita online tersebut secara terang-terangan telah memfitnah institusi Kemendagri secara terbuka di ruang publik. Pasalnya, portal berita online tersebut telah membuat berita bohong atas nama Puspen Kemendagri.
“Membuat, mengarang, dan menyebarluaskan berita bohong atas nama Kemendagri, artinya telah memfitnah institusi Kemendagri secara terbuka di ruang publik,” tegas Bahtiar.
Sebagaimana diketahui, hingga saat ini Pemerintah masih memberlakukan kebijakan Moratorium Daerah Pemekaran Baru (DOB), moratorium dilakukan atas dasar sejumlah pertimbangan.
Bahtiar pun mengatakan, pihaknya merasa dirugikan atas pemberitaan yang tidak benar dan akan segera melaporkann ke Dewan Pers. “Segera kami laporkan ke Dewan Pers. Media tersebut telah melakukan kejahatan, mengarang dan menyebar fitnah,” pungkas Bahtiar.
Dia mengecam salah satu portal berita online yang membuat berita bohong (hoaks) terkait rilis tersebut.
“Kami tidak pernah membuat rilis soal 57 calon kabupaten dan 8 calon provinsi yang akan dimekarkan, itu jelas-jelas hoaks. Apalagi merugikan saya sebagai Kapuspen dengan mencatut nama dan foto saya,” kata Bahtiar.
Ia pun menegaskan, tindakan portal berita online tersebut secara terang-terangan telah memfitnah institusi Kemendagri secara terbuka di ruang publik. Pasalnya, portal berita online tersebut telah membuat berita bohong atas nama Puspen Kemendagri.
“Membuat, mengarang, dan menyebarluaskan berita bohong atas nama Kemendagri, artinya telah memfitnah institusi Kemendagri secara terbuka di ruang publik,” tegas Bahtiar.
Sebagaimana diketahui, hingga saat ini Pemerintah masih memberlakukan kebijakan Moratorium Daerah Pemekaran Baru (DOB), moratorium dilakukan atas dasar sejumlah pertimbangan.
Bahtiar pun mengatakan, pihaknya merasa dirugikan atas pemberitaan yang tidak benar dan akan segera melaporkann ke Dewan Pers. “Segera kami laporkan ke Dewan Pers. Media tersebut telah melakukan kejahatan, mengarang dan menyebar fitnah,” pungkas Bahtiar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/919934171672452/
- https://turnbackhoax.id/2019/06/22/berita-klarifikasi-kemendagri-terkait-isu-pemekaran-sejumlah-daerah/
- https://www.kemendagri.go.id/blog/31748-Puspen-Kemendagri-Tidak-Pernah-Membuat-Rilis-Daftar-57-Calon-Kabupaten-dan-8-Provinsi-yang-Akan-dimekarkan
- https://news.detik.com/berita/d-4595826/kemendagri-bantah-buat-daftar-8-provinsi-yang-akan-dimekarkan-itu-fitnah
- https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/pthv9u430/kemendagri-bantah-buat-daftar-daerah-yang-akan-dimekarkan
- https://www.jawapos.com/hoax-atau-bukan/22/06/2019/57-calon-kabupaten-dan-8-provinsi-akan-dimekarkan-kemendagri-hoaks/
- http://tandaseru.id/soal-pemekaran-daerah-kemendagri-laporkan-sebuah-portal-berita-ke-dewan-pers/
[SALAH] Prof. Tokuda terseyum ketika memperlihatkan data kecurangan KPU
Sumber: facebook.comTanggal publish: 22/06/2019
Berita
“Prof. Tokuda (84) terseyum ketika memperlihatkan data kecurangan KPU. Beliau mengatakan “Prabowoはディックを持っていません” (Prabowo wa Dikku o motte imasen) yang artinya Prabowo adalah Harimau Perkasa yang belum bangkit.
Ia memperlihatkan bahwa Prabowo (61%) adalah pemenang asli dari pilpres di Indonesia mengalahkan Jokowi (38%)
Tak lupa pula ia mencantumkan#PrabowoWithoutDick2019 di akhir dokumennya
Bagi yang belum tau Prof. Tokuda adalah ahli Demokrasi di Jepang, sejak kecil ia merasa bersalah karena kakek neneknya dulu menjajah Indonesia. Di usianya yang tidak lagi muda (84 tahun) ia ingin menolong Indonesia agar tidak dijajah oleh China.
Semoga ia diberikan umur panjang dan sehat selalu Amin.”
Ia memperlihatkan bahwa Prabowo (61%) adalah pemenang asli dari pilpres di Indonesia mengalahkan Jokowi (38%)
Tak lupa pula ia mencantumkan#PrabowoWithoutDick2019 di akhir dokumennya
Bagi yang belum tau Prof. Tokuda adalah ahli Demokrasi di Jepang, sejak kecil ia merasa bersalah karena kakek neneknya dulu menjajah Indonesia. Di usianya yang tidak lagi muda (84 tahun) ia ingin menolong Indonesia agar tidak dijajah oleh China.
Semoga ia diberikan umur panjang dan sehat selalu Amin.”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelurusan, ditemukan fakta bahwa foto yang diunggah oleh akun tersebut ternyata sudah mengalami proses penyuntingan. Narasi yang menyertai unggahan foto tersebut juga adalah klaim yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenenarannya.
Pria di foto tersebut bukanlah ahli demokrasi melainkan aktor video porno di Jepang. Pada foto asli, yang dipegang oleh Shigeo Tokuda adalah poster salah satu videonya. Selain itu, tulisan “Prabowoはディックを持っていません” (Prabowo wa Dikku o motte imasen) artinya adalah “Prabowo tidak punya penis” bukan ” Prabowo adalah Harimau Perkasa yang belum bangkit” seperti yang ditulis oleh sumber.
Pria di foto tersebut bukanlah ahli demokrasi melainkan aktor video porno di Jepang. Pada foto asli, yang dipegang oleh Shigeo Tokuda adalah poster salah satu videonya. Selain itu, tulisan “Prabowoはディックを持っていません” (Prabowo wa Dikku o motte imasen) artinya adalah “Prabowo tidak punya penis” bukan ” Prabowo adalah Harimau Perkasa yang belum bangkit” seperti yang ditulis oleh sumber.
Rujukan
[DISINFORMASI] China Memproduksi Tasbih dari Tulang Babi
Sumber:Tanggal publish: 21/06/2019
Berita
Masyarakat kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video di media sosial yang diklaim sebagai proses produksi tasbih berbahan dasar tulang babi. Narasi yang dikembangkan pengunggah video adalah China telah memproduksi tasbih dari tulang babi secara besar-besaran.
narasi:
Cina memproduksi tasbih besar2an dari tulang babi. Sebentsr lagi musim haji tolong bantu share di group yg ada.....
narasi:
Cina memproduksi tasbih besar2an dari tulang babi. Sebentsr lagi musim haji tolong bantu share di group yg ada.....
Hasil Cek Fakta
Faktanya klaim tersebut tidak benar. Pada dasarnya tasbih terbuat dari kayu, tulang atau bahan lainnya. Video yang beredar tersebut sebenarnya adalah proses pembuatan tasbih dari tulang unta, bukan tulang babi. Video asli diunggah pertama kali di salah satu akun Youtube pada tanggal 11 Juni 2019 dengan deskripsi "Begini cara membuat tasbih dari tulang Unta". Namun video tersebut sengaja diunggah ulang dengan berbagai narasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menggiring opini negatif masyarakat.
Rujukan
Halaman: 7762/8484



