[SALAH] Terjadi Penculikan Anak di Belga Tulungagung, Jawa Timur
Sumber: facebook.comTanggal publish: 30/10/2018
Berita
“Telah terjadi penculikan anak di Belga tulungagung..Alhamdulilah konangan ortune anak. Tpi ortune anak gk sadar /anaknya diculik. Cm ditanya knapa kog mau ikut/dipancet tangannya sama orang lain. Kata si anak”rambutne dijambak, tangane ujuk2 gelem dibonceng eiku (e male hora sadar)..Hati2 y bund.. Anak e podo dijogo. .. Ora tego nyawang poto2 seng sadis masalah penculikan anak. Semoga Allah melindungi anak2 kita dari penculikan. .. Aamiin” tulis akun Facebook Istiqomah Jamur.
Hasil Cek Fakta
Polres Tulungagung melalui Kapolres, AKBP Tofik Sukendar dan Kasubag Humas, Iptu Sumaji menyatakan isu penculikan anak di Pusat Perbelanjaan Belga, Tulungagung yang disebarkan oleh akun Facebook atas nama Istiqomah Jamur adalah tidak benar atau hoaks. Polres Tulungagung pun berenacana memanggil pemilik akun Facebook tersebut dan meminta masyarakat agar tidak reaktif menanggapi isu tersebut, serta melaporkannya ke kepolisian jika mendapat isu serupa.
Rujukan
[HOAKS] Selebaran “Waspada Penculikan Anak” Berlogo Polda Jabar
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 29/10/2018
Berita
“PERHATIAN !!!
Waspada ada Penculik Anak-anak yang berumur 1-12 tahun
Bapak-bapak Ibu-ibu Harus Menjaga Anak kita dengan hati-hati
Penculik sedang ada dalam kampung-kampung dan dia menyamar sebagai:
– Penjual
– Om Telolet
– Orang Gila
– Ibu Hamil
– Pengemis
– Dll
Tolong disebarkan
Terima Kasih”.
Waspada ada Penculik Anak-anak yang berumur 1-12 tahun
Bapak-bapak Ibu-ibu Harus Menjaga Anak kita dengan hati-hati
Penculik sedang ada dalam kampung-kampung dan dia menyamar sebagai:
– Penjual
– Om Telolet
– Orang Gila
– Ibu Hamil
– Pengemis
– Dll
Tolong disebarkan
Terima Kasih”.
Hasil Cek Fakta
Hoaks daur ulang, di 2017 dan bulan Agustus lalu sudah pernah beredar dan diklarifikasi. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/770191866646684/
- https://turnbackhoax.id/2018/08/20/salah-penculikan-anak-di-kusan-hilir-kabupaten-tanah-bumbu-kalimantan-selatan/
- https://news.detik.com/berita/d-3441002/selebaran-berlogo-polda-jabar-soal-waspada-penculik-anak
- http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/08/19/penyebar-brosur-penculikan-dipanggil-polisi-mengejutkan-ternyata-orang-ini-pelakunya
[DISINFORMASI] Istri Indro Warkop Meninggal Karena Menjadi Perokok Pasif
Sumber: FACEBOOK.COMTanggal publish: 29/10/2018
Berita
Istrinya meninggal karena mengidap kanker paru..
Almh bukan perokok aktif..
Almh terpapar asap rokok..
Yg memicu sel2 kanker tumbuh di paru2 nya...
Sayangi dirimu..
Sayangi keluargamu..
Jgn merasa tenang krn kamu merokok diluaran.. bukan di dalam rumah.. bukan dekat anak2mu...
Jangan merasa tenang!
Krn ketika kamu pulang.. kamu tetap membawa racun2 yg menempel dalam baju mu..
Ketika kamu pulang..
Kamu peluk anakmu
Kmu peluk istrimu
Tetap saja racun racun dlm rokokmu
Terisap oleh org2 yg kamu sayangi...
Almh bukan perokok aktif..
Almh terpapar asap rokok..
Yg memicu sel2 kanker tumbuh di paru2 nya...
Sayangi dirimu..
Sayangi keluargamu..
Jgn merasa tenang krn kamu merokok diluaran.. bukan di dalam rumah.. bukan dekat anak2mu...
Jangan merasa tenang!
Krn ketika kamu pulang.. kamu tetap membawa racun2 yg menempel dalam baju mu..
Ketika kamu pulang..
Kamu peluk anakmu
Kmu peluk istrimu
Tetap saja racun racun dlm rokokmu
Terisap oleh org2 yg kamu sayangi...
Hasil Cek Fakta
Melalui akun instagramnya (@indrowarkop_asli), Indro Warkop meluruskan meme “Kebodohan Terbesar yang Pernah Saya Lakukan Adalah Merokok” yang kemudian dikaitkan dengan kematian istrinya sebagai perokok pasif merupakan informasi keliru. Sebab, pria bernama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro menyatakan bahwa ia sudah berhenti merokok sejak 1998. Adapun, Nita Octobijanthy, istri Indro, berdasarkan pengakuan anaknya, yakni Hada Kusumonegoro, tervonis kanker pada tahun 2017.
Rujukan
[DISINFORMASI] “Korban penculikan mata di curi”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 29/10/2018
Berita
“Korban penculikan anak di cakung.. korban adalah anak kelas 5 di sd ujung menteng.. di culik saat pulang renang.. dan dikembalikan setelah 3 hari kemudian dengan keadaan mata sudah di curi
Hasil Cek Fakta
Klarifikasi dari keluarga, almarhum meninggal karena sakit bukan karena penculikan. Selengkapnya di bagian PENJELASAN.
Rujukan
Halaman: 7887/8401






